FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Topics tagged under 49 on FORUM LASKAR ISLAM Follow_me
@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Waktu sekarang Sat Feb 29, 2020 1:33 pm

Ditemukan 2 data yang cocok

Bedah Almaidah 51: tanpa syarat atau bersyarat

@RHCP wrote:
@dee-nee wrote:
saya cuma minta anda menjawab .... walaupun saya sudah tau jawaban-nya ... gitu loh

kalau saya yang diminta untuk jawab pertanyaan biru diatas ... akan sangat mudah saya jawab ... sesimple saya bilang "cara membedakannya adalah ISLAM TIDAK MENGAJARKAN DISKRIMINASI" seperti yang dilakukan ISIS >>> diluar apakah si sayur atw si nduss percaya atau tidak dengan kalimat saya ... itu bukan urusan saya

tapi toh SECARA NYATA ... si sayur atw si nduss pun bisa melihat ... bagaimana sikap saya dalam melihat hubungan muslim vs non-muslim ... bahwa semua itu TERGANTUNG dari kondisi dan situasi-nya (sama dengan penjelasan bung Azed) ... artinya tidak boleh pukul rata dan tetap harus berlaku adil

nah ... sekarang justru anda yang harus menjawab pertanyaan seperti itu >>> bagaimana mungkin anda bisa MENGATAKAN atau MEMBUKTIKAN bahwa ISLAM =/= ISIS .... bila kata2 anda terhadap non-muslim juga tidak jauh beda dengan apa yang dikatakan ISIS

moso anda mau nebeng jawaban saya yang coklat ??


DISKRIMINASI menurut standard siapa?? Berlaku adil menurut standard siapa??

Jadi, Allah dan Muhammad saaw. yang menyebut "non-muslim itu KAFIR" berarti ALLAH dan rasulNya DISKRIMINATIF? Sehingga gw harus "protes" >>> "Ya Allah... Ya rasul..., tolong jangan DISKRIMINATIF thd si nduss dan si sayur...!!!" begitu..??
wkwkwkwkwk...
lol
Masa gw harus pake jawaban model ke si nduss atw si sayur....?? Ngapain..

Jangan mw dibohongin pake DISKRIMINASI standardnya si sayur/si nduss...?!! wkwkwkwk...
usil


merah : bahkan seorang yang bersyahadat-pun tidak lepas dari status sebagai kafir (manusia kufur) menurut keadilan Allah ... bahkan seorang non-muslim yang belum pernah mendengar tentang Islam-pun tidak bisa disebut kafir menurut keadilan Allah >>> jadi memang tidak ada diskriminasi disini ... semua sudah sesuai standar keadilan Allah

apa lagi masalahnya ??

biru : lah .... memang Islam tidak mengajarkan diskriminasi kok ... keadilan Allah itu sifatnya universal ... semua orang (bahkan non-muslim sekalipun) yang menggunakan akal dan nurani mereka ... pasti tau bahwa standar keadilan Islam itu universal ... jadi memang tidak ada diskriminasi didalamnya

justru anda yang mungkin jangan mau dibohongi pakai keadilan dengan standar-nya manusia (bahkan standar muslim sekalipun) ... karena keadilan menurut standar manusia biasanya memang diskriminatif

usil  usil

back to hijau dan pertanyaan saya : jadi antara anda dengan ISIS ... gimana bedainnya?? ... ada stempel-nya gitu ??

naksir

------------------------------------------------------------------------

@RHCP wrote:
@dee-nee wrote:kan saya sudah bilang ... kalau anda mau mengatakan Pancasila adalah hukum sekuler ... silahkan anda berdebat dengan mayoritas ulama di negara ini ... kalau anda mau mengatakan bahwa seluruh ulama yang mendukung Pancasila adalah ulama2 sekuler ... itu pun hak anda

toh nyatanya sekarang ini .... juga tidak ada satu negara (mayoritas muslim) di dunia ini yang bisa membuktikan bahwa sistem yang mereka jalankan sudah sesuai dengan syariah ...

>>> jadi sistem syariah model apa yang mau anda bilang lebih baik bagi Indonesia daripada pancasila ??

seperti yang di Aceh karena mereka sudah pakai "stempel syariah" ?? ... ga ... system syariah ala Aceh tidak cukup "sakti" untuk membongkar perilaku korupsi pejabat2 disana ... bahkan Aceh justru termasuk yg paling parah dalam hal korupsi dibanding wilayah2 lain

system seperti apa yang anda mau bawa sebagai "hukum syariah" disini ... seperti Arab atau Malaysia ?? ... ga ... segala hukum syariah yang mereka gunakan tidak serta merta membuktikan bahwa mereka sudah hidup secara system syariah ... contoh simple-nya saja ... Islam juga tidak pernah mengajarkan system negara atas dasar monarki atau dinasti

system seperti apa ?? ... seperti era Rasullulah ?? ... anda pernah hidup di jaman beliau ga ?? ... bagaimana bila nanti di akhirat kita malah ditunjukkan ... bahwa system pancasila sebetulnya lebih sesuai dengan system yang dijalankan Rasulullah (secara nilai dan moral Islam) >>> Allahu a'lam ... saya sendiri juga tidak tau .. dan maksud saya hanya menyampaikan segala kemungkinan (dan jelas ini bukan ranah manusia untuk menilai benar atau salah-nya)

(balik ke kalimat ungu saya)  

dan inti dari seluruh uraian saya adalah .... 4 Pilar adalah kesepakatan ... suka atau tidak suka itulah kesepakatan-nya dan belum berubah sampai sekarang ... masih diakui oleh mayoritas muslim di negara ini .... maka wajib hukumnya bagi siapapun muslim untuk mentaati kesepakatan tersebut

kalau mau merubah ... rubahlah dengan cara yang konstitusional ... bukan dengan cara paksaan (termasuk menjelek2an atau menistakan siapapun yang masih bersepakat didalamnya) ... karena Islam tidak pernah mengajarkan cara2 demikian

btw yang biru : yang anda sebut perjanjian "menurut syariah Islam" itu seperti apa konkritnya ?? ...... "proposal" model apa yang dijual oleh mereka2 yang bolak balik cuma bisa bilang "pancasila sekuler bla bla bla" padahal mereka sendiri juga tidak bisa membuktikan "proposal" mereka sesuai syariat selain "stempel" nya saja yang tertulis seperti itu


Jangan terlalu sering berandai-andai. Kita bicara FAKTA aja.

Kalo pancasila berdasarkan syariat islam, lalu apa alasannya mw ngusir2 pendukung syariat islam?? Apalagi syariat islam itupun berlaku hanya kepada pemeluknya. Kalo piagam Jakarta yg udah disepakatin ternyata harus dihapus beberapa kata. Itu adalah bentuk TOLERANSI. (Walopun sebenarnya para ulama TAHU kalo sudah dikhianatin golongan nasionalis).

Apanya yang belum berubah?? Piagam jakarta berubah 7 kata. UUD 45 udah berapa kali di amandemen??
Terakhir2 mw coba2 degradasi nilai pancasila dengan frase sesat 4 pilar yang udah ditolak dan DIBATALIN MK, Tapi KENAPA masih dipaksain??

Jadi sebenarnya, siapa yang menistakan siapa?? Golongan mana yang suka MAKSA2??
usil


merah : kalau ngaku pendukung syariat islam (yang underline) ... artinya tidak boleh melanggar kesepakatan dong ya >>> balik ke diskusi kita paling awal postingan #49 halaman 2

muslim di Indonesia sudah membuat kesepakatan dengan non-muslim dalam 4 pilar ... bahwa kedudukan muslim dan non-muslim setara antara hak dan kewajiban dalam konteks berbangsa dan bernegara


biru : wong saya lagi ngomongin 4 pilar yang berlaku sekarang kok (itupun sudah diakui seluruh ulama sesuai dengan nilai2 syariat Islam) ... jadi apa hubungannya dengan piagam jakarta plus segala konspirasi-nya ?? .... kok masih ga move on juga toh ya

coba dibaca lagi pertanyaan saya yang ungu ... termasuk yang hijau kalau perlu  

piss  piss

sisanya : saya anggap anda sedang curcol >>> karena point nya adalah kalimat saya yang coklat ... kembali ke diskusi kita sebelumnya

@dee-nee wrote:
@RHCP wrote:Kak dee paham yang dimaksud dengan "mengusirmu dari negerimu"??
Masih inget : "SILAKAN CARI NEGARA LAIN" alias ("MENGUSIR" pendukung syariat ISLAM)?? hehehe...

Sedikit-banyak hal itu "menggambarkan" pola pikir yang "mulai MIRIP" dengan orang2 yang memusuhi AGAMA ISLAM di al mumtahanah itu


biru : lah pengusiran itu justru sesuai syariat ... seperti bagaimana Rasulullah mengusir Bani Nadhir yahudi yang ingkar pada kesepakatan dalam Piagam Madinah >>> bukannya malah aneh kalau mereka2 yang ingkar pada kesepakatan masih mau bilang sesuai syariat ??


----------------------------------------------------------------------------

@RHCP wrote:
@dee-nee wrote:
hehehehehe .. makanya balik ke warna hijau diatas

kalau nyatanya statement anda sama dengan ISIS ... ya masa cuma bisa dijawab dengan "wkwkwkwkwk"

diluar siapa yang bohong dan jujur antara anda vs ISIS >>> nyatanya statement kalian ya sama2 saja tuh

trus gimana dong ?? ... padahal tinggal jawab yang merah diatas ... beres

piss


Statement gw?? statement gw yg mana sih, yang kak dee anggap seperti ISIS??
RCHP says:
"ISLAM sbg satu2nya agama yang diridhoi", apa itu DISKRIMINATIF??
"Yang menuhankan Isa bin Maryam itu KAFIR", apa itu DISKRIMINATIF??
"Orang2 yang menyembah selain Allah itu KAFIR", apa itu DISKRIMINATIF??
"Muslim DILARANG mengambil yahudi/kristen menjadi pemimpin", apa itu DISKRIMINATIF??

DISKRIMINASI menurut standard siapa?? Jangan mw dibohongin pake DISKRIMINASI standardnya si sayur/si nduss...?!! wkwkwkwk...
usil


sudah saya jelaskan diatas tentang keadilan menurut standar Allah (terkait kata kafir) .... dan tentang yang biru ... awal diskusinya sih yang ini

@dee-nee wrote:bukannya ISIS juga sedang memerangi racun SEPILIS ?? ... dan anda yang juga sedang memerangi racun SEPILIS

itulah kenapa saya tanya paling atas : trus bedainnya gimana ?? ... ada stempel-nya gitu ??


tapi ... karena uraian anda diatas ga ada hubungannya dengan sepilis .... maka kalimat diskriminatif yang saya lihat adalah ini

@RHCP wrote:Emangnya siapa lagi yang dimaksud dengan "orang2 yang akan merusak aqidah dan millah" kalo bukan yahudi/kristen??

Jangan takabur dan menganggap remeh LARANGAN Allah. Siapa bilang kalo berteman dgn non-muslim aqidah/millah islam ngga akan terpengaruh?? Boleh jadi bang azed "merasa kuat iman", tapi GIMANA bagi muslim yang iman dan pemahaman islamnya LEMAH??.


bold : karena nyatanya .... LARANGAN ALLAH yang benar adalah (misalnya) :

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah HANYA melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9)

karena nyatanya .... Islam memang tidak pukul rata semua yahudi/nasrani seperti statement anda ... bahwa semua itu tetap TERGANTUNG pada kondisi dan situasi-nya ... dan wajib hukumnya untuk selalu berlaku adil

balik tentang isis >>> bagaimana mungkin anda bisa mengatakan atau membuktikan bahwa ISLAM =/= ISIS .... bila kata2 anda terhadap non-muslim juga tidak jauh beda dengan apa yang dikatakan ISIS >>> balik lagi ke kalimat ungu saya

---------------------------------------------------------

@RHCP wrote:
@dee-nee wrote:merah : ITULAH kenapa saya sebut yang bold ini sebelumnya

@dee-nee wrote:
@RHCP wrote:Jangan takabur dan menganggap remeh LARANGAN Allah. Siapa bilang kalo berteman dgn non-muslim aqidah/millah islam ngga akan terpengaruh?? Boleh jadi bang azed "merasa kuat iman", tapi GIMANA bagi muslim yang iman dan pemahaman islamnya LEMAH??.


merah : jadi larangan berteman dengan non-muslim ... memang hanya untuk muslim yang islam-nya lemah

kalau menurut saya ... bukannya FOKUS menguatkan iman islam itu jauh lebih baik ... daripada FOKUS melarang berteman dengan non-muslim

muslim-nya yang lemah iman ... kok non-muslim yang kena getahnya (misalnya bila non-muslim tinggal di negara mayoritas Islam)

piss piss


@dee-nee wrote:point saya yang bold ini adalah >>> fokuslah pada iman islam secara keseluruhan ... bukan cuma fokus dengan larangan terkait orang lain (yang toh larangan itupun ada syaratnya)

karena yang disebut dakwah Islam ... itu bukan sejuta macam larangan (dengan penjelasan yang tidak ada dalil-nya dalam Al Quran .. atau bahkan meniadakan dalil Al Quran lainnya)



Yang namanya dakwah itu >>> amar makruf nahi munkar, ada perintah ada larangan. Kok bisa2nya ngomong "sejuta larangan"??

Kalo Allah yang MELARANG, itu pasti ada HIKMAHNYA. Menguatkan iman itu tidak HARUS MAKSA ber-awliya dengan musuh islam. Dengan melanggar LARANGAN Allah (ber-awliya dengan musuh islam) justru berakibat DOSA dan akan mengakibatkan dangkalnya akidah/millah islam seseorang.


merah : "sejuta larangan" itu cuma makna kiasan ... kiasan bahwa anda lebih fokus pada "larangan2" terkait yahudi/nasrani (yang toh larangan itupun ada syaratnya) ... padahal yang lebih utama adalah fokus pada iman islam secara keseluruhan

>>> contoh : reza dan marwah tidak berteman dengan yahudi/nasrani toh nyatanya "kacau" juga karena ulah mereka2 yang ngaku "syahadat"

point saya : tidak ada bukti bahwa runtuhnya aqidah/millah islam sebagian muslim ... pasti disebabkan karena pertemanan mereka dengan yahudi/nasrani >>> tapi kebanyakan JUSTRU aqidah/millah islam itu runtuh karena mereka TIDAK FOKUS pada iman islam secara keseluruhan

menyalah2kan orang lain karena "kekurangan" kita sendiri ... adalah bukti bahwa kita memang masih sangat "kurang"
>>> kecuali kalau kita memang sudah terlalu "kepedean"

biru : larangan Allah itu harus sesuai syarat yang berlaku ... tidak bisa pukul rata (sudah saya bahas diatas)

------------------------------------------------------------

@RHCP wrote:
@dee-nee wrote:ungu : lah ... justru masalahnya karena saya lihat anda jadi seperti ISIS ... yang melakukan diskriminasi pada orang lain sambil berlindung dibawah 1 kata "Syariah" ... sementara anda sendiri belum membuktikan ... apa yang membedakan anda dengan ISIS

padahal saya yakin sekali anda adalah seorang muslim .., sementara ISIS bukan muslim >>> itulah kenapa saya gemes banget

hijau : ya ... mungkin level "kegemesan" saya dengan bung Azed memang beda ... kalau saya soalnya sudah gemes banget ... wakakaakaka

piss piss

DISKRIMINASI menurut standard siapa?? Jangan mw dibohongin pake DISKRIMINASI standardnya si sayur/si nduss...?!! wkwkwkwk...
usil


sudah saya bahas diatas boss ... coba aja check ... hehehehehe

kagum
by dee-nee
on Sat Nov 12, 2016 1:06 am
 
Search in: AL-QUR'AN, TAFSIR & ASBABUN NUZUL
Topik: Bedah Almaidah 51: tanpa syarat atau bersyarat
Balasan: 134
Dilihat: 9999

Allah Tuhanku (islam) vs Tuhan Allahku (kristen)

Sudah terjawab di #49
by Kedunghalang
on Tue Feb 17, 2015 12:10 am
 
Search in: KRISTEN
Topik: Allah Tuhanku (islam) vs Tuhan Allahku (kristen)
Balasan: 62
Dilihat: 5756

Kembali Ke Atas

Navigasi: