FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup

Post by F-22 on Mon Mar 03, 2014 11:23 pm

http://us.nasional.news.viva.co.id/news/read/485685-diserang-gerombolan-bercadar--warga-bantul-minta-pesantren-ditutup

Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup
Warga sudah terancam dan tak nyaman tinggal berdekatan Darusunnah.


Warga di Kampung Nitipuran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, berencana akan menutup Pesantren, TK, SD, Darusunnah sebangai buntut penyerangan rumah warga oleh gerombolan bercadar, bercelana congklang, dan membawa senjata tajam berupa linggis dan samurai, Minggu. Warga menduga lebih kurang 50 penyerang itu adalah walimurid yang anaknya disekolahkan di pesantren itu.

Juru bicara warga sekaligus tokoh masyarakat kampung Nitipuran, Joko Budiyanto mengatakan di kampung itu terdapat sekitar 1.500 warga sudah dewasa dan siap memberikan persetujuan jika TK-SD Darusunnah tersebut ditutup selamanya. "Warga sudah terancam dan tidak lagi nyaman tinggal berdekatan dengan Darusunnah yang pimpinannya tidak bersedia bermusyawarah atas atas penyerangan rumah warga," katanya, Senin 3 Maret 2014

Menurut dia, jika berpatokan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka ada toleransi dan ada aturan yang harus ditaati bersama. Apalagi ini melanggar dengan mengerahkan gerombolan masa bercadar dan bersajam. "Selama 3 tahun lebih pesantren itu berdiri sama sekali tidak pernah ada pelajaran Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, apalagi menggelar upacara bendera. Ajaran yang diberikan adalah ajaran garis keras," katanya.

Selain perusakan rumah milik Agus Windarto dan Sri Rejeki, beberapa orang juga diancam oleh tiga pelaku yang menggunakan senjata tajam. Mereka mengalungkan senjata ke leher korban dan ditanya apa agamanya. Setelah menjawab, korban diminta bersyahadat. "Ini jelas ancaman pembunuhan," ujar Joko. Meski nantinya ada mediasi antara warga dengan pimpinan pesantren, warga tetap akan menuntut penutupan kegiatan belajar mengajar. "Bagaimana mereka bersedia diajak bermusyawarah jika mereka menganggap warga Nitipuran ini semua kafir. Pasti tidak ada solusi yang terbaik," katanya.

Sri Rejeki, salah satu korban mengaku, perusakan rumah kemungkinan terjadi karena walimurid tak terima saat ditegur warga. "Mereka kalau mengantar anak lewat Gang Blorok Madu dan tak pernah mengendarai sepeda motor dengan kecepatan rendah. Meski di kanan-kirinya banyak warga di teras. Mereka juga tidak pernah menegur warga," kata Sri. Teguran kepada wali murid dari siswa TK-SD Darusunnah dilakukan sudah berkali-kali namun tetap nekat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Bahkan ada wali murid yang justru menantang warga.

Kapolres Bantul AKBP Surawan mengatakan, kepolisian telah melakukan mediasi dengan pimpinan SD-TK Darusunnah. Mereka bersedia bermusyawarah dengan warga. "Saya sendiri yang langsung menemui pimpinan pesantren dan menyatakan bersedia untuk bermediasi dengan warga,"katanya. Meski demikian polisi juga minta kepada pengurus pesantren untuk terbuka dan membantu polisi dalam mengungkap kasus perusakan dua rumah warga. "Meski nantinya ada kesepakatan bersama namun proses hukum tetap berjalan."
avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2399
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup

Post by F-22 on Mon Mar 03, 2014 11:24 pm

Calon2 taliban indonesia di masa depan. Manusia2 yg "dididik" menjadi "singa".


 ehmm 


avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2399
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup

Post by amara on Tue Mar 04, 2014 4:22 am

tetap saja masih keji sekte trinitas yang membantai habis sekte lainnya, ada unitarian, advent, kesaksian yenovah, dll semua disiksa lalu dibantai habis sampai ke anak-anaknya dan bayinya, hingga aliran sesat trinitas penyimpangan dari ajaran kristen bisa berjaya mendunia.

http://www.laskarislam.com/t8118-tokoh-tokoh-kristen-penentang-trinitas-ajaran-paulus-sesat

http://www.laskarislam.com/t7587-perangnya-kristen-vs-islam

http://www.laskarislam.com/t8245-teroris-kristen

AKAN TETAPI SEMUA SETERUKU INI, YANG TIDAK SUKA AKU MENJADI RAJANYA, BAWALAH MEREKA KE MARI DAN BUNUHLAH MEREKA DI DEPAN MATAKU ( Lukas 19 ;27)

JANGAN ADA BELAS KASIHAN, BUNUH SEMUANYA, TEMASUK WANITA DAN ANAK2 YANG MASIH NYUSU(SAMUEL 15; 3)

JANGAN BIARKAN HIDUP APAPUN YANG BERNAFAS (ULANGAN 20 ; 16)

REMUKKAN BAYI2, BELAH PERUT WANITA HAMIL (HOSEA 13 ; 16)

abad ke-11


   Perang Salib

   Urbanus II dan Perang Salib

   Kepausan Paus Urbanus II itu ditandai dengan pertikaian raja Jerman, Henry IV — kelanjutan kebijakan pembaruan oleh Paus Gregorius VIII yang tidak menghasilkan apa-apa. Paus yang baru ini tidak ingin meneruskan pertikaian ini. Tetapi ia ingin menyatukan semua kerajaan Kristen. Ketika Kaisar Alexis dari Konstantinopel meminta bantuan Paus melawan orang-orang Muslim Turki, Urbanus melihat bahwa adanya musuh bersama ini akan membantu mencapai tujuannya.

   Pada tahun 1095 Urbanus mengadakan Konsili Clermont. Di sana ia menyampaikan kotbahnya yang menggerakkan: "Telah tersebar sebuah cerita mengerikan ... sebuah golongan terkutuk yang sama sekali diasingkan Allah ... telah menyerang tanah (negara) orang Kristen dan memerangi penduduk setempat dengan pedang, menjarah dan membakar." Ia berseru: "Pisahkanlah daerah itu dari tangan bangsa yang jahat itu dan jadikanlah sebagai milikmu."

   "Deus vult! Deus vult! (Allah menghendakinya)," teriak para peserta. Ungkapan itu telah menjadi slogan perang pasukan Perang Salib. Ketika para utusan Paus melintasi Eropa, merekrut para ksatria untuk pergi ke Palestina, mereka mendapatkan respons antusias dari pejuang-pejuang Perancis dan Italia. Banyak di antaranya tersentak karena tujuan agamawi, tetapi tidak diragukan juga bahwa yang lain berangkat untuk keuntungan ekonomi. Ada juga yang ingin berpetualang merampas kembali tanah peziarahan di Palestina, yang telah jatuh ke tangan Muslim.

   Dalam banyak hal, Perang Salib telah meninggalkan warisan negatif. Hubungan yang rusak antara gereja-gereja Timur dan Barat, dan kekejaman para tentara Perang Salib hanya membuat tentara Musliim mereka lebih fanatik. Ditambah lagi, semua pelajaran yang diterima selama peperangan, telah menjadi bagian dari strategi tentara Muslim untuk diterapkan dalam pertempuran melawan orang-orang Kristen lain.
   Tanggapan yang ditujukan pada panggilan Urbanus, meningkatkan kuasa kepausan. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah besar prajurit yang bersedia mati demi imannya, perbuatan yang tidak dapat diremehkan oleh pangeran mana pun.


   Pidato

   Pada tahun 1095 sebuah pertemuan akbar dilangsungkan di Clermont, Prancis. Dengan pidato yang berapi-api Paus Urbanus II membakar emosi umat Kristen :

   "Hai orang-orang Franka, hai orang-orang di luar pegunungan ini, hai orang-orang yang dicintai Tuhan, yang jelas dari perilaku kalian, yang membedakan diri dari bangsa-bangsa lain di muka bumi ini, karena iman kalian, karena pengabdian kalian pada gereja suci; inilah pesan dan himbauan khusus untuk kalian:

   Kabar buruk telah tiba dari Yerussalem dan Konstantinopel, bahwa sebuah bangsa asing yang terkutuk dan menjadi musuh Tuhan, yang tidak lurus hatinya, dan yang jiwanya tidak setia pada Tuhan, telah menyerbu tanah orang-orang Kristen dan membumihanguskan mereka dengan pedang dan api secara paksa.

   Tidak sedikit orang-orang Kristen yang mereka tawan untuk dijadikan budak, sementara sisanya dibunuh. Gereja-gereja, kalau tidak mereka hancurkan, mereka jadikan masjid. Altar-altar diporak-porandakan. Orang-orang Kristen mereka sunat, dan darahnya mereka tuangkan pada altar atau tempat-tempat pembaptisan. Beberapa mereka bunuh secara keji, yakni dengan membelah perut dan mengeluarkan ususnya. Mereka tendang orang-orang Kristen, dan mereka dipaksa berjalan sampai keletihan, hingga terjerembab di atas tanah. Beberapa dipergunakan sebagai sasaran panah. Ada yang mereka betot lehernya, untuk dicoba apakah bisa mereka penggal dengan sekali tebas. Lebih mengerikan lagi perlakuan mereka terhadap perempuan.

   Kewajiban siapa lagi kalau bukan kalian, yang harus membalas dan merebut kembali daerah-daerah itu? Ingatlah, Tuhan telah memberi kalian banyak kelebihan dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain: semangat juang, keberanian, keperkasaan dan ketidakgentaran menghadapi siapapun yang hendak melawan kalian. Ingatlah pada keberanian nenek moyang kalian, pada kekaisaran Karel Agung dan Louis, anaknya serta raja-raja lainnya yang telah membasmi Turki dan menegakkan agama Kristen di tanah mereka. Kalian harus tergerak oleh makam kudus Tuhan Yesus Sang Juru Selamat kita, yang kini ada di tangan orang-orang najis; kalian harus bangkit berjuang, karena kalian telah tahu, banyak tempat-tempat suci yang telah dikotori, diperlakukan secara tidak senonoh oleh mereka.

   Hai para ksatria pemberani, keturunan nenek moyang yang tak tertaklukkan, janganlah lebih lemah daripada mereka, tetapi ingatlah pada ketidakgentaran mereka. Jika kalian ragu-ragu karena cinta kalian kepada anak-anak, isteri, dan kerabat kalian, ingatlah pada apa yang Tuhan katakan dalam Injil: “Ia yang mengasihi ayah dan ibunya lebih daripada Aku, tidak pantas bagi-Ku”…Jangan biarkan apa yang menjadi kepunyaan kalian menghambat kalian. Kalian tak perlu khawatir dengan apa yang menjadi kepunyaan kalian. Negeri kalian telah padat penduduknya, dan dari semua sisi tertutup laut dan pegunungan. Tak banyak kekayaan di sini, dan tanahnya jarang membuahkan hasil pangan yang cukup buat kalian. Itulah sebabnya sering bertikai sendiri. Hentikan kesalingbencian dan pertengkaran kalian, hentikan peperangan antar sesama kalian. Bergegaslah menuju Makam Kudus, rebutlah kembali negeri itu dari orang-orang jahat, dan jadikan miliki kalian. Negeri itu, seperti dikatakan di dalam Alkitab, berlimpah susu dan madu, Allah memberikannya kepada anak-anak Bani Israil. Yerussalem, negeri terbaik, lebih subur daripada lainnya, seolah-olah surga kedua. Inilah tempat Juru Selamat kita dilahirkan, diperintah dengan kehidupan-Nya, dan dikuduskan dengan penderitaan-Nya. Bergegaslah, dan kalian akan memperoleh penebusan dosa, serta pahala di Kerajaan Surga."

   http://id.wikipedia.org/wiki/Paus_Urbanus_II

   Perang Salib I-VII
   http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Salib
   http://blog.wiemasen.com/shalahuddin-al-ayyubi/

   PS I berhasil menduduki Yerussalem dan membantai 40.000 warga Yerussalem

   PS II gagal setelah Pasukan Kristen yang dipimpin raja Perancis Louis VII dan raja Jerman Conrad II kalah masuk ke Kota Damaskus

   PS III dipimpin oleh Frederick Barbarossa (Jerman), Philip Augustus (Prancis) dan Richard The Lionhearthed (Inggris). Walaupun mereka berhasil merebut Siprus dan Kota Akka, tapi mereka dikalahkan oleh Shalahudiin Al-Ayyubi dan membuat perjanjian dengannya

   PS IV perang antar Kristen (Takhta Suci Katolik Roma dengan Takhta Kristen Ortodoks Romawi Timur di Konstantinopel) Pasukan Salib menawan dan menjarah Kota Konstantinople

   PS V gagal menaklukkan Mesir

   PS VI Jerman bernegoisasi dengan Mesir

   PS VII Prancis kembali menyerang Mesir, tapi gagal kembali

   Perang Salib walaupun banyak dimenangkan oleh Islam, tapi Kristen telah banyak membunuh warga Muslim di daerah taklukannya
   Tapi Muslim tidak pernah sekalipun untuk membalas dendam membunuh para tawanan dan warga Kristen

   Reconquista (Pengambil-alihan Kekuasaan) dan Inkuisisi Spanyol (Pengusiran dan Pemaksaan Agama Kristen kepada Yahudi dan Islam)

   Jika digunakan dalam konteks periode sejarah dalam historiografi tradisional Spanyol dan Portugal, istilah Reconquista biasa digunakan untuk merujuk kepada periode yang jangkauannya dari tahun 750 hingga tahun 1492, yaitu ketika negara Islam terakhir yang masih ada di Iberia, Keamiran Granada, dikalahkan. Selama periode itu, kerajaan-kerajaan Kristen secara bertahap mengambil alih kekuasaan di Semenanjung Iberia dari kerajaan-kerajaan Muslim. Sampai akhirnya -ketika penaklukan Granada- seluruh semenanjung tersebut dibawah kekuasaan Kristen, sementara praktek keagamaan Kristen Mozarab pribumi yang dianut selama berabad-abad di bawah rezim Muslim ditekan sejak 1080 oleh Raja Alfonso VI dari Kastilia seiring kerajaan-kerajaan Katolik Roma memperluas daerah ke selatan.

   Historiografi Spanyol abad keduapuluh menekankan pentingnya kahadiran suatu fenomena yang berkelanjutan dimana kerajaan-kerajaan Iberia melawan dan menaklukkan kembali kerajaan-kerajaan Muslim yang dianggap sebagai musuh bersama. Namun, bertolak belakang dengan klaim tersebut yang menyatakan mulainya dari Pertempuran Covadonga (tahun 718 atau 722), ideologi Reconquista baru dimulai pada abad kesembilan.


   http://id.wikipedia.org/wiki/Reconquista

   Inkuisisi

   Dalam sebuah buku panduan bagi para inkuisitor tahun 1578 tercantum tujuan dari hukuman inkuisisi: ... quoniam punitio non refertur primo & per se in correctionem & bonum eius qui punitur, sed in bonum publicum ut alij terreantur, & a malis committendis avocentur. (Terjemahan dari Bahasa Latin: "... karena hukuman bukan dijatuhkan terutama dan per se demi perbaikan dan kebaikan si terhukum, melainkan demi kebaikan masyarakat agar orang-orang lain menjadi takut dan menjauhkan diri dari kejahatan-kejahatan yang hendak mereka lakukan.")

       disini saya berfikir, bagus, karena untuk menyingkirkan Biddah (perbuatan yang tidak mengikuti aturan Gereja) yang ada. Tapi kenapa Muslim, Yahudi dan Ilmuwan yang "bertentangan" dengan gereja juga harus dihukum??


   Inkuisisi Spanyol

   Pada 1492 Ferdinand dan Isabella mengeluarkan Dekrit Alhambra yang memerintahkan seluruh Yahudi untuk meninggalkan Spanyol. Umat Islam di Spanyol juga mendapat perintah serupa. Banyak di antara mereka yang pindah ke agama Kristen daripada harus meninggalkan Spanyol, dan mereka ini disebut dengan istilah conversos. Para conversos ini dicurigai tidak pindah agama dengan jujur dan tulus.

   Ferdinand II kemudian menekan Paus Sikstus IV agar menyetujui pembentukan sebuah Inkuisisi yang dikendalikan oleh Spanyol. Paus menyetujuinya karena Ferdinand mengancam menarik dukungan militernya kepada Sang Paus, padahal saat itu Kepausan sedang terancam oleh Turki Ottoman.

   Orang-orang Islam di Spanyol, Mudéjars atau yang sudah pindah ke Katolik, disebut Moriscos, tak luput dari penganiayaan yang dilakukan oleh Inkuisisi Spanyol. Menurut Perjanjian Granada (1491), umat Islam dijanjikan kebebasan beragama, namun perjanjian ini tidak berumur panjang. Pada 1502, umat Muslim diberikan ultimatum untuk masuk Kristen atau meninggalkan Spanyol. Mayoritas mereka pindah agama, namun hanya di luar saja, karena mereka masih berpakaian dan berbicara sebagaimana sebelumnya, beribadah menurut agama Islam secara sembunyi-sembunyi, dan menggunakan tulisan Aljamiado. Hal ini menyebabkan Kardinal Cisneros untuk menerapkan peraturan yang lebih keras dan memaksa, sehingga memicu sebuah pemberontakan. Pemberontakan ini berhasil dipadamkan (1502), dan pihak Spanyol menggunakan pemberontakan ini sebagai alasan untuk membatalkan Perjanjian Granada. Pada 1508, pakaian bernuansa Islam dilarang. Pada 1526 dan 1527, peraturan yang lebih keras lagi dikeluarkan. Pada 1567, Raja Felipe II mengeluarkan baru yang melarang penggunaan nama berbau Islam, pakaian Islam, serta larangan berbahasa Arab. Bahkan orang-orang Islam diberitahu anak-anak mereka nantinya harus diserahkan untuk dididik para pendeta Kristen. Seluruh 300.000 moriscos akhirnya diusir dari Spanyol pada 1609-1614, oleh Raja Felipe III.

   Agama Yahudi dilarang di Spanyol menurut Dekrit Alhambra (1492). Hasilnya orang-orang Yahudi memilih meninggalkan Spanyol atau pindah agama. Kaum Yahudi yang pindah ke agama Kristen disebut Marranos (berarti "babi" dalam bahasa Spanyol). Mereka adalah orang-orang Yahudi Sefardim yang terpaksa pindah ke agama Katolik Roma, sebagai akibat penganiayaan orang-orang Yahudi oleh Inkuisisi ini. Banyak di antara mereka yang masih menjalankan agama dan tradisi Yahudi mereka secara sembunyi-sembunyi. Terdapat sekitar 100.000 marranos di seluruh Iberia.

   http://id.wikipedia.org/wiki/Inkuisisi_Spanyol

   Runtuhnya Kerajan Aztec oleh Spanyol dan Membantai Penduduknya
   Hernan Cortes meratakan Tenochtitlán dan membangun Mexico City di atas reruntuhan suku Aztec, sekitar 240 ribu orang Aztec diduga tewas.
   “Conquistador: Hernan Cortes, King Montezuma, And The Last Stand Of The Aztecs” sebuah buku karya Buddy Levy yang menceritakan tentang runtuhnya peradaban Aztec ditangan orang Eropa pada abad ke 15, yang menjadi pusat utama Eropa di daratan Amerika

   Read More : http://cutpen.com/2012/05/hernan-cortes-suku-aztec.html

   Runtuhnya Kerajaan Inca oleh Spanyol
   http://www.anneahira.com/suku-inka.htm
   http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Inka

   Perbudakan, Penjajahan, Penjarahan, dll

http://www.laskarislam.com/t8176-vatikan-mengadopsi-kebijakan-yang-menyebabkan-pastor-memperkosa-dan-mencabuli-puluhan-ribu-anak-anak
avatar
amara
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Female
Posts : 639
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 20.01.14
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diserang Gerombolan Bercadar, Warga Bantul Minta Pesantren Ditutup

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik