FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Wed Jan 07, 2015 7:19 pm

First topic message reminder :

Bagaimana sih ajaran yg benar itu, apakah dgn melihat azas2 yg mula2 diletakkan si pendiri? atau dgn melihat kecenderungan prilaku umat, sekalipun itu bukanlah yg ajaran yg diletakkan oleh si pendiri?

Katakan ada suatu pendiri ajaran, ketika dia ada dan hidup, dia menggariskan kalo seorang perempuan tidak boleh utk berduaan dgn lelaki lain yg bukan suami atau sanak saudaranya, KECUALI jika si perempuan tsb menyusuinya.
dgn kata lain, perempuan yg menyusui lelaki yg bukan suami atau anaknya sendiri bukanlah perbuatan tercela jadi BUKAN ZINA.
Tapi, para pengikutnya dikemudian hari, yg mempunyai moralitas TIDAK MELAKUKAN PRAKTEK tsb.

Lalu ada pula suatu pendiri ajaran, yg dalam meletakkan ajarannya bahkan menggariskan bahwa dgn berpikir saja, sudah bisa dikategorikan zina.
Lalu dikemudian hari para pengikutnya yg mempunyai moralitas “lebih” mengganggap kumpul kebo bukan zina.


Jadi bagaimana melihat suatu ajaran itu benar, apakah dari Garis garis Besar Haluan Negara yg ditetapkan sang pendiri?
atau dari prilaku pengikut, sekalipun prilaku itu tidak pernah diajarkan?

Silah berargumen.......
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down


Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Wed Jan 21, 2015 10:07 pm

@isaku wrote:
@salapanbelas maret wrote:Bagaimana sih ajaran yg benar itu, apakah dgn melihat azas2 yg mula2 diletakkan si pendiri? atau dgn melihat kecenderungan prilaku umat, sekalipun itu bukanlah yg ajaran yg diletakkan oleh si pendiri?

Katakan ada suatu pendiri ajaran, ketika dia ada dan hidup, dia menggariskan kalo seorang perempuan tidak boleh utk berduaan dgn lelaki lain yg bukan suami atau sanak saudaranya, KECUALI jika si perempuan tsb menyusuinya.
dgn kata lain, perempuan yg menyusui lelaki yg bukan suami atau anaknya sendiri bukanlah perbuatan tercela jadi BUKAN ZINA.
Tapi, para pengikutnya dikemudian hari, yg mempunyai moralitas TIDAK MELAKUKAN PRAKTEK tsb.

"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."
—Al-Isra' 17:32


Telah menceritakan kepadaku [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari [Ibnu 'Abbas] mengatakan, belum pernah kulihat sesuatu yang lebih mirip dengan dosa-dosa kecil daripada apa yang dikatakan oleh [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Allah menetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, ia pasti melakukan hal itu dengan tidak dipungkiri lagi, zina mata adalah memandang, zina lisan adalah bicara, jiwa mengkhayal dan kemaluan yang akan membenarkan itu atau mendustakannya". Dan [Syababah] mengatakan, telah menceritakan kepada kami [Warqa'] dari [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. (Hadits Bukhori 6122)

Kasus Sahlah, matannya tidak sesuai AlQuran dan banyak hadits, karenanya ditolak sebagai sebuah hukum, kisah Sahlah dijelaskan di [url=/t8992-there-is-no-adult-breastfeeding-in-islam]http://www.laskarislam.com/t8992-there-is-no-adult-breastfeeding-in-islam[/url].

Muslim menerima kisah tersebut sebagai sebuah keringanan yang diberikan Nabi karena Salim tidak diketahui garis keturunannya, dan tidaklah Sahlah menyusui Salim secara langsung.

Adapun Hadits Muslim yang kamu bawa tentang dua hisapan/ sedotan bukan ttg Sahlah tapi tentang menyusui yang menyebabkan hubungan persusuan.


@19
Apa seehh definisi zina dalam islam? Apa seehhh batasan jelasnya?

Cth: pada jaman nabi, kalo nabi dan pasukannya lagi PERGI BERPERANG ketempat YG JAUUUUHHH maka muslim boleh nikah mutah, nikah yg waktunya tertentu. Ya sekedar ada pelampiasan seks sesaat lah. Lalu sekrang, apa nikah mutah itu masih boleh dilakukan?

Dalam islam budak BOLEH DIGAULI TANPA HARUS NIKAH, jadi kalo kebelet, tinggal pake.
menurut logika waras, seks begitcu zina ga seehh?



@salapanbelas maret wrote:Isaku...
 
Gue akan melengkapi hadits imam malik 1113 itu, karna ada yg kurang..


Hadits yg ini kok gak ada disitu...

Tidak menjadikan seorang itu mahram, jika hanya satu kali atau dua kali hisapan, atau satu kali atau dua kali sedotan. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah & Ishaq bin Ibrahim semuanya dari 'Abdah bin Sulaiman dari Ibnu Abi 'Arubah dgn isnad ini, adapun Ishaq maka dia mengatakan sebagaimana riwayatnya Ibnu Bisyr yaitu; Atau dua kali sedotan atau dua kali hisapan. Sedangkan Ibnu Abu Syaibah mengatakan; Atau dua kali hisapan atau dua kali sedotan. [HR. Muslim No.2631].



Tidak menjadikan mahram kalau hanya sekali atau dua kali hisapan. Dalam riwayatnya Amru mengatakan; Dari Abdullah bin Harits bin Naufal. [HR. Muslim No.2629].


Tidak menjadi mahram kalau hanya sekali atau dua kali SEDOTAN. [HR. Muslim No.2628].


Kalo cuma sekali atau dua kali SEDOTAN tidak menjadi mahram, lima kali baru deh jadi mahram. Jangan tanya gue apa yg disedot, itu porno! tapi loe uda pasti paham dong.
Kapir infotanment macam anda yang cuma punya bahan bacaan alisina sama duladi doang mana bisa teliti membaca sesuatu, itu bab menyusui yang menyebabkan hubungan persusuan.

18.14/2628. Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ibrahim. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Isma’il. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Mu’tamir bin Sulaiman keduanya dari Ayyub dari Ibnu Abu Mulaikah dari Abdullah bin Zubair dari Aisyah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda. Sedangkan Suwaid dan Zuhair mengatakan; Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Tidak menjadi mahram kalau hanya sekali atau dua kali sedotan.

18.15/2629. Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Amru An Naqid serta Ishaq bin Ibrahim semuanya dari Al Mu’tamir sedangkan lafazhnya dari Yahya, telah mengabarkan kepada kami Al Mu’tamir bin Sulaiman dari Ayyub yang menceritakan dari Abu Khalil dari Abdullah bin Al Harits dari Ummu Al Fadll dia berkata; Seorang arab badui datang kepada Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika itu beliau berada di rumahku, orang itu berkata; Wahai Nabiyullah, sesungguhnya saya mempunyai istri kemudian saya menikah lagi, saya mengira bahwa istriku yang pertama pernah menyusui istriku yang kedua dengan satu kali atau dua kali hisapan? Maka Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Tidak menjadikan mahram kalau hanya sekali atau dua kali hisapan. Dalam riwayatnya Amru mengatakan; Dari Abdullah bin Harits bin Naufal.


@19
He he.. Emang Salim menyusui gak menyebabkan hubungan persusuan?


19 wrote:Lalu ada pula suatu pendiri ajaran, yg dalam meletakkan ajarannya bahkan menggariskan bahwa dgn berpikir saja, sudah bisa dikategorikan zina.
Lalu dikemudian hari para pengikutnya yg mempunyai moralitas “lebih” mengganggap kumpul kebo bukan zina.


Jadi bagaimana melihat suatu ajaran itu benar, apakah dari Garis garis Besar Haluan Negara yg ditetapkan sang pendiri?
atau dari prilaku pengikut, sekalipun prilaku itu tidak pernah diajarkan?

Silah berargumen.......
Apa yang diajarkan Yesus persis sama dengan apa yang diajarkan Muhammad SAW, bedanya adalah Muslim meletakkan larangan zina seperti apa yang diperintahkan, sementara kristen mensiasati sehingga kumpulkebo bukanlah zina, pornografi dan pelacuran marak adalah hak asasi manusia dan harus dibiarkan

baca selengkapnya [url=/t8926-zina-definisi-terkini-dalam-kristen]http://www.laskarislam.com/t8926-zina-definisi-terkini-dalam-kristen[/url]

NAH ITULAH YG SAYA MAKSUD!

Dulu Yesus bilang, menginginkan saja sudah termasuk zina, tapi kristen sekarang malah kumpul kebo.
Dan dulu Muhammad bilang, nikah mutah halal, gauli budak halal, nyusui lelaki dewasa yg bukan suami halal, tapi muslim sekarang bilang itu semua HOROM.

Jadi ajaran mana yg benar!?
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Wed Jan 21, 2015 10:40 pm

@frontline defender wrote:QS. 33:5. Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

dilarang punya anak angkat darimana? bunyinya boleh punya anak angkat tapi harus panggil dengan nama bapak aslinya, tapi kalau tidak diketahui bapak aslinya panggil saudara!


@19
Eh coy! Sbelum ada ayat itu kan, oleh org Arab, anak angkat sudah seperti anak sendiri, dan setelah ada ayat itu, maka anak angkat bukan lagi anak sendiri, dan juga menjadi larangan dalam mengangkat anak.


baca nih..
http://almanhaj.or.id/content/2446/slash/0/hikmah-dibalik-larangan-adopsi-anak/



Hah, kek gini ajapun loe mesti diajarin.


QS. 24:31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

kalau Salim mau diasumsikan punya ketertarikan terhadap Sahlah, solusinya gampang, Sahlahnya suruh aja pake jilbab dulu setiap sebelum ketemu sama Salim, nggak perlu ada larangan punya anak angkat segala!

@19
Loe muslim dari mana sihh, kok buta kali sama ajaran islam?
Jangan jangan loe muslim jadi jadian?
Ayo ngaku, kau itu kristen yg lagi nyamar kan?


adapun soal omongan lain yang hanya modal ngotot, hanya mungkin terlontar jika ybs tidak baca argumen lawan diskusi, tanpa dasar ayat, tanpa dasar argumen, yang mana semuanya itu pada dasarnya tidak membantah argumen saya, saya tidak merasa perlu menanggapinya!

:b:


Kekekekkek..... kok ga punya dasar argumen? Tuh hadits sohih gue bawa jadi dasar, tapi karna MORAL MU LEBIH TINGGI DARI MORAL NABI MUHAMMAD DAN JUGA AISYAH maka loe bilang itu hadits palsu.
Jadi gimana dong titik temunya, kalo sunnah nabimu aja kau anggap cuma OLOK OLOK BELAKA.
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by frontline defender on Thu Jan 22, 2015 4:53 pm

@19
Eh coy! Sbelum ada ayat itu kan, oleh org Arab, anak angkat sudah seperti anak sendiri, dan setelah ada ayat itu, maka anak angkat bukan lagi anak sendiri, dan juga menjadi larangan dalam mengangkat anak.
QS. 33:4. Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).

ngerti bedanya adopsi dengan mengangkat anak menurut hukum Islam apa nggak? kalau adopsi, nama & warisan anak itu ikut orang tua angkatnya, sedangkan kalau mengangkat anak menurut hukum Islam nama & warisan anak itu masih tetap ikut orang tua kandungnya!

nih, buat bahan bacaan : http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt50877107ba949/hak-waris-anak-adopsi-menurut-hukum-barat-dan-hukum-islam

@19
Kekekekkek..... kok ga punya dasar argumen? Tuh hadits sohih gue bawa jadi dasar
Loe muslim dari mana sihh, kok buta kali sama ajaran islam?
kok gw? bukan gw kali yang nekat ngadu hadits sama Kitab Suci!

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by SEGOROWEDI on Thu Jan 22, 2015 4:59 pm

@frontline defender wrote:
QS. 33:4. Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).

ngerti bedanya adopsi dengan mengangkat anak menurut hukum Islam apa nggak? kalau adopsi, nama & warisan anak itu ikut orang tua angkatnya, sedangkan kalau mengangkat anak menurut hukum Islam nama & warisan anak itu masih tetap ikut orang tua kandungnya!  
piss

ayat tentang anak adopsi ada/tidak?
jadi bedanya anak angkat dan adopsi hanya soal warisan dan nama?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by isaku on Thu Jan 22, 2015 5:30 pm

@salapanbelas maret wrote:
@isaku wrote:
@salapanbelas maret wrote:Bagaimana sih ajaran yg benar itu, apakah dgn melihat azas2 yg mula2 diletakkan si pendiri? atau dgn melihat kecenderungan prilaku umat, sekalipun itu bukanlah yg ajaran yg diletakkan oleh si pendiri?

Katakan ada suatu pendiri ajaran, ketika dia ada dan hidup, dia menggariskan kalo seorang perempuan tidak boleh utk berduaan dgn lelaki lain yg bukan suami atau sanak saudaranya, KECUALI jika si perempuan tsb menyusuinya.
dgn kata lain, perempuan yg menyusui lelaki yg bukan suami atau anaknya sendiri bukanlah perbuatan tercela jadi BUKAN ZINA.
Tapi, para pengikutnya dikemudian hari, yg mempunyai moralitas TIDAK MELAKUKAN PRAKTEK tsb.

"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."
—Al-Isra' 17:32


Telah menceritakan kepadaku [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari [Ibnu 'Abbas] mengatakan, belum pernah kulihat sesuatu yang lebih mirip dengan dosa-dosa kecil daripada apa yang dikatakan oleh [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Allah menetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, ia pasti melakukan hal itu dengan tidak dipungkiri lagi, zina mata adalah memandang, zina lisan adalah bicara, jiwa mengkhayal dan kemaluan yang akan membenarkan itu atau mendustakannya". Dan [Syababah] mengatakan, telah menceritakan kepada kami [Warqa'] dari [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. (Hadits Bukhori 6122)

Kasus Sahlah, matannya tidak sesuai AlQuran dan banyak hadits, karenanya ditolak sebagai sebuah hukum, kisah Sahlah dijelaskan di [url=/t8992-there-is-no-adult-breastfeeding-in-islam]http://www.laskarislam.com/t8992-there-is-no-adult-breastfeeding-in-islam[/url].

Muslim menerima kisah tersebut sebagai sebuah keringanan yang diberikan Nabi karena Salim tidak diketahui garis keturunannya, dan tidaklah Sahlah menyusui Salim secara langsung.

Adapun Hadits Muslim yang kamu bawa tentang dua hisapan/ sedotan bukan ttg Sahlah tapi tentang menyusui yang menyebabkan hubungan persusuan.


@19
Apa seehh definisi zina dalam islam? Apa seehhh batasan jelasnya?

Cth: pada jaman nabi, kalo nabi dan pasukannya lagi PERGI BERPERANG ketempat YG JAUUUUHHH maka muslim boleh nikah mutah, nikah yg waktunya tertentu. Ya sekedar ada pelampiasan seks sesaat lah.  Lalu sekrang, apa nikah mutah itu masih boleh dilakukan?

Dalam islam budak BOLEH DIGAULI TANPA HARUS NIKAH, jadi kalo kebelet, tinggal pake.
menurut logika waras, seks begitcu zina ga seehh?



@salapanbelas maret wrote:Isaku...
 
Gue akan melengkapi hadits imam malik 1113 itu, karna ada yg kurang..


Hadits yg ini kok gak ada disitu...

Tidak menjadikan seorang itu mahram, jika hanya satu kali atau dua kali hisapan, atau satu kali atau dua kali sedotan. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah & Ishaq bin Ibrahim semuanya dari 'Abdah bin Sulaiman dari Ibnu Abi 'Arubah dgn isnad ini, adapun Ishaq maka dia mengatakan sebagaimana riwayatnya Ibnu Bisyr yaitu; Atau dua kali sedotan atau dua kali hisapan. Sedangkan Ibnu Abu Syaibah mengatakan; Atau dua kali hisapan atau dua kali sedotan. [HR. Muslim No.2631].



Tidak menjadikan mahram kalau hanya sekali atau dua kali hisapan. Dalam riwayatnya Amru mengatakan; Dari Abdullah bin Harits bin Naufal. [HR. Muslim No.2629].


Tidak menjadi mahram kalau hanya sekali atau dua kali SEDOTAN. [HR. Muslim No.2628].


Kalo cuma sekali atau dua kali SEDOTAN tidak menjadi mahram, lima kali baru deh jadi mahram. Jangan tanya gue apa yg disedot, itu porno! tapi loe uda pasti paham dong.
Kapir infotanment macam anda yang cuma punya bahan bacaan alisina sama duladi doang mana bisa teliti membaca sesuatu, itu bab menyusui yang menyebabkan hubungan persusuan.

18.14/2628. Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ibrahim. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Isma’il. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Mu’tamir bin Sulaiman keduanya dari Ayyub dari Ibnu Abu Mulaikah dari Abdullah bin Zubair dari Aisyah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda. Sedangkan Suwaid dan Zuhair mengatakan; Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Tidak menjadi mahram kalau hanya sekali atau dua kali sedotan.

18.15/2629. Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Amru An Naqid serta Ishaq bin Ibrahim semuanya dari Al Mu’tamir sedangkan lafazhnya dari Yahya, telah mengabarkan kepada kami Al Mu’tamir bin Sulaiman dari Ayyub yang menceritakan dari Abu Khalil dari Abdullah bin Al Harits dari Ummu Al Fadll dia berkata; Seorang arab badui datang kepada Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika itu beliau berada di rumahku, orang itu berkata; Wahai Nabiyullah, sesungguhnya saya mempunyai istri kemudian saya menikah lagi, saya mengira bahwa istriku yang pertama pernah menyusui istriku yang kedua dengan satu kali atau dua kali hisapan? Maka Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Tidak menjadikan mahram kalau hanya sekali atau dua kali hisapan. Dalam riwayatnya Amru mengatakan; Dari Abdullah bin Harits bin Naufal.


@19
He he.. Emang Salim menyusui gak menyebabkan hubungan persusuan?


19 wrote:Lalu ada pula suatu pendiri ajaran, yg dalam meletakkan ajarannya bahkan menggariskan bahwa dgn berpikir saja, sudah bisa dikategorikan zina.
Lalu dikemudian hari para pengikutnya yg mempunyai moralitas “lebih” mengganggap kumpul kebo bukan zina.


Jadi bagaimana melihat suatu ajaran itu benar, apakah dari Garis garis Besar Haluan Negara yg ditetapkan sang pendiri?
atau dari prilaku pengikut, sekalipun prilaku itu tidak pernah diajarkan?

Silah berargumen.......
Apa yang diajarkan Yesus persis sama dengan apa yang diajarkan Muhammad SAW, bedanya adalah Muslim meletakkan larangan zina seperti apa yang diperintahkan, sementara kristen mensiasati sehingga kumpulkebo bukanlah zina, pornografi dan pelacuran marak adalah hak asasi manusia dan harus dibiarkan

baca selengkapnya [url=/t8926-zina-definisi-terkini-dalam-kristen]http://www.laskarislam.com/t8926-zina-definisi-terkini-dalam-kristen[/url]

NAH ITULAH YG SAYA MAKSUD!

Dulu Yesus bilang, menginginkan saja sudah termasuk zina, tapi kristen sekarang malah kumpul kebo.
Dan dulu Muhammad bilang, nikah mutah halal, gauli budak halal, nyusui lelaki dewasa yg bukan suami halal, tapi muslim sekarang bilang itu semua HOROM.

Jadi ajaran mana yg benar!?
Kafir buta ga bisa diajarin memang, kebetulan kamu jalan sama pendetamu, dan pingin beol dan mau cebok g ada air, pendetamu bilang pake kain aja atau pake daun, atau pake batu. Pulang2 kamu protes semua keluargamu bahwa cebok harus pake kain dsb.

Nah itulah kamu, tidak bisa membedakan mana hukum mana keringanan. Keringanan terhadap hukum terjadi karena syarat untuk menjalankan hukum tidak terpenuhi, dalam kasus cebokmu, tidak ditemui air, dalam kasus Shalat duduk dijinkan karena tidak sanggup berdiri, dalam kasus Sahlah, si Salim tidak diketahui siapa bapaknya. Dan masalah mutah, budak dll, kebolehan dan pelarangannya setelah itu adalah karena Islam turun bertahap dan peralihan dari masa Jahiliyah plus kondisi perang, dari peradaban yang tidak mengenal aturan secara bertahap diberikan aturan mengikat yang sampai hari ini dipertahankan Muslim.

Alih2 melihat hasil akhir dari upaya bertahap itu, dirimu dan para pembenci memilih tutup mata dan berdalil dengan aturan lama, aturan pengecualian dan keringanan karena konteks khusus yang tidak dihadapi pada masa kini.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3589
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 141

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by SEGOROWEDI on Thu Jan 22, 2015 5:39 pm


- nabi kok ngurusi sedot-sedotan tetek..
- nabi kok ngurusi cebok..

apa pengikutnya gak punya otak alias gak bisa mikir??

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Thu Jan 22, 2015 6:20 pm

@SEGOROWEDI wrote:
- nabi kok ngurusi sedot-sedotan tetek..
- nabi kok ngurusi cebok..

apa pengikutnya gak punya otak alias gak bisa mikir??

Kalo pengikutnya bisa mikir, waktu mereka dengar hadits2 itu, mereka akan sadar kalo MORAL YANG DIAJARKAN adalah MORAL KAUM BAR BAR.
Gimana gak bar bar, kalo agar laki2 dan perempuan bisa bertemu adalah dengan menyusui si laki laki! Temen gue yg muslimah aja sampe muntah2 waktu gue bilang begitu.

tapi ya itu dia, yang ngasih ajaran begitu adalah manusia yang berbudi pekerti yang agung.
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by SEGOROWEDI on Thu Jan 22, 2015 8:24 pm


dan neteki laki-laki dewasa
katanya muhammad lagi melawak..
ngakak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Thu Jan 22, 2015 10:22 pm

@19 wrote:

NAH ITULAH YG SAYA MAKSUD!

Dulu Yesus bilang, menginginkan saja sudah termasuk zina, tapi kristen sekarang malah kumpul kebo.
Dan dulu Muhammad bilang, nikah mutah halal, gauli budak halal, nyusui lelaki dewasa yg bukan suami halal, tapi muslim sekarang bilang itu semua HOROM.

Jadi ajaran mana yg benar!?


@isaku wrote:Kafir buta ga bisa diajarin memang, kebetulan kamu jalan sama pendetamu, dan pingin beol dan mau cebok g ada air, pendetamu bilang pake kain aja atau pake daun, atau pake batu. Pulang2 kamu protes semua keluargamu bahwa cebok harus pake kain dsb.

Nah itulah kamu, tidak bisa membedakan mana hukum mana keringanan. Keringanan terhadap hukum terjadi karena syarat untuk menjalankan hukum tidak terpenuhi, dalam kasus cebokmu, tidak ditemui air, dalam kasus Shalat duduk dijinkan karena tidak sanggup berdiri, dalam kasus Sahlah, si Salim tidak diketahui siapa bapaknya. Dan masalah mutah, budak dll, kebolehan dan pelarangannya setelah itu adalah karena Islam turun bertahap dan peralihan dari masa Jahiliyah plus kondisi perang, dari peradaban yang tidak mengenal aturan secara bertahap diberikan aturan mengikat yang sampai hari ini dipertahankan Muslim.

Alih2 melihat hasil akhir dari upaya bertahap itu, dirimu dan para pembenci memilih tutup mata dan berdalil dengan aturan lama, aturan pengecualian dan keringanan karena konteks khusus yang tidak dihadapi pada masa kini.


Kalo bikin contoh, jangan tentang beol dong, tapi tentang ZINA, biar pas dgn moralnya tread ini dari awal. Biar gue bikinin contohnya ye...

Waktu itu gue jalan sama pendeta ke negeri yang jauh untuk mencari kitab suci, tak terasa sudah sebulan. Ketika sampai disebuah desa, kami makan disebuah warung, dan akhirnya kecantikan wanita pemilik warung telah menjebol pertahanan dan KESETIAAN selama sebulan ini, walaupun dia janda, tapi dia sudah pernah menikah.

Gue bisikin sama pendeta yg lagi makan nasi pake ikan asin bakar.
"Pak pendeta, wanita itu telah mengusik kelaki lakian ku, seandainya saja istriku ada didekat sini, tentu aku akan pulang dan langsung menyalurkan hasrat ini". ah kok mirip dgn kisah seseorang ya.
Pendeta: " tapi, istrimu kan di kampung".
" ya itu dia", ucapku dengan nada yg berat, seberat tugu monas.
Pendeta: "dah, tenang aja, masih aja jalan kok"
"Gimana?", ucapkan dengan nada tidak sabar.
"Nih, kita masih punya koin koin emas, kamu dekati aja wanita itu, dan minta dia utk menjadi istrimu selama kita tinggal didesa ini", pak pendeta menjelaskan. "Berikan emas ini sbg mas kawinnya", sambungnya lagi.
" lalu, kalo kita mau melanjutkan perjalanan gimana?", sergahku tak percaya.
" ya kalian cerai, kan nikahnya punya LIMIT", kata pendeta menjelaskan.
" bukannya itu ZINA?" kataku tak percaya.
"Bukan! Itu namanya KERINGANAN, kan @isaku, ngomong gitu".
"Kok berdasarkan pendapat si @ isaku, sihh" kataku tak percaya.
" eh.... nabi Muhammad juga mengajarkan seperti itu lho, dan nabi itu adalah teladan yg harus diteladani, jadi kalo nabi bilang, PASTI ITU BENAR", kata pendeta dgn sangat berwibawa.
Akupun manggut manggut tanda suangat tuakjub.

Dan hari itu juga aku menikah dgn janda kembang pemilik warung, dengan pesta yg tak terlalu meriah, tapi sangat sederhana. Dan karna rumah si pemilik warung........eh...maaf...lupa kalo sudah nikah.
Dan karna rumah istri baruku itu lumayan besar, seperti rumah tipe 36 dgn 2 kamar tidur dan kamar mandi diluar(diluar rumah, yg pake bedeng) maka aku mengusulkan agar pendeta tinggal bersama kami aja.

Dan waktu berlalu.......ketika matahari telah tergelincir ke peraduannya, dua manusia yg sama sama lapar mendayung biduk ditengah keheningan malam, menjelajah dibawah bayang bayang sinar lampu sentir disudut ruangan. Menghangatkan kulit dibawah dinginnya dekapan malam.
Pertarungan itupun akhirnya disudahi, bersamaan dgn suara kokok ayam jantan yg silih berganti.


Pukul setengah dua, tidur nyenyakku dirampas oleh suara gedoran dipintu. " ah, gak tau apa, kalo tadi malam habis kerja keras menanam jagung diladang kita",rutukku dalam hati.
"Pendeta rupanya, ada apa?", tanyaku setelah pintu kukuakan.
"Ayo mandi, kita kepasar", katanya singkat.
"Pendeta mo beli sayuran?", kataku setengah becanda, tapi candaku gak lucu, pendeta ga menjawab dan pergi keteras.

"Kita mo cari apa sih?" kataku setengah kesal. " udah satu jam kita mutar mutar dipasar, tapi yg pendeta cari gak ketemu juga".
"Udah, kamu ikut aja", kata pendeta enteng.

Dan setelah mutar mutar yg melelahkan, akhirnya kami melihat ada kerumunan org, terdengar seperti lelang. Dan akhirnya pendeta mengajak kesitu.

" yang tinggi besar, 300 koin perak" teriak dari tengah tengah kerumunan. Gue berpikir, ini pasti jual Jerapah sebesar Gajah, atau jual Gajah yg lehernya Jerapah.
Dengan bersusah payah kami menyeruak diantara kerumunan, dan astaga naga!!!! ternyata yg dilelang adalah perempuan perempuan, lebih tepatnya budak perempuan.
Sejurus kemudian pendeta telah tawar menawar dgn siempunya budak, pendeta memilih yg bulat pesek, dan deal dengan harga 20 koin emas.
Dengan wajah sumringah pendeta menunjukkan budak yg baru dibelinya, "20 koin emas!", katanya setengah berbisik namun dgn intonasi yg berat.
"Emang tuh budak mau buat apa?", tanyaku. "Mau buat nyuci piring, kita makan aja pake daon pisang, mau buat nyuci baju, lha baju kita aja yg lengket dibadan. Lalu buat apa?", tanyaku tak habis mengerti.

"Itu semua karna kamu", katanya singkat.
"Kok saya?", seruku tak percaya.
"Mentang mentang baru nikah, suaranya kemana mana, brisik, bikin gak bisa tidur. Dan malah bikin kangen sama istri dikampung", pendeta menjelaskan.
"Lalu, itu budak mau dikawin kontrak juga?" tanyaku.
"Ya bukanlah", jawabnya singkat.
"Apa mau jadiin istri kedua"?, uberku penasaran.
"Ya bukanlah", katanya lagi dengan cuek.
"Bukanlah bukanlah! Lalu buat apa?", nadaku meninggi, tapi masih lebih tinggi pohon jengkol disamping rumah mpok Indun tetangganya pak RT.

"Kalo budak itu gak perlu dinikahi, boleh digauli kok, kata @ isaku, itu namanya KERINGANAN".
"Itu namanya ZINA", tukasku. " Digauli tanpa nikah, itu namanya ZINA, pendeta!" , sambungku lagi.
"Kalo budak itu adalah HAK MILIK, jadi sah mau diapain aja, termasuk digauli, itu HALAL kok", pendeta menjelaskan dengan sabar dan penuh wibawa.
"Emang dapat rumus matematika dari mana itu pendeta?", rasa pengen tau menyerangku.
"Lho, itukan perkataan nabi yg berbudi pekerti yg agung, baginda Muhammad", pendeta menjelaskan.
"Jadi, menggauli budak tanpa nikah itu bukan ZINA pendeta, tapi halal?", tanyaku berusaha memastikan.
"Ya halal beud toh ndok".
Aku mengangguk anguk setelah mengerti dan MENDAPATKAN ILMU YG SANGAT BERHARGA itu.


************************



Gimana, cocok gak itu contohnya? usil
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Thu Jan 22, 2015 10:28 pm

Jadi, bagaimana menurut kalian moral dari pendeta diatas?
Mulia, karna mengajarkan KERINGANAN.
atau sangat mulia, karena mencontoh dari mahluk yg paling mulia.
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Fri Jan 23, 2015 1:12 am

@isaku wrote:Nah itulah kamu, tidak bisa membedakan mana hukum mana keringanan. Keringanan terhadap hukum terjadi karena syarat untuk menjalankan hukum tidak terpenuhi, dalam kasus cebokmu, tidak ditemui air, dalam kasus Shalat duduk dijinkan karena tidak sanggup berdiri, dalam kasus Sahlah, si Salim tidak diketahui siapa bapaknya. Dan masalah mutah, budak dll, kebolehan dan pelarangannya setelah itu adalah karena Islam turun bertahap dan peralihan dari masa Jahiliyah plus kondisi perang, dari peradaban yang tidak mengenal aturan secara bertahap diberikan aturan mengikat yang sampai hari ini dipertahankan Muslim.

Alih2 melihat hasil akhir dari upaya bertahap itu, dirimu dan para pembenci memilih tutup mata dan berdalil dengan aturan lama, aturan pengecualian dan keringanan karena konteks khusus yang tidak dihadapi pada masa kini.



Keringanan cebok dan maslah duduk sholat, itu bisa dimaklumi, tapi ketika nabi bilang BOLEH KAWIN MUTAH, itu namanya MENGHALALKAN ZINA.

Masalah SALIM bukan karena tidak tau siapa bapaknya, tapi NILAI MORAL DARI WANITA YG MENYUSUI LELAKI DEWASA YG BUKAN SUAMINYA ATAU ANAKNYA. Ingat, nilai moral MENYUSUI LELAKI DEWASA!

Sebelum Muhammad jadi nabi, yesus uda lebih dulu, apa ada yesus ngajarkan moral seperti itu? MORAL BERTAHAP?
apa ketika ada perempuan yg ketahuan berzina, yesus lalu bilang, udah ga apa apa berzina, kalo kamu gak kuat utk menahan nafsu sexmu, udah zina aja, zina itu SEKARANG INI MASIH HALAL KOK.
atau, apa yesus waktu mngutus murid2nya, sehingga jauh dari istri2 mereka, yesus membolehkan utk kawin kontrak sbg penyaluran sex?


Keringanan kok malah MENGHALALKAN ZINA? Coba hitung berapa tahun itu keringanan( baca: ZINA HALAL) diberikan Nabi? Jadi berapa tahun ZINA DIANGGAP SBG SESUATU YG HALAL.
Apa menghalalkan zina itu perbuatan mulia?
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by isaku on Tue Jan 27, 2015 11:06 am

@salapanbelas maret wrote:
@isaku wrote:Nah itulah kamu, tidak bisa membedakan mana hukum mana keringanan. Keringanan terhadap hukum terjadi karena syarat untuk menjalankan hukum tidak terpenuhi, dalam kasus cebokmu, tidak ditemui air, dalam kasus Shalat duduk dijinkan karena tidak sanggup berdiri, dalam kasus Sahlah, si Salim tidak diketahui siapa bapaknya. Dan masalah mutah, budak dll, kebolehan dan pelarangannya setelah itu adalah karena Islam turun bertahap dan peralihan dari masa Jahiliyah plus kondisi perang, dari peradaban yang tidak mengenal aturan secara bertahap diberikan aturan mengikat yang sampai hari ini dipertahankan Muslim.

Alih2 melihat hasil akhir dari upaya bertahap itu, dirimu dan para pembenci memilih tutup mata dan berdalil dengan aturan lama, aturan pengecualian dan keringanan karena konteks khusus yang tidak dihadapi pada masa kini.
Keringanan cebok dan maslah duduk sholat, itu bisa dimaklumi, tapi ketika nabi bilang BOLEH KAWIN MUTAH, itu namanya MENGHALALKAN ZINA.
Nikah kok zina, yang zina itu kumpul kebo, kalau nikah ada syarat sah nikah, rukun nikah dst. Aturan Islam sangat ketat ttg hubungan laki2 perempuan, larangan zina pun bunyinya bukan "jangan berzina" tetapi "jangan mendekati zina" sehingga berdua2an/berkhalwat pun ada batasan karena ada potensi mendekati zina.

Sebelum Islam datang, pihak yang kalah perang adalah makanan bagi pemenang perang, bahkan kawasan penduduk yang hanya sekedar dilewati adalah mangsa. Jadi dari yang tadinya tanpa aturan, Nabi datang dengan banyak aturan, salah satunya mensyaratkan nikah, untuk menghindari orang2 yang tadinya terbiasa barbar melakukan perkosaan misalnya. Di tahap itulah mut'ah diijinkan. Dikemudian hari, setelah kebiasaan barbar berubah, semakin beradab bertambahlah aturan sampai dilarangnya mut'ah.

Masalah SALIM bukan karena tidak tau siapa bapaknya, tapi NILAI MORAL DARI WANITA YG MENYUSUI LELAKI DEWASA YG BUKAN SUAMINYA ATAU ANAKNYA. Ingat, nilai moral  MENYUSUI LELAKI DEWASA!
Tidak ada menyusui laki2 dewasa, itu persepsimu saja, tentu saja sebagai tukang fitnah harus kreatif juga dalam mencari celah. Justru dasar pengaduan Sahlah kepada Nabi adalah keinginan menjaga kesucian dan karena takut berbuat dosa. Ayat yang turun dan menyatakan anak angkat nasabnya bukanlah dari bapak angkat sehingga menjadi masalah jika Sahlah membuka jilbabnya di hadapan Salim.

Meaning of the Arabic word أَرْضِعِيهِ:
The Hadith actually uses the word أَرْضِعِيهِ to show what the Prophet –may Allah bless him- asked Sahla to do. The word is a derivative of رضاع (Radhha) and it does not basically meaning suckling i.e. drinking from the breasts.
In Arabic it is perfectly valid to say, as it appears in classical Arabic lexicographic work Tajul ‘Uroos (1/7848) and is often used otherwise too;
رضع (من) ثدي أمه
“He did Raddha (from the) breasts of his mother.”
So the basic, original meaning of Raddha cannot be “suckling” but it has to be “feeding.” Had it been “suckling” there was no need to add “from the breasts …” The real meaning is “feeding” and the context or explicit information alone can clarify if it means, “suckling” i.e. “feeding from the breasts” or it was some other way.


Categorical Narration:

While the context does not say anything explicitly, we have to look for the answer elsewhere.
Qadhi Ayyaz said: “It is possible that she (Sahla) poured (her milk) and then he (Salim) drank it without having to touch her breast.” al-Nawawi said, “It is a fair possibility.” (Fath al-Bari 14/346)
Infact one narration gives us the explicit answer. We read;
Muhammad bin 'Umar (al-Waqidi) told us: Muhammad bin 'Abdullah, al-Zuhri's nephew, told us on authority of his father that he said, “An amount of a drink milk was collected in a pot or a glass, and Salim used to drink it every day, for five days. After this, he used to enter upon her while her head was uncovered. This was permission from Messenger of Allah to Sahla bint Suhail." (Ibn Sa’d’s Tabaqat al-Kubra 8/271 Quoted by Ibn Hajr in al-Isabah 4/11)


Sebelum Muhammad jadi nabi, yesus uda lebih dulu, apa ada yesus ngajarkan moral seperti itu? MORAL BERTAHAP?
apa ketika ada perempuan yg ketahuan berzina, yesus lalu bilang, udah ga apa apa berzina, kalo kamu gak kuat utk menahan nafsu sexmu, udah zina aja,  zina itu SEKARANG INI MASIH HALAL KOK.
atau, apa yesus waktu mngutus murid2nya, sehingga jauh dari istri2 mereka, yesus membolehkan utk kawin kontrak sbg penyaluran sex?
Para murid Yesus yang diceritakan dalam bible-mu terlalu penakut untuk berdiri paling depan membela Yesus, tidak ada yang berani mati untuk Yesus walaupun Yesus bisa menghidupkan orang mati. Yesus tidak mengalami peperangan dan masih berhadapan dengan orang2 yang punya hukum (taurat), sementara Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan orang2 pagan barbar yang tidak segan2 mengubur hidup2 bayi perempuannya.

Keringanan kok malah MENGHALALKAN ZINA?  Coba hitung berapa tahun itu keringanan( baca: ZINA HALAL) diberikan Nabi? Jadi berapa tahun ZINA DIANGGAP SBG SESUATU YG HALAL.
Apa menghalalkan zina itu perbuatan mulia?
Sudah dijelaskan diatas, pernyataanmu ini hanya terhitung sampah tidak sesuai fakta dan arti zina.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3589
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 141

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 27, 2015 11:49 am

@isaku wrote:
Nikah kok zina, yang zina itu kumpul kebo, kalau nikah ada syarat sah nikah, rukun nikah dst. Aturan Islam sangat ketat ttg hubungan laki2 perempuan, larangan zina pun bunyinya bukan "jangan berzina" tetapi "jangan mendekati zina" sehingga berdua2an/berkhalwat pun ada batasan karena ada potensi mendekati zina.

kalau mimpikan bocah..
setelah mimpi si bocah dikawini..
gimana tuh? mendekati zinah, zinah, atau bejad?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Mon Feb 02, 2015 12:40 pm

@isaku wrote:
@salapanbelas maret wrote:
@isaku wrote:Nah itulah kamu, tidak bisa membedakan mana hukum mana keringanan. Keringanan terhadap hukum terjadi karena syarat untuk menjalankan hukum tidak terpenuhi, dalam kasus cebokmu, tidak ditemui air, dalam kasus Shalat duduk dijinkan karena tidak sanggup berdiri, dalam kasus Sahlah, si Salim tidak diketahui siapa bapaknya. Dan masalah mutah, budak dll, kebolehan dan pelarangannya setelah itu adalah karena Islam turun bertahap dan peralihan dari masa Jahiliyah plus kondisi perang, dari peradaban yang tidak mengenal aturan secara bertahap diberikan aturan mengikat yang sampai hari ini dipertahankan Muslim.

Alih2 melihat hasil akhir dari upaya bertahap itu, dirimu dan para pembenci memilih tutup mata dan berdalil dengan aturan lama, aturan pengecualian dan keringanan karena konteks khusus yang tidak dihadapi pada masa kini.
Keringanan cebok dan maslah duduk sholat, itu bisa dimaklumi, tapi ketika nabi bilang BOLEH KAWIN MUTAH, itu namanya MENGHALALKAN ZINA.
Nikah kok zina, yang zina itu kumpul kebo, kalau nikah ada syarat sah nikah, rukun nikah dst. Aturan Islam sangat ketat ttg hubungan laki2 perempuan, larangan zina pun bunyinya bukan "jangan berzina" tetapi "jangan mendekati zina" sehingga berdua2an/berkhalwat pun ada batasan karena ada potensi mendekati zina.

Sebelum Islam datang, pihak yang kalah perang adalah makanan bagi pemenang perang, bahkan kawasan penduduk yang hanya sekedar dilewati adalah mangsa. Jadi dari yang tadinya tanpa aturan, Nabi datang dengan banyak aturan, salah satunya mensyaratkan nikah, untuk menghindari orang2 yang tadinya terbiasa barbar melakukan perkosaan misalnya. Di tahap itulah mut'ah diijinkan. Dikemudian hari, setelah kebiasaan barbar berubah, semakin beradab bertambahlah aturan sampai dilarangnya mut'ah.

Jadi NIKAH MUTAH itu ZINA atau TIDAK? atau defenisi ZINA dalah islam Islam itu ESLASTIS, ketika muhammad jadi nabi, mutah HALAL, lalu sekarang HAL YG SAMA MENJADI HARAM?


Apakah begitchu moral yg diajarkan nabi, MORAL BERTAHAP?

Jadi ketika muhammad masuk pada masyarakat arab yg bar bar, maka MUHAMMAD MENDUKUNG KE BAR BAR AN itu dgn MENGHALALKAN KAWIN KONTAK AKA MUTAH, begitcyu ya?
Tidak adakah cara lain selain MENDUKUNG KE BAR BAR AN itu ? Coba bandingkan dgn yesus, apakah yesus mendukung perempuan pezina yg tertangkap tsb?

Masalah SALIM bukan karena tidak tau siapa bapaknya, tapi NILAI MORAL DARI WANITA YG MENYUSUI LELAKI DEWASA YG BUKAN SUAMINYA ATAU ANAKNYA. Ingat, nilai moral  MENYUSUI LELAKI DEWASA!
Tidak ada menyusui laki2 dewasa, itu persepsimu saja, tentu saja sebagai tukang fitnah harus kreatif juga dalam mencari celah. Justru dasar pengaduan Sahlah kepada Nabi adalah keinginan menjaga kesucian dan karena takut berbuat dosa. Ayat yang turun dan menyatakan anak angkat nasabnya bukanlah dari bapak angkat sehingga menjadi masalah jika Sahlah membuka jilbabnya di hadapan Salim.

Meaning of the Arabic word أَرْضِعِيهِ:
The Hadith actually uses the word أَرْضِعِيهِ to show what the Prophet –may Allah bless him- asked Sahla to do. The word is a derivative of رضاع (Radhha) and it does not basically meaning suckling i.e. drinking from the breasts.
In Arabic it is perfectly valid to say, as it appears in classical Arabic lexicographic work Tajul ‘Uroos (1/7848) and is often used otherwise too;
رضع (من) ثدي أمه
“He did Raddha (from the) breasts of his mother.”
So the basic, original meaning of Raddha cannot be “suckling” but it has to be “feeding.” Had it been “suckling” there was no need to add “from the breasts …” The real meaning is “feeding” and the context or explicit information alone can clarify if it means, “suckling” i.e. “feeding from the breasts” or it was some other way.


Categorical Narration:

While the context does not say anything explicitly, we have to look for the answer elsewhere.
Qadhi Ayyaz said: “It is possible that she (Sahla) poured (her milk) and then he (Salim) drank it without having to touch her breast.” al-Nawawi said, “It is a fair possibility.” (Fath al-Bari 14/346)
Infact one narration gives us the explicit answer. We read;
Muhammad bin 'Umar (al-Waqidi) told us: Muhammad bin 'Abdullah, al-Zuhri's nephew, told us on authority of his father that he said, “An amount of a drink milk was collected in a pot or a glass, and Salim used to drink it every day, for five days. After this, he used to enter upon her while her head was uncovered. This was permission from Messenger of Allah to Sahla bint Suhail." (Ibn Sa’d’s Tabaqat al-Kubra 8/271 Quoted by Ibn Hajr in al-Isabah 4/11)

Hadits yg gue kasih soal 1 atau 2 kali sedotan itu justru berkata sebaliknya.

Sebelum Muhammad jadi nabi, yesus uda lebih dulu, apa ada yesus ngajarkan moral seperti itu? MORAL BERTAHAP?
apa ketika ada perempuan yg ketahuan berzina, yesus lalu bilang, udah ga apa apa berzina, kalo kamu gak kuat utk menahan nafsu sexmu, udah zina aja,  zina itu SEKARANG INI MASIH HALAL KOK.
atau, apa yesus waktu mngutus murid2nya, sehingga jauh dari istri2 mereka, yesus membolehkan utk kawin kontrak sbg penyaluran sex?
Para murid Yesus yang diceritakan dalam bible-mu terlalu penakut untuk berdiri paling depan membela Yesus, tidak ada yang berani mati untuk Yesus walaupun Yesus bisa menghidupkan orang mati. Yesus tidak mengalami peperangan dan masih berhadapan dengan orang2 yang punya hukum (taurat), sementara Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan orang2 pagan barbar yang tidak segan2 mengubur hidup2 bayi perempuannya.

KONSENS mas ! perempuan yg ketahuan berzina, apakah yesus MENGAJARKAN MORAL BERTAHAP SEPERTI YG JUNJUNGAN MU LAKUKAN ?


perhatikan tulisan jangan melarikan diri!

Keringanan kok malah MENGHALALKAN ZINA?  Coba hitung berapa tahun itu keringanan( baca: ZINA HALAL) diberikan Nabi? Jadi berapa tahun ZINA DIANGGAP SBG SESUATU YG HALAL.
Apa menghalalkan zina itu perbuatan mulia?
Sudah dijelaskan diatas, pernyataanmu ini hanya terhitung sampah tidak sesuai fakta dan arti zina.


Ya tepat !! Perbuatan Muhammad MENGHALALKAN ZINA ADALAH PERBUATAN MULIA !





Muhammad dan ajarannya membawa muslim pada ruang abu abu, sehingga muslim tidak bisa membedakan antara hitam dan putih. Sangat kontradiksi dgn ajaran tetangga sebelah pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by isaku on Mon Feb 02, 2015 2:57 pm

@salapanbelas maret wrote:Muhammad dan ajarannya membawa muslim pada ruang abu abu, sehingga muslim tidak bisa membedakan antara hitam  dan putih.  Sangat kontradiksi dgn ajaran tetangga sebelah pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran
Yang ajarannya kamu bilang abu2 justru seluruh umatnya mendefinisikan zina dengan tepat, sangat menolak zina terang2an macam pelacuran dan kumpul kebo, bahkan pacaran pun dinyatakan mendekati zina.
Yang ajarannya kamu bilang hitam putih sangat paham bahwa kumpul kebo sebelum nikah bukan zina, dan pelacuran tidak pernah dihukum Yesus.

ehmm

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3589
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 141

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Mon Feb 02, 2015 7:19 pm

@isaku wrote:
@salapanbelas maret wrote:Muhammad dan ajarannya membawa muslim pada ruang abu abu, sehingga muslim tidak bisa membedakan antara hitam  dan putih.  Sangat kontradiksi dgn ajaran tetangga sebelah [url=/sabdaweb/bible/verse/?b=59&v=17]pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran[/url]
Yang ajarannya kamu bilang abu2 justru seluruh umatnya mendefinisikan zina dengan tepat, sangat menolak zina terang2an macam pelacuran dan kumpul kebo, bahkan pacaran pun dinyatakan mendekati zina.
Yang ajarannya kamu bilang hitam putih sangat paham bahwa kumpul kebo sebelum nikah bukan zina, dan pelacuran tidak pernah dihukum Yesus.

ehmm


Ha ha ha.....tepat sekali @ isaku. Ajaran Muhammad dahulu SAMA DENGAN KRESTEN GEMBLONG saat ini YG MENGHALALKAN ZINA ! Kamu ternyata sudah pandai.


Gue tertarik dgn istilah mendekati zina itu, gue bikin tread baru aja.

Yesus tidak menghukum pezina, eh malah MUHAMMAD SENDIRI YG BERZINA.


Jadi sepertinya udah bisa diambil kesimpulan dari tread ini, yaitu .........................
Ntar gue sambung setelah azan magrib.
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by isaku on Tue Feb 03, 2015 8:54 am

kecewa gw, kirain agak tinggi kelasmu, ternyata cuma sekelas tukang plintiran.

nyerah

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3589
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 141

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by salapanbelas maret on Tue Feb 03, 2015 11:38 am

@isaku wrote:kecewa gw, kirain agak tinggi kelasmu, ternyata cuma sekelas tukang plintiran.

nyerah


Ha ha ... kok mewek mewek bilang plintiran sehh...
Bukannya kamu sendiri yg membandingkan ajaran nabi besarmu dgn prilaku kristen gemblong. Kalo kamu jentel, seharusnya kamu membandingkan ajaran nabi besarmu itu dgn ajaran yg dibawa oleh nabi besar juga, eh malah kamu membandingkan dgn prilaku umat yg gemblong.
Kan gitu yg gue bikin sbg tread staternya.
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 22
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by isaku on Tue Feb 03, 2015 11:57 am

tukang plintir wrote:Ya tepat !! Perbuatan Muhammad MENGHALALKAN ZINA ADALAH PERBUATAN MULIA !
itulah disebut tukang plintir, sudah jauh2 hari di halaman depan ditampilkan ajaran Nabi besar Muhammad SAW ttg zina (larangan mendekati zina), hukum rajam untuk pelaku zina di dunia, belum hukuman di akhirat, masih tetap saja lahir sebuah statement buah rasa benci dan ketidaktulusan.

Apa sih dasarnya kamu menolak ayat zina dan hukuman yang berat untuk pezina dalam AlQuran dan Hadits?
Apasih dasarnya kamu mati2an mengatakan Islam menghalalkan zina ketika kamu sendiri teriak2 kalau FPI menutup kompleks pelacuran?
Kenapa sih kamu dengki kepada kaum muslimin yang menerima ajaran Nabi besar Muhammad ttg zina kemudian mengamalkannya dengan teguh?

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3589
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 141

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by SEGOROWEDI on Wed Feb 04, 2015 3:37 pm


ZINA BERTOBAT DIAMPUNI
ZINA BERTOBAT DIRAJAM MATI

bagus mana??

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: BAGAIMANA AJARAN YG BENAR ITU?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik