FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Engkoh Liong

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Engkoh Liong

Post by muslim_netral on Mon Mar 11, 2013 9:43 pm

Engkoh Liong, seorang WNI keturunan Tionghoa, berusia 70 tahun sejak kecil menganut agama/kepercayaan nenek moyangnya.

Suatu hari Engkoh Liong mau menerima pembaptisan pribadi dan dibaptis pada suatu gereja.
Jadwal pembabptisan sudah ditetapkan, yaitu pada kebaktian pertama jam 05.00 subuh pada hari Minggu itu.

Pada waktu yang ditetapkan, Engkoh Liong dibaptis selam pada sebuah kolam disaksikan jemaat yang hadir.
Setelah selesai, dengan tubuh yang masih basah kuyub, Engkoh Liong diminta berdiri di tepi kolam untuk di doakan pendeta.
Saat di doakan, tubuh Engkoh Liong bergetar hebat.

Lalu dengan suara lantang pendeta berkata kepada jemaat yang hadir: "Lihatlah Saudara kita Pak Liong yang sedang mengalami urapan Roh Kudus"

Mendengar perkataan pendeta itu, dengan suara pelan dan bergetar, Engkoh Liong berbisik kepada Pak Pendeta, katanya :
"Pak Pendeta, owe bukan sedang mengalami ulapan loh kudus, owe sedang kedinginan"
muslim_netral
muslim_netral
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Female
Posts : 232
Kepercayaan : Islam
Location : Bandung
Join date : 14.02.13
Reputation : 52

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by oglikom on Mon Mar 11, 2013 9:49 pm

@muslim_netral wrote:
Saat di doakan, tubuh Engkoh Liong bergetar hebat.
Owe, sedang menerima WAHYU, tubuh owe kagak kuat.
avatar
oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by ramayana on Mon Mar 11, 2013 10:20 pm

mbak, ada di twit. cerita tentang mualaf bule idaman ente hehehe..

ini sebagian tulisannya..

53. Pandangan dmikian diakui sendiri oleh warga Selandia Baru, Maria Jean Bhaskaran yang masuk Islam baru-baru ini. #IslamophobiaDiBarat
54. Maria mengungkapkan, "Sy mnyaksikan gelombang deras propaganda anti Islam. Sy pnasaran lalu mulai mengkajinya hgga #IslamophobiaDiBarat
.


55. berujung pd sbuah kesimpulan. Slama ini media massa mainstream mnyebarkan propaganda bhw Islam adl agama kekerasan #IslamophobiaDiBarat
56. yg mnyulut trjadinya perang. Tp trnyta Islam agama prsaudaraan, damai, yg mendorong pemeluknya u/ hidup harmonis,#IslamophobiaDiBarat
57. saling menyayangi antarsesama manusia. (Dalam Islam) semua manusia setara sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. #IslamophobiaDiBarat

== coba bayangkan mbak. dia ini baca quran atau baca buku islam karangan ustad? apa dia ga liat di negara negara islam ya. mesir contohnya. atau pakistan.

baru ini ane denger kalau di islam semua manusia setara.. hehe..
sayang dia ga bawa ayat quran..

== kalau di pikir pikir bener juga ya kalimat no 57 itu. ada kata dalam kurung. (dalam islam). artinya sesama muslim setara di mata Tuhan. kalau non muslim baru kayak anjing dan babi yang wajib di perangi hehehe..

setara kok kesaksian wanita hanya 1/2 pria. setara kok suami boleh kawin 4 istri. belum masalah warisan. sedang di dunia islam sendiri dilanda gelombang permurtadan.

kata si mbak sih yg pinter jadi mualaf, yg terbelakang jadi murtadin krn indomie hahahahaha..

padahal kalau dipikir.. emang islam dulunya ga pinter ya? kok dulu pada masuk islam? atau dulu terpaksa krn di bawah pedang?

ada cerita tentang lauren booth

Lauren Booth (Ipar Tony Blair) : Mengapa Saya Mencintai Islam

Lauren Booth, dalam sepekan terakhir ini menjadi salah satu pembicaraan hangat di Inggris. Maklum, Booth sepekan yang lalu menyatakan bahwa ia telah masuk Islam. Bukan apa-apa, yang membuat berita ini seperti mengguncang Inggris, itu karena Booth adalah saudara ipar dari Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris.

Bagaimana sebenarnya proses dan kehidupan Booth sekarang? Berikut petikan wawancaranya yang diambil dari The Daily Mail.

Bagaimana perasaan Anda sekarang ini?
Saya tahu ini semua tampak tidak masuk akal, tetapi keputusan untuk memeluk Islam tersebut akan menentukan setiap aspek kehidupan saya bawah rel yang mengekspresikan kegembiraan.

Bisa diceritakan awal mulanya?
Mari kita kembali ke Januari 2005, ketika saya tiba sendirian di Tepi Barat untuk liputan The Mail on Sunday. Saya tidak pernah menghabiskan waktu bersama orang-orang Arab, atau Muslim. Saat saya terbang ke Timur Tengah, pikiran saya penuh dengan kalimat-kalimat biasa : ekstremis radikal, fanatik, kawin paksa, pembom bunuh diri dan jihad.

Saya tiba di Tepi Barat tanpa mantel, dan saya menyimpan otoritas bandara Israel di koper saya.

Saya berjalan di Ramallah, dan seorang perempuan menggamit tangan saya tiba-tiba. Saya menggigil. Ia berbicara cepat dalam bahasa Arab, membawa saya ke sebuah rumah di sisi jalan. Apakah saya diculik oleh seorang teroris tua? Selama beberapa menit, dari lemari pakaian putrinya, ia mengeluarkan mantel, topi dan syal.

Saya kemudian dibawa kembali ke jalan dan dipeluk hangat. Tidak ada kata apapun ketika itu di antara kami. Itu adalah sebuah kemurahan hati yang tidak pernah saya lupakan.

Kemudian?
Secara bertahap saya menemukan ekspresi seperti MasyaAllah!', 'Alhamdulillah!' dalam percakapan sehari-hari saya. Saya selalu berdoa dan, sejak kecil, telah menikmati cerita Yesus dan para nabi kuno. Saya sekolah di Brownies, saya dibesarkan dalam rumah tangga yang sangat sekuler. Saya, dulu selalu bangga dengan rambut pirang indah saya dan, ya, tubuh saya.

Selesai?
Pada tahun 2007 saya pergi ke Libanon. Saya menghabiskan empat hari dengan mahasiswa perempuan, semuanya mengenakan jilbab lengkap. Mereka adalah temen-teman yang memesona, independen dan vokal. Mereka bukan gadis pemalu, tidak dipaksa kawin seperti yang saya bayangkan.

Saya sering datang ke masjid. Di sana, ada anak-anak yang bermain, nenek duduk membaca Al-Quran di kursi roda dan sebagainya.

Anda sempat ragu dengan pilihan hidup Anda?
Saya bertanya; apakah saya siap masuk Islam? Apa yang akan dikatakan dunia, teman-teman dan keluarga saya? Apakah saya siap untuk untuk berperilaku moderat dalam banyak hal?

Dan inilah hal yang benar-benar aneh. Saya tidak perlu khawatir tentang hal-hal itu, karena entah bagaimana menjadi seorang Muslim itu sangat mudah.

Sudah sejauh mana Anda membaca Al-Quran?
Sejauh ini saya baru sampai 100 halaman saja, beserta terjemahannya. Al-Quran adalah teks yang serius. Ini akan membantu saya untuk belajar bahasa Arab tapi itu juga akan memakan waktu cukup lama. Saya berhubungan dengan beberapa masjid di London Utara, dan saya berharap bisa rutin mengunjunginya, setidaknya sekali seminggu.

Menurut Anda, jilbab itu bagaimana?
Pakaian sederhana. Mengenakan jilbab berarti saya siap untuk pergi keluar lebih cepat daripada sebelumnya. Padahal saya baru saja mencat merah rambut saya beberapa minggu yang lalu. Ini adalah negara toleran dan tidak ada yang tampak curiga sejauh ini.

Reaksi teman-teman Anda yang non-Muslim?
Mereka penasaran ketimbang memusuhi saya. Mereka bertanya: 'Apakah itu akan mengubah kamu?’, ‘Kita masih teman kan?’, ‘Kita masih minum (bir) kan?’.

Jawaban Anda?
Jawaban atas dua pertanyaan pertama adalah ya. Yang terakhir tentu tidak. Saya berasal dari latar belakang keluarga yang alkoholisme. Saya akan menghindari barang-barang (memabukan) itu. Apa yang bisa lebih baik? Saya tumbuh di sebuah rumah tangga yang penuh dengan alkohol, dengan ayah yang kejam. Itu adalah luka yang tidak akan pernah pulih.

Apakah keluarga Anda mendukung?
Saya belum pernah bertemu lagi dengan ayah saya selama bertahun-tahun. Jadi bagaimana dia bisa tahu apa-apa tentang saya atau memiliki pandangan yang valid tentang masuknya saya ke dalam Islam? Aku hanya merasa kasihan padanya. Sisanya keluarga saya sangat mendukung.

Anda akan menikah lagi?
Ini bukan saatnya bagi saya untuk berpikir tentang membangun hubungan dengan pria. Saya pulih dari pernikahan yang pecah. Dan sekarang akan melalui perceraian. Jika waktunya tiba, mungkin saya akan mempertimbangkan untuk menikah lagi, namun dengan suami yang Muslim.

Apakah anak Anda akan juga akan menjadi Muslim?
Saya tidak tahu, itu terserah mereka. Anda tidak dapat mengubah hati seseorang

Bagaimana reaksi mereka ketika Anda memberitahu Anda masuk Islam?
Saya ketika itu duduk di dapur dan memanggil dua anak gadis saya. “Girls, aku punya berita untuk kalian. Aku sekarang seorang Muslim." Yang tertua, Alex, berkata: "Kami memiliki beberapa pertanyaan." Mereka membuat daftar pertanyaan dan mengajukannya kepada saya. Alex bertanya: 'Apakah Ibu minum alkohol lagi? " Kujawab, “Tidak!” Respon mereka: 'Yay!". Kemudian “Apakah Ibu merokok lagi?” lalu saya menjawab: “Tidak”. Pertanyaan yang paling mengejutkan adalah: “Apakah Ibu akan menunjukkan (maaf) payudara Ibu di depan publik lagi?". 'Sekarang aku ini Muslim," kata saya,"Aku tidak akan pernah lagi menunjukkan payudaraku di depan umum lagi."

Dan kemudian?
Mereka berteriak, "Kami cinta Islam!” dan pergi bermain kembali. Dan saya juga mencintai Islam.

dia baru baca 100 halaman dan udah mualaf. dari keluarga hancur dan tidak bergaul dengan ayahnya. jiwa yang rapuh. ane pernah lihat dia propaganda bela palestina. terlihat kebencian yang mendidih terhadap israel.

tidakkah dia tau kalau israel adalah bangsa yg diakui islam juga? dan hebatnya, islam akan menghancurkan keturunan ishak dan yakub. keturunan daud dan sulaiman. membuang mereka kelaut.


ramayana
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3479
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by muslim_netral on Tue Mar 12, 2013 12:05 am

si oglikom lumayan nyambung,
si ramayana kalo komentar, jauh panggang dari api
muslim_netral
muslim_netral
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Female
Posts : 232
Kepercayaan : Islam
Location : Bandung
Join date : 14.02.13
Reputation : 52

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by Revolt on Tue Mar 12, 2013 6:55 am

@muslim_netral wrote:si oglikom lumayan nyambung,
si ramayana kalo komentar, jauh panggang dari api

Tidak sadar kalau si bung Oglikom sedang nyindir hahahahaha
Revolt
Revolt
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 946
Kepercayaan : Protestan
Location : Di depan komputer
Join date : 31.01.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by muslim_netral on Tue Mar 12, 2013 8:15 am

@Revolt wrote:

Tidak sadar kalau si bung Oglikom sedang nyindir hahahahaha

Emang aku gak ngerti apa maksud si oglikom, aku udah kenal postingan2 kayak gitu sejak di FuckFuckIdeot, apapun itu yang penting nyambung dengan topik, kalo lagi bicara A yah seputar A, topik A kok komentar Z
muslim_netral
muslim_netral
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Female
Posts : 232
Kepercayaan : Islam
Location : Bandung
Join date : 14.02.13
Reputation : 52

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by Revolt on Tue Mar 12, 2013 8:28 am

@muslim_netral wrote:
@Revolt wrote:

Tidak sadar kalau si bung Oglikom sedang nyindir hahahahaha

Emang aku gak ngerti apa maksud si oglikom, aku udah kenal postingan2 kayak gitu sejak di FuckFuckIdeot, apapun itu yang penting nyambung dengan topik, kalo lagi bicara A yah seputar A, topik A kok komentar Z

Wajar saja saya sama komentar anda mbak hahahaha
Revolt
Revolt
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 946
Kepercayaan : Protestan
Location : Di depan komputer
Join date : 31.01.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Engkoh Liong

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik