FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Follow_me
@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI


Join the forum, it's quick and easy

FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Follow_me
@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI
FORUM LASKAR ISLAM
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by Mutiaraa Mon May 25, 2015 6:27 am

Tsunami’ Vatikan Menghantam Israel

Kabar gembira datang dari Vatikan pada
pertengahan Mei ini. Negara terkecil di dunia itu
telah menambah daftar panjang negara-negara
Eropa yang mengakui Negara Palestina. Tahun
lalu, Parlemen Eropa, Inggris, Irlandia, Spanyol,
dan Prancis telah menyetujui mosi untuk
mendukung Negara Palestina. Sebelumnya,
langkah lebih tegas telah diambil Swedia, ketika
secara resmi mengakui Palestina sebagai negara
merdeka.
Lalu apa makna di balik pengakuan Vatikan
terhadap negara Palestina? Pertama,
kemerdekaan bangsa Palestina bukan hanya
masalah umat agama tertentu. Sebut misalnya
umat Islam. Karena, pada hakikatnya, setiap
umat beragama menolak atau bahkan
menentang penjajahan sebuah bangsa terhadap
bangsa lain. Setiap agama juga mengajarkan
kepada para pemeluknya untuk membela orang-
orang yang terzalimi.
Karena itu, bisa dipahami apabila masyarakat
internasional marah terhadap kezaliman yang
yang kini diderita suku Rohingya dan Yazidi.
Suku Rohingya yang sudah bertahun-tahun
tinggal di Myanmar dianggap sebagai bukan
warga negara setempat. Banyak di antara
mereka yang kini melarikan diri dan menjadi
pengungsi di Indonesia dan Malaysia. Sedang
suku Yazidi telah menderita luar biasa lantaran
diperlakukan di luar kemanusiaan oleh mereka
yang mengklaim diri sebagai ISIS (Islamic State
of Iraq and Syria). Karena itu para pelaku
kebiadaban seperti Israel, Myanmar, dan ISIS
layak disebut sebagai Bar-bar.
Kedua, pengakuan Vatikan terhadap negara
Palestina telah memberikan harapan baru
terhadap kemerdekaan bangsa yang telah
puluhan tahun dijajah Zionis Israel itu. Harapan
baru, karena di kalangan negara-negara Arab
sendiri perjuangan kemerdekaan bangsa
Palestina kini sudah mulai terlupakan. Para
pemimpin negara-negara Arab lebih disibukkan
dengan persoalan dalam negeri masing-masing.
Ketiga, pengakuan tersebut akan semakin
mengucilkan Zionis Israel dalam pergaulan
antar-bangsa. Sebab, meskipun Vatikan
merupakan negara terkecil di dunia, namun
secara spiritual pengaruhnya melampaui batas-
batas negara. Karena itu, tidak mengherankan
apabila Zionis Israel, sebagaimana dikutip
pengamat Timur Tengah, Imil Amin,
menganggap pengakuan Vatikan terhadap
negara Palestina sebagai al Tsunami al Vatikany
alias Tsunami Vatikan.
Disebut tsunami, karena pengakuan ini akan
merusak image Israel sebagai negara yang
selama ini memang sudah buruk. Di antara
image buruk itu adalah Israel dianggap sebagai
negara rasis. Yang terakhir ini akan semakin kuat
lagi manakala parlemen mengesahkan
rancangan undang-undang yang telah diajukan
pemerintah bahwa ‘Israel sebagai tanah air
warga Yahudi’.
Atau dengan kata lain, mereka yang berdarah
Yahudi merupakan warga negara kelas satu,
sementara keturunan Arab adalah warga negara
kelas kambing. Ini terbukti dengan keluarganya
peraturan yang melarang warga Arab berada
dalam satu kendaraan dengan warga Yahudi.
Karena diprotes masyarakat internasional,
peraturan ini akhirnya dibatalkan PM Israel
Benjamin Netanyahu.
Dalam catatan sejarah, hubungan Vatikan
dengan Israel sebenarnya tidak pernah berjalan
mesra. Tercatat, Vatikan pernah menolak
permintaan tokoh utama gerakan Zionisme
internasional, Theodor Herzl (1860-1904), untuk
mendirikan negara Israel di atas tanah air
Palestina.
Penolakan ini diulang kembali pada masa Paus
Pius XII (1939-1958), ketika ia melihat
membanjirnya imigran Yahudi dari berbagai
negara ke tanah air Palestina. Dalam
pandangannya, nasib buruk akan menimpa
Madinatul al Quds (Yerusalem) apabila dikuasai
oleh bangsa Yahudi. Sebagai catatan, di
Madinatu al Quds terdapat tempat suci tiga
agama: Islam, Kristen, dan Yahudi.
Lantas mengapa pengakuan Vatikan terhadap
negara Palestina sekarang ini dianggap sebagai
tsunami? Para pemimpin Zionis Israel
tampaknya tahu betul tentang pengaruh Vatikan.
Meskipun negara ini kecil saja, namun pengaruh
spiritualnya (baca: agama) bisa mendunia.
Terdapat sekitar 2,3 miliar pemeluk Kristen di
seluruh dunia dan 1,3 miliar di antaranya
penganut Katolik yang langsung berkiblat ke
Roma (Vatikan).
Para penganut Katolik ini tersebar di lima benua.
Mereka ini telah dan akan terus mempengaruhi
dan membentuk opini publik -- langsung atau
tidak langsung – di banyak negara, baik politik,
ekonomi, sosial, maupun budaya. Pendiri dan
sekaligus PM pertama Israel, David Ben-Gurion,
pernah merasa khawatir dengan sikap Vatikan
ini. ‘‘Vatikan memang kecil, tapi berapa juta
orang yang bisa dipengaruhinya,’’ katanya suatu
waktu.
Kekhawatiran Ben-Gurion ini bukan tanpa dasar.
Sikap tegas pro-Palestina dari pemimpin spiritual
di kalangan penganut Katolik ini terbukti telah
mendorong negara-negara di Eropa dan
parlemennya untuk mengakui kemerdekaan
Negara Palestina. Di Prancis misalnya. Meskipun
sistem ketatanegaraannya sekuler, namun
secara spriritual mayoritas masyarakat di negara
yang terkenal dengan menara Eiffelnya ini
sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai Katolik. Oleh
sebab itu tidak ada yang aneh ketika Parlemen
Prancis meminta agar Presiden Francois
Hollande segera mengajukan pengakuan
terhadap Negara Palestina ini ke Dewan
Keamanan PBB.
Bersamaan dengan itu, Ketua Kebijakan Luar
Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, juga telah
menyatakan ingin ambil peran penting proses
pernjanjian Palestina-Israel, menggantikan peran
Amerika Serikat (AS) selama ini. Selama
pemerintahan Presiden Barack Obama, AS telah
dinilai gagal menfasilitasi proses perundingan
Palestina-Israel karena terlalu condong pada
kepentingan negara Zionis itu.
Bukan hanya di Eropa. Pengaruh Vatikan juga
kuat di sejumlah negara di Amerika Latin dan
Afrika Tengah. Di Argentina misalnya. Pengaruh
Katolik di negara Evita Peron itu sangat kuat.
Karena itu, Argentina yang menjadi anggota
tidak tetap DK PBB selalu mendukung
kepentingan bangsa Palestina.
Hubungan Vatikan dengan Palestina selama ini
pun berlangsung baik. Hubungan baik itu sudah
dimulai sejak Yasir Arafat menjadi ketua PLO
(Palestine Leberation Organisation) pada 1970-
an dan kemudian Presiden Palestina. Hubungan
itu semakin baik pada Masa Paus Yohanes
Paulus II (1978-2005).
Kedua tokoh itu sudah beberapa kali
mengadakan pertemuan bilateral di Vatikan.
Setiap kali pertemuan, Paus Paulus II selalu
berjanji akan membantu dan mendukung
lahirnya Negara Palestina Merdeka.
Pertanyaannya, bagaimana memanfaatkan
pengakuan Vatikan ini untuk mempercepat
lahirnya negara Palestina merdeka yang
berdaulat penuh di tanah airnya sendiri? Di
sinilah negara-negara yang berpenduduk
mayoritas Muslim yang tergabung dalam
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dituntut untuk
bergerak cepat. OKI harus ambil inisiatif untuk
segera menyelenggarakan pertemuan dengan
para pemimpin Vatikan dan organisasi atau
lembaga keagamaan dunia lainnya, baik dalam
bentuk KTT (konferensi tingkat tinggi), seminar,
pernyataan bersama, atau dalam bentuk lain.
Indonesia yang berpenduduk Muslim terbesar di
dunia harus mengambil prakarsa ini.
Intinya, umat beragama di seluruh dunia
menolak penjajahan dalam bentuk apa pun.
Karena itu, penjajahan dan kejahatan Zionis
Israel terhadap bangsa Palestina yang telah
berlangsung selama puluhan tahun harus
dilawan. Pandangan para pemimpin umat
beragama di seluruh dunia ini harus menjadi
kekuatan penekan buat Israel dan
pendukungnya (baca: AS). Bila mereka
membandel, mereka, terutama Zionis Israel,
harus dikucilkan dari pergaulan dunia.
.
http://m.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/15/05/24/nouyr7-tsunami-vatikan-menghantam-israel
.

Mutiaraa
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1445
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by frontline defender Mon May 25, 2015 9:41 am

gini nih, kata aliumar : http://www.laskarislam.com/t8219p125-injil-itu-palsu
aliumar wrote:
benarkah? sekarang coba jawab, apakah di dunia ini tidak ada orang yang salah tafsir terhadap Kitab Suci dikarenakan kurangnya kemampuan ybs?
makanya Tuhan yg asli tidak membiarkan hal itu terjadi, sehingga Ia telah menunjuk Magistreum Gereja yg punya daya Infabilitas dalam mengajar ajaran iman dan moral (termasuk dalam hal ini menafsirkan) agar senantiasa tidak salah.
katanya tafsiran Vatican itu pasti benar/tidak mungkin salah!

usil
frontline defender
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6462
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by dee-nee Mon May 25, 2015 10:02 am

frontline defender wrote:gini nih, kata aliumar : http://www.laskarislam.com/t8219p125-injil-itu-palsu
aliumar wrote:
benarkah? sekarang coba jawab, apakah di dunia ini tidak ada orang yang salah tafsir terhadap Kitab Suci dikarenakan kurangnya kemampuan ybs?
makanya Tuhan yg asli tidak membiarkan hal itu terjadi, sehingga Ia telah menunjuk Magistreum Gereja yg punya daya Infabilitas dalam mengajar ajaran iman dan moral (termasuk dalam hal ini menafsirkan) agar senantiasa tidak salah.
katanya tafsiran Vatican itu pasti benar/tidak mungkin salah!

usil

hehehehehehehe

mau ikutan nyindir tapi kok ga enak ya

piss piss

peace ya bro aliumar
dee-nee
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8645
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by aliumar Mon May 25, 2015 12:07 pm

bedakan antara: "mengajar" dgn "melakukan".

Ustad2 mengajarkan umat Islam utk tidak berbuat dosa. Tapi tidak lantas mereka semua tidak pernah melakukan perbuatan dosa.

Dan sekalipun ustad2 tsb kemudian misalkan khilaf dan berbuat dosa, TIDAK lantas membuat PENGAJARAN yg mereka AJARKAN berarti salah.

Ajaran mereka yg mengajarkan: "Tidak boleh berbuat dosa", tetap merupakan suatu pengajaran yg benar.
avatar
aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by aliumar Mon May 25, 2015 12:29 pm

Dan soal infabilitas Gereja ada beberapa poin yg perlu diperhatikan:

1. Berkenaan dgn PENGAJARAN, bukan perbuatan.

Jadi Paus bisa saja masih BERBUAT salah/dosa, tapi tidak lantas itu berarti ajaran nya jadi salah.

2. Berkenaan dgn ajaran IMAN dan MORAL.

Jadi kalau Paus disuruh ngerjakan, dan mengajarkan pelajaran matematika, ilmu fisika, ilmu kimia, ya bisa saja SALAH,termasuk dalam hal POLITIK, yg sudah di luar area IMAN dan MORAL.


3. Berkenaan dgn "Ex Cathedra"--->artinya diajarkan Paus saat bertindak dalam kapasitasnya sbg Kepala Gereja, bukan sbg pribadi.

Kalau yg ini penjelasannya mirip2 spt begini:

KH. A. Cholil Ridwan menyatakan bahwa haram bagi umat Islam untuk memberi hormat bendera dan lagu kebangsaan. Bapak Amidhan, ketua MUI pusat mengatakan: “Itu masalah yang teramat penting, tapi kapasitasnya adalah pendapat pribadi, bukan sebagai MUI. Jadi, pendapat pribadi bukan Fatwa MUI,” katanya.

Jadi bisa saja Paus salah waktu mengeluarkan pernyataan pribadi yg bukan merupakan "Ex Cathedra".


[/b]
avatar
aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by aliumar Mon May 25, 2015 12:58 pm

Ajaran yg mengajarkan pornografi itu haram tidak lantas menjadi ajaran yg sesat ketika si pengajar kedapatan lagi melihat gambar dan video porno saat sidang DPR.

Ajaran yg mengajarkan bahwa korupsi itu haram, tidak lantas menjadi ajaran yg salah ketika si pengajar kedapatan melakukan perbuatan korupsi daging sapi.

Ajaran yg menyatakan riba itu hukumnya haram, TIDAK lantas menjadi ajaran yg SESAT karena si pengajarnya ternyata masih berbuat memakan riba.

Ajaran yg menyatakan kalau membunuh itu dosa, TIDAK lantas menjadi ajaran yg SALAH, karena si pengajar melakukan perbuatan pembunuhan.
avatar
aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by frontline defender Mon May 25, 2015 8:04 pm

mau Paus maen suap, maen bunuh saingan, maen perempuan, ataupun maen anak altar, tidak akan ada yang menyebut Paus mengajarkan itu, beda halnya dengan pernyataan Paus yang dikhotbahkan/dipropagandakan/diumumkan di konferensi pers/untuk semua orang!
frontline defender
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6462
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by aliumar Mon May 25, 2015 11:08 pm

beda halnya dengan pernyataan Paus yang dikhotbahkan/dipropagandakan/diumumkan di konferensi pers/untuk semua orang!
Pernyataan Paus tentang apa yg kamu maksud di atas?
avatar
aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by Mutiaraa Wed May 27, 2015 7:03 am

apa yang dilakukan itulah yg diajarkan
Mutiaraa
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1445
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by Mutiaraa Sun May 31, 2015 2:32 am

yahudiisme sudah terlanjur memcengkeram dunia,seperti kanker yang menggerogoti tubuh
Mutiaraa
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1445
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by frontline defender Sun May 31, 2015 5:14 am

aliumar wrote:
beda halnya dengan pernyataan Paus yang dikhotbahkan/dipropagandakan/diumumkan di konferensi pers/untuk semua orang!
Pernyataan Paus tentang apa yg kamu maksud di atas?
pengakuan kemerdekaan Palestina!
frontline defender
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6462
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil Empty Re: Kemerdekaan Palestina diakui Vatican,Israel makin terkucil

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik