FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Halaman 1 dari 4 1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Fri Oct 18, 2013 5:10 am

Dimana2 dan kapan saja kita dengar muslim membuat fatwa mati bagi seseorang yg menghina (versi muslim tentunya) Allah swt, Nabi Muhamamd/Islam. Contoh yg paling keren  misalnya tokoh ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Salman_Rushdie

Baca berita di sini ini:
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130505_bangladesh_protes_islam.shtml

Baca artikel berikut, cuplikannya

Menghina Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tidaklah seperti menghina salah seorang dari kaum muslimin. Beliau adalah makhluk pilihan Allah yang dimuliakan dengan risalah dan akhlak yang terpuji. Maka, penghinaan terhadap beliau merupakan penghinaan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala.

http://voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/04/24/5418/hukuman-mati-bagi-penghina-nabi/


Tetapi di satu sisi kita akan melihat bagaimana Allah swt dan Muhammad secara terang2 menghina agama lain.

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

Dan lagi,

Hadis Sahih Bukhari, Volume 3, Book 43, Number 658:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah bin Masud:
Sang Nabi masuk Mekah dan (di saat itu) terdapat 360 patung2 berhala di sekitar Ka’abah. Dia mulai menusuk-nusuk patung2 berhala dengan tongkat di tangannya dan berkata, “Kebenaran (Islam) telah datang dan Kekeliruan (tak percaya) telah dilenyapkan.”  

Fatwa mati jalan terus, di sisi lain, muslim akan terus berpidato panjang lebar bahwa Islam agama damai.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by dhans on Fri Oct 18, 2013 10:45 am

@jaya wrote:SIAPAKAH YANG TERSINGGUNG: ALLAH SWT ATAU MUSLIM?
Muslim mas... Allah tidak akan tersinggung bila dicela, “.....Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun...”
... bahkan mau seluruh manusia murtad atau kafir pun, tidak akan mengurangi kemulianNya tuh....
Allah telah membuat ketetapanNya untuk surga dan Neraka, jadi untuk apa berfantasi Allah bisa tersinggung... memang Tuhan seperti manusia...?? atau memang Allah itu seperti tuhan manusia pliharaan tetangga sebelah....

Kalau manusia(seb. Muslim) tersinggung yaaa wajar saja, yaaa logis saja.... kalau apa yang mereka cintai di hina, atau sekedar di fitnah... memang sampeyan bisa tahan, kalau ada orang menghina ibumu seperti pelacur, penzina, atau ayahmu seperti pembunuh dan permampok..??



@jaya wrote:Dimana2 dan kapan saja kita dengar muslim membuat fatwa mati bagi seseorang yg menghina (versi muslim tentunya) Allah swt, Nabi Muhamamd/Islam. Contoh yg paling keren  misalnya tokoh ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Salman_Rushdie

Baca berita di sini ini:
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130505_bangladesh_protes_islam.shtml

Baca artikel berikut, cuplikannya

Menghina Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tidaklah seperti menghina salah seorang dari kaum muslimin. Beliau adalah makhluk pilihan Allah yang dimuliakan dengan risalah dan akhlak yang terpuji. Maka, penghinaan terhadap beliau merupakan penghinaan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala.

http://voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/04/24/5418/hukuman-mati-bagi-penghina-nabi/


Tetapi di satu sisi kita akan melihat bagaimana Allah swt dan Muhammad secara terang2 menghina agama lain.

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

Dan lagi,

Hadis Sahih Bukhari, Volume 3, Book 43, Number 658:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah bin Masud:
Sang Nabi masuk Mekah dan (di saat itu) terdapat 360 patung2 berhala di sekitar Ka’abah. Dia mulai menusuk-nusuk patung2 berhala dengan tongkat di tangannya dan berkata, “Kebenaran (Islam) telah datang dan Kekeliruan (tak percaya) telah dilenyapkan.”  
Salma Rusdie itu fitnah sembari menghina mas...lah balik lagi, sampeyan sendiri terima gak kalo di hina atau di fitnah..??
Jangankan menghina agama, sampeyan menghina presiden amerika di depan kedubes amrik di monas aja bakalan ditahan trus digebukin abis2an... padahal pecinta presiden amrik ga sebanyak penganut umat islam...!

Lha yang salman rusdie lakukan itu jelas2 bertentangan dengan norma2 sopan santun, nilai2 kemanusian, dan jelas2 berniat menyinggung orang lain..!

dalam pandangan islam, eksploitasi ilmu pengatahuan dan bentuk bentuk ekspresinya harus mendapatkan jaminan perlindungan, sejauh eksplorasi itu dilakukan untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia. Dari pandangan dan prinsip dasar islam ini, kita dengan mudah mengatakan, bahwa islam sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip kebebasan berpikir dan berekspresi sebagaimana dituduhkan oleh beberapa kalangan.

Satu hal telah disepakati bersama adalah bahwa setiap umat atau peradaban sebenarnya memiliki unsur-unsur kesakralan, keyakinan, dan nilai-nilai tertentu yang telah tertanam dalam jati diri yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Kesemua itu menjadi faktor-faktor yang menentukan dalam pembentukan =, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari karakter suatu umat. Karekter inilah yang kemudian mewujud menjadi suatu identitas kebudayaan dan peradaban umat. Dengan demikian, segala bentuk penodaan terhadap kesakralan dan nilai nilai yang dianut oleh suatu umat—baik dilakukan dengan ucapan maupun sikap dan perbuatan—merupakan sebentuk penistaan terhadap identitas dan jati diri umat, yang pada gilirannya dapat menimbulkan ekses negatif bagi kemaslahatan umat. Oleh karena nya, menjadi hak setiap umat untuk memelihara dan mempertahankan keyakinan keyakinan dan nilai nilai skral yang dianutnya, sebagaimana ketertiban dan kemaslahatan umum mesti dijaga dari bentuk pelanggaran dan penistaan.


Dari point ini, kita dapat menjelaskan dan mendudukan kasus Sam Bacile, salman rusdie, pada konteksnya yang proporsional. Dalam pandangan umat islam, sutradara dan noveis yang berdomisili dicalifornia dan inggris ini nyata nyata telah melakukan penodaan dan pelanggaran terhadap nilai-nilai sakral umat islam serta melakukan penistaan terhadap kehormatan Nabi Umat Islam. Keberatan dan kecaman umat islam terhadap sam bacile maupun salman rusdie, dalam konteks ini, sebenarnya merupakan respon yang cukup beralasan, dan karenanya dapat dipahami.


dihadapan seorang intelektual dan sastrawan hakiki tersedia tema-tema dan masalah-masalah positif—inspiratif yang sangat luas untuk dikembangkan. Akan tetapi, seorang intelektual dan sastrawan yang picik akan terpaku hanya pada tema-tema  dan persoalan persoalan yang negatif, kontroversial dan debatable; terutama yang bertentangan dengan keyakinan dan nilai nilai yang dianut suatu masyarakat dengan tujuan semata mata untuk mencari popularitas. Dalam hal ini sam maupun salman rusdia tampaknya telah meraih apa yang didambakannya.



@jaya wrote:Fatwa mati jalan terus, di sisi lain, muslim akan terus berpidato panjang lebar bahwa Islam agama damai.
Ga ada hubungannya mas, mengajarkan kedamaian dengan membiarkan pemfitnah melakukan fitnah nya terus menerus... yang cerdas dikit mas...
Negara ini negara damai, tapi kalo sampeyan menebar kejahatan ya sampeyan bakalan dipenjara...!
Negara ini negara bebas, tapi kalo kebebasan itu sampeyan artikan dengan kebebasan seenaknya lalu membunuh orang lain, maka sampeyan pun harusnya dihukum mati pula..!

Yang logis lah kalo mikir....
Membuat aib ajaran Islam dengan bersimpati pada seorang tukang hujat, tukang fitnah, yang layak dihukum... andelan begundal gereja.... kek robot aja otaknya...sama semua...

dhans
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 595
Location : Jakarta
Join date : 05.07.12
Reputation : 30

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by SEGOROWEDI on Fri Oct 18, 2013 10:55 am

@dhans wrote:
Kalau manusia(seb. Muslim) tersinggung yaaa wajar saja, yaaa logis saja.... kalau apa yang mereka cintai di hina, atau sekedar di fitnah... memang sampeyan bisa tahan, kalau ada orang menghina ibumu seperti pelacur, penzina, atau ayahmu seperti pembunuh dan permampok..??
kalau yang dsampaikan adalah fakta di hadis dan di qoran
kan tidak menghina: misalnya soal perampokan pedagang quraisy, penggarongan dan pembantaian yahudi khaybar,
memedofil aisya, dll.

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by SEGOROWEDI on Fri Oct 18, 2013 10:56 am


sedang dari fakta ini saja:
Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

kita bisa tahu siapa biang-keroknya..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by dhans on Fri Oct 18, 2013 11:05 am

@SEGOROWEDI wrote:
@dhans wrote:
Kalau manusia(seb. Muslim) tersinggung yaaa wajar saja, yaaa logis saja.... kalau apa yang mereka cintai di hina, atau sekedar di fitnah... memang sampeyan bisa tahan, kalau ada orang menghina ibumu seperti pelacur, penzina, atau ayahmu seperti pembunuh dan permampok..??
kalau yang dsampaikan adalah fakta di hadis dan di qoran
kan tidak menghina: misalnya soal perampokan pedagang quraisy, penggarongan dan pembantaian yahudi khaybar,
memedofil aisya, dll.
makanya klo punya ota' dipake mas....
kalau ibu mu beneran pelacur lalu dikatai orang lain sampeyan tersinggung atau tidak...??

meski benar ibumu pelacur, tapi kalau ada yang menghinanya sampeyan anaknya pasti secara logika juga tersinggung...

nah apalagi kalau hinaan itu tidak benar, nantinya bisa berujung pada fitnah atau pembenaran dari kabar hinaan tersebut...
reaksi kecil untuk menghentikan itu justru datang dari perasaaan "tersinggung" itu sendiri...!

jadi wajar toh secara logika... terlepas benar atau tidaknya suatu "penghinaan"

mana aib nya dari "perasaan tersinggung" ini..??
orkris bikin tret pada ga dipake otaknya....

dhans
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 595
Location : Jakarta
Join date : 05.07.12
Reputation : 30

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by SEGOROWEDI on Fri Oct 18, 2013 11:23 am


kalau konteksnya tidak menghina, kenapa marah?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by dhans on Fri Oct 18, 2013 4:59 pm

@SEGOROWEDI wrote:
kalau konteksnya tidak menghina, kenapa marah?
yg menentukan tidak menghina itu siapa mas, si penulis ato umat islam..?
mau seribu kali si penulis bilang itu bukan menghina, tapi kalau yang ia tuju itu tersinggung yaaa tetap saja bukan "konteks menghina atau tidaknya".. sudah berubah menjadi "menyinggung orang lain"

kalau si rama bilang Ibu mu pernah tidur dengan si alex dan si jaya waktu ngobrol2 diwarung kopi bareng teman2... sampeyan tersinggung atau tidak..??
terlepas itu benar, sampeyan tetep pengen nyiram si rama toh...

nah itu lah konsep sederhana kejadian si salman rusdie...

ia berusaha menyinggung orang lain, padahal masih banyak topik yang bisa ia buat..

dhans
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 595
Location : Jakarta
Join date : 05.07.12
Reputation : 30

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by frontline defender on Sat Oct 19, 2013 7:58 am

ndak ada (dilarang) itu di Al-Quran, menghina --> bunuh, adanya memfitnah yang membahayakan (entah muslim ataupun pihak lain) --> bunuh :

QS. 4:88-92. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

QS. 33:60-62. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah, niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati peubahan pada sunnah Allah.

QS. 49:6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.


piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by aliumar on Sat Oct 19, 2013 8:39 am

Sang Nabi masuk Mekah dan (di saat itu) terdapat 360 patung2 berhala di sekitar Ka’abah. Dia mulai menusuk-nusuk patung2 berhala dengan tongkat di tangannya
katanya "Lakum Dinukum Waliyadin", tapi muhammad sendiri melanggar prinsip "Lakum Dinukum Waliyadin" tsb, dgn mengganggu, bahkan sampai merusak sembahan kepercayaan org lain tsb (menusuk-nusuk patung2).
Tidak sejalan antara ucapan/ajaran dgn perbuatan nya!


aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by aliumar on Sat Oct 19, 2013 8:45 am

kalau si rama bilang Ibu mu pernah tidur dengan si alex dan si jaya waktu ngobrol2 diwarung kopi bareng teman2... sampeyan tersinggung atau tidak..??
terlepas itu benar, sampeyan tetep pengen nyiram si rama toh...
berarti muslim tidak suka sama kebenaran. Muslim lebih mengutamakan "perasaan"nya yg sudah keburu nge-fans berat (cinta membabi buta) sama muhammad, sampai ga mau peduli lagi itu suatu fakta kebenaran atau bukan...cinta membabi buta, sampai buta utk melihat fakta kebenaran.

“Qul al-haqq wa law kana murran” (katakan yang benar walaupun pahit)

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by cain on Sat Oct 19, 2013 10:21 am

@aliumar wrote:
kalau si rama bilang Ibu mu pernah tidur dengan si alex dan si jaya waktu ngobrol2 diwarung kopi bareng teman2... sampeyan tersinggung atau tidak..??
terlepas itu benar, sampeyan tetep pengen nyiram si rama toh...
berarti muslim tidak suka sama kebenaran. Muslim lebih mengutamakan "perasaan"nya yg sudah keburu nge-fans berat (cinta membabi buta) sama muhammad, sampai ga mau peduli lagi itu suatu fakta kebenaran atau bukan...cinta membabi buta, sampai buta utk melihat fakta kebenaran.

“Qul al-haqq wa law kana murran” (katakan yang benar walaupun pahit)
Berarti Perawi Hadist itu rupanya MENGHINA si nabi ARAB....lucunya yang kena getahnya Kafir.

Lucu sekali ya mas bro aliumar??
avatar
cain
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1408
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 13.10.13
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Sat Oct 19, 2013 2:15 pm

@frontline defender wrote:ndak ada (dilarang) itu di Al-Quran, menghina --> bunuh, adanya memfitnah yang membahayakan (entah muslim ataupun pihak lain) --> bunuh :

QS. 4:88-92. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

QS. 33:60-62. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah, niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati peubahan pada sunnah Allah.

QS. 49:6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.


piss
Masalahnya, yang menetapkan memfitnah itukan muslim sendiri, quran sendiri. Terlalu banyak contoh. Misalnya, si A bilang, Muhammad suka merampok, muslim bilang ini memfitnah, padahal Muhammad memang benar2 perampok.

Quran mengizinkan zinah, tetapi kalau diungkap oleh non muslim, dibilang fitnah, darah si penulis layak disedot muslim.

Ayat2 setan, emang banyak ayat2 setan dlm quran, tetapi kalau non muslim yg mengungkapkan fakta ini, muslim tersinggung dan fitnah. Utk membalas fitnah, maka darah si penulis halal diminum muslim.

Kalau jantan, pena dilawan dgn pena, pedang dilawan dgn pedang. Tetapi karena muslim adalah kumpulan gerombolan makhluk yg mudah tersinggung, maka pena dilawan dgn pedang/bom, dll. Belajarlah dari kafir......pena di lawan dgn pena. Ingat kasus novel Dan Brown? Kafir angkat pena dan perang dgn pena. Pembaca bisa menilai sendiri siapa yg benar.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by frontline defender on Sat Oct 19, 2013 5:25 pm

@jaya wrote:Masalahnya, yang menetapkan memfitnah itukan muslim sendiri, quran sendiri. Terlalu banyak contoh. Misalnya, si A bilang, Muhammad suka merampok, muslim bilang ini memfitnah, padahal Muhammad memang benar2 perampok.

Quran mengizinkan zinah, tetapi kalau diungkap oleh non muslim, dibilang fitnah, darah si penulis layak disedot muslim.

Ayat2 setan, emang banyak ayat2 setan dlm quran, tetapi kalau non muslim yg mengungkapkan fakta ini, muslim tersinggung dan fitnah. Utk membalas fitnah, maka darah si penulis halal diminum muslim.
makanya kalau nuduh itu yang sesuai Al Quran, gw yakin muslim manapun nggak akan tersinggung, kalau ada yang mengatakan Islam salah karena menghalalkan rajam & poligami serta mengharamkan miras & homoseksual!

piss 
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Sat Oct 19, 2013 7:39 pm

Banyak orang mengkritik islam sesuai ajaran islam sendiri. Faktanya tdk semua muslim seperti anda yg tdk tersinggung. Fatwa mati adalah bukti main hakim sendiri, membenarkan tafsiran sendiri dan orang2 yg berbeda dgn anda halal darahnya.

Apakah ajaran waras, bahwa Allah swt sendiri yg menyesatkan seseorang, lantas setelah dia tersesat, anda lalu angkat pedang utk menggorok lehernya?

Lihat teks yg anda ambil itu.

QS. 4:88-92.  Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.


Lalu mengapa muslim tersinggung dan meminta leher dari orang yg sudah disesatkan Allah swt?
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Sat Oct 19, 2013 8:14 pm

@dhans wrote:
@jaya wrote:SIAPAKAH YANG TERSINGGUNG: ALLAH SWT ATAU MUSLIM?
Muslim mas... Allah tidak akan tersinggung bila dicela, “.....Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun...”
... bahkan mau seluruh manusia murtad atau kafir pun, tidak akan mengurangi kemulianNya tuh....
Allah telah membuat ketetapanNya untuk surga dan Neraka, jadi untuk apa berfantasi Allah bisa tersinggung... memang Tuhan seperti manusia...?? atau memang Allah itu seperti tuhan manusia pliharaan tetangga sebelah....

Kalau manusia(seb. Muslim) tersinggung yaaa wajar saja, yaaa logis saja.... kalau apa yang mereka cintai di hina, atau sekedar di fitnah... memang sampeyan bisa tahan, kalau ada orang menghina ibumu seperti pelacur, penzina, atau ayahmu seperti pembunuh dan permampok..??



@jaya wrote:Dimana2 dan kapan saja kita dengar muslim membuat fatwa mati bagi seseorang yg menghina (versi muslim tentunya) Allah swt, Nabi Muhamamd/Islam. Contoh yg paling keren  misalnya tokoh ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Salman_Rushdie

Baca berita di sini ini:
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130505_bangladesh_protes_islam.shtml

Baca artikel berikut, cuplikannya

Menghina Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tidaklah seperti menghina salah seorang dari kaum muslimin. Beliau adalah makhluk pilihan Allah yang dimuliakan dengan risalah dan akhlak yang terpuji. Maka, penghinaan terhadap beliau merupakan penghinaan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala.

http://voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/04/24/5418/hukuman-mati-bagi-penghina-nabi/


Tetapi di satu sisi kita akan melihat bagaimana Allah swt dan Muhammad secara terang2 menghina agama lain.

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

Dan lagi,

Hadis Sahih Bukhari, Volume 3, Book 43, Number 658:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah bin Masud:
Sang Nabi masuk Mekah dan (di saat itu) terdapat 360 patung2 berhala di sekitar Ka’abah. Dia mulai menusuk-nusuk patung2 berhala dengan tongkat di tangannya dan berkata, “Kebenaran (Islam) telah datang dan Kekeliruan (tak percaya) telah dilenyapkan.”  
Salma Rusdie itu fitnah sembari menghina mas...lah balik lagi, sampeyan sendiri terima gak kalo di hina atau di fitnah..??
Jangankan menghina agama, sampeyan menghina presiden amerika di depan kedubes amrik di monas aja bakalan ditahan trus digebukin abis2an... padahal pecinta presiden amrik ga sebanyak penganut umat islam...!

Lha yang salman rusdie lakukan itu jelas2 bertentangan dengan norma2 sopan santun, nilai2 kemanusian, dan jelas2 berniat menyinggung orang lain..!

dalam pandangan islam, eksploitasi ilmu pengatahuan dan bentuk bentuk ekspresinya harus mendapatkan jaminan perlindungan, sejauh eksplorasi itu dilakukan untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia. Dari pandangan dan prinsip dasar islam ini, kita dengan mudah mengatakan, bahwa islam sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip kebebasan berpikir dan berekspresi sebagaimana dituduhkan oleh beberapa kalangan.

Satu hal telah disepakati bersama adalah bahwa setiap umat atau peradaban sebenarnya memiliki unsur-unsur kesakralan, keyakinan, dan nilai-nilai tertentu yang telah tertanam dalam jati diri yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Kesemua itu menjadi faktor-faktor yang menentukan dalam pembentukan =, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari karakter suatu umat. Karekter inilah yang kemudian mewujud menjadi suatu identitas kebudayaan dan peradaban umat. Dengan demikian, segala bentuk penodaan terhadap kesakralan dan nilai nilai yang dianut oleh suatu umat—baik dilakukan dengan ucapan maupun sikap dan perbuatan—merupakan sebentuk penistaan terhadap identitas dan jati diri umat, yang pada gilirannya dapat menimbulkan ekses negatif bagi kemaslahatan umat. Oleh karena nya, menjadi hak setiap umat untuk memelihara dan mempertahankan keyakinan keyakinan dan nilai nilai skral yang dianutnya, sebagaimana ketertiban dan kemaslahatan umum mesti dijaga dari bentuk pelanggaran dan penistaan.


Dari point ini, kita dapat menjelaskan dan mendudukan kasus Sam Bacile, salman rusdie, pada konteksnya yang proporsional. Dalam pandangan umat islam, sutradara dan noveis yang berdomisili dicalifornia dan inggris ini nyata nyata telah melakukan penodaan dan pelanggaran terhadap nilai-nilai sakral umat islam serta melakukan penistaan terhadap kehormatan Nabi Umat Islam. Keberatan dan kecaman umat islam terhadap sam bacile maupun salman rusdie, dalam konteks ini, sebenarnya merupakan respon yang cukup beralasan, dan karenanya dapat dipahami.

dihadapan seorang intelektual dan sastrawan hakiki tersedia tema-tema dan masalah-masalah positif—inspiratif yang sangat luas untuk dikembangkan. Akan tetapi, seorang intelektual dan sastrawan yang picik akan terpaku hanya pada tema-tema  dan persoalan persoalan yang negatif, kontroversial dan debatable; terutama yang bertentangan dengan keyakinan dan nilai nilai yang dianut suatu masyarakat dengan tujuan semata mata untuk mencari popularitas. Dalam hal ini sam maupun salman rusdia tampaknya telah meraih apa yang didambakannya.

@jaya wrote:Fatwa mati jalan terus, di sisi lain, muslim akan terus berpidato panjang lebar bahwa Islam agama damai.
Ga ada hubungannya mas, mengajarkan kedamaian dengan membiarkan pemfitnah melakukan fitnah nya terus menerus... yang cerdas dikit mas...
Negara ini negara damai, tapi kalo sampeyan menebar kejahatan ya sampeyan bakalan dipenjara...!
Negara ini negara bebas, tapi kalo kebebasan itu sampeyan artikan dengan kebebasan seenaknya lalu membunuh orang lain, maka sampeyan pun harusnya dihukum mati pula..!

Yang logis lah kalo mikir....
Membuat aib ajaran Islam dengan bersimpati pada seorang tukang hujat, tukang fitnah, yang layak dihukum... andelan begundal gereja.... kek robot aja otaknya...sama semua...
Yang menilai memfitnah dan menghina itu kan anda.! Dan itu hanya menurut perasaan anda yg sudah terlanjur tersinggung tanpa dasar. Allah swt/Muhammad  yg dihina. Koq anda yg tersinggung. Mengapa bukan Allah swt/Muhammad yg membalasnya? Koq anda yg heboh, padahal anda klaim Allah swt mahapengampun dan pemaaf? Jangan2 anda yg akan dijebloskan ke neraka yg menyala2.  Kecuali kalau anda mengaku Allah swt tersinggung, tetapi dia gak mampu membalas sakit hatinya, lalu anda berniat menolong Allah swt/Muhamamd. Itu baru masuk akal.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by frontline defender on Sun Oct 20, 2013 12:40 pm

@jaya wrote:Banyak orang mengkritik islam sesuai ajaran islam sendiri. Faktanya tdk semua muslim seperti anda yg tdk tersinggung. Fatwa mati adalah bukti main hakim sendiri, membenarkan tafsiran sendiri dan orang2 yg berbeda dgn anda halal darahnya.
ya udah ikutin aja tuh tafsiran muslim, baru dari sana kritik diajukan/didasarkan, lagian ngritik itu kan tujuannya membangun/menyadarkan, nggak ada gunanya kan kalau pihak yang kita kritik udah nganggep kita fitnah?

@jaya wrote:Apakah ajaran waras, bahwa Allah swt sendiri yg menyesatkan seseorang, lantas setelah dia tersesat, anda lalu angkat pedang utk menggorok lehernya?

Lihat teks yg anda ambil itu.

QS. 4:88-92.  Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.


Lalu mengapa muslim tersinggung dan meminta leher dari orang yg sudah disesatkan Allah swt?
frase "disebabkan usaha mereka sendiri" nya jangan ditinggal dong, biar nggak salah pemahaman!

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Sun Oct 20, 2013 4:20 pm

1)Kalau misalnya, saya masuk islam lalu kafir lagi, mengapa saya harus dibunuh?

2)Tidak ada soal dgn frase itu, terserah apa penyebab seseorang kembali kepada kekafiran. Pointnya adalah tidak ada gunanya memberi petunjuk kepada seseorang yg telah disesatkan Allah swt. Seseorang sudah tersesat, dan sudah direstui juga oleh Allah swt, lha mengapa muslim malah tersinggung, dan darah si tersesat halal?

3)Mengapa harus ikut tafsiran muslim? Seharusnya ikutlah tafsiran yg benar. Sekalipun anda muslim, tdk otomatis tafsiran anda benar.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by haphap on Sun Oct 20, 2013 6:54 pm

@jaya wrote:
@frontline defender wrote:ndak ada (dilarang) itu di Al-Quran, menghina --> bunuh, adanya memfitnah yang membahayakan (entah muslim ataupun pihak lain) --> bunuh :

QS. 4:88-92. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

QS. 33:60-62. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah, niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati peubahan pada sunnah Allah.

QS. 49:6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.


piss
Masalahnya, yang menetapkan memfitnah itukan muslim sendiri, quran sendiri. Terlalu banyak contoh. Misalnya, si A bilang, Muhammad suka merampok, muslim bilang ini memfitnah, padahal Muhammad memang benar2 perampok.

Quran mengizinkan zinah, tetapi kalau diungkap oleh non muslim, dibilang fitnah, darah si penulis layak disedot muslim.

Ayat2 setan, emang banyak ayat2 setan dlm quran, tetapi kalau non muslim yg mengungkapkan fakta ini, muslim tersinggung dan fitnah. Utk membalas fitnah, maka darah si penulis halal diminum muslim.

Kalau jantan, pena dilawan dgn pena, pedang dilawan dgn pedang. Tetapi karena muslim adalah kumpulan gerombolan makhluk yg mudah tersinggung, maka pena dilawan dgn pedang/bom, dll. Belajarlah dari kafir......pena di lawan dgn pena. Ingat kasus novel Dan Brown? Kafir angkat pena dan perang dgn pena. Pembaca bisa menilai sendiri siapa yg benar.
BOLD Gede>>>cara yg C E R D A S dan sngat jauh dari kesan BARBAR!!!

2 good

haphap
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 46
Kepercayaan : Protestan
Location : meja warnet
Join date : 21.07.13
Reputation : -1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by frontline defender on Sun Oct 20, 2013 8:05 pm

@jaya wrote:1) Kalau misalnya, saya masuk islam lalu kafir lagi, mengapa saya harus dibunuh?
yang dimaksud "kafir/berpaling" disitu itu kan dalam artian memerangi tanpa alasan yang benar, bahkan dalam standar non-Islam pun saya kira memerangi tanpa alasan yang benar itu termasuk bentuk kekafiran terhadap keyakinan mereka!

piss 

avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Mon Oct 21, 2013 12:26 am

Saya berpendapat, anda tdk menjawab kasus yg saya bawa.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by frontline defender on Mon Oct 21, 2013 6:20 am

kalau masih kurang jelas, jawabannya : yang tersinggung itu muslim!ehmm 
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6460
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by dhans on Mon Oct 21, 2013 11:02 am

@aliumar wrote:
kalau si rama bilang Ibu mu pernah tidur dengan si alex dan si jaya waktu ngobrol2 diwarung kopi bareng teman2... sampeyan tersinggung atau tidak..??
terlepas itu benar, sampeyan tetep pengen nyiram si rama toh...
berarti muslim tidak suka sama kebenaran. Muslim lebih mengutamakan "perasaan"nya yg sudah keburu nge-fans berat (cinta membabi buta) sama muhammad, sampai ga mau peduli lagi itu suatu fakta kebenaran atau bukan...cinta membabi buta, sampai buta utk melihat fakta kebenaran.

“Qul al-haqq wa law kana murran” (katakan yang benar walaupun pahit)

tidak suka kebenaran gimana mas..??.. ini bukan masalah kebenaran lagi, bener atau salah kalau sampeyan ga suka, sampeyan terima ato nda terhadap orang menyampaikannya dengan nada sinis...?

umat islam tidak protes dengan hadis2nya tuh... selama fakta ya tidak apa, tapi kalau sudah di pleseti seperti yang dilakukan di salmon... yaaaa bukan fakta lagi mas...

coba kalo apa yang sudah saya tanyakan ke rekan mu itu saya tujukan untuk sampeyan...??
sampeyan tersinggung ato nda mas...??

anggap cerita2 yang diceritakan di warung kopi itu benar..... sampeyan akan tersinggung ato nda..??

orkris ada2 aja...

netter muslim bikin Id "Tuhan berkolor" aja udh banyak yang protes... padahal kebenaran, dan sudah banyak lukisannya...
tiba giliran muslim disuruh terima aja novel sinis tersebut...

dhans
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 595
Location : Jakarta
Join date : 05.07.12
Reputation : 30

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by dhans on Mon Oct 21, 2013 11:32 am

@jaya wrote:
@dhans wrote:
@jaya wrote:SIAPAKAH YANG TERSINGGUNG: ALLAH SWT ATAU MUSLIM?
Muslim mas... Allah tidak akan tersinggung bila dicela, “.....Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun...”
... bahkan mau seluruh manusia murtad atau kafir pun, tidak akan mengurangi kemulianNya tuh....
Allah telah membuat ketetapanNya untuk surga dan Neraka, jadi untuk apa berfantasi Allah bisa tersinggung... memang Tuhan seperti manusia...?? atau memang Allah itu seperti tuhan manusia pliharaan tetangga sebelah....

Kalau manusia(seb. Muslim) tersinggung yaaa wajar saja, yaaa logis saja.... kalau apa yang mereka cintai di hina, atau sekedar di fitnah... memang sampeyan bisa tahan, kalau ada orang menghina ibumu seperti pelacur, penzina, atau ayahmu seperti pembunuh dan permampok..??



@jaya wrote:Dimana2 dan kapan saja kita dengar muslim membuat fatwa mati bagi seseorang yg menghina (versi muslim tentunya) Allah swt, Nabi Muhamamd/Islam. Contoh yg paling keren  misalnya tokoh ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Salman_Rushdie

Baca berita di sini ini:
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130505_bangladesh_protes_islam.shtml

Baca artikel berikut, cuplikannya

Menghina Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tidaklah seperti menghina salah seorang dari kaum muslimin. Beliau adalah makhluk pilihan Allah yang dimuliakan dengan risalah dan akhlak yang terpuji. Maka, penghinaan terhadap beliau merupakan penghinaan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala.

http://voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/04/24/5418/hukuman-mati-bagi-penghina-nabi/


Tetapi di satu sisi kita akan melihat bagaimana Allah swt dan Muhammad secara terang2 menghina agama lain.

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

Dan lagi,

Hadis Sahih Bukhari, Volume 3, Book 43, Number 658:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah bin Masud:
Sang Nabi masuk Mekah dan (di saat itu) terdapat 360 patung2 berhala di sekitar Ka’abah. Dia mulai menusuk-nusuk patung2 berhala dengan tongkat di tangannya dan berkata, “Kebenaran (Islam) telah datang dan Kekeliruan (tak percaya) telah dilenyapkan.”  
Salma Rusdie itu fitnah sembari menghina mas...lah balik lagi, sampeyan sendiri terima gak kalo di hina atau di fitnah..??
Jangankan menghina agama, sampeyan menghina presiden amerika di depan kedubes amrik di monas aja bakalan ditahan trus digebukin abis2an... padahal pecinta presiden amrik ga sebanyak penganut umat islam...!

Lha yang salman rusdie lakukan itu jelas2 bertentangan dengan norma2 sopan santun, nilai2 kemanusian, dan jelas2 berniat menyinggung orang lain..!

dalam pandangan islam, eksploitasi ilmu pengatahuan dan bentuk bentuk ekspresinya harus mendapatkan jaminan perlindungan, sejauh eksplorasi itu dilakukan untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia. Dari pandangan dan prinsip dasar islam ini, kita dengan mudah mengatakan, bahwa islam sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip kebebasan berpikir dan berekspresi sebagaimana dituduhkan oleh beberapa kalangan.

Satu hal telah disepakati bersama adalah bahwa setiap umat atau peradaban sebenarnya memiliki unsur-unsur kesakralan, keyakinan, dan nilai-nilai tertentu yang telah tertanam dalam jati diri yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Kesemua itu menjadi faktor-faktor yang menentukan dalam pembentukan =, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari karakter suatu umat. Karekter inilah yang kemudian mewujud menjadi suatu identitas kebudayaan dan peradaban umat. Dengan demikian, segala bentuk penodaan terhadap kesakralan dan nilai nilai yang dianut oleh suatu umat—baik dilakukan dengan ucapan maupun sikap dan perbuatan—merupakan sebentuk penistaan terhadap identitas dan jati diri umat, yang pada gilirannya dapat menimbulkan ekses negatif bagi kemaslahatan umat. Oleh karena nya, menjadi hak setiap umat untuk memelihara dan mempertahankan keyakinan keyakinan dan nilai nilai skral yang dianutnya, sebagaimana ketertiban dan kemaslahatan umum mesti dijaga dari bentuk pelanggaran dan penistaan.


Dari point ini, kita dapat menjelaskan dan mendudukan kasus Sam Bacile, salman rusdie, pada konteksnya yang proporsional. Dalam pandangan umat islam, sutradara dan noveis yang berdomisili dicalifornia dan inggris ini nyata nyata telah melakukan penodaan dan pelanggaran terhadap nilai-nilai sakral umat islam serta melakukan penistaan terhadap kehormatan Nabi Umat Islam. Keberatan dan kecaman umat islam terhadap sam bacile maupun salman rusdie, dalam konteks ini, sebenarnya merupakan respon yang cukup beralasan, dan karenanya dapat dipahami.

dihadapan seorang intelektual dan sastrawan hakiki tersedia tema-tema dan masalah-masalah positif—inspiratif yang sangat luas untuk dikembangkan. Akan tetapi, seorang intelektual dan sastrawan yang picik akan terpaku hanya pada tema-tema  dan persoalan persoalan yang negatif, kontroversial dan debatable; terutama yang bertentangan dengan keyakinan dan nilai nilai yang dianut suatu masyarakat dengan tujuan semata mata untuk mencari popularitas. Dalam hal ini sam maupun salman rusdia tampaknya telah meraih apa yang didambakannya.

@jaya wrote:Fatwa mati jalan terus, di sisi lain, muslim akan terus berpidato panjang lebar bahwa Islam agama damai.
Ga ada hubungannya mas, mengajarkan kedamaian dengan membiarkan pemfitnah melakukan fitnah nya terus menerus... yang cerdas dikit mas...
Negara ini negara damai, tapi kalo sampeyan menebar kejahatan ya sampeyan bakalan dipenjara...!
Negara ini negara bebas, tapi kalo kebebasan itu sampeyan artikan dengan kebebasan seenaknya lalu membunuh orang lain, maka sampeyan pun harusnya dihukum mati pula..!

Yang logis lah kalo mikir....
Membuat aib ajaran Islam dengan bersimpati pada seorang tukang hujat, tukang fitnah, yang layak dihukum... andelan begundal gereja.... kek robot aja otaknya...sama semua...
Yang menilai memfitnah dan menghina itu kan anda.! Dan itu hanya menurut perasaan anda yg sudah terlanjur tersinggung tanpa dasar. Allah swt/Muhammad  yg dihina. Koq anda yg tersinggung. Mengapa bukan Allah swt/Muhammad yg membalasnya? Koq anda yg heboh, padahal anda klaim Allah swt mahapengampun dan pemaaf? Jangan2 anda yg akan dijebloskan ke neraka yg menyala2.  Kecuali kalau anda mengaku Allah swt tersinggung, tetapi dia gak mampu membalas sakit hatinya, lalu anda berniat menolong Allah swt/Muhamamd. Itu baru masuk akal.
Lho kok...
mulai deh ga fokus...??

sampeyan tanya, "siapa ygn tersinggung, Muslim atau Allah"

saya jawab "Muslim"... ko malah diulang lagi "Yang menilai memfitnah dan menghina itu kan anda.",... lha iya...saya kan MUslim...

Allah memang maha Pemaaf tuh...buktinya si salmon masih adem ayem aja sampe sekarang... masih sempet bulak balik kawin cerai sampe 4 kali belum termasuk zina diluar itu(menikmati dunia)...
tapi kami sebagai Umat muslim, wajar dan Logis merasa tersinggung kalau apa yang kami mulia kan di plintir2 seenak perutmu.. dan memang di anjurkan dalam Quran...Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.[Qs. 47 : 7]

jadi yang mau sampeyan angkat sebagai aib opo sih di tret ini..?? nda jelas pisan....


Perkara tersinggung itu wajar dan Logis adanya...!! kadang tidak melihat "benar atau tidaknya" suatu yang dianggap menyinggung..!

Pahami gambaran sederhana itu mas..

dhans
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 595
Location : Jakarta
Join date : 05.07.12
Reputation : 30

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Mon Oct 21, 2013 5:21 pm

@frontline defender wrote:kalau masih kurang jelas, jawabannya : yang tersinggung itu muslim!ehmm 
Ini contoh kasusnya!
1) Kalau misalnya, saya masuk islam lalu kafir lagi, mengapa saya harus dibunuh?
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by jaya on Mon Oct 21, 2013 5:26 pm

@dhans wrote:
Lho kok...
mulai deh ga fokus...??

sampeyan tanya, "siapa ygn tersinggung, Muslim atau Allah"

saya jawab "Muslim"... ko malah diulang lagi "Yang menilai memfitnah dan menghina itu kan anda.",... lha iya...saya kan MUslim...

Allah memang maha Pemaaf tuh...buktinya si salmon masih adem ayem aja sampe sekarang... masih sempet bulak balik kawin cerai sampe 4 kali belum termasuk zina diluar itu(menikmati dunia)...
tapi kami sebagai Umat muslim, wajar dan Logis merasa tersinggung kalau apa yang kami mulia kan di plintir2 seenak perutmu.. dan memang di anjurkan dalam Quran...Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.[Qs. 47 : 7]

jadi yang mau sampeyan angkat sebagai aib opo sih di tret ini..?? nda jelas pisan....


Perkara tersinggung itu wajar dan Logis adanya...!! kadang tidak melihat "benar atau tidaknya" suatu yang dianggap menyinggung..!

Pahami gambaran sederhana itu mas..
Ada gak dasar al quran/hadisnya, kalau anda tersinggung tanpa melihat benar atau salahnya, maka ketersinggungan anda harus dibayar dgn nyawa? Ajaran agama anda memang benar2 luar biasa.

Asal anda tersinggung saja, itu sudah cukup alasan utk menggorok leher kafir yg anda tuduh telah membuat anda tersinggung.
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Siapakah yang tersinggung: Allah swt atau Muslim?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 4 1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik