FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Halaman 3 dari 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by Mutiaraa on Sun May 17, 2015 5:21 pm

First topic message reminder :

.
Rahmat Allah merupakan sebab terbesar
dimasukkannya seorang hamba ke dalam surga,
Allah ta’ala berfirman:
ﺎَﻟْﻮَﻠَﻓ ِﻪَّﻠﻟﺍ ُﻞْﻀَﻓ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ُﻪُﺘَﻤْﺣَﺭَﻭ ْﻢُﺘْﻨُﻜَﻟ َﻦﻳِﺮِﺳﺎَﺨْﻟﺍ َﻦِﻣ
“Kalaulah bukan karena keutamaan dari Allah
dan rahmat-Nya, niscaya kalian termasuk orang-
orang yang merugi”.[Al-Baqarah: 64]
Allah ta’ala menyebutkan dalam Al-Quran ada
14 golongan manusia yang akan diliputi oleh
rahmat-Nya, diantara mereka :
1) Orang-orang yang beriman, beramal
shalih dan berpegang teguh kepada
agamanya
Allah ta’ala berfirman :
َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﺎَّﻣَﺄَﻓ ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ ﺍﻮُﻤَﺼَﺘْﻋﺍَﻭ ْﻢُﻬُﻠِﺧْﺪُﻴَﺴَﻓ ِﻪِﺑ ﻲِﻓ
ُﻪْﻨِﻣ ٍﺔَﻤْﺣَﺭ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ْﻢِﻬﻳِﺪْﻬَﻳَﻭ ٍﻞْﻀَﻓَﻭ ﺎًﻃﺍَﺮِﺻ ﺎًﻤﻴِﻘَﺘْﺴُﻣ
“Adapun orang-orang yang beriman kepada
Allah dan berpegang teguh dengan (agama)-
Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke
dalam rahmat dan keutamaan-Nya dan
memberikan hidayah kepada mereka menuju
jalan yang lurus”. [An-Nisaa’: 175]
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di (guru
dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin)
rahimahumallah berkata : “Adapun orang-orang
yang beriman kepada Allah, mereka adalah
orang-orang yang mengakui adanya Allah dan
menetapkan sifat sifat-Nya dengan sifat
kesempurnaan. Mereka mensucikan sifat-sifat
Allah dari kekurangan dan kelemahan.
Berpegang teguh dengan (agama)-Nya, yaitu
orang-orang yang memohon perlindungan,
bersandar dan meminta pertolongan kepada
Allah, tidak hanya mengandalkan kekuatan dan
apa yang mereka miliki.
maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam
rahmat dan keutamaan-Nya, yaitu Allah ta’ala
akan meliputi mereka dengan rahmat yang
khusus, memberikan taufiq untuk beramal
kebaikan, memberikan pahala yang berlipat dan
menjauhkan mereka dari musibah, cobaan dan
segala sesuatu yang tidak mereka
sukai.Memberikan hidayah kepada mereka
menuju jalan yang lurus yaitu Allah ta’ala akan
memberikan taufiq kepada mereka untuk
menuntut ilmu syar’i, beramal shalih,
mengetahui kebenaran dan mengamalkannya.”
Allah ta’ala berfirman:
َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﺎَّﻣَﺄَﻓ ﺍﻮُﻠِﻤَﻋَﻭ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ ِﺕﺎَﺤِﻟﺎَّﺼﻟﺍ ْﻢُﻬُﻠِﺧْﺪُﻴَﻓ ْﻢُﻬُّﺑَﺭ
ِﻪِﺘَﻤْﺣَﺭ ﻲِﻓ َﻚِﻟَﺫ َﻮُﻫ ُﺯْﻮَﻔْﻟﺍ ُﻦﻴِﺒُﻤْﻟﺍ
“Adapun orang-orang yang beriman dan
beramal shalih, maka Allah (Tuhan mereka) akan
memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya,
itulah kemenangan yang nyata”. [Al-Jaatsiyah:
30]
2) Orang-orang yang taat kepada Allah dan
rasul-Nya
Allah ta’ala berfirman:
ﺍﻮُﻌﻴِﻃَﺃَﻭ َﻪَّﻠﻟﺍ َﻝﻮُﺳَّﺮﻟﺍَﻭ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ
“Taatlah kalian kepada Allah dan rasul agar
kalian dirahmati”. [Ali ‘Imraan : 132]
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Taatlah
kalian kepada Allah dan rasul yaitu dengan
melaksanakan perintah-perintah-Nya karena
Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya agar
kalian dirahmati.Ketaatan kepada Allah dan
rasul-Nya adalah diantara sebab seorang
mendapatkan rahmat.”
Allah ta’ala berfirman:
ﺍﻮُﻤﻴِﻗَﺃَﻭ ﺍﻮُﺗﺁَﻭ َﺓﺎَﻠَّﺼﻟﺍ ﺍﻮُﻌﻴِﻃَﺃَﻭ َﺓﺎَﻛَّﺰﻟﺍ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ َﻝﻮُﺳَّﺮﻟﺍ
َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ
“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatlah
kalian kepada rasul agar kalian dirahmati”. [An-
Nuur: 56]
3) Orang-orang yang diam dan
mendengarkan ketika dibacakan Al-Qur’an
Allah ta’ala berfirman:
ﺍَﺫِﺇَﻭ َﺉِﺮُﻗ ﺍﻮُﻌِﻤَﺘْﺳﺎَﻓ ُﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ ُﻪَﻟ ﺍﻮُﺘِﺼْﻧَﺃَﻭ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ
“Dan ketika dibacakan Al-Qur’an kepada kalian
maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian
dirahmati”. [Al-A’raaf: 204]
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Perintah
ini umum berlaku bagi siapa saja yang
mendengarkan Al-Qur’an ketika dibacakan,
mereka diperintahkan untuk diam dan
mendengarkan. Apakah perbedaan antara
istimaa’ dan inshaat?
Inshaat adalah meninggalkan percakapan dan
segala sesuatu yang menyibukannya dari
mendengarkan Al-Qur’an. Sedangkan
istimaa’adalah seorang memfokuskan
pendengarannya, menghadirkan hati, dan
merenungkan bacaan Al-Qur’an yang ia dengar.
Barangsiapa yang senantiasa melakukan dua hal
tersebut ketika Al-Qur’an dibacakan, maka ia
akan mendapatkan kebaikan yang banyak, ilmu
yang melimpah, keimanan yang istiqamah,
hidayah yang terus bertambah dan bashirah
dalam agamanya. Oleh karena itu, Allah
menjadikan keduanya sebagai sebab seorang
mendapatkan rahmat. Begitu pula sebaliknya,
orang-orang yang tidak istimaa’ dan
inshaatketika Al-Qur’an dibacakan, maka
mereka akan terhalangi dari rahmat Allah dan
luput dari kebaikan yang sangat banyak.”.
4) Orang-orang yang memohon ampun
( istighfaar ) kepada Allah
Allah ta’ala berfirman:
َﻝﺎَﻗ ﺎَﻳ ِﻡْﻮَﻗ َﻢِﻟ َﻥﻮُﻠِﺠْﻌَﺘْﺴَﺗ َﻞْﺒَﻗ ِﺔَﺌِّﻴَّﺴﻟﺎِﺑ ِﺔَﻨَﺴَﺤْﻟﺍ ﺎَﻟْﻮَﻟ
َﻥﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﺗ َﻪَّﻠﻟﺍ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ
“Wahai kaumku, kenapa kalian meminta
disegerakannya keburukan sebelum kebaikan,
hendaklah kalian memohon ampun kepada
Allah agar kalian dirahmati”. [An-Naml: 46]
Mujahid rahimahullah berkata : “(meminta
disegerakannya keburukan sebelum kebaikan)
yaitu azab sebelum rahmat”.
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Kenapa
kalian meminta disegerakannya keburukan
sebelum kebaikan, yaitu kenapa kalian bersegera
dan berambisi untuk berbuat kejelekan sebelum
kalian melakukan kebaikan yang dapat
memperbaiki keadaan kalian dan memudahkan
urusan dunia akhirat kalian?”.
5) Orang-orang yang bertaubat dari dosa
Allah ta’ala berfirman :
َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ َﻙَﺀﺎَﺟ ﺍَﺫِﺇَﻭ َﻥﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺂِﺑ ٌﻡﺎَﻠَﺳ ْﻞُﻘَﻓ َﺐَﺘَﻛ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ
ْﻢُﻜُّﺑَﺭ ِﻪِﺴْﻔَﻧ ﻰَﻠَﻋ َﺔَﻤْﺣَّﺮﻟﺍ ُﻪَّﻧَﺃ َﻞِﻤَﻋ ْﻦَﻣ ْﻢُﻜْﻨِﻣ ﺍًﺀﻮُﺳ
ٍﺔَﻟﺎَﻬَﺠِﺑ َّﻢُﺛ َﺏﺎَﺗ ِﻩِﺪْﻌَﺑ ْﻦِﻣ َﺢَﻠْﺻَﺃَﻭ ُﻪَّﻧَﺄَﻓ ٌﺭﻮُﻔَﻏ ٌﻢﻴِﺣَﺭ
“Dan jika orang-orang yang beriman kepada
ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka
katakanlah ‘keselamatan atas kalian’, Allah telah
menetapkan atas diri-Nya rahmat. Barangsiapa
diantara kalian yang berbuat kejelekan karena
kebodohan lalu ia bertaubat setelahnya dan
memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Al-
An’aam: 54]
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata :
“Barangsiapa diantara kalian yang berbuat
kejelekan karena kebodohan lalu ia bertaubat
setelahnya dan memperbaiki (dirinya), yaitu
bersamaan dengan keharusan menyesali,
meninggalkan, menjauhi dan berlepas diri dari
dosa, lalu memperbaiki amalannya. Menunaikan
apa yang Allah wajibkan dan memperbaiki amal-
amal dzahir dan batinnya yang rusak”.
6) Orang-orang yang bertakwa kepada Allah
Allah ta’ala berfirman:
ْﻢُﺘْﺒِﺠَﻋَﻭَﺃ ْﻥَﺃ ْﻢُﻛَﺀﺎَﺟ ٌﺮْﻛِﺫ ْﻦِﻣ ْﻢُﻜِّﺑَﺭ ْﻢُﻜْﻨِﻣ ٍﻞُﺟَﺭ ﻰَﻠَﻋ
ﺍﻮُﻘَّﺘَﺘِﻟَﻭ ْﻢُﻛَﺭِﺬْﻨُﻴِﻟ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟَﻭ َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ
“Apakah kalian heran ketika datang peringatan
dari Tuhan kalian melalui seorang laki-laki dari
kalian untuk memberikan peringatan agar kalian
bertakwa. Mudah-mudahan kalian dirahmati”.
[Al-A’raaf: 63]
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Untuk
memberikan peringatan agar kalian bertakwa,
yaitu memberikan peringatan tentang azab yang
pedih agar kalian melakukan sebab-sebab yang
dapat menyelamatkan (dari azab) berupa
ketakwaan kepada Allah dzahir dan batin. Dan
Jika kalian mau taat pada rasul, niscaya akan
turun kepada kalian rahmat Allah yang luas.”
Allah ta’ala berfirman:
َﻝﺎَﻗ ﻲِﺑﺍَﺬَﻋ ُﺐﻴِﺻُﺃ ِﻪِﺑ ْﻦَﻣ ُﺀﺎَﺷَﺃ ﻲِﺘَﻤْﺣَﺭَﻭ ْﺖَﻌِﺳَﻭ َّﻞُﻛ
ٍﺀْﻲَﺷ ﺎَﻬُﺒُﺘْﻛَﺄَﺴَﻓ َﻥﻮُﻘَّﺘَﻳ َﻦﻳِﺬَّﻠِﻟ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍَﻭ َﺓﺎَﻛَّﺰﻟﺍ َﻥﻮُﺗْﺆُﻳَﻭ
ْﻢُﻫ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺂِﺑ َﻥﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ
“Allah berfirman : ‘Azab-Ku akan kutimpakan
kepada siapa yang Aku kehendaki, dan rahmat-
Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku
tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang
bertakwa, menunaikan zakat dan orang-orang
yang beriman kepada ayat-ayat Kami’.” [Al-
A’raaf: 156]
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Rahmat-
Ku meliputi segala sesuatu, di alam ini baik ia
adalah orang-orang yang memiliki derajat
maupun yang rendahan, orang baiknya maupun
orang jahatnya, baik meliputi orang beriman
maupun orang kafir kecuali mereka telah
dipenuhi oleh rahmat Allah, keutamaan dan
kebaikan-Nya.
Namun rahmat khusus yang merupakan
kebahagiaan dunia dan akhirat tidaklah diberikan
kepada tiap orang. Oleh karena itu, Allah
berfirman tentang mereka Maka akan Aku
tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang
bertakwa, dari dosa-dosa baik yang kecil
maupun yang besar. Menunaikan zakat yaitu
menunaikan zakat yang wajib kepada orang-
orang yang berhak.
Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat
Kami yaitu dengan kesempurnaan iman kepada
ayat-ayat Allah, mengetahui maknanya dan
beramal dengan konsekuensinya. Dan diantara
konsekuensinya adalah mengikuti nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam secara dhahir dan
batin dalam masalah pokok agama maupun
cabangnya.”
7) Orang-orang yang bersabar ketika
tertimpa musibah
Allah ta’ala berfirman:
ٌﺔَﺒﻴِﺼُﻣ ْﻢُﻬْﺘَﺑﺎَﺻَﺃ ﺍَﺫِﺇ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﺎَّﻧِﺇ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ ِﻪَّﻠِﻟ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ﺎَّﻧِﺇَﻭ
*َﻥﻮُﻌِﺟﺍَﺭ َﻚِﺌَﻟﻭُﺃ ٌﺕﺍَﻮَﻠَﺻ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ْﻦِﻣ ٌﺔَﻤْﺣَﺭَﻭ ْﻢِﻬِّﺑَﺭ
َﻚِﺌَﻟﻭُﺃَﻭ َﻥﻭُﺪَﺘْﻬُﻤْﻟﺍ ُﻢُﻫ
“Yaitu orang-orang yang ketika ditimpa musibah
mereka mengatakan ‘sesungguhnya kita adalah
milik Allah dan hanya kepada Allah kita akan
kembali’. Mereka itulah orang yang
mendapatkan shalawat danrahmat dari Allah
(Tuhan mereka). Dan mereka itulah orang-orang
yang mendapatkan hidayah”.
Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata : “Orang-
orang yang ketika ditimpa musibah yaitu sesuatu
yang menyakitkan hati, badan maupun
keduanya. Mereka mengatakan ‘sesungguhnya
kita adalah milik Allahyaitu di bawah kekuasaan-
Nya, diatur sesuai kehendak dan perintah-Nya.
Kita tidak memiliki sedikitpun dari jiwa-jiwa dan
harta kita, sehingga ketika Allah menguji kita
dengan suatu musibah yang menimpa jiwa dan
harta, maka itu adalah hak Allah yang Maha
Penyayang mengatur apa yang dimiliki-Nya.
Tidak ada alasan bagi kita untuk menolak
keputusan-Nya.
Bahkan diantara kesempurnaan penghambaan
seorang adalah mengetahui bahwa musibah itu
lebih baik baginya. Karena musibah tersebut
berasal dari Allah Al-Malik Al-Hakim, Dzat yang
mencurahkan kasih sayang kepada hamba-Nya
melebihi kasih sayang seorang hamba kepada
dirinya sendiri.

Suatu amal meskipun telah sampai pada puncak
tertingginya dalam derajat suatu ibadah dan
ketakwaan seseorang, nilainya tetap tidak akan
sampai pada posisi pantas untuk mewarisi
surga, atau sekedar tinggal di dalamnya. Hal ini
disebabkan surga tidak ubahnya seperti lautan
yang penuh, sedang amal seorang hamba
seperti setitik air dari lautan yang penuh
tersebut, sebagaimana telah disabdakan oleh
Rasulullah saw.
Diceritakan dari ‘Aisyah ra. bahwa Rasulullah
saw. bersabda, “Teruslah berjuang dan berusaha
mendekat kepada Allah. Bergembiralah sebab
amal seseorang tidak dapat memasukkannya ke
dalam surga. Para shahabat bertanya, “Apakah
engkau juga wahai Rasulallah?” Rasulullah saw.
menjawab, “Ya, aku juga, tetapi Allah swt.
menaungi aku dengan ampunan dan
rahmat.” (HR Bukhari)
Diceritakan dari Abu Hurairah ra. bahwa
Rasulullah saw. bersabda, “Tidak satupun amal
seseorang yang mampu membuatnya
beruntung.” Para shahabat bertanya, “Apakah
engkau juga wahai Rasulallah?” Rasulullah saw.
menjawab, “Ya, aku juga tetapi Allah menaungi
aku dengan ampunan dan rahmat. Oleh karena
itu, teruslah berjuang dan berusaha mendekat
kepada Allah. Berjalanlah pada pagi, siang, dan
sedikit malam hari. Tetapkanlah yang menjadi
tujuan yang benar sehingga meraih
kesuksesan.” (HR Bukhari)

“Amal seseorang tidak dapat memasukkannya ke dalam surga.”
Maksudnya seluruh amal kebajikan jika ditaruh
di timbangan, tidak akan bisa memasukkan
pemilik amal tersebut ke dalam surga. Amal
tersebut tidak lain berfungsi sebagai syarat
untuk meraih rahmat Allah swt. Dengan rahmat
dan keutamaan tersebut Allah swt. akan
memasukkan kita ke surga-Nya. (ad-Dar al-
Akhirah, Syaikh Muhammad Mutawalli Sya’rawy)
Tidak ada jaminan kalau orang yang
tekun beribadah itu pasti masuk
surga, tergantung NAWAITUnya, dan hanya Allah yang tahu niat sesungguhnya dari setiap manusia. Orang bisa masuk surga
bukan di tentukan dengan melihat amal
ibadahnya, tetapi karena memperoleh rahmat
dan ridha Allah.
Rahmat dan ridha Allah ini diraih dengan
mentaati segala perintahNya dan menjauhi
segala laranganNya. Sampai Rasulullah pun
tidak berani menjamin seseorang masuk surga.
Sebab yang menentukan orang itu bisa masuk
surga atau neraka adalah Allah.
Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah,
bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada seorang pun dari kalian yang
amalnya bisa menyelamatkan dirinya”.
Lantas para sahabat bertanya:
“Termasuk engkau juga tidak bisa
menyelamatkan?”. Beliau menjawab:
“Aku juga tidak bisa menyelamatkan,
kecuali bila Allah melimpahkan
ampunan dan rahmatNya”.
Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada amal seorang pun yang bisa
memasukannya ke surga”. Lalu
ditanyakan: “Engkau juga tidak bisa
memasukan ke surga?”. Beliau
menjawab: “Aku juga tidak bisa, kecuali
dengan limpahan rahmat Tuhanku”.
Abu Hurairah meriwayatkan, bahwa Rasulullah
saw bersabda:
“Tidak ada amal saleh seorang dari
kalian yang bisa menyebabkan masuk
surga”. Para sahabat bertanya: “Dan
engkau juga tidak bisa, Ya Rasulullah?”.
Beliau menjawab: “Aku juga tidak bisa,
kecuali bila Allah melimpahkan anugrah
dan rahmatNya”.
Jabir berkata: Aku mendengar Rasulullah saw
bersabda:
“Amal saleh seorang dari kalian tidak
bisa menyebabkan memasukan ke
surga, dan tidak bisa menyebabkan
terlempar ke neraka. Aku juga tidak
bisa, dengan rahmat dari Allah”.
Abdurrahman bi Auf mendapat hadist dari
Aisyah r.a.istri Nabi saw, ia berkata: Rasulullah
saw pernah bersabda:
"Istiqomahlah kalian, bertaqarrublah
kalian dan bergembiralah kalian,
sesungguhnya tidak ada amal seorang
pun yang bisa menyebabkan masuk
surga”. Para sahabat bertanya:
“Termasuk engkau juga tidak bisa Ya
Rasulullah?”. Beliau menjawab: “Aku
pun tidak bisa, kecuali bila Allah
melimpahkan rahmatNya. Karena itu
beramallah kalian, sesungguhnya amal
yang paling disukai Allah adalah yang
langgeng meskipun sedkit”."
Dengan demikian, seseorang tidak bisa
mengandalkan amal ibadahnya sebagai
jaminan bahwa dirinya nanti pasti masuk surga.
Hanya rahmat dan ridha Allah-lah yang bisa
memasukkannya ke surga.
Oleh karena itu, dalam setiap menjalankan
amal ibadah supaya didasari keikhlasan,
semata-mata mencari ridha Allah, tidak karena
yang lain. Sebab bila yang dicari itu surga dapat
menjebak seseorang terjerumus dalam
perbuatan riya’ dan takabbur, egois dan menghalalkan segala cara.

Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan bertauhid, yaitu
sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir dia berikrar
dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada
di sisi Allah dan masuk surgaNya.

Orang tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk
surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama orang
yang masuk pertama), karena dia diazab terlebih dahulu di
neraka disebabkan kemaksiatan dan dosa-dosanya yang
dikerjakan, yang belum bertobat dan tidak diampuni. Tetapi
dia juga tidak kekal di neraka, karena didalam hatinya masih
ada sebutir iman. Adapun dalil-dalilnya sebagaimana
diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim,
yaitu:

Dari Abu Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw.
bersabda, "Barangsiapa mengucapkan, 'Laa ilaaha illallaah,'
kemudian meninggal, maka pasti masuk surga."

Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda, "Akan keluar
dari neraka bagi orang yang mengucapkan, 'Laa ilaaha
illallaah,' walaupun hanya sebesar satu butir iman di
hatinya."

Dari Abu Dzar pula, dia telah berkata bahwa sesungguhnya
Nabi saw telah bersabda, "Telah datang kepadaku malaikat
Jibril dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa
yang meninggal diantara umatmu dalam keadaan tanpa
mempersekutukan Allah, maka pasti akan masuk surga, walaupun
dia berbuat zina dan mencuri." Nabi saw. mengulangi sampai
dua kali.

Banyak hadis yang menunjukkan bahwa kalimat Syahadat memberi
hak untuk masuk surga dan terlindung dari neraka bagi yang
mengucapkannya (mengucap Laa ilaaha illallaah). Maksudn
ya
ialah, meskipun dia banyak berbuat dosa, dia tetap masuk
surga, walaupun terakhir.

Sedangkan yang dimaksud terlindung dari neraka ialah tidak
selama-lamanya di dalam neraka, tetapi diazab terlebih drahulu karena perbuatan maksiatnya.

Surga bukanlah pengganti dari amal, karena ia tidak setara.
Dzat amal ketaatan tidak menyebabkan
pelakunya masuk surga, tanpa rahmat dan
karunia-Nya. Namun seseorang yang
melakukan amal ketaatan, maka ia akan diliputi
oleh rahmat Allah, sebagaimana firman-Nya:
ﺍﻭُﺪِﺴْﻔُﺗ ﻻَﻭ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻬِﺣﻼْﺻِﺇ َﺪْﻌَﺑ ُﻩﻮُﻋْﺩﺍَﻭ ﺎًﻓْﻮَﺧ
ﺎًﻌَﻤَﻃَﻭ َﺔَﻤْﺣَﺭ َّﻥِﺇ ِﻪَّﻠﻟﺍ ٌﺐﻳِﺮَﻗ َﻦﻴِﻨِﺴْﺤُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di
muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya
dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut
(tidak akan diterima) dan harapan (akan
dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat
dekat kepada orang-orang yang berbuat
baik” [QS. Al-A’raaf : 56].
ﻲِﺘَﻤْﺣَﺭَﻭ ْﺖَﻌِﺳَﻭ َّﻞُﻛ ٍﺀْﻲَﺷ ﺎَﻬُﺒُﺘْﻛَﺄَﺴَﻓ َﻥﻮُﻘَّﺘَﻳ َﻦﻳِﺬَّﻠِﻟ
َﻦﻳِﺬَّﻟﺍَﻭ َﺓﺎَﻛَّﺰﻟﺍ َﻥﻮُﺗْﺆُﻳَﻭ ْﻢُﻫ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺂِﺑ َﻥﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ
“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka
akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-
orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat
dan orang-orang yang beriman kepada ayat-
ayat Kami” [QS. Al-A’raaf : 156].
Kemudian, dengan rahmat Allah juga,
dilipatgandakan pahala amal shalih – meski
sedikit – dan menjadikannya sebab pelakunya
ke dalam surga. Allah ta’ala berfirman:
َﻪَّﻠﻟﺍ َّﻥِﺇ ﻻ ُﻢِﻠْﻈَﻳ َﻝﺎَﻘْﺜِﻣ ٍﺓَّﺭَﺫ ْﻥِﺇَﻭ ُﻚَﺗ ﺎَﻬْﻔِﻋﺎَﻀُﻳ ًﺔَﻨَﺴَﺣ
ِﺕْﺆُﻳَﻭ ْﻦِﻣ ُﻪْﻧُﺪَﻟ ﺍًﺮْﺟَﺃ ﺎًﻤﻴِﻈَﻋ
“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya
seseorang walaupun sebesar dzarrah, dan jika
ada kebajikan sebesar dzarrah, niscaya Allah
akan melipatgandakannya dan memberikan
dari sisi-Nya pahala yang besar” [QS. An-
Nisaa’ : 40].
Bahkan hanya dengan rahmat dan karunia Allah
lah, orang yang tidak pernah beramal kebaikan
sedikitpun - selain amal ketauhidan -
dimasukkan ke dalam surga setelah hangus
terbakar di dalam neraka [2] . Allah
lipatgandakan amalan ketauhidan tersebut
sehingga menyelamatkannya dari kekekalan
neraka.


Terakhir diubah oleh Mutiaraa tanggal Mon May 18, 2015 12:53 pm, total 13 kali diubah
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down


Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 5:20 am

baca Quran itu MENYELURUH, jadi tahu bahwa
dasar intinya adalah:

Hanya dosa kekafiran yang tak terampuni,
dosa lain selain syirik kekafiran itu akan terampuni, rahmat Allah kepada muslim melebihi murkanya, dosa semua muslim terampuni berkat rahmat Allah,sehingga semua muslim pada akhirnya masuk ke surga,bukan karena amalnya,tapi karena rahmat Allah.

Kafir tak mendapat rahmat Allah,makanya selamanya di neraka, BEDA dg muslim,karena rahmat Allah,bukan karena amalnya maka muslim bisa masuk surga,nerakanya jelas cuma sementara.
.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 5:22 am

baca Quran itu MENYELURUH

yup menyeluruh, termasuk baca juga An Nisaa : 93, Al Baqoroh: 275, QS Al-Mu`minuun:103,

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 5:42 am

baca isi ayatnya.

lalu baca KESELURUHAN isi Quran, jadi tahu bahwa
dasar intinya adalah:

Hanya dosa kekafiran yang tak terampuni,
dosa lain selain syirik kekafiran itu akan terampuni, rahmat Allah kepada muslim melebihi murkanya, dosa semua muslim terampuni berkat rahmat Allah,sehingga semua muslim pada akhirnya masuk ke surga,bukan karena amalnya,tapi karena rahmat Allah.

Kafir tak mendapat rahmat Allah,makanya selamanya di neraka, BEDA dg muslim,karena rahmat Allah,bukan karena amalnya maka muslim bisa masuk surga,nerakanya jelas cuma sementara.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 5:45 am

baca isi ayatnya.
yup, baca isi ayatnya....bukan: plintir isi ayatnya.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 5:51 am

dosa riba dll yang dilakukan muslim itu diampuni oleh Allah,dengan limpahan rahmat Allah kepada muslim,hanya dosa kekafiran yang tidak,dan muslim masuk surga itu bukan karena amalnya,tapi karena mendapat rahmat Allah, jadi kata kekal di ayat itu adalah kiasan.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 5:54 am

jadi kata kekal di ayat itu adalah kiasan.
kumat lagi dech penyakit plintirisasi nya.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 6:34 am

wk wk kafir heboh dg kebodohannya sendiri.

kl orang bilang: aku akan memasukkanmu ke penjara kekal selamanya, kecuali kamu mau menikahi adikku.

maka makna kata kekal disitu adalah KIASAN

paham thonk
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 6:39 am

tidak ada kecuali bagi muslim yg memakan riba, membunuh muslim secara sengaja, timbangan amal lebih ringan dari timbangan dosa....vonis nya KEKAL di neraka tanpa kecuali.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 6:53 am

padahal muslim masuk surga bukan karena amal perbuatannya,tapi karena rahmat Allah atas keimanan Islamnya yang meski hanya sebiji sawi

think
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 6:56 am

masuk neraka nya karena dosa nya.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 7:14 am

tapi lalu masuk surga karena rahmat Allah atas keimanan Islamnya, bukan karena amal apalagi dosanya,sudah tak ada,tak dilihat lagi
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 7:22 am

apanya yg masuk surga, lha org KEKAL di neraka koq....

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 7:24 am

"tak terampuni" nya dosa kekafiran itu bukan dalam artian sebenarnya, tapi dalam makna kiasan yg maksud nya: "susah diampuni", sehingga seolah-olah seperti tidak bisa diampuni.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 7:25 am

org yg kafir yg menyekutukan Tuhan (syirik), lalu bertobat, jadi mualaf----> dosa ke-syirikan nya diampuni Allah ga?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 7:32 am

org yg kafir yg menyekutukan Tuhan (syirik), lalu bertobat, jadi mualaf----> dosa ke-syirikan nya diampuni Allah ga?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 7:51 am

yang disebut dosa kekafiran itu adalah mati dalam kondisi kafir, sedangkan rahmat Allah sebagai syarat masuk surga hanya diberikan kepada muslim meski dosanya segunung dan hanya seberat biji sawi keimanan Islamnya,jadi nerakanya kafir adalah kekal selamanya dalam arti sebenarnya, sedangkan nerakanya muslim berdosa apapun itu hanya sementara,meski sangat lama dan seperti kekal saja RASAnya,kata kekal disini hanya kiasan.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 01, 2015 5:20 pm


katamu..
pahala>dosa => suga
pahala neraka (dulu)

gak ada gunanya rahmat

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Wed Jul 01, 2015 8:30 pm

muslim yang pahala > dosa Surganya lebih tinggi levelnya dan masuk surganya lebih cepat

muslim yang pahala < dosa masuk neraka dulu,hingga datang rahmat Allah yang akan mnggangkat ke surga,bukan karena amalnya tapi.masuk surga karena rahmat Allah atas keimanan Islamnya.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by aliumar on Wed Jul 01, 2015 9:37 pm

dosa kekafiran itu adalah mati dalam kondisi kafir,
emangnya waktu belum mati, kesyirikan tidak dihitung sbg dosa?

makanya tolong jawab to the point:

ada org menyekutukan Tuhan (syirik) lalu kemudian org tsb bertobat nasuha, masuk Islam, bertauhid. Apakah dosa syirik yg pernah dilakukan sebelumnya tsb diampuni Tuhan?

jawab to the point: Ya atau Tidak.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Thu Jul 02, 2015 12:14 am

Ada banyak cara menghapus dosa BAGI MUSLIM,al dimukai dgn menjadi mualaf,jadi muslim itu saja sejak awal sudah dapat rahmat Allah,dgn diampuni dosa sebelumnya, dgn naik haji yang mabrur dosanya diampuni hingga bak bayi suci baru lahir,dg mlakukan sholat taubat pun seluruh dosa muslim bisa hapus,diampuni,dgn mmgucap astafirulah berzikir pun dosa bisa diampuni, bersholawat, bersedekah,sholat hajat,sholat tahajud,berpuasa,dll

yang disebut dosa kafiran tak terampuni itu adalah mati dalam kondisi sebagai kafir.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by BundoKandung on Thu Jul 02, 2015 9:43 am

@Mutiaraa wrote:gak donk, orang kafir yang baiiik sekali itu sudah Allah bayar lunas pahalanya di dunia ini,sehingga tak tersisa lagi pahala yang bisa dibawa ke akherat sebagai bekal.
Berkacalah pada kenyataan mbak...
Dalam kenyataan kehidupan manusia, kemungkinannya banyak sekali...
Ada orang baik, Muslim , tapi hidupnya menderita, entah karena penyakit dst...ada orang baik, tapi kafir, tapi hidupnya menderita, entah karena penyakit dst...
demikian juga dengan segala kemungkinan yang lain...
Bukankah kenyataan ini tidak sesuai dengan yang mbak katakan di atas? Dimana letak Tuhan melaksanakan "pembalasan di bumi"?
binar binar binar
avatar
BundoKandung
KOPRAL
KOPRAL

Female
Age : 27
Posts : 33
Kepercayaan : Islam
Location : Padang
Join date : 10.06.15
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by mutiiiara on Thu Jul 02, 2015 10:38 am

baca ulang supaya paham

bahagia/derita dunia ini cuma SEMU dan sementara,cuma bentuk UJIAN.

bahagia sejati itu adanya baru nanti di surga
derita yang sesungguhnya juga adanya di neraka

kan yg ditanyakan bgmn dg orang kafir yg berbuat baik,gitu kan....
kafir berbuat baik itu pahalanya sudah dibayar lunas di dunia ini, dg Allah kasih dia bahagia dunia,sehingga habis sudah pahala itu,tak ada yg bisa dibawa ke akherat,tinggal dosanya,masuklah kafir itu ke neraka.

ttg kafir yg sdh berbuat baik kok masih miskin,dll masih memenderita,itu sebenarnya sudah Allah kurangi kadar deritanya, dari yg semula takdirnya miskinnya level minus 10 jadi cuma minus 3 aja, spt meski miskin tapi tak terlilit hutang,dll.

bagi muslim,bukan bahagia dunia yang dikejar,tapi bahagia akherat,yakni di surga
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by SEGOROWEDI on Thu Jul 02, 2015 4:05 pm

@mutiiiara wrote:muslim yang pahala > dosa Surganya lebih tinggi levelnya dan masuk surganya lebih cepat

muslim yang pahala < dosa masuk neraka dulu,hingga datang rahmat Allah yang akan mnggangkat ke surga,bukan karena amalnya tapi.masuk surga karena rahmat Allah atas keimanan Islamnya.

jadi yang menentukan cepat/lambatnya masuk surga
besar kecilnya PAHALA bukan rahmat

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by BundoKandung on Thu Jul 02, 2015 4:20 pm

@Mutiaraa wrote:ttg kafir yg sdh berbuat baik kok masih miskin,dll masih memenderita,itu sebenarnya sudah Allah kurangi kadar deritanya, dari yg semula takdirnya miskinnya level minus 10 jadi cuma minus 3 aja, spt meski miskin tapi tak terlilit hutang,dll.
Berkurang kadar derita... hmm... bukti nya???
Overall, Sejahat dan sekejam itukah Allah swt kepada orang baik?
binar binar binar

avatar
BundoKandung
KOPRAL
KOPRAL

Female
Age : 27
Posts : 33
Kepercayaan : Islam
Location : Padang
Join date : 10.06.15
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by BundoKandung on Thu Jul 02, 2015 4:40 pm

@Mang Odoy wrote:Seorang Atheist pun bisa berbuat baik...
Tapi apakah dia punya Iman..??

Kristen Hindu Budha dll pun bisa berbuat baik..
Tapi apakah Iman nya sudah bener...?
Tuhan kok kaya Parlemen..... wkwkwkwk
Jawablah pertanyaan saya dengan tegas dan jelas,
binar binar binar
avatar
BundoKandung
KOPRAL
KOPRAL

Female
Age : 27
Posts : 33
Kepercayaan : Islam
Location : Padang
Join date : 10.06.15
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik