FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Halaman 5 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by P.M.K on Sat Feb 22, 2014 4:24 pm

First topic message reminder :

Qs 29.41, Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah seperti laba-laba yang membuat rumah.
Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui.



ape alloh tidak tau kalo benang laba2 itu 5 KALI lebih kuat dari SERAT BAJA dgn ukuran yg sama??

apa alloh ga tau, bahkan jaring laba2 bisa menangkap burung?

apa alloh ga tau kalo Spidermen bergantungan pada jaring laba2 ?

usil

P.M.K
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 303
Kepercayaan : Islam
Location : London, AmeRika.
Join date : 26.11.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down


Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by EHAN on Sat Mar 29, 2014 5:17 pm

aliumar wrote:@ehan:
lah ayat berbicara rumahnya, bukan spesifik mengenai kekuatan seratnya

emang laba-laba berumah dimana, kalau bukan di serat/jaringnya yg kuat itu?

Yasudah,, anda bawa rumah hewan paling lemah dari pada rumah laba2.. sampai detik ini kalian hanya berkutat mengenai kekuatan seratnya. sayapun sudah memberi contoh yaitu serat ulat sutra yang di buat rumah lebih kokoh. walaupun kekuatan seratnya lebih lemah.
rumah ulat sutra lebih dapat melindungi ulat tersebut dari kondisi cuaca.

Di bandingkan sarang laba2 yang di buat terbuka..

Satu hal yang pasti, tidak semua serat laba2 memiliki kekuatan yang sama. ( fakta ), akibat perbedaan ukuran. pada post sebelumnya saya memberikan salah satu jenis laba2 yang memiliki serat terkuat. Pada post ini saya akan memberikan laba2 terkecil di dunia.


Jika anda masih berpikir bahwa laba2 tersebut memiliki serta yang lebih kuat dari serat ulat sutra.. saya salut sekali dengan cara pandang anda. dan silahkan anda bawa kemari Rumah yang lebih lemah dari sarang laba2. jika tidak,, apa mau di kata lagi. saya hanya berhadapan dengan asumsi tanpa bukti di SF Sains.
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Tue Apr 01, 2014 4:30 pm

musicman wrote:Yang saya Fahami, Al quran memang turun dengan pemahaman yg paling dimengerti oleh Umat saat itu sehingga perumpamaannye bisa "mengena" kepada mereka.

Artinya...Yg difahami saat itu bahwa perumpamaan sarang yg paling lemah adalah sarang laba-laba..bukan sarang Burung, dsb

padahal..
kalau diteliti dengan benar kekuatan serat/sarang laba-laba jauh lebih kuat
kalau saja muhammad tahu maka akan bikin ayat seperti ini:
meskipun sarang laba-laba terlihat lemah, tapi sebenarnya sangat kuat melabihi kekuatan baja..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Tue Apr 01, 2014 4:33 pm

EHAN wrote:[ silahkan anda bawa kemari Rumah yang lebih lemah dari sarang laba2. jika tidak,, apa mau di kata lagi. saya hanya berhadapan dengan asumsi tanpa bukti di SF Sains.

mana yang lebih tahan gempa:
- rumah manusia? atau..
- rumah laba-laba?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by EHAN on Fri Apr 04, 2014 9:39 am

SEGOROWEDI wrote:
EHAN wrote:[ silahkan anda bawa kemari Rumah yang lebih lemah dari sarang laba2. jika tidak,, apa mau di kata lagi. saya hanya berhadapan dengan asumsi tanpa bukti di SF Sains.

mana yang lebih tahan gempa:
- rumah manusia? atau..
- rumah laba-laba?

emang manusia itu hewan yah?? ko menggunakan perbandingan dengan rumah manusia.. saya tahu alasan anda.  Karena jika menggunakan pembanding rumah hewan lain. toh juga sama2 tahan gempa.
rumah semut rang-rang juga tahan gempa, rumah ulat sutra juga tahan gempa.. begini sudah kalau mentok. bukannya memberikan bukti. malah ngelantur.. padahal semua orang tahu. jika hewan seperti laba2 membuat rumah dengan menumpang pondasi dari benda lain. kekuatan podasi itulah yang mampu menahan gempa, bukan rumahnya.

kalau adu ngelantur, si om dah juaranya. saya nyerah deh.. nyerah nyerah 
silahkan ngomong kelaut aja om.
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Fri Apr 04, 2014 4:14 pm


lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by putramentari on Fri Apr 04, 2014 4:49 pm

SEGOROWEDI wrote:
lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

disentil ajah langsung putus tuch jaring laba laba.

mbok ya otaknya dipake toh nak panas 
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by ngayarana on Fri Apr 04, 2014 4:52 pm

putramentari wrote:
SEGOROWEDI wrote:
lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

disentil ajah langsung putus tuch jaring laba laba.

mbok ya otaknya dipake toh nak panas 
 ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling 
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by EHAN on Sat Apr 05, 2014 2:20 pm

SEGOROWEDI wrote:
lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

 ngakak ngakak maksa. ayatnya emang berbicara rumah manusia juga.. maksanya minta ampun..

huuu, baja yang mana, serat baja om. serat baja yang bagaimana. yang ukurannya di sesuaikan, semua juga kalau main di sesuaikan. hasilnya akan berbeda. faktanya. ukuran itu tidak bisa di sesuaikan semua.

Yasudah om,, saya mundur dari tret ini. si om juga sudah keluar jurus andalan "maksa"
 ngakak ngakak ngakak ngakak 
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Mon Apr 07, 2014 4:58 pm

putramentari wrote:
SEGOROWEDI wrote:
lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

disentil ajah langsung putus tuch jaring laba laba.

mbok ya otaknya dipake toh nak panas 

katanya sains?
diuji dong di lab, terbukti lebih kuat dari baja kok
siapa yang gak pakai otak?
 piss 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Mon Apr 07, 2014 5:04 pm

EHAN wrote:
SEGOROWEDI wrote:
lha kan dibilang rumah..
tentu termasuk rumah manusia
kena gempa hancur, tapi rumah laba-laba baik-baik saja
gimana tuh?
itu soal kuat/lemah

secara science..
ketika rumah/serat sarang laba-laba diuji..
kekuatannya jauh meleihi baja..
gak tahu ya alloh?

 ngakak ngakak maksa. ayatnya emang berbicara rumah manusia juga.. maksanya minta ampun..

huuu, baja yang mana, serat baja om. serat baja yang bagaimana. yang ukurannya di sesuaikan, semua juga kalau main di sesuaikan. hasilnya akan berbeda. faktanya. ukuran itu tidak bisa di sesuaikan semua.

Yasudah om,, saya mundur dari tret ini. si om juga sudah keluar jurus andalan "maksa"
 ngakak ngakak ngakak ngakak 

kan hanya bilang: rumah
emang manusia bukan mahluk yang punya rumah?
 basi 

kalau emang muhammad-mu cerdas dan tahu..
maka akan bikin ayat seperti ini:
meskipun sarang laba-laba terlihat lemah, tetapi sebenarnya kekuatannya luar biasa
bahkan melebihi baja

tap ternyata........
 nyerah 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mutiiiara on Fri Apr 18, 2014 6:22 am

kafir, elo yang begooo, BUKAN sarang/rumah laba-labanya yang kuat, justru SARANG laba-labanya itu yang sangat lemah, dengan 1 jari anak kecil saja bisa dirusak tuh sarang. Nah yang sekuat baja itu JARING laba-labanya.

bego dipiara.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Mon May 12, 2014 10:51 pm

mutiiiara wrote:kafir, elo yang begooo, BUKAN sarang/rumah laba-labanya yang kuat, justru SARANG laba-labanya itu yang sangat lemah, dengan 1 jari anak kecil saja bisa dirusak tuh sarang. Nah yang sekuat baja itu JARING laba-labanya.

bego dipiara.

 pelanggaran berat pelanggaran berat pelanggaran berat pelanggaran berat pelanggaran berat 
 lapor lapor 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mini3131 on Thu Jul 24, 2014 3:05 pm

SEGOROWEDI wrote:
kan hanya bilang: rumah
emang manusia bukan mahluk yang punya rumah?
 basi 

rumah laba-laba dikoyak anak kecil ancur, rumah manusia ditonjok anak kecil ga ancur
avatar
mini3131
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 9
Kepercayaan : Islam
Location : Planet Bumi
Join date : 22.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by Kedunghalang on Thu Jul 24, 2014 3:43 pm

mutiiiara wrote:kafir, elo yang begooo, BUKAN sarang/rumah laba-labanya yang kuat, justru SARANG laba-labanya itu yang sangat lemah, dengan 1 jari anak kecil saja bisa dirusak tuh sarang. Nah yang sekuat baja itu JARING laba-labanya.

bego dipiara.

Keluarga FPI

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 27, 2014 2:19 pm

mini3131 wrote:
SEGOROWEDI wrote:
kan hanya bilang: rumah
emang manusia bukan mahluk yang punya rumah?
 basi 

rumah laba-laba dikoyak anak kecil ancur, rumah manusia ditonjok anak kecil ga ancur

rumah laba-laba ada gempa baik-baik saja
rumah manusia luluh lantak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by Murid on Mon Jul 28, 2014 2:17 am

ini saya sadur dari salah sati web,...maaf jika copasan

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (QS 29:41)

Pemisalan mereka yang mengambil perlindungan selain Allah adalah seperti laba-laba membuat naungannya. Sesungguhnya laba2 menjadikan lemah rumahnya untuk tempat naungan, jika mereka mengetahui.Bagaimanakan laba-laba menjadikan rumahnya sebagai naungan ?, sebaiknya kita mencari tahu.
Dalam jurnal ilmiah science edisi 5 Januari 1996, ilmuwan Jelinski dan koleganya dari Cornell University, Itacha, New York, mengungkapkan sebagian rahasia laba-laba. Dalam penelitiannya di laboratorium, ditemukan bahwa jaring laba-laba yang diproduksi dari tubuh binatang itu sendiri, terbuat dari molekul-molekul berbentuk serat, yang tersusun dari residu asam amino glisin 42%, alanin 25%, dan 33% sisanya glutamin, serin dan triosin. Analisis Resonansi Magnetik Serat terhadap jaring laba-laba yang mengandung 40% alanin menunjukkan suatu struktur yang terorganisir sangat rapi seperti kristal. Jaring laba-laba ternyata tahan air dan memiliki 5 kali lebih besar dari pada baja dengan ukuran sama, dan 2 kali lentur daripada serat nilon.

Menurut Bambang Ariwahjoedi dan Zeily Nurachman, ahli kimia dan teknnik material dari ITB, kekuatan jaring serat laba-laba adalah 1x109N/m2. Ini hampir sama kuatnya dengan serat kevlar, serat polimer sintetis yang dipakai sebagai bahan pembuatan rompi anti peluru. Sedangkan ketangguhannya, 4 kali lebih besar. Penelitian membuktikan bahwa jaring laba-laba sanggup menahan dan menjerat serangga besar, kecil, lalat, belalang sampai burung pipit, bahkan seekor ular.

Dari hasil penelitian-penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa benang laba-laba bukan merupakan barang yang lemah. Benang yang berukuran kecil sehingga nyaris tidak dapat dilihat mata ini ternyata mempunyai kekuatan yang besar. Kekuatan benang laba-laba lima kali lebih kuat daripada serat baja dengan diameter yang sama. Misalnya sebuah serat baja berdiameter 0.1 mm mampu mengangkat beban 1 gram, maka benang laba-laba berdiameter berdiameter 0,1 mm mampu mengangkat beban 5 gram! Subhanallah.

Jika 150 buah mobil masing-masing berbobot satu ton ditumpuk, akan diperoleh beban seberat 150 ton. Jika telah ada teknologi yang mampu memintal benang laba-laba, beban sebesar itu dapat diangkat dengan benang laba-laba berdiameter 30cm. Subhanallah. Beban tersebut tidak dapat diangkat oleh baja berdiameter sama.

Selain benang laba-laba yang sangat kuat, konstruksi sarang laba-laba juga merupakan salah satu konstruksi paling kokoh. Konstruksi ini mampu menahan beban yang relatif lebih berat dibanding berat sarang itu sendiri. Sebuah sarang laba-laba berbobot 1 gram dapat menahan beban 10 gram. Konstruksi sarang laba-laba memungkinkan titik berat sebuah beban yang tertempel pada sarang dapat disebar. Konsep penyebaran titik berat ini menjadi acuan pembangunan konstruksi bangunan yang digunakan manusia. Gedung, jembatan, menara senantiasa mengacu konsep penyebaran titik berat.

Allah Yang Maha Besar yang mengajarkan laba-laba sebuah ilmu konstruksi yang mengagumkan.

Kekuatan bahan dan konstruksi sarang laba-laba mendorong diciptakannya serat laba-laba sintetis yang kemudian dikenal sebagai Kevlar. Bahan Kevlar saat ini diakui sebagai bahan terkuat di dunia. Kevlar digunakan sebagai pelapis serat optik. Penggunaan Kevlar dalam media kabel komunikasi ini membuat serat optik lebih kuat terhadap gangguan fisik. Seandainya sebuah pohon tumbang menimpa serat optik, kabel tidak putus karena terlindung lapisan Kevlar.

Kevlar juga mampu menahan benda yang bergerak berkecepatan 150 m/detik. Setiap benda dipastikan rusak terkena benda berkecepatan setinggi itu. Namun benda yang dilapisi Kevlar tidak mengalami kerusakan atau hanya kerusakan minimal. Kemampuan Kevlar menjadikannya sebagai bahan pembuat jaket anti peluru. Namun perlu diketahui, ternyata kekuatan benang laba-laba masih sepuluh kali lipat kekuatan Kevlar.

Rumah laba2 yang berupa jaring2 tidaklah lemah, ia sangat kuat. Bahkan kekuatannya 5 kali lebih kuat dari kawat baja dalam ukuran yang sama. Namun karena besar dan kecil dapat mempengaruhi kekuatan, menjadikan jaring laba2 lemah dimata manusia yang lebih besar darinya. Sebuah batu besar dapat menahan beban lebih besar daripada batu kecil, tetapi karena sehari-hari kita dapat menemui sebuah batu besar yang kuat, maka menjadikan batu kecil adalah juga kuat sekuat batu besar dalam pikiran kita. Jika kita mengetahui baja sangat kuat, maka apabila ia dibuat berdimensi sebesar jaring laba-laba seharusnya baja itu tentu tetap kuat, namun dalam dimensi yang sama jaring laba2 lima kali lebih kuat dari baja.

Lalu apakah yang menjadikan rumah laba2 lemah ?

QS Al-Ankabut 41 menyatakan

وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ – Sesungguhnya dilemahkan/dirapuhkan , dijadikan lemah rumahnya. Lemah atau sudah lemah yang menjadi akar kata lemah dalam arab adalah وَهَنَ - wahana berbentuk lampau (sudah terjadi), seperti pada وَهَنَ الْعَظْمُ = ….tulang yang lemah……. (QS 19:4). Sedangkan – أَوْهَنَ adalah bentuk sedang terjadi atau akan terjadi yang lebih dekat kepada makna dilemahkan. Ini merupakan suatu tindakan atau perbuatan subjek kepada objek atau subjek melemahkan rumah (objek). Kemudian rumah itu dijadikan/diambil sebagai system/naungan laba-laba- لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ – awalan la pada baytu adalah bagi, kepada, untuk ataupun diambil sebagai, yaitu diambil sebagai bayt. Dengan maksud rumah itu lemah jika dijadikan sebagai bayt. Ilustrasinya, pistol itu ampuh dan kuat, namun ia lemah jika dijadikan/diambil sebagai pemotong bawang, atau sebuah keranjang itu kuat untuk mengangkut beban berat, tetapi sangat lemah jika dijadikan tempat air. Fungsi yang tidak tepat sasaran inilah yang diperumpamakan kepada rumah laba2. Rumah laba2 dibuat bukanlah sebagai tempat naungan sebagaimana fungsi rumah. Tetapi rumah laba2 dijadikan tempat pembantaian yang paling mengerikan. Rumah laba2 adalah perangkap indah dan menjanjikan bagi binatang2 yang akan dijadikan santapan laba2 yaitu bagi binatang2 yang tertarik kepada rumah tersebut Biasanya apabila satu binatang terperangkap di jaring laba2, maka binatang itu menjadi umpan segar bagi binatang lainnya sehingga ia juga memasuki rumah laba2 yang berharap mendapatkan mangsa yang sedang bergerak-gerak untuk melepaskan diri, kemudian binatang yang tertarik oleh janji itu memasukinya seterusnya menjadi terperangkap juga.

Setiap binatang yang terperangkap kedalam jaring laba2, dipastikan binatang itu mati secara perlahan. Jaring laba2 sangat unik. Serat pada jaring yang elastis bila terkena panas tubuh hewan yang terperangkap, dan jaring ini akan semakin kehilangan elastisitasnya apabila semakin ditarik. Dengan maksud, semakin binatang itu berusaha untuk melepaskan diri, maka usaha tersebut sebenarnya akan semakin mengikatnya bertambah kuat. Setiap gerakan binatang itu menjadikan jaring tertarik, sehingga kekuatan yang dimiliki binatang yang terperangkap ditransfer kepada jaring, sesungguhnya semakin kuat ia berusaha melepaskan diri, maka semakin kuat ia terikat oleh tenaganya sendiri. Ini seperti seseorang yang sedang mengikat dirinya sendiri menuju kebinasaan tetapi didalam kesadarannya, itu adalah tindakan penyelamatan

Tipuan terbesar dan sangat ampuh adalah, yang tertipu tidak merasa tertipu, atau merasa ia sedang mengadakan perbaikan menuju keselamatan, padahal sebenarnya ia sedang menghancurkan dirinya sendiri. Dengan ketidak sadarannya, maka dipandang indah apa yang sedang ia lakukan, yaitu membunuh dirinya sendiri.

Rumah yang dibuat oleh laba2 sendiri, tidaklah aman untuk dirinya sendiri. Bahkan perangkap yang ia buat dapat menjadi perangkap bagi dirinya sendiri. Ada sejenis laba2 yang berpura-pura terperangkap pada jaring laba, dimana sang empunya jaring tertipu oleh bentuk tubuh laba2 yang sedang menyamar tersebut. Kemudian ia menjadi mangsa dirumahnya sendiri, karena laba2 adalah binatang yang juga memakan bangsanya , kerabatnya bahkan pasangan kawin maupun anaknya sendiri. Bagaimanakah system atau naungan yang dibuat olehnya sendiri menjadi tempat pembantaian bagi dirinya juga ? , apakah system ini adalah kuat ?. Rumah ini, entah siapapun pembuatnya adalah rumah yang melemahkan siapa saja (tak peduli pembuatnya) bahkan berakhir kematian yang mengerikan.

Laba2 tidak pernah melepaskan atau membuang makanan/hewan yang terperangkap pada jaringnya. Meskipun pada saat itu ia telah kenyang atau tidak ingin makan. Dan jaringnya terus mampu untuk menampung setiap hewan yang memasuki perangkapnya. Agar hewan itu tetap awet atau tidak mati didalam rumahnya, maka laba2 menyimpan makanan tersebut untuk dimakan pada saatnya nanti dengan membuatkan rumah pribadi bagi mangsa yang akan dimakan nanti. Yaitu dengan membungkus hewan tersebut dengan jaringnya, seperti selimut yang melindungi sang hewan, sehingga makanan itu tetap segar selama waktu tertentu hingga ia dilahap. Pada saat yang demikian sang hewan telah sadar tentang apa yang terjadi, dan ia tinggal pasrah hingga ia berharap untuk mati saja, daripada tersiksa dirumah pembantaian ini, atau berharap tidak pernah memasukinya.

Allah telah memberi pelajaran berharga dari perumpamaan rumah laba-laba bagi mereka yang mau mengetahui.

Orang-orang yang mengambil Pimpinan sekaligus tempat naungan yang aman selain Allah, seperti orang2 yang sedang mendzolimi diri sendiri, sedang mereka tidak sadar berada didalam naungan yang akan melemahkan mereka. Segala usaha yang mereka lakukan merupakan perangkap yang akan membunuh mereka secara perlahan. Segala usaha tersebut dipandang indah dan baik, bahkan mereka berhujjah bahwa mereka sedang melakukan perbaikan.

إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ زَيَّنَّا لَهُمْ أَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan). (QS 27:4)

الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (QS 18:104)

Orang yang tidak menyakini akhirat adalah mereka yang tidak mempercayai Allah beserta segala keterangan yang diturunkan kepada para nabi dan rasulnya. Manusia-manusia tersebut mempunyai suatu kenyakinan yang dipercayai dan mereka menjadikan kenyakinan itu naungan bagi diri mereka sendiri. Kemudian kenyakinan itu telah menentramkan hati mereka, bahkan harapan yang besar mereka tumpukan kepada kenyakinan itu. Mereka telah menggantungkan keselamatan seluruh hidup kepada kenyakinan dan berbuat seolah-olah bahwa mereka akan mendapatkan ganjaran dan keselamatan. Didalam system ini mereka berbuat dan berkorban. Segala usaha mereka juga mendapatkan hasil, kadang kesenangan bahkan penderitaan. Namun janji2 yang telah ditiupkan kedalam hati mereka begitu kuat, dan semakin kuat hingga mengikat diri mereka sendiri didalam bayt itu, dikarenakan pengorbanan dan perbuatan yang besar menghasilkan kecintaan dan keterikatan yang semakin besar Tidak ada kekuatan yang bisa menggoyahkan bahkan memalingkan mereka kepada sytem kepercayaan ini.

Apa yang telah mereka lakukan adalah semata semakin menutup hati mereka dari cahaya. Meminta pertolongan kepada kenyakinan seperti itu tidak akan mendapatkan hasil apa2. Apabila mereka mendapat pertolongan, maka semakin membuat mereka nyakin tentang system itu dan jikalah ia tdk pernah tertolong, mereka tidaklah bisa lari lagi oleh perangkap itu, suatu ilham telah dibisikkan kepada hati mereka bahwa sesungguhnya segala perbuatan mereka telah dicatat dan akan mendapatkan ganjarannya nanti di akhir masa. Pada saat itulah mereka telah berada didalam selimut laba2, hingga hanya menunggu moment kesadaran bahwa mereka telah masuk perangkap dan tidak ada kuasa lagi yang dapat menyelamatkan mereka. Kesadaran saat itu tidaklah berguna lagi, keinginan untuk mati saja-pun tidak meredakan penderitaan mereka karena kematian adalah awal penderitaan yang lebih dasyat lagi, apalagi angan-angan semu berharap tidak pernah mempercayai/memasuki atau berlindung pada bayt tersebut.

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang". Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih. (QS 4:18)

Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan di dapatinya Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.(QS 24:39)

System kenyakinan yang bukan berasal dari Allah, tentu adalah berasal dari manusia maupun syetan, yang telah berjanji untuk menyesatkan manusia dari kebenaran yang sesungguhnya. Mereka yang membuat-buat Dien adalah seperti laba2 yang membuat rumah. Si pembuat beserta pengikutnya tidaklah selamat dari apa yang mereka buat.

Sebahagian manusia telah menukar keterangan2 dari Allah kemudian mengatakan bahwa ini berasal dari Allah, kemudian mengajak semua orang untuk mengikutinya.

Bagaimakah kenyakinan itu terbentuk didalam hati setiap manusia, ia seperti laba2 yang merajut rumah untuk dijadikan naungan, bagi mereka yang tidak mengambil Allah sebagai aulia-nya. Karena Allah akan memimpin mereka yang mau mengambil-Nya sebagai naungan, melalui nabi dan rasulnya yang Dia utus, sehingga bentuk kenyakinan mereka adalah rajutan Allah. Ia adalah system yang aman dan system itu menjadi petunjuk bagi seluruh manusia. Itu jugalah yang disebut dengan System tua (baytul Atiq).

Sedangkan selainnya adalah rajutan laba-laba, kemudian akan membunuh mereka secara perlahan. Mereka merangkai kesimpulan demi kesimpulan, ketetapan2, pemikiran kemudian menyakini apa yang mereka ada-adakan. Bagaikan laba2 yang merajut jaring dari dahan, ranting atau tumbuhan yang satu dengan yang lain, menghubungkan satu tempat dengan tempat lain, kemudian terbentuklah dan tersulamlah suatu rumah yang sangat kokoh dan sangat tangguh. Kemudian mengajak setiap orang untuk memasukinya. Namun siapa saja yang memasukinya (termasuk yang merangkainya), tanpa sadar akan membinasakan mereka, tidak ada yang dapat menolongnya dengan apapun, baik harta, anak2 ataupun kekuatan mereka sendiri. Merekalah yang mendirikan masjid2 untuk kekafiran, padahal masjid2 didirikan untuk ketaqwaan kepada Allah sejak awal penciptaan. Masjid2 kekafiran itu adalah ketaatan-ketaatan yang mereka buat, ataupun ritual-ritual kepada thogut. Dan yang lain adalah merubah-rubah keterangan dari Allah, kemudian mengatakan bahwa “ ikutilah ini !, karena ini berasal dari Allah”. Padahal ia telah mengada-adakan sebagian perintah dan larangan dari Allah, mereka membuat system kemudian mengajak semua orang untuk memasukinya, mereka2 ini yang menjadi penjaga-penjaga agama dan menjadi tuhan didalam agama yang mereka klaim berasal dari Allah.

Setiap insan hidup dengan suatu kenyakinan. Seluruh hidupnya akan dilakukan menurut kenyakinan itu. Dan sebenarnya hidup manusia adalah menzdohirkan kenyakinan tsb. Jika seorang manusia meletakkan kenyakinannya kepada harta, maka seluruh hidupnya akan ia curahkan kepada mencari harta. Jika seseorang hidup dengan kenyakinan kepada kekuasaan, maka amal-amalnya akan berwujud untuk mewujudkan kekuasaan yang ia hadapkan wajah kepadanya. Apa yang mewarnainya hatinya ,maka ia berwujud kepada amalnya. Sehingga jika suatu kenyakinan adalah benar/haq, maka benarlah segala amalnya, begitu juga sebaliknya. Seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia sendiri tidak dalam tujuan tertentu, atau melakukan sesuatu yang itu sendiri bukanlah harapan yang akan ia tuju, atau tidaklah mungkin ia mewujudkan sesuatu yang sangat ia tentang, jika ia tetap melakukannya, tentu dibalik ketidak sukaannya ada sesuatu yang ia tuju dengan melakukannya.

Kita dapat mengoreksi, apa tujuan hidup kita ?, apa yang kita harapkan dalam usaha yang kita lakukan ?, kemanakah arah dari kehendak diri ?. Harapan tersebutlah yang telah menguasai kita selama hidup kita. Walaupun ia tersembunyi dilubuk hati yang paling dalam, yang bahkan kepahaman diripun tidak dapat menjangkaunya, ia hanya wujud melalui hasrat atau keinginan tanpa alasan yang dapat kita jabarkan. Karena ia jauh didalam diri kita sendiri, maka apabila kita tidak memalingkan wajah kepada Allah, yang akan membersihkan diri kita kemudian jelas apa yang menjadi tujuan terpendam tersebut, maka syetan akan mengambil tempat guna mengalihkan tujuan terpendam tersebut kepada hal yang menjauhkan diri kita dari pemuasan kehendak dan hasrat yang memang sudah menjadi tabiat atau bawaan manusia. Kemudian mengatakan kepada diri, bahwa inilah yang menjadi keinginannmu, pemuasan kehendak yang engkau miliki. Inilah layla yang dirindukan majnun. Tiada pengetahuan yang akan mengeluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya yang terang menderang, hingga jelas bagi kita sendiri, apa yang menjadi kehendak diri haqiqi dan mana yang telah menjadi perangkap syetan, berupa janji2 yang sesungguhnya akan membunuh kita secara perlahan. Segala usaha pengorbanan kita hanya semakin membuat kita terperosok lebih dalam. Membelenggu leher kita dan akan semakin kuat, semakin sulit melepaskannya, karena kita memandang baik apa yang kita perbuat karena kenyakinan tsb. Meminta kepada kenyakinan yang demikian adalah sia-sia.

Sesorang yang dalam kesulitan atau kesempitan hidup, maka ia kan berusaha melepaskan diri dari penderitaan. Pertama yang ia mintai pertolongan adalah kenyakinannya. Jika ia menyakini si A dapat menolongnya, maka sebelum ia meminta pertolongan si A, tentu ia telah menetapkan kenyakinan bahwa si A pasti dapat menolongnya. Terlepas apakah nanti si A mampu atau tidak menolongnya, tentu saja ia telah menyerahkan hidupnya kepada kenyakin itu, maka apa yang menjadi kenyakinan seseorang, maka seluruh amalnya/perbuatan/kerjanya akan diikuti menurut kenyakinan tsb. Sedangkan amal adalah efek atau menzohirkan kenyakinan yang bathin. Si A bisa apa saja, baik itu harta, anak, kekuasaan bahkan Allah yang maha kuasa. Dan kenyakinan itu sendiri tidaklah hadir dengan sendirinya didalam diri manusia.

Oleh karena setiap manusia hidup didalam system yang menaunginya,yaitu kenyakinan yang ia miliki, kemudian berbuat menurut prinsip hidupnya. Maka lihatlah !, kepada apa yang diusahakan manusia secara sungguh-sungguh dan kerja kerasnya di dunia ini adalah merupakan bentuk dari bayt yang sedang ia diami. Meski kenyakinan seseorang kadang tidak terdeteksi oleh dirinya, namun jelas setiap manusia sedang mengusahakan kebahagian dan keselamatan abadi bagi dirinya, kemudian mengambil jalan dan system yang ia yakini dapat menghantarkannya kepada hasrat terpendam tsb. Kemudian system apa yang ia ambil, atau kemanakah ia hadapakan wajahnya dalam mencapai kebahagian itu ? jalan kembali telah dibentangkan dihadapan kita, hanya apakah kita mau mengambilnya dan memasukinya atau tidak.

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pimpinan/bimbingan selain Allah adalah seperti laba-laba yang mengambil/membuat naungan. Dan sesungguhnya dilemahkan rumah yang dijadikan naungan/system oleh laba-laba kalau mereka mengetahui. (QS 29:41)

Mengambil pimpinan kepada Allah adalah mengikuti Dien yang ia turunkan kepada para nabi dan rasul. Sehingga mengambil bimbingan dan perlindungan adalah melalui kenyakinan diri kepada Allah. Kenyakinan itu sendiri ada didalam diri manusia, yaitu system yang ia bentuk didalam hatinya, melalui ajaran2 ketuhanan guna menghasilkan kekuatan nyakin yang bisa menaungi seseorang. Hal yang sama juga diminsalkan kepada mereka yang mengambil perlindungan selain-Nya, seperti laba2 yang membuat system bagi rumahnya. Sedangkan rumah bagi laba-laba adalah ibarat perilaku setiap manusia, disanalah perumpamaan tersebut dapat dipersamakan. Prinsip atau system atau kemanfaatan yang diambil dari sandaran kenyakinan yang diyakini, yaitu mendiami bayt tsb, kemudian kenyakinan itulah yang akan menjadikan segala perilakunya. Harapan yang sama bagi laba2 kepada systemnya menghasilkan rumah, ibarat manusia yang meminta perlindungan dari kenyakinannya kemudian berperilaku berdasarkan kenyakinannya. Usaha/perbuatan didalam kenyakinan itu adalah bentuk dari perlindungan kepada dirinya sendiri. Namun apakah kenyakinan itu dapat membawa keselamatan bagi dirinya ?

Mengambil pimpinan kepada Allah adalah mengikuti apa yang diturunkan-Nya kepada manusia. Bersedia dipimpin menjadikan kita percaya kepada pimpinan tersebut dan harapan adalah pimpinan tersebut akan membawa keselamatan diri, menjadi pelindung dan naungan bagi yang dipimpin. Menyerahkan diri kepada petunjuk-Nya, adalah menjadikan Ia pelindung bagi diri itu sendiri.

Mengambil pimpinan ataupun mengambil perlindungan kepada Allah, adalah tentu dengan kekuatan keimanan/kenyakinan yang benar, dan sekaligus menyatakan mengambil selain-Nya juga adalah keimanan/kenyakinan yang salah. Menjadikan Allah Aulia membentuk kenyakinan diri kepada-Nya, yang system-nya telah Ia turunkan melalui nabi dan rasul. Kemudian kenyakinan itulah yang akan menjadi sandaran kuat, melindungi serta akan menjadikan setiap perilaku kita terbentuk olehnya. Meminta pertolongan dengan kenyakinan seperti itu ibarat berpegang pada tali yang kuat.

Setiap orang membawa bentuk dari kenyakinan yang tergambar pada hati setiap insan. Seluruh hidupnya adalah gambaran itu, dan tanpa bisa ia menolak, perilakunya adalah bentuk dzohirnya. Maka Dien datang sebagai petunjuk demi membentuk kenyakinan. Dan Allah tidak melihat bentuk rupanmu, tetapi apa yang telah engkau bentuk didalam diri-mu. Jikalah kita mampu melihat hal ghaib, maka dibalik perilaku yang bersifat materi dan kebendaan, baik tubuh maupun apa yang diperbuatnya tidak lain adalah system2 kenyakinan yang terzohirkan melalui dunia materi. Sekian banyak manusia membawa kenyakinan pada dirinya masing2, maka tak obahnya mereka merupakan macam2 system yang berjalan dimuka bumi. Namun yang tampak kepada kita adalah bermacam2 manusia yang bertingkah laku dan berbagai perbuatannya. Begitu juga dengan benda2 dunia seperti bumi, matahari, bulan dan bintang dibalik peredarannya yang bersifat materi, mereka juga dikuasai oleh suatu system. Maka sesungguhnya hal yang imaterial (kenyakinan/ide) merupakan kenyataan yang jauh lebih real daripada materi yang tertangkap oleh panca indra, karena yang materi di kuasai dan dikontrol oleh yang imaterial. Maka kenyakinan yang benar didalam diri manusia jauh lebih penting dan yang akan menjadi bentuk real manusia itu sendiri. Namun manusia tidak menyadari apa yang telah menguasainya, yaitu kenyakinannya. Karena ia tidak dikenali, maka benda2 yang bersifat materi dan mati dalam segi jiwa membuat mereka ibarat orang2 yang mati, sedangkan mereka yang berpaling kepada Allah, membentuk kenyakinan yang benar, mereka adalah bagaikan cahaya dan hidup diantara belantara materi yang bersifat mati dan fana. Karena kebendaan hanyalah penampakan, mati dan tidak bisa berbuat tanpa sesuatu yang menggerakkannya.

Bagi mereka yang berpaling (اولي)- Aulia- kepada Allah, maka ia akan mendapat petunjuk dari Allah

إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ
Sesungguhnya pembimbingku ialahlah Allah Yang telah menurunkan Al Kitab dan Dia membimbing orang-orang yang saleh.(QS 7:196)

Allah membimbing mereka yang berpaling kepada-Nya menuju perlindungan dan naungan yang aman. Allah memberi perlindungan melalui hati mereka. Mereka sendiri-lah yang telah membuat pertahanan yang kuat dalam membuat perlindungan dan naungan bagi dirnya sendiri. Naungan atau system kenyakinan itu adalah atas janji Allah kepada siapa saja yang memasukinya. Bentuk kenyakinan yang demikian adalah fitrah manusia atas penciptaannya. Pada sisi kemanusian manusia, diri setiap insan itu yang membawa keselamatan dan kebinasaan bagi dirinya, namun pada tataran ke-maha-an Allah, Allah-lah yang menyelamatkan dan membinasakan manusia, sesuai kepada kenyakinan manusia itu sendiri melalui perbuatannya, karena pada sisi-Nya, tidak ada yang bisa lepas dari perbuatan dan kendali-Nya. Sehingga apapun perbuatan manusia adalah kehendak-Nya.

Walaupun ayat al-quran jelas menyatakan bahwa setiap segala sesuatu adalah kehendak-Nya, namun kita tidak dapat menyandarkan kepahaman kita kepada hal tersebut sebelum kita dapat menyerahkan diri atas kehendak Allah, yaitu melalui Dien yang Ia turunkan kepada nabi dan rasul. Jika kita belum tunduk kepada aturan dan systemnya, kepahaman bahwa segala sesuatu adalah kehendak-Nya akan semakin menjauhkan kita dari petunjuk-Nya. Karena orang2 yang berpaling akan mengatakan bahwa seandainya saya ingkar maka itu adalah juga kehendak Allah , meski itu keselamatan maupun kebinasaan. Bagaimana mungkin orang2 yang berpaling dan ingkar dari petunjuk mendapatkan petunjuk dari ayat tersebut kemudian berhujjah bahwa keselamatan dan kebinasaan adalah kehendak Allah, padahal ia sendiri tidak tunduk kepada aturannya. Maka sesungguhnya bagi orang yang berpenyakit didalam hatinya, petunjuk tersebut akan semakin membuat mereka ingkar.

Orang yang mengambil pimpinan serta terdapat naungan aman didalamnya adalah mereka yang berpaling dan masuk kedalam sistem Dien Allah. Inilah wilayah ( ولية ) aman, tidak ada kesedihan apalagi kekawatiran. Mereka-mereka yang mengambil ( اولياء) naungan kepada Allah adalah wali Allah.

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Ingatlah, Sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati (QS 10:62)

Semua orang berharap mendapatkan perlindungan dari Allah, namun tidak semua yang mau berpaling kepada bimbingan Allah, bahkan ayat diatas kebanyakan me-nina bobok-kan manusia karena berharap mendapat titel wali. Padahal meskipun titel itu ia dapatkan dari manusia, namun perlindungan berasal dari Allah. Mereka yang mau menghadapkan wajahnya kepada syariat Allah-lah yang akan mendapatkan keamanan, melalui kenyakinan yang diberikan oleh Allah karena ia berserah diri dan tunduk didalam Dien, kemudian Allah mengajarkan kepadanya apa yang belum ia ketahui. Itulah rahmat yang besar, petunjuk dan cahaya yang menghapuskan kegelapan, hidup yang dari kematian. Mereka yang berpaling kedalam Dien Allah adalah mereka yang berada didalam masjid-masjid Allah, didalamnya mereka membersihkan diri.

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

Sesungguhnya mereka yang menghidupkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, memberikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS 9:18)

لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
Janganlah kamu berada didalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid didirikan atas dasar takwa , sejak hari pertama adalah lebih patut kamu berada di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. (QS 9:108)

Allah-lah yang memberi petunjuk kepada hambanya. Setiap orang tidak mampu memberikan dan mendapatkan petunjuk dan cahaya yang terang untuk dirinya sendiri, hatta ia mempelajari seluruh al kitab, ataupun mempelajari Al-quran sepanjang hidupnya. Kepahaman terhadap al-quran tidak cukup hanya mempelajarinya saja, tetapi ia harus diikuti, demikian kitab yang diturunkan kepada muhammad bernama “BACAAN” – Al quran.

Allahualam

Murid
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 23
Kepercayaan : Lain-lain
Location : dontknow
Join date : 26.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 29, 2014 9:19 am

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (QS 29:41)

perumpamaan keliru..
sebab rumah/sarang laba-laba sangat luar biasa bagi si laba-laba
bahkan bagi manusia

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by Murid on Wed Jul 30, 2014 3:22 pm

perumpamaan = persamaan
mengambil pengertian dari satu benda yg sudah dipahami kemudian mengalihkannya kepada sesuatu yg sulit dipahami. Dengan demikian pengertian yg hendak dipahami dapat dengan mudah terpahami....terlepas luar biasa ataupun sederhana atau apapun yg menjadi ciri khas benda tsb


Murid
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 23
Kepercayaan : Lain-lain
Location : dontknow
Join date : 26.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Sat Aug 02, 2014 10:10 am


bukti perlindungan alloh swt mana sih?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by Murid on Sun Aug 03, 2014 12:53 am

apakah tread ini sudah selesai ?

silahkan buka tread baru..........  bobo 

Murid
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 23
Kepercayaan : Lain-lain
Location : dontknow
Join date : 26.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mini3131 on Wed Aug 06, 2014 7:31 pm

SEGOROWEDI wrote:
mini3131 wrote:
SEGOROWEDI wrote:
kan hanya bilang: rumah
emang manusia bukan mahluk yang punya rumah?
 basi 

rumah laba-laba dikoyak anak kecil ancur, rumah manusia ditonjok anak kecil ga ancur

rumah laba-laba ada gempa baik-baik saja
rumah manusia luluh lantak

dibilang nya kan yang paling LEMAH bukan paling TAHAN GEMPA
avatar
mini3131
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 9
Kepercayaan : Islam
Location : Planet Bumi
Join date : 22.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mini3131 on Wed Aug 06, 2014 7:40 pm

SEGOROWEDI wrote:
mini3131 wrote:
SEGOROWEDI wrote:
kan hanya bilang: rumah
emang manusia bukan mahluk yang punya rumah?
 basi 

rumah laba-laba dikoyak anak kecil ancur, rumah manusia ditonjok anak kecil ga ancur

rumah laba-laba ada gempa baik-baik saja
rumah manusia luluh lantak

ok deh kalau gitu gini aja

Gempa = Rumah manusia ancur, Rumah laba-laba tidak
Rumah Laba" 1 - 0 Rumah Manusia

Disiram = Rumah manusia kuat, Rumah laba-laba ancur
Rumah Laba" 1 - 1 Rumah Manusia

Dilempar batu = Rumah manusia kuat, Rumah laba-laba ancur
Rumab laba" 1 - 2 Rumah Manusia

Dikoyak anak kecil = Rumah manusia kuat, Rumah laba-laba ancur
Rumah laba" 1 - 3 Rumah Manusia

Digunting = Rumah manusia kuat, Rumah laba-laba ancur
Rumah laba" 1 - 4 Rumah Manusia

Dibakar pake korek = Rumah manusia kuat, Rumah laba-laba ancur
Rumah laba" 1 - 5 Rumah Manusia

Dan lain lain
avatar
mini3131
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 9
Kepercayaan : Islam
Location : Planet Bumi
Join date : 22.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mini3131 on Wed Aug 06, 2014 8:22 pm

Cekidot

”Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah. Adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.” (QS 29:41)

Jadi yang dimaksud disini adalah rumah, bukan serat

Jika ada rumah laba2, diadu dengan rumah dari besi, kuat mana?
avatar
mini3131
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 9
Kepercayaan : Islam
Location : Planet Bumi
Join date : 22.07.14
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by SEGOROWEDI on Sun Aug 10, 2014 2:53 pm


silakan uji di lab..
dan hasilnya adalah:
serat jaring rumah laba-laba 5 KALI lebih kuat dari SERAT BAJA dgn ukuran yg sama

besi gak ada apa-apanya...

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by mutiiara on Mon Aug 18, 2014 4:29 am

Rumah laba-laba yg nempel di tembok yg runtuh hancur kena gempa ya ikut koyak juga,hancur itu sarang laba-laba.
BEDAkan antara jaring laba-laba dengan sarang/rumah laba-labanya. Seperti membandingkan antara butiran tanah dengan batang besi, kuat batang besi. Tapiiiiiii begitu dibuat rumah,ternyata rumah dari tanah liat malah lebih kuat tahan gempa daripada rumah yang dari tumpukan batang besi yang disusun secara sembrangan.
avatar
mutiiara
PRAJURIT
PRAJURIT

Female
Posts : 19
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 05.02.14
Reputation : -1

Kembali Ke Atas Go down

Re: alloh tidak tau kekuatan jaring laba laba

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik