FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by gayatri on Sat Feb 20, 2016 5:08 pm

First topic message reminder :

apakah alasan kalian yg menentang pernikahan sejenis?
sebelum menjawab diatas...mari kita renungkan,

apakah alasan dibolehkannya hub sex (suami & istri) dlm suatu pernikahan?
ingat !
saya tidak tanya dari segi HUKUM MAUPUN  AGAMA.
yg saya tanya HAKEKATNYA..

misal,apakah alasan MEMBUNUH manusia itu dilarang?
(tidak dari segi HUKUM dan AGAMA)
maka jawabnya:  sebab membunuh itu menyakiti si KORBAN

apakah alasan MENCURI itu dilarang?
sebab mencuri itu menyakiti /merugikan si KORBAN
kesimpulannya :
membunuh, mencuri ,korupsi,menipu,memperkosa..atau selingkuh dilarang ,
sebab menimbulkan KORBAN KEJAHATAN.


sekarang,
apakah alasan dibolehkannya hub sex dlm suatu pernikahan?

jika alasannya utk punya anak,tentu opini ini salah.
sebab setelah punya anak,kita tetap dibolehkan berhubungan sex.

jawabnya tentu karena hub sex antara suami & istri tidak
menyakiti dan tidak merugikan siapapun.
Bila ada yg tersakiti krn cemburu, sebab yg menikah tsb adalah mantannya,
maka yg tersakiti tsb bukanlah KORBAN kejahatan.

nah..
sekarang apakah alasan kalian yg menentang pernikahan sejenis?
ingat !!!
bukan dari sisi HUKUM dan agama.
sebab HUKUM dan agama bukanlah patokan kebenaran tertinggi.
misal:
HUKUM disingapore..judi dibolehkan..ngacokan !
AGAMA islam melarang pemimpin yg non muslim..ngacokan !

menurutku..
krn tidak ada korban dlm pernikahan sejenis
MAKA ...PERNIKAHAN SEJENIS HARUSNYA DISAHKAN !!

karena itulah sebabnya dibeberapa negara maju..
pernikahan sejenis sudah diSAHKAN !


Terakhir diubah oleh gayatri tanggal Sat Feb 20, 2016 6:50 pm, total 1 kali diubah

gayatri
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 47
Posts : 666
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 07.06.15
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down


Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by abu hanan on Wed Mar 09, 2016 6:40 am

lantas gimana dengan pernikahan sejenis?yang pasti menggunakan kata NIKAH bagi golongan ssejenis itu salah kaprah yang bener adalah perzinahan sejenis..

----------------
WHO, organisasi kesehatan dunia menyatakan bahwa jika dulu epidemic kasus HIV/AIDS pada kaum gay dan transgender biasanya terjadi di Negara-negara maju, maka epindemi ini justru mulai muncul di kalangan kaum homoseksual di Asia, Afrika, Amerika Latin dan Karibia, bahkan di Negara-negara Eropa timur. WHO juga menuturkan bahwa kaum gay dan transgender memiliki resiko 20 kali lebih besar tertular penyakit HIV/AIDS dibandingkan dengan populasi normal.

Read more: http://doktersehat.com/kaum-gay-dan-transgender-mereka-yang-paling-beresiko-terkena-hivaids/#ixzz42MAV6GcH
----------------
dan imbas dari penyakit itu adalah orang normal..jadi gak salah bila saat ini Amerika Serikat melarang laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) untuk menjadi donor darah "karena mereka, sebagai kelompok memiliki tingkat risiko HIV lebih tinggi untuk hepatitis B dan infeksi tertentu lainnya yang dapat ditularkan melalui transfusi."[121] Britania Raya[122] dan banyak negara Eropa menerapkan larangan yang sama.
https://id.wikipedia.org/wiki/Homoseksualitas

sekarang..bila perrzinahan itu dilegalkan atas dasar kebutuhan biologis,lantas gimana orang homoseks melakukan aktifitas biologis dan apa resikonya?

bagaimana orang lesbian melakukan aktifitas biologisnya dan apa resikonya?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 224

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by dee-nee on Wed Mar 09, 2016 11:56 am

http://www.merdeka.com/khas/lgbt-gaul-bisa-menular-wawancara-sarlito-wirawan-s-1.html

LGBT Gaul bisa menular

Merdeka.com - Prof Sarlito Wirawan Sarwono juga Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia membuat opini menarik dalam sebuah tulisan beberapa waktu lalu. Dia mengklasifikasikan ada dua jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dalam kacamata Psikologi. Pertama ialah LGBT Sistonik, kemudian juga ada LGBT Distonik.

Namun ada istilah lain mengenai LGBT sedikit kekinian. Dia menyebut LGBT Gaul. Pro dan kontra mengenai LGBT menular pun dikemukakan Sarlito. Menurut dia, dari tiga klasifikasi jenis LGBT, paling bahaya ialah LGBT Gaul. Sebab, klasifikasi LGBT Gaul bisa memberikan pengaruh. Dia bisa menular.

"Tetapi kalau sama LGBT Gaul ini yang justru bisa jadi ikut-ikutan," ujar Sarlito saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu siang lalu. Dia pun menjelaskan, penularan itu bisa dilihat dari perubahan gaya hidup cenderung ikut-ikutan LGBT Gaul.

Berikut petikan wawancara Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono kepada Mohammad Yudha Prasetya dari merdeka.com melihat LGBT dari Psikologi Sosial.

Dari kaca mata psikologi sosial, bagaimana Anda mengklasifikasikan LGBT dan perannya di masyarakat?

LGBT ini ada yang (pembawaannya) gelisah karena mereka tidak bisa menerima dirinya sendiri. 'Kenapa orang lain heteroseksual kok saya homoseksual?'. Nah inilah yang perlu ditolong dan ini disebut dengan LGBT golongan Distonik. Mereka inilah yang memerlukan pertolongan, dan SGRC UI (Support Group and Resource Center on Sexuality Studies Universitas Indonesia)-lah yang menyediakan pertolongan itu. Mereka kan bisa dapat ruang yang lain di situ, karena banyak psikolog yang membantu. Karena mereka (LGBT) ini sebenarnya susah untuk ditolong. Sebab dasarnya itu sudah berbeda di struktur otaknya. Paling-paling kita hanya bisa mengurangi bebannya sedikit-sedikit, atau membuat mereka untuk membuat dirinya bisa lebih senang, bisa lebih diterima, bagaimana langkah menghadapi orang tua, bagaimana menghadapi masyarakat dan lain sebagainya. Dan itulah yang dilakukan SGRC UI kepada para LGBT, yang curhat kepada mereka. Intinya LGBT yang asli bawaan lahir itu tidak bisa diubah.

Nah ada lagi tipe LGBT asli yang merasa 'happy' aja dengan dirinya, menjalani identitasnya, punya pacar, dan bahkan bersikap terbuka. Salah satu contohnya adalah DR. Dede Utomo di Surabaya, yang profesor itu. Itu dia terbuka aja. Sudah lama dari tahun 80-an punya pacar, dan dia juga punya perkumpulan (GAYa Nusantara). Tetapi orang-orang ini enggak ganggu. Mereka hanya berkumpul di sekitar komunitasnya saja. Nah, jangan didiskriminasi orang-orang seperti ini, mereka itu pemberian tuhan. Mereka kan enggak memilih untuk lahir sebagai LGBT lho, dan di dalam ilmu pengetahuan juga sudah diidentifikasi bahwa mereka itu manusia normal juga.

Apakah ada klasifikasi lain selain dari dua tipe itu?

Dewasa ini, ada yang saya namakan sebagai 'LGBT Gaul'. Yakni mereka yang menjadi LGBT karena mau kenes-kenesan, genit-genitan, dan bukan bawaan lahir (LGBT asli). Seperti misalnya ada laki-laki yang menjadi penari latar, padahal instingnya laki-laki normal. Jangan di campur gitu lho. Karena kemudian LGBT-LGBT inilah yang mencari legitimasi, mau cari kawan banyak-banyak dan sebagainya.

Nah ini yang kemudian, di beberapa tempat seperti di Bangkok, dimanfaatkan. Para LGBT asli kan butuh partner nih, dan di sana banyak bar-bar atau cafe yang bisa menyediakan laki-laki sewaan buat LGBT asli. Nah laki-laki yang disediakan ini kalau pagi itu mereka jadi pegawai, mahasiswa, tetapi kalau malam disuruh kerja. Itu kan jadi komersial karena dikomersilkan. Ada lagi yang pura-pura jadi LGBT supaya bisa kerja di salon. Itu kan ada tuh ya, nah yang seperti itu yang memang mesti diberantas.

Bagaimana dunia psikologi mengukur tingkat kecenderungan seksual seseorang dianggap homoseksual atau heteroseksual?

Jadi sekarang untuk mengukur antara hetero dan homo itu ada 'Skala Kinsley' namanya. Skala dari 0 sampai 6. Skala 6 itu yang full mengindikasikan bahwa subjek itu adalah homoseks, dan skala 0 itu yang full heteroseksual. Yang tengah-tengah di antara keduanya itu Biseksual, artinya bisa ke sana dan bisa ke sini. Kalau di Skala Kinsley itu mengindikasikan bahwa kamu heteroseksual, kamu itu enggak bisa jadi homoseks. Dari seorang LGBT asli menjadi normal itu enggak bisa. Misalnya, seseorang pria yang heteroseksual itu mau dikasih gambar pria yang seksinya kayak apa, dia itu enggak bakal terangsang. Sama misalnya seperti pria homoseks, mau dikasih gambar wanita seksi bagaimana pun juga ya enggak akan dia terangsang. Jadi itu semacam spektrum. Nah untuk menentukan apakah seseorang itu masuk dalam skala ke berapa di skala Kinsley itu, ada test yang dilakukan dan ditentukan oleh dokter.

Apa hasil penelitian didapatkan dengan pengukuran skala Kinsley?

Jumlah yang homoseksual di skala 6 ini sangat sedikit, mungkin hanya sekitar 1 persen dari seluruh total populasi. Paling banyak memang yang heteroseksual, karena 90 persen lebih kebanyakan dari kita itu memang heteroseksual. Permasalahan LGBT yang harusnya kita perdebatkan itu adalah mereka yang heteroseksual, tetapi gaya hidupnya seperti homoseks. Sebab, ada jenis homoseks yang dasarnya itu bukan dari dalam dirinya, tetapi hanya dari pergaulan saja, dan ini yang berbahaya.

Kalau kita gaul sama LGBT beneran sih enggak apa-apa, tetapi kalau sama LGBT Gaul ini terus diajak ke sana ke sini biasanya malah jadi terpengaruh. Karena kalau gaul sama LGBT asli, insting kita itu sudah berdiri sebagaimana aslinya dan susah terpengaruh. Tetapi kalau sama LGBT Gaul ini yang justru bisa jadi ikut-ikutan. Misalnya dari gaya hidup dan lain sebagainya.

Menurut Anda, apa yang menjadi bias dipahami masyarakat ketika menyikapi LGBT?

Kalau kamu heteroseksual, tetapi kemudian kamu dicium sama yang homoseks, kan kamu marah juga. Bahkan bisa kamu gampar kan dia, Otomatis lho. Jadi sebenarnya yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah masalah etika. Bukan soal dia homoseks atau heteroseksual, tetapi kalau dia sudah berperilaku melanggar etika atau norma di masyarakat, ya aspek itulah yang mesti diperhatikan. Bukan soal dia homo atau heteroseksual. Kalau para LGBT itu bertindak apapun sesuai kehendaknya di kalangan mereka sendiri, ya silakan karena itu enggak melanggar norma orang lain. Siapa pun kalau di rumah sendiri mau jungkir balik kaya apa kan terserah saja. Asal enggak mengganggu atau berpengaruh terhadap lingkungan. Tetapi jika mulai berpengaruh, ya itu baru yang tidak boleh.

Bagaimana pandangan Anda jika ada pasangan gay tinggal serumah dan lingkungannya menjadi resah?

Kalau gay yang seperti itu sih sebenarnya enggak apa-apa. Sama juga kalau ada cewek sama cowok, tinggal serumah enggak nikah (kumpul kebo), lingkungan gelisah juga kan ? Berarti di sini parameternya bukan apakah mereka homo atau heteroseksual, tetapi di situ jelas ada norma dalam masyarakat yang mereka langgar.

Pemahaman masyarakat Indonesia kan masih asing jika melihat pasangan gay yang jalan sambil bergandengan tangan atau bahkan berpelukan. Jadi ketika ada pasangan gay yang melakukan hal tersebut di ruang publik, yang secara tidak langsung telah melanggar norma atau etika yang dipahami masyarakat, maka benturan pun terjadi. Ketika masyarakat menganggap pasangan gay itu telah melanggar sebuah nilai umum, maka pasangan gay itu juga harus paham bahwa publik bukan tempat mereka bermesraan.

Saya pernah melihat anak-anak muda heteroseksual yang ciuman di mall, atau di tempat publik lainnya. Nah norma masyarakat itu dalam hal ini kan sebenarnya juga sudah ditabrak. Jadi bukan masalah LGBT aja, tetapi oleh semua. Yang heteroseksual juga termasuk. Intinya, jika ada nilai di tatanan masyarakat yang dilanggar, maka respon negatif memang biasanya akan muncul setelahnya. Itu sebenarnya lebih ke pergeseran norma di masyarakat umum, bukan tentang LGBT atau non-LGBT saja.

Apa pendapat Anda mengenai masifnya kampanye kelompok pro LGBT hari ini?

Ya tergantung kita. Kalau saya bilang (kampanye pro LGBT itu) enggak akan banyak berpengaruh. Mayoritas masyarakat itu kan masih tetap anti LGBT. Tidak hanya yang Islam, tetapi yang Kristen juga lho. Bahkan di luar negeri, itu teolog-teolog Kristen sudah mulai mempelajari lagi ayat-ayat tentang Sodom dan Gomora. Karena di Sodom dan Gomora, itu juga dipertanyakan apakah seluruh tempat di Sodom dan Gomora itu semuanya homoseks ? Nah itu yang mulai dipertanyakan oleh orang-orang teologi itu.

Selama sikap masyarakat Indonesia seperti sekarang ini, enggak akan bisa banyak berkutik mereka yang pro LGBT itu. Bahkan kalaupun didiamkan saja, mereka itu enggak akan bisa berkembang. tetapi kalau makin diramaikan seperti ini isunya, maka peluang mereka akan makin banyak bergerak, karena mereka punya hak jawab. Selama ini diam-diam saja kan respon masyarakat terhadap LGBT ini, nah sekarang karena 'digosok' oleh media jugalah makanya jadi makin ramai pembahasan ini.

Apalagi sejak dulu memang ada tempat-tempat tertentu, seperti di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang budayanya sudah begitu. Dari dulu di sana itu terkenal banyak PSK laki-laki lah istilahnya. Mereka yang LGBT asli dari dulu sudah terkenal Lapangan Banteng itu. Di beberapa mall seperti Plaza Indonesia, kemudian di Hotel Borobudur, dari dulu kan mereka sudah ada dan enggak mengganggu yang lain karena mereka di situ-situ aja.

Kesimpulan dari artikel ini ... menurut Sarlito Wirawan

1. LGBT dibagi menjadi 3 kelompok :
a. LGBT golongan Distonik ... yaitu LGBT yang gelisah dan bingung sendiri dengan kondisi dirinya ... tidak bisa menerima, stress, dan perlu pertolongan.
b. LGBT asli .... yaitu LGBT yang sudah merasa nyaman dengan dirinya ... hidup dengan kalangan/kelompoknya sendiri ... dan tidak merasa terganggung dan menggangu dengan apapun yang ada di masyarakat
c. LGBT gaul .... yaitu LGBT yang pada dasarnya hetero tapi bergaya homo ... karena pergaulan dst

2. Pengukuran skala Kinsley >>> Skala dari 0 sampai 6. Skala 6 itu yang full mengindikasikan bahwa subjek itu adalah homoseks, dan skala 0 itu yang full heteroseksual.

jadi ... bila dalam skala 0 1 2 3 4 5 6 >>> skala 0 adalah hetero dan skala 6 adalah homo .... yang abu2 adalah yang 1 2 3 4 5 >>> dan orang2 dengan skala 1 2 3 4 5 inilah yang kemudian perlu dibahas >>> apakah benar2 tidak bisa menjadi hetero ... atau sebetulnya mereka hetero tapi lebih terdorong oleh lingkungan untuk menjadi homo (seandai-nya mereka berperilaku homo)

Tanggapan saya :

Saya percaya bahwa MEMANG ADA orang yang lahir dengan genetik skala 6 ini >>> tapi yang jadi masalah berapa persen jumlah mereka dibanding semua penduduk di dunia ini >>> dan ini yang tidak bisa dilihat hanya berbasis pada ilmu genetika, kromosom bawaan, hormonal dsb

karena orientasi seksual itu TIDAK HARUS selalu digeneral-kan (disamakan) ilmunya ... berbasis pada genetika (kromosom, hormon, dsb) sejak lahir (ini menurut saya loh ya )  

akan menjadi repot ... kalau gayatri (yang pro LGBT misalnya) bolak balik bicara LGBT Skala 6 (yang jumlah-nya sedikit sekali) .... sementara yang menolak LGBT bicara tentang LGBT gaul (yang jumlah-nya lebih banyak)

jadi harus clear dulu sebetulnya .... LGBT disini mau bahas LGBT yang seperti apa

------------------------------------------------------------------------

Yang ada di kepala saya tentang kisah Luth >>> apa iya Allah melaknat Sodom Gomora kepada orang2 yang berskala Kinsley 6 ... atau sebetulnya Allah melaknat kota itu pada orang2 yang berskala abu-abu .... yaitu mereka yang pada dasarnya hetero tapi bergaya homoseksual

Dalam Alquran disebutkan bahwa kaum Sodom dan Gomora disebut kaum yang melampaui batas

Allah berfirman : Dan Luth ketika berkata kepada kaumnya: mengapa kalian mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun sebelum kalian. Sesungguhnya kalian mendatangi laki-laki untuk melepaskan syahwat, bukan kepada wanita; malah kalian ini kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka dari kotamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.” [QS Al-A’raf-84].

so siapa yang disebut kaum yang melampaui batas ?? >>> misalnya kita lihat kelompok LGBT sesuai artikel
siapa yang disebut kaum yang melampaui batas ?? >>> apakah LGBT distonik, LGBT asli, atau justru LGBT gaul ??

logika saya ... bila satu kota SEMUA-NYA melakukan perilaku seperti itu .... itu artinya memang satu kota itu dipenuhi oleh kelompok LGBT gaul ini ...
karena ... ya masa sih satu kota isinya LGBT asli semua ... ya masa satu kota isinya manusia dengan skala Kinsley 6 semua ??

Jadi menurut saya ... yang dilaknat Allah adalah perilaku2 LGBT gaul ini loh (manusia hetero yang berperilaku homo) ... yang sebetulnya JUMLAH-NYA JAUH LEBIH BANYAK dibanding LGBT asli (itupun masih dibagi lagi apakah mereka termasuk distonik atau tidak)

So ... balik ke biru diatas
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by gayatri on Wed Mar 09, 2016 3:34 pm

contoh org suci itu suma Chinghai (google aja)
awalnya beliau nikah..lalu meninggalkan keduniawian.
(bercerai demi menolong orang banyak)
mirip Ahok yg keluar dari Gerindra.
masih banyak org suci dari banyak negara dan beda jaman.ada KABIR SAHIB,KRESNA,RAMA,Charan sinj,
Sawan sinj,dll

gayatri
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 47
Posts : 666
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 07.06.15
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 09, 2016 6:19 pm

TUHAN tidak menghendaki perkawinan sejenis
melakukannya berarti dosa
keputusan ada di pelaku

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by gayatri on Fri Mar 11, 2016 6:37 pm

LGBT disini tentu semua skala (0 sampai 6)
ngapain bicarakan skala homonya??
gak penting.
sakit flu ya sakit flu..
semua skala flu.yg berat atau ringan termasuk sakit flu

gayatri
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 47
Posts : 666
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 07.06.15
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by mystery on Sat Mar 12, 2016 10:30 am

Gaya wrote:contoh org suci itu suma Chinghai (google aja)
awalnya beliau nikah..lalu meninggalkan keduniawian.
(bercerai demi menolong orang banyak)
mirip Ahok yg keluar dari Gerindra.
masih banyak org suci dari banyak negara dan beda jaman.ada KABIR SAHIB,KRESNA,RAMA,Charan sinj,
Sawan sinj,dll

sepanjang manusia masih berkeringat, makan, minum, buang air, buang angin, dlsb. apa masih bisa disebut orang suci?

meninggalkan keduniawian ini gmn? karena makan nasi padang, minum air mineral, jalan-jalan juga injak bumi, apa melayang-layang diluar dunia?
avatar
mystery
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1484
Kepercayaan : Islam
Location : yogyakarta
Join date : 22.02.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by dee-nee on Sat Mar 12, 2016 2:51 pm

@gayatri wrote:LGBT disini tentu semua skala (0 sampai 6)
ngapain bicarakan skala homonya??
gak penting.

sakit flu ya sakit flu..
semua skala flu.yg berat atau ringan  termasuk sakit flu

bold : trus yang penting apanya ?? ... bukan-nya kita lagi bahas homo-nya
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: apakah alasan menentang pernikahan sejenis?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik