FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

apa itu armageddon?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

apa itu armageddon?

Post by darussalam on Thu Dec 08, 2011 10:54 pm

Dari Abu Hurairah dari Rasulullah saw beliau bersabda : “Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum yahudi dan membunuh mereka, sehingga bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata,: ‘Wahai orang Muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi di belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!” kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”  Dari Abdullah bin Umar ra berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda : “ Kalian akan diperangi oleh bangsa Yahudi, lalu kalian diberi kemenangan atas mereka, sampai-sampai batu pun akan berbicara : ‘Hai Muslim, ini seorang Yahudi di balikku, bunuhlah ia!”

Dua hadits di atas merupakan gambaran tentang episode akhir dari Armageddon. Bahwa Armageddon yang merupakan pertempuran di Akhir Jaman akan menggilas seluruh kekuatan Yahudi dan Negara Israel serta sekutu-sekutunya di seluruh dunia. Betapa hebatnya pertempuran itu, sampai-sampai batu dan kayu ikut berbicara, menunjukkan tempat persembunyian Yahudi. Kitab mereka sendiri juga mengatakan hal tersebut, Taurat pasal Yehezkiel 7 : 15 berjudul “Kesudahan Yerusalem” yang menyebutkan : “..pedang ada di luar kota, sampar dan kelaparan ada di dalam. Barang siapa (Yahudi) yang diluar kota akan mati karena pedang, dan barangsiapa (Yahudi) yang di dalam kota akan binasa oleh kelaparan dan sampar”.
Hal ini dipertegas dalam Taurat kita Yehezkiel pasal 6 ayat 11 – 14 “Beginilah firman Tuhan Allah : ‘Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah : Awas! Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar. Yang jauh akan mati Karena Sampar, yang dekat akan rebah karena pedang dan yang terluput serta terpelihara akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka…..Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan mereka dan tanahnya, di mana saja mereka diam akan Kubuat menjadi musnah dan sunyi sepi mulai dari padang gurun sampai Ribla’…”.
Istilah Armageddon sebenarnya berasal dari bahasa Yunani. Istilah ini kemudian di kalangan orang barat telah menjadi sinonim dalam pembahasan tentang hari akhir dunia. Di kalangan kaum Muslimin juga dijumpai istilah tersebut, yaitu Al Majidun (kemulyaan) yaitu ‘Perang Kemulyaan’. Hal ini ditemukan dalam beberapa manuskrip yang tersimpan dalam perpustakaan-perpustakaan Islam di Timur Tengah.
Armageddon adalah nama sebuah gunung di Palestina / Israel, arti dari Armageddon sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu Ar berarti Gunung (Har dalam bahasa Ibrani/Hebrew) dan Mageddon = Magiddo adalah nama kota kuno di wilayah Israel sebelah utara. Kota Magiddo terletak di pegunungan Samaria, dimana gunung ini membentang dari Magiddo di utara sampai ke Hebron di selatan.
Di dunia Barat, Armageddon telah menjadi diskursus yang cukup urgen hingga sekarang, baik di kalangan Kristen maupun Yahudi, dari rakyat biasa sampai presiden. Bahkan sebuah film pernah dibuat dengan Judul Armageddon, yang mengisahkan tentang bongkahan meteor sebesar gunung yang bergerak cepat menuju ke bumi. Untuk mencegah jatuhnya meteor itu sampai ke bumi maka dikirimlah utusan atau ‘Mesias’ berupa pesawat angkasa luar yang akan menghancurkan Meteor tersebut sehingga tidak jadi masuk atmosfir bumi.
Semua itu sangat jauh dari apa yang dimaksud dengan Armageddon itu sendiri. Peristiwa jatuhnya meteor ke bumi hanyalah salah satu episode dalam Armageddon. Lantas apa hakekat sebenarnya tentang Armageddon? Sebagai jawaban singkat, Armageddon adalah peristiwa besar di akhir zaman, yaitu perang dunia terbesar di akhir zaman yang dimulai dari Magiddo, sebuah kota di Israel di pegunungan Samaria. Nabi Muhammad saw menyebut ‘Pertempuran akhir zaman’ ini sebagai ‘Al Malhamah al Kubro’, suatu huru-hara besar yang belum pernah ada tandingannya, yang merupakan arena penampakan Kuasa Allah untuk membungkam kesombongan orang-orang kafir. Hakekat Armageddon adalah penghancuran ‘kesombongan’, terutama kesombongan orang-orang kafir, baik Yahudi maupun Nasrani , sombong atau merasa bangga dengan kecanggihan senjata, bangga dengan kekuatan tentara; yang kesemuanya itu tak ada artinya dalam Armagedddon. Segala senjata, banyaknya tentara semuanya tak berarti di medan Armageddon. Armageddon adalah arena penampakan Qudrotullah, Kuasa Allah.
Dimana pada episode akhir Zaman nanti, Isa Putra Maryam akan turun untuk menghakimi orang Yahudi atau Israel, yaitu orang-orang Yahudi keturunan Samiri si penyembah sapi, serta semua yang menjadi pendukungnya (Rum/Romawi). Mereka bersama pendukung-pendukungnya akan berkumpulkan di gunung Magiddo. Di sinilah Dajjal si ‘pendusta besar’ berperan dalam terwujudnya Pertempuran Akhir Zaman. Di tengah-tengah pertempuran itu, Allah kirimkan ‘Hantaman yang Keras’ (Al Bathsyah al Kubro) yang menghantam tepat bala tentara Rum dan Israel. Sehingga mereka terbunuh dengan hebatnya. Puncak dari pertempuran itu, Allah swt menurunkan Isa Putra Maryam (Yesus) untuk membunuh Dajjal dan pengikutnya. Injil pasal Mimpi 16 : 14-16 menyebutkan, “..Roh-roh Setan pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah yang Mahakuasa.
‘Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya’. Lalu dia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmageddon’.”
Yang dimaksud dengan Roh-roh setan adalah Dajjal dan pembantu-pembantunya yang akan menghasud atau propaganda ke seluruh dunia untuk menyerang kaum Muslimin. Sehingga Seluruh kekuatan dunia yang terdiri dari Amerika dan negara-negara Eropa dan Israel serta sekutu-sekutunya akan berdatangan di pangkalan militer Israel di bukit Magiddo. Dimana saat itu markas kaum Muslimin yang dipimpin oleh Al Mahdi berada di Ghuthah di timur Damascus di Syria.
Peperangan Armageddon ini mempunyai rentang waktu yang lama sehingga menyeret semua negara ke dalam dua poros, yaitu poros kaum kafir yang dipimpin oleh Dajjal dan poros kaum Muslimin yang dipimpim oleh Al Mahdi. Di tengah-tengah berkecambuknya perang ini, turunlah pertolongan Allah kepada kaum Muslimin yaitu dengan diturunkannya Isa Al Masih Putra Mariam Perawan Suci. Isa akan turun di menara putih di timur Damaskus ketika menjelang fajar. Kemudian Isa masuk ke markas kaum Muslimin dan ikut dalam barisan shalat Subuh. Kemudian setelah itu beliau bersama Al Mahdi akan memimpin kaum Muslimin menyerbu seluruh markas kaum kafir, bahkan berhasil membunuh Dajjal dan seluruh orang kafir.
Dalam Teks Injil di atas, Isa mengatakan, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya”. Isa Al Masih mengumpamakan bahwa dia akan datang seperti ‘pencuri’, artinya bahwa Isa akan turun pada malam hari seperti seorang pencuri yang akan datang secara tidak disangka-sangka pada malam hari. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi yang menyebutkan bahwa Isa akan turun nanti di akhir zaman di waktu fajar subuh (di malam terakhir di waktu sebelum subuh) kemudian ikut shalat bersama kaum muslimin. Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah saw : “Dajjal akan keluar pada waktu agama sudah tidak diperhatikan dan ilmu agama sudah ditinggalkan….Kemudian turunlah Isa Ibnu/putra Maryam, lalu beliau menyeru pada waktu sahur : “Wahai manusia! Apakah yang menghalangi kamu untuk keluar menghadapi pembohong yang buruk ini?”- Mereka berkata,”Ini seorang lelaki bangsa jin”. Lalu mereka keluar, tiba-tiba mereka jumpai Isa bin Maryam, lantas diiqamati untuk shalat dan orang-orang pun berkata kepada beliau, “Silahkan anda maju untuk menjadi imam, wahai Ruh Allah.” – Beliau menjawab,”Hendaklah imam kalian saja yang maju ke depan untuk mengimami shalat.” – Maka ketika beliau selesai menunaikan shalat shubuh, orang-orang keluar menemui beliau. Maka sang pembohong (Dajjal) melihat beliau, dia meleleh seperti melelehnya garam dalam air, lalu Isa as menuju kepadanya dan membunuhnya, hingga pohon-pohon dan batu-batu berkata, “Wahai Ruh Allah! Ini ada orang Yahudi!” Maka tidak ada seorangpun yang mengikuti Dajjal melainkan dibunuhnya.”
Dikatakan juga oleh Isa bahwa orang yang berbahagia adalah orang yang ‘selalu berjaga-jaga’ karena merekalah yang akan ditemui oleh Isa. Ternyata tradisi ‘berjaga-jaga’ atau dalam bahasa Arabnya adalah ‘Qiyam’ (berdiri berjaga-jaga) merupakan tradisi kaum Muslimin, yaitu shalat malam (Qiyamul Lail) dan Shalat subuh. Dalam hal ini Nabi Muhammad saw bersabda : “ Barangsiapa shalat Isya’ berjamaah maka seolah-olah dia telah berjag-jaga separo malam, dan barangsiapa yang shalat Isya’ dan Fajar/subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah berjaga-jaga sepanjang malam”. maka orang kaum Musliminlah yang nanti pertama kali ditemui oleh Isa Al Masih di dalam Masjid di waktu fajar, kemudian Isa memimpin kaum muslimin untuk membantai Yahudi sampai-sampai bebatuan berbicara.
Isa juga mengabarkan tentang kedatangannya, “Tetapi ketahuilah ini : Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri datang, sudahlah pasti berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga bersiap sedia, karena Anak Manusia (Isa as) datang pada saat yang tidak kamu duga.”
Dari teks di atas menunjukkan bahwa Isa as akan turun lagi ke dunia pada saat yang tak diduga-duga, yaitu pada waktu malam, sepeti pencuri pada waktu malam. Hanya orang-orang yang rajin bangun di malam hari sajalah yang akan mengetahui kedatangannya. Dalam ayat yang lain Isa memberi ceramah dengan judul ‘Nasehat Supaya Berjaga-jaga’ : “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Dan halnya sama seperti seorang yang berpergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam , atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapati sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang : Berjaga-jagalah!”
Bersyukurlah kaum Muslimin yang mana Rasulullah, Nabi Muhammad saw telah memberikan suatu perintah tentang pentingnya menghidupkan malam dengan bangun malam mengerjakan shalat, menyembah Allah yang Kuasa. Dimana batasan minimal shalat malam adalah shalat Isya’ dan Subuh berjamaah di Masjid. Artinya seorang muslim dianggap telah menghidupkan malam atau berjaga malam apabila dia mengerjakan shalat Isya’ dan Subuh berjama’ah pada waktunya.

Tempat berlangsungnya Armageddon.
Terdapat banyak istilah tentang Armageddon, Rasulullah menyebutnya sebagai ‘Al Malhamah Al Kubra’ pertempuran besar yang tidak ada tandingannya. Istilah yang lainnya seperti Hari Jabal di Palestina. Istilah-istilah yang lainnya muncul berdasarkan nama tempatnya yaitu : Samaria, Bukit Al Quds (Yerusalem), Tanah Isra’ dan Mi’raj, Al Jabal Al Majid (Majidu Asy-Syam), Lembah Yosafat, Lembah Penentuan. Nama-nama tempat itu secara geografis adalah sama, yaitu dalam satu tempat / kawasan di Israel dan sekitarnya, meliputi juga Libanon bagian selatan yang berhadapan dengan kota Magiddo, bagian barat Yordania, serta bagian selatan Syria (dataran tinggi Golan). Taurat pasal Yoel 3 : 9-14 menyebutkan, “Maklumkanlah hal ini di antar bangsa-bangsa : Bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!…..Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana!…Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah YOSAFAT sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru. Ayunkanlah sabitmu, sebab sudah masak tuaian ; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. Banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari tuhan di lembah penentuan!”
Tempat markas kaum muslimin saat it berada di Ghuthah di dekat Damaskus. Dari Abu Darda ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya kota tempat berkumpulnya kaum muslimin pada hari berkecambuknya perang yang sengit ialah di Ghuthah, di kota Damsyiq, yang termasuk kota terbaik negeri Syam.”


Tanda-tanda Dekatnya
ARMAGEDDON

Dari berbagai sumber /literature, terdapat beberapa tanda sebagai isyarat dekatnya Armageddon, yaitu :
1. Kembalinya /Mengumpulnya Bani Israel ke Tanah Palestina
2. Memuncaknya kedurhakaan Israel, dengan Ariel menjadi pemimpinnya
3. Munculnya gerakan INTIFADAH (gerakan aksi lempar batu oleh anak-anak Palestina kepada Israel)
4. Munculnya Imam Mahdi untuk menghentikan kedurhakaan Israel

Mengumpulnya Bani Israel ke Tanah Palestina (Baitul Maqdis)
Mengumpulnya Bani Israel / Yahudi ke Palestina untuk yang kedua kali merupakan Janji Akhir Allah kepada Bani Israel. Allah SWT berkehendak Mengumpulkan seluruh keturunan Yahudi/Israel ke Tanah yang telah dijanjikan kepada nenek moyangnya, untuk kemudian diadzab dengan adzab yang keras.
Allah SWTdalam Al Qur’an surat Al Israa’ ayat 104 berfirman :
“Dan Kami berfirman setelah itu kepada Bani Israel : “Berdiamlah kalian di bumi ini dan apabila datang Wa’dul Akhiroh (Janji akhir), niscaya kami akan mendatangkan kalian dalam keadaan bercampur baur”.
Janji akhir (Wa’dul akhiroh) adalah janji akhir Allah kepada Bani Israel untuk mengumpulkan mereka di akhir jaman di Baitul Maqdis. Keturunan Isarel/Yahudi yang telah menyebar keseluruh dunia, baik di Eropa, Rusia maupun di Amerika, akan dikembalikan lagi di Baitul Magdis.
Janji Allah untuk mengembalikan Bani Israel ke Yerusalem (Baitul Magdis) berlangsung dua kali, yaitu : Pertama, yaitu pada masa Nabi Musa as. Dengan ijin Allah Swt, Nabi Musa as, menuntun Bani Israel untuk keluar dari Mesir, membebaskan Bani Israel dari cengkeraman Fir’aun. Tetapi setelah menetap di Baitul Magdis, mereka melakukan kedurhakaan lagi (menyembah berhala patung sapi dari emas, membunuh nabi-nabi dll). Karena kedurhakannya itu, maka Bani Israel diadzab Allah. Allah mengirim raja Babilonia, yaitu Nebukadnezar untuk menaklukkan Yerusalem, sehingga sebagian orang Yahudi/Israel dibunuh dengan pedang dan sebagian lainnya dibawa sebagai budak ke Babilonia.
Kedua, Mengumpulnya Bani Israel untuk yang kedua kali (janji terakhir) terjadi mulai tahun 1948, yaitu sejak Israel memproklamasikan berdirinya negara Israel. Dari sinilah eksodus besar-besaran keturunan Yahuni/Israel dari Amerika, Eropa dan Uni Sovyet/Rusia untuk kembali ke Baitul Magdis. Syarat untuk dapat diterima menjadi warga negara Israel adalah harus bisa menunjukkan 4 keturunannya ke atas dari garis ibu adalah Yahudi murni. Dalam ‘Undang-undang Kembali ke Israel’ (5710 tahun 1950) disebutkan, “Dianggap sebagai Yahudi adalah seorang individu yang dilahirkan dari seorang ibu Yahudi”. Jadi yang menetap di negara Israel saat ini adalah keturunan Yahudi murni.
Hal ini dipertegas dengan pidato Ben Gurion, pemimpin Zionis Israel, di hadapan delegasi Amerika yang sedang berkunjung ke Israel pada tanggal 31 Agustus 1949, “Walaupun kami merealisasikan mimpi kami untuk menciptakan sebuah negara Yahudi, kami masih berada dalam tahab permulaan. Sekarang hanya ada 900.000 orang Yahudi di Israel, sementara itu mayoritas orang Yahudi masih berada di luar negeri. Tugas masa depan kami adalah membawa seluruh orang Yahudi ke Israel”.
Untuk merealisasikan kembalinya bangsa Yahudi ke Israel, maka para pemimpin Zionis membuat program pemaksaan agar seluruh Yahudi yang berada di luar Israel segera kembali ke Israel. Di antaranya adalah kerjasama atau kesepakatan rahasia antara Zionis dengan Nazi Jerman agar dengan ‘kekejaman’ tentara Nazi tersebut, maka Yahudi di Jerman segera pergi ke Palestina . Inilah yang diharapkan Zionis, menciptakan kondisi tidak aman ‘teror’ bagi bangsa Yahudi dan menyediakan ‘kenyamanan’ bagi Yahudi yang bersedia pindah ke Israel. Untuk merealisasikan tujuan tersebut, berbagai cara dilakukan, bahkan berkompromi dengan Nazi Jerman. Pembentukan pasukan terror Haganah (dikomandani Ben Gurion) untuk mengganggu orang Yahudi di Polandia, Iraq agar kembali ke Israel.
Taurat Kitab Yeremia pasal 16 ayat 14 – 18 : “Sebab itu, demikian firman Tuhan, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa tidak dikatakan orang lagi : “Demi Tuhan yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!” Melainkan : “Demi Tuhan yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka! Sebab Aku akan membawa mereka pulang ke tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka. ”
“Sesungguhnya Aku mau menyuruh banyak penangkap ikan, demikianlah firman Tuhan, yang akan menangkap mereka. Sesudah itu Aku mau menyuruh banyak pemburu yang akan memburu mereka dari atas segala gunung dan dari atas segala bukit dan dari celah-celah bukit batu. Sebab Aku mengamat-amati segala tingkah langkah mereka; semuanya itu tidak tersembunyi dari pandangan-Ku, dan kesalahan merekapun tidak terlindung di depan mata-Ku. Aku akan mengganjar dua kali lipat kesalahan dan dosa mereka, oleh karena mereka telah menajiskan negeri-Ku dengan bangkai dewa-dewa mereka yang menjijikkan dan telah memenuhi tanah milik-Ku dengan perbuatan mereka yang keji.”

Dari sini dapat diketahui bahwa Bani Israel/Yahudi akan dikembalikan ke Yerusalem, proses pengembalian ini lebih disebabkan aksi terror Zionis Israel kepada bangsa Yahudi agar pulang ke Israel. Setelah mengumpul di Israel kemudian Allah memerintahkan orang lain untuk ‘menangkap dan memburu’ (membunuh) mereka semua dikarenakan dosa-dosa Bani Israel sendiri. Mereka akan ditangkapi seperti ikan, dan diburu seperti binatang kemudian diazab dengan azab yang besarnya dua kali lipat. Kitab mereka sendiri yang mengatakannya. Betapa sengsaranya Bangsa Yahudi, karena untuk menggenapi Janji Allah, mereka harus dipaksa dengan kekerasan agar pulang ke Israel, dan setelah berkumpul di Israel maka mereka akan diazab.
Lebih Lanjut di dalam Taurat, kitab Yehezkiel pasal 22 ayat 17-22 menyebutkan : “ Lalu datanglah firman Tuhan kepadaku : ‘Hai anak manusia, Bagi-Ku kaum Israel sudah menjadi sanga : mereka semuanya adalah ibarat tembaga, timah putih, besi dan timah hitam di dalam peleburan; mereka seperti sanga perak. Sebab itu beginilah firman Tuhan Allah : Oleh karena kamu semuanya menjadi sanga, maka sungguh, Aku akan mengumpulkan kamu di tengah-tengan Yerusalem. Seperti orang mengumpulkan perak, tembaga, besi, timah hitam dan timah putih di dalam peleburan dan menghembus api di bawahnya untuk meleburnya, demikianlah Aku akan mengumpulkan kamu dalam murka-Ku dan amarah-Ku dan menaruh kamu di dalamnya dan melebur kamu. Aku akan mengumpulkan kamu dan menyemburkan api kemurkaan-ku kepadamu, sehingga kamu dilebur di dalamnya. Seperti perak dilebur dalam peleburan, begitulah kamu dilebur di dalamnya. Dan kamu akan mengetahui, bahwa aku, Tuhan yang mencurahkan amarah-Ku atasmu’.”

Orang-orang Yahudi yang sudah menyebar ke seluruh dunia akan dikumpulkan di tengah-tengah Yerusalem. Karena lamanya mereka ber-diaspora menyebabkan keadaan mereka sudah mengalami banyak perubahan (perubahan bahasa, cultur, dll). Keadaan mereka (Bani Israel) Dalam Taurat, dilambangkan seperti logam yang bercampur baur / berlainan jenis “…..mereka semuanya adalah ibarat tembaga, timah putih, besi dan timah hitam di dalam peleburan”. Logam yang berlainan jenis itu dicampurbaurkan untuk kemudian dimasukkan dalam peleburan murka Tuhan. Hal ini sesuai dengan Al Qur’an yang mengatakan : ”…Kami akan mendatangkan kalian (Israel) dalam keadaan bercampur baur”.
Untuk maksud tersebut, Allah mengunakan Tsar Rusia, Hitler serta yang lain untuk menjadi pemicu mengumpulnya Yahudi di Israel. Bagaimana Tangan-tangan Takdir mengumpulkan Yahudi ke Israel. Pada tahun 1880, hanya ada 25.000 orang Yahudi di Palestina. Sejak tahun 1882 mulailah terjadi imigrasi masal Yahudi akibat Pogrom besar di Rusia yang berada di bawah kekuasaan Tsar. Sejak tahun 1882 sampai 1917 terdapat 50.000 orang Yahudi Rusia yang berimigrasi ke Palestina. Begitu juga Yahudi dari Polandia dan Maroko berimigrasi ke Palestina karena penindasan. Akan tetapi masa yang paling penting datang dari Jerman , hampir 400.000 orang Yahudi Jerman berimigrasi ke Palestina dengan alasan menyelamatkan diri dari Hitler. Sehingga pada tahun 1947 sebelum lahirnya negara Israel, orang Yahudi di Palestina berjumlah 600.000 orang (50 % dari 1.250.000 jumlah penduduk Palestina). Begitu juga pada saat kemerdekaan Aljazair tahun 1962, terdapat 20.000 orang Yahudi Aljazair yang berimigrasi ke Israel.
Dan saat ini proses kembalinya orang-orang Yahudi ke negara Israel sedang berlangsung terus, hal ini menunjukkan sudah dekatnya azab Allah kepada Bani Israel; yang berarti Armageddon sudah diambang pintu! Sebuah takdir bagi kehancuran Ghetto Yahudi Israel yang tak bisa dihindari.


Memuncaknya Kedurhakaan Israel
Dan telah Kami tetapkan atas Bani Israel dalam kitab itu : “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. (Al Qur’an Surat Al Israa’ ayat 4)
Salah satu tanda bahwa Armageddon sudah dekat adalah ditandai dengan memuncaknya kedurhakaan Israel. Taurat kitab Yesaya 33 : 7-9 menjelaskan tentang pimpinan Israel yang bernama Ariel yang kejam, yang selalu melanggar perjanjian demi perjanjian, yang tidak menghiraukan kecaman manusi : “Lihat orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih. Jalan-jalan raya menjadi sunyi dan seorangpun tiada lagi yang lintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi ditolak, dan manusia tidak dihiraukan. Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basn dan Karmel meluruh daun.
Yesaya 29 : 1-4 menceritakan bahwa pimpinan yang bernama Ariel (Ariel Sharon sekarang ini yang memimpin Israel) membuat banyak kedurhakaan, dari tahun ke tahun selalu menang sampai akhirnya Ariel sendiri dapat dikalahkan : “Celakalah Ariel , Ariel kota tempat Daud berkemah! Biarkan tahun demi tahun perayaan-perayaan silih berganti ! Aku akan menyesakkan Ariel , sehingga orang mengerang dan mengaduh, dan kota itu akan seperti perapian bagi-Ku. Aku akan berkemah di segala penjuru mengepung engkau, dan membuat tempat-tempat pengintaian untuk mengimpit engkau, dan akan mendirikan pagar-pagar pengepungan terhadap engkau, maka engkau akan merendahkan diri dan engkau bersuara dari dalam tanah, perkataanmu kedengaran samar-samar dari dalam debu; suaramu akan berbunyi seperti suara arwah dari dalam tanah…”
Nama Ariel yang terdapat dalam teks di atas kemungkinan / dapat ditafsirkan sebagai Ariel Sharon, pimpinan Israel saat ini. Dia termasuk pimpinan yang kejam seperti yang dijelaskan dalam teks di atas. Hal ini sangat sesuai dengan sepak terjang pimpinan Israel yang bernama Ariel Sharon. Dia sangat kejam, tidak mematuhi perjanjian bahkan selalu mengingkari, para saksi yang tidak membela Israel akan diboikot atau ditolak, tidak menghiraukan teguran orang/bangsa lain. Sehingga pada akhirnya, Ariel akan dikalahkan.

Munculnya Gerakan Intifadah
Gerakan Intifadah adalah gerakan perlawanan bangsa Palestina kepada Israel dengan cara melakukan aksi Lempar Batu. Munculnya Intifadah merupakan salah satu tanda dekatnya Armageddon. Taurat telah menyebutkan : “Sebab beginilah firman Tuhan Allah : “Biarlah bangkit sekumpulan orang melawan mereka (Israel) dan biarkanlah mereka menjadi kengerian dan rampasan. Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya , membunuh anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka…” (Yehezkiel pasal 23 ayat 46-47)

Dalam Kitab Yehezkiel pasal 16 ayat 38-41 juga menyebutkan : “Aku akan melampiaskan atasmu (Israel) murka dan cemburuan-Ku. Aku akan menyerahkan engkau di dalam tangan mereka dan mereka akan meruntuhkan tempatmu yang tinggi dan merusakkan bukit-bukitmu, mereka akan menelanjangi engkau, akan merampas perhiasan-perhiasanmu dan membiarkan engkau telanjang. Mereka akan menyuruh bangkit sekumpulan orang melawan engkau, yang melempari engkau dengan batu dan memancung engkau dengan pedang-pedang mereka. Mereka akan membakar rumah-rumahmu dan menjatuhkan hukuman kepadamu..”

Dari penjelasan Taurat di atas dapat diketahui adanya aksi lempar batu (intifadah), setelah itu (dalam waktu yang dekat) disusul dengan aksi pemancungan/ pembunuhan orang Israel (Armageddon). Saat ini batu-batu dilemparkan kepada Bani Israel, dan suatu saat nanti batu-batupun ikut berbicara : “Wahai Muslimin, di sini ada Yahudi (Israel) di belakangku, bunuhlah dia !”. Semua itu merupakan wujud Murka Tuhan atas Israel karena kejahatan mereka.
Sebagian tanda-tanda tersebut ada yang telah terwujud dan ada yang belum. Tanda-tanda dekatnya Armageddon yang telah dan sedang terwujud adalah : Kembalinya /Mengumpulnya Bani Israel ke Tanah Palestina, Memuncaknya kedurhakaan Israel, dengan Ariel sebagi pemimpinnya, Munculnya gerakan INTIFADAH (gerakan aksi lempar batu oleh anak-anak Palestina kepada Israel).
Tanda-tanda dekatnya Armageddon yang belum terwujud (akan terwujud) adalah munculnya Imam Mahdi (AL Mahdi) untuk menghentikan kedurhakaan Israel. Kemunculan Al Mahdi didahului oleh fenomena hancurnya Iraq.

Armageddon, Ladang Penggilingan Anggur Israel
Di Pegunungan Armageddon atau Samaria berkumpul semua Yahudi/Israel anak keturunan Samiri, si penyembah Sapi, untuk dihancurkan. Israel diibaratkan seperti buah anggur yang siap dituai kemudian dimasukkan ke dalam ‘Penggilingan Anggur Murka Tuhan’ yang akan dilakukan oleh Isa al Masih dan Imam Al Mahdi bersama Kaum Muslimin, sehingga darah mereka mengalir sampai ke kekang kuda. Injil pasal Mimpi/Wahyu 14 : 14 - 20 berjudul “Tuaian di Bumi” menyebutkan : “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia (Isa as) dengan sebuah mahkota emas di atas kepalanya dan sebilah sabit tajam di tangannya. Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada dia yang duduk di atas awan itu : “Ayunkanlah sabitmu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak”. Dan ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabitnya ke atas bumi dan bumipun dituailah.
Dan seorang malaikat lain (Al Mahdi - tradisi Nasrani menyebut ‘manusia yg utus’ dengan sebutan malaikat) keluar dari dari bait suci (Ka’bah di Mekkah) yang di surga; juga padanya ada sebilah sabit tajam. Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya : “Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur (Israel) di bumi, karena buahnya sudah masak”. Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah. Dan buah-buah anggur itu (Israel) dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.”
Rasulullah saw menyebutnya sebagai Al Malhamah Al Kubra, karena semua orang kafir Yahudi dan Romawi dibantai habis olej Isa Al Masih. “Maka tidak ada orang kafir pun yang mencium nafasnya (Isa as) kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang.”
Yang dimaksud ‘Anggur’ dalam teks Injil di atas adalah Israel, Hal ini berdasarkan kitab mereka sendiri yang selalu melukiskan Israel sebagai pohon dan buah anggur. Bacalah Hosea pasal 10 ayat 1, menyebutkan : “Israel adalah pohon Anggur yang riap tumbuhnya yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya makin banyak dibuatnya tugu-tugu berhala, hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya. Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka…”
Dalam kitab mereka sendiri, Israel akan dihancur leburkan, musnah tak akan bangkit lagi. Taurat pasal Ulangan 28 ayat 61 menyebutkan dengan tegas tentang dipunahkannya bangsa Israel : “Juga berbagai-bagai penyakit dan pukulan, yang tidak tertulis dalam kitab Taurat ini, akan ditimbulkan Tuhan menimpa engkau (Israel), sampai engkau punah”. Jadi Armageddon merupakan sarana bagi lenyapnya sebuah negara yang bernama Israel.
Bagaimana jalannya Perang Armegeddon ? Siapa-siapa yang terlibat dan siapa yang memulai? Bagaiman akhir dari perang tersebut? Siapa yang akan tampil menjadi pemenang? Untuk lebih jelasnya ikuti bab demi bab berikut dengan seksama!
avatar
darussalam
Co-Administrator
Co-Administrator

Male
Posts : 411
Kepercayaan : Islam
Location : Brunei Darussalam
Join date : 25.11.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by JN-SeJenis Tomat on Fri Dec 09, 2011 4:01 am

oh ternyata ada hadistnya tentang armagedon ini,,,

Israel sudah hampir matang nih,,, kayaknya da g lama lg,,,,

td aja ada berita serangan Roket oleh Israel ke Palestina,,,,
yang jd masalahnya kalo saya sempat/armagedon ini terjadi dimasa saya masih hidup bigimane,,??? mau kemana saya,,???? apa yang mesti saya lakuin,,???

mo ke Palestina ongkos g ada,,!! belum lagi anak bini saya mo dikenain,,!! trus yang lebih parah kagak ngarti bahasa Arab,,,
avatar
JN-SeJenis Tomat
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 28
Posts : 250
Kepercayaan : Islam
Location : SumSel
Join date : 14.11.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by darussalam on Fri Dec 09, 2011 4:34 am

@JN-SeJenis Tomat wrote:oh ternyata ada hadistnya tentang armagedon ini,,,

Israel sudah hampir matang nih,,, kayaknya da g lama lg,,,,

td aja ada berita serangan Roket oleh Israel ke Palestina,,,,
yang jd masalahnya kalo saya sempat/armagedon ini terjadi dimasa saya masih hidup bigimane,,??? mau kemana saya,,???? apa yang mesti saya lakuin,,???

mo ke Palestina ongkos g ada,,!! belum lagi anak bini saya mo dikenain,,!! trus yang lebih parah kagak ngarti bahasa Arab,,,

kayaknya masih lama... tenang aja mas bro......negeri kita masih nunggu giliran.....palestina udah, iraq udah, afghan udah, libya udah, yah setidaknya akan ada perang dunia ke tiga yang terjadi secara global antara islam VS Yahudi (amerika + Israel + sekutunya).

moga-moga jangan sampe kiamat dulu yah......ane belom kawin soalnya...... binar binar
avatar
darussalam
Co-Administrator
Co-Administrator

Male
Posts : 411
Kepercayaan : Islam
Location : Brunei Darussalam
Join date : 25.11.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by JN-SeJenis Tomat on Fri Dec 09, 2011 9:09 pm

@darussalam wrote:
@JN-SeJenis Tomat wrote:oh ternyata ada hadistnya tentang armagedon ini,,,

Israel sudah hampir matang nih,,, kayaknya da g lama lg,,,,

td aja ada berita serangan Roket oleh Israel ke Palestina,,,,
yang jd masalahnya kalo saya sempat/armagedon ini terjadi dimasa saya masih hidup bigimane,,??? mau kemana saya,,???? apa yang mesti saya lakuin,,???

mo ke Palestina ongkos g ada,,!! belum lagi anak bini saya mo dikenain,,!! trus yang lebih parah kagak ngarti bahasa Arab,,,

kayaknya masih lama... tenang aja mas bro......negeri kita masih nunggu giliran.....palestina udah, iraq udah, afghan udah, libya udah, yah setidaknya akan ada perang dunia ke tiga yang terjadi secara global antara islam VS Yahudi (amerika + Israel + sekutunya).

wah,,, nunggu antrian neh,,,
enak kalo yang antri-in ntu sesuatu yang menyenangkan,,,,
lah ini nunggu antrian buat di serang,,,,

kalo liat SiKon(situasi dan kondisi) kayaknya memang masih jauh,,,,,

@darussalam wrote:
moga-moga jangan sampe kiamat dulu yah......ane belom kawin soalnya......

blon jawin ya,,???
wah,,, beneran tu sudah dekat dan g lama lagi deh,,,
avatar
JN-SeJenis Tomat
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 28
Posts : 250
Kepercayaan : Islam
Location : SumSel
Join date : 14.11.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by bahdar on Sat Jan 07, 2012 6:50 pm

@JN-SeJenis Tomat wrote:
@darussalam wrote:
@JN-SeJenis Tomat wrote:oh ternyata ada hadistnya tentang armagedon ini,,,

Israel sudah hampir matang nih,,, kayaknya da g lama lg,,,,

td aja ada berita serangan Roket oleh Israel ke Palestina,,,,
yang jd masalahnya kalo saya sempat/armagedon ini terjadi dimasa saya masih hidup bigimane,,??? mau kemana saya,,???? apa yang mesti saya lakuin,,???

mo ke Palestina ongkos g ada,,!! belum lagi anak bini saya mo dikenain,,!! trus yang lebih parah kagak ngarti bahasa Arab,,,

kayaknya masih lama... tenang aja mas bro......negeri kita masih nunggu giliran.....palestina udah, iraq udah, afghan udah, libya udah, yah setidaknya akan ada perang dunia ke tiga yang terjadi secara global antara islam VS Yahudi (amerika + Israel + sekutunya).

wah,,, nunggu antrian neh,,,
enak kalo yang antri-in ntu sesuatu yang menyenangkan,,,,
lah ini nunggu antrian buat di serang,,,,

kalo liat SiKon(situasi dan kondisi) kayaknya memang masih jauh,,,,,

@darussalam wrote:
moga-moga jangan sampe kiamat dulu yah......ane belom kawin soalnya......

blon jawin ya,,???
wah,,, beneran tu sudah dekat dan g lama lagi deh,,,

iya bro..mudah2an tidak ada perng apapun di negri ini..pasti sengsara banget jika suatu negara sedang kondisi perang..
nangis
avatar
bahdar
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 257
Kepercayaan : Islam
Join date : 23.12.11
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by Dizu on Sun Mar 11, 2012 5:54 pm

Sdr.ku Kalamullah dan hadis Rasullulah tu benar, Allah telah menyampaikan/menceritakan kehidupan di Alam Dunia ini dr Awal hingga Akhirnya Dunia, ya....baiknya mulai dr skrng kt persiapkan Iman dan Amal sebaik-baiknya [baik diri kita,istri/suami/anak/ahli klrga kt dstnya] semata-mata mengharap Ridho Allah Subhanallahhu ta'alla.

avatar
Dizu
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 20
Location : Sumatera
Join date : 11.03.12
Reputation : 0

http://Islamposting.wordpress.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by mang odoy on Sun May 06, 2012 6:29 am

Hadist yang diusung di tret ini...keknya bakalan SERU kalo ditawarin ke PRODUSER di HOLLYWOOD.....

Ane nunggu felemnya dirilis aja dahhh.... ketawa guling

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by keroncong on Mon May 07, 2012 7:03 pm

"Apabila bumi digoncangkan dengan sekeras-kerasnya, dan
  gunung-gunung dihancurkan selumat-lumatnya, maka jadilah ia debu
  yang beterbangan." (QS. 56:4-6)

"Ketika bumi digoncangkan sekeras-kerasnya, dan bumi mengeluarkan
semua isinya, manusia bertanya : 'Mengapa menjadi begini ?', dihari
itu bumi akan menceritakan beritanya bahwa Tuhanmu telah
memerintahkan seperti itu." (QS. 99:1-5)

"Wahai manusia, insyaflah pada Tuhanmu, bahwa goncangan Sa'ah itu
adalah sesuatu yang amat dahsyat." (QS. 22:1) Sungguh luar biasa
sekali kejadian hari itu, hari dimana Allah menepati janji-Nya kepada
semua makhluk-makhluk ciptaan-Nya, hari dimana tidak ada satupun yang
dapat memberikan pertolongan dan hari yang tiada satu juga tempat
bersembunyi. Bahkan meskipun makhluk itu pergi keplanet Saturnus
sekalipun, begitu kata Qur'an.

  Pergilah kamu kepada planet [zhillu] yang mempunyai 3 lingkaran,
  yang tiada lindungan karena dia tetap tidak akan menyelamatkan
  dari bencana [Sa'ah] bahwa dia [Sa'ah] melontarkan percikan api
  laksana balok seolah dia iringan [cahaya] yang kuning. Kecelakaan
  pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan [kebenaran].
  (QS. 77:30-34)

Saturnus adalah planet nomor 2 besarnya dalam tata surya bumi kita
ini dengan diameter 120,536 km (equatorial) dengan berat massa
5.68e26 kg dan mengorbit dengan jarak 1,429,400,000 km [atau sekitar
9.54 AU] dari matahari. Misi tak berawak yang pertama kali
menyelidiki planet Saturnus ini oleh Pioneer 11 dalam tahun 1979 yang
disusul oleh Voyager 1 dan Voyager 2. Saat ini sebuah pesawat tak
berawak yang lain dan dilengkapi peralatan yang lebih canggih bernama
Cassini tengah dalam perjalanan menuju planet Saturnus dan
diperkirakan akan tiba pada tahun 2004.

Planet Saturnus memiliki angkasa yang kaya akan Hidrogen dengan
sabuk-sabuk awan yang memantulkan sinar matahari dengan baik. Dan 3
lapis jaringan cincin [lingkaran] seputar Equator Saturnus yang indah
itu memperhebat kecemerlangan planet tersebut. Lingkaran cincin itu
sendiri diduga terdiri dari debu halus, kerikil kecil atau
bulir-bulir es yang tak terhingga banyaknya. Planet ini memiliki 10
buah bulan dan satu diantaranya baru ditemukan pada tahun 1966.

Itulah dia hari kiamat, hari Sa'ah /waktu kehancuran total yang
ditentukan/, Yaumul Hasrah /hari penyesalan/, Yaumul Muhasabah /hari
perhitungan/, Yaumul Wazn /hari pertimbangan/ dan sejumlah nama lain
yang kesemuanya menunjukkan mengenai kiamat yang akan terjadi dalam
satu hitungan yang mengagetkan.

  Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Kapankah datangnya
  ?". Katakanlah:"Hanya disisi Tuhankulah pengetahuan /ilmu/
  tentangnya; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu
  kedatangannya selain Dia. ia /Kiamat/ itu amat dahsyat untuk
  langit dan bumi. Dia tidak akan datang kepadamu melainkan dengan
  tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar
  mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu /pengetahuan/
  tentangnya ada di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak
  mengetahui".
  (QS. 7:187)

Bagaimanakah sebenarnya peristiwa pada hari tersebut jika kita
menganalisanya dengan penganalisaan Qur'an dan Science ? Adakah
kiamat itu diberlakukan oleh Allah secara begitu saja dan tanpa
melalui proses alamiah ?
Marilah kita telaah terlebih dahulu ayat-ayat Allah yang bersangkutan
tentangnya didalam AlQur'an dan menghubungkannya dengan kajian
Science.

  Demi yang terbang dalam keadaan bebas, yang membawa beban berat
  yang bergerak dengan mudahnya dan membagi-bagi urusan; bahwasanya
  yang dijanjikan itu adalah benar. (QS. 51:1-5)

Demi yang meluncur dengan cepatnya dan memercikkan api yang merubah
waktu subuh dan menimbulkan debu yang berpusat padanya sebagai satu
kesatuan. Sungguh, manusia itu tidak tahu berterima kasih kepada
Tuhannya. (QS. 100:1-6)

Pada hari meledaknya tata surya ini dengan bencana besar serta
diturunkannya para malaikat secara bersungguh-sungguh. (QS. 25:25)

Pada hari tata surya ini digoncang dengan sebenar-benar goncangan dan
orbit akan terlepas dengan luar biasa. (QS. 52:9-10)

Ketika matahari digulung (olehnya) dan bintang-bintang meluluh,
tenaga alamiah pun terlepaskan [dari posisi orbitnya], relasi
(hubungan molekul pada benda) ditinggalkan dan semua unsur
dikumpulkan serta lautan mendidih. (QS. 81:1-6)

Tata surya akan pecah karenanya sebagai bukti janji-Nya ditunaikan;
Sungguh, ini satu peringatan, barang siapa yang mau mengikuti niscaya
dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (QS. 73:18-19)

Maha Besar Allah yang telah membukakan sedikit tabir rahasia-Nya
kepada manusia mengenai hari perjanjian dengan segala kelogisannya
yang sudah sepantasnya menjadi bahan pemikiran bagi kaum yang mau
memikirkan serta bagi mereka yang benar-benar mengharapkan ridho dari
Tuhannya.

Melalui AlQur'an, wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad
Saw sang utusan mulia sekitar 14 abad yang lalu ditanah Arabia telah
menyajikan secara gamblang proses kehancuran tersebut berdasarkan
data-data ilmiah yang mampu dicapai oleh pemikiran manusia diabad 20
ini.

AlQur'an memberitakan bahwa kehidupan dalam tata surya ini
akan ditutup sekaligus secara mendadak dengan alasan dan pembuktian
yang logis dan komplit. Hidup didunia ini adalah selaku ujian
terhadap manusia yang akan menentukan nilai bagi setiap diri untuk
ditempatkan pada golongan yang baik atau jahat diakhirat nanti yang
berpokok pangkal pada ayat 51:56.

Dengan alasan ini teranglah bahwa hidup kini bukan terwujud dengan
sendirinya tanpa ujung pangkal, bukan pula menjalani reinkarnasi
dengan mati dan hidup berulang kali dengan jalan penitisan kepada
makhluk/zat lainnya , malah sesuai dengan pemikiran wajar berdasarkan
hukum kausalita yang berlaku.

Hari kehancuran total itu oleh AlQur'an dinamakan Sa'ah, yaitu waktu
penutupan kehidupan massal yang ditentukan Allah, tak seorangpun yang
dapat mengetahui kapan waktu pastinya sebagai satu pengujian kepada
setiap diri mengenai Iman dan Ilmunya.

  Tiada kejadian Sa'ah itu melainkan dalam sekejapan mata atau
  lebih cepat lagi.
  Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 16:77)

Pada ayat 16:77 diatas telah disebutkan bahwa kedatangan Sa'ah itu
terjadi dalam tempo yang sangat singkat, dan digambarkan kecepatannya
melebihi kejapan mata.

Sekarang mari sejenak kita melihat ramalan James Scotti dari
Universitas Arizona yang mengamati sebuah Asteroid yang diberi nama
XF 11 melalui teleskop 36 inci pada 6 Desember 1997 dan menyatakan
bahwa kemungkinan XF 11 itu bakal menghantam bumi pada tahun 2028.

Menurut perhitungan yang dilakukan pada 23 Maret 1998 lalu, posisi
terdekat Asteroid XF 11 pada 26 Oktober 2028 adalah 600.000 mil atau
954.340 kilometer. Kecepatan obyek angkasa ini saat itu diperkirakan
mendekati 13.914 km/detik, tulis sebuah laporan ilmiah yang
dikeluarkan Donald K. Yeomans dan Paul W. Chodas, astronom NASA yang
khusus melakukan prediksi garis orbit komet, asteroid, planet, dan
benda angkasa lain di bawah sistem tata surya matahari, dengan
bantuan komputer.

Perhitungan terakhir posisi XF 11 dilakukan berdasarkan pantauan
astronom Eleanor Helin, Brian Roman, dan Ken Lawrence yang bersama
Donald dan Paul tergabung dalam tim NEAT (Near Earth Asteroid
Tracking) di Jet Propulsion Laboratory (JPL NASA), Pasadena AS.
Perhitungan ini berarti mengandaskan ramalan bumi bakal kiamat 30
tahun lagi dan kembali ke zaman batu setelah sebuah asteroid selebar
satu mil (1,6 kilometer) menghantam bumi.

Kedua pengamatan terhadap PHA 108 (potentially hazardous asteroid),
yaitu kode yang diberikan terhadap XF 11 ini menyimpulkan, pada 2028,
garis edarnya paling dekat dengan bumi, sekitar 50.000 mil saja.
Jarak itu cukup dekat dengan daratan dan merupakan alamat buruk bagi
penghuni bumi.

Peter Schelus, peneliti lain dari Mc Donald Observatory di Texas lalu
memasuki percaturan. Awal Maret lalu, ia menggambarkan akan terjadi
88 hari ketika angkasa dipenuhi jalur asteroid yang berpijar. Garis
pijar yang menggemparkan ini bisa disaksikan dengan mata telanjang di
Eropa.

Jadwal kedatangan Asteroid XF 11, kata Peter, adalah pada 26 Oktober
2028 sore pukul 13.30 waktu pantai timur AS (atau 01.30 dini hari
WIB). Saat itu, NEO (Near Earth Object), yaitu XF 11 sudah berada
pada jarak 26.000 mil atau bisa lebih dekat lagi!

Kalau benar-benar terjadi, ya tadi itu, kehancuran total bagi segala
peradaban di muka bumi. Berbagai analisis lalu bermunculan dalam
bentuk terbitan terbatas, media cetak, tayangan film dokumenter,
sampai mini seri televisi yang sanggup menyedot perhatian seluruh
dunia, khususnya di AS.

Seperti artikel New Yorker edisi awal tahun yang menyebutkan, akibat
tabrakan hebat dengan asteroid, separoh populasi bumi akan sirna.
Kemudian sebuah film dokumenter yang ditayangkan Discovery selama dua
jam sanggup membangkitkan kekhawatiran. Begitu juga film serupa
arahan National Geographic.

Keberadaan XF 11 dan lintas orbitnya makin ramai diperbincangkan.
Stasiun televisi NBC tak mau kalah dengan menyajikan miniseri
Asteroid, memanfaatkan histeria massa.

Asteroid (kelas) XF 11 saat memasuki atmosfir bumi diperkirakan
memiliki kecepatan 45.000 mil per jam atau sebanding dengan 100 kali
kecepatan peluru yang ditembakkan. Ketika menghantam bumi, ledakan
yang ditimbulkan setara dengan 500.000 megaton TNT (ukuran ledakan).
Sebagai perbandingan, bom atom yang membumihanguskan Hiroshima
diperkirakan sebesar 0,015 megaton. Kekuatan ini sanggup membentuk
terowongan di atmosfir sepanjang lima mil. Hujan api dan perubahan
cuaca pun terjadi secara drastis lantaran iklim global berubah. Sinar
matahari terhalang oleh debu yang tersebar dalam jumlah besar di
lapisan stratosfir.

Bumi memang berada pada daerah terpaan asteroid dan komet. Namun,
atmosfir bumi melindungi penghuninya dari bebatuan ruang angkasa
kecil seukuran butiran pasir atau kelereng yang setiap hari
menghujani bumi. Kebanyakan asteroid mengikuti jalur edar antara dua
planet, yaitu Mars dan Jupiter, tapi asteroid itu saling mempengaruhi
dan bahkan terpengaruh oleh Jupiter. Akibatnya, sebagian asteroid
keluar dari jalur dan kemudian memasuki orbit Mars atau Bumi.

Bintang berekor di malam hari adalah bukti benda ruang angkasa yang
terbakar ketika memasuki atmosfir. Kebanyakan asteroid berdiameter 10
meter akan hancur sebelum menumbuk bumi. Walau demikian, masih ada
beberapa pecahan yang sempat tiba di permukaan bumi.

Bagaimana kalau asteroid jatuh di laut? Jika jatuh di Laut Jawa
misalnya, akan menimbulkan tsunami setinggi 130 meter. Dan
mengakibatkan gelombang hebat yang menyapu kota-kota sejauh 10 mil
dari garis pantai. Bukankah menurut para ilmuwan, punahnya dinosaurus
akibat serangan meteor yang terjadi 65 juta tahun lalu?

Perhitungan orbit yang akurat adalah modal utama. Soalnya, menurut
penelitian Spaceguard Survey yang menghabiskan US$50 juta selama 10
tahun -yaitu lembaga yang mampu menaksir populasi dan melakukan
identifikasi besarnya obyek NEAR (Near Earth Asteroid Rendezvous)
yang berpotensi menabrak bumi melalui penjejak sistematik yang
terdapat pada monitor efektif- memperkirakan, sekitar 4.000 asteroid
dengan ukuran satu kilometer ke atas, melintas di sekitar bumi. Dari
jumlah itu, cuma 150 yang dapat dikenali. Sementara ukuran lebih
kecil seperti yang jatuh di Tunguska, jumlahnya lebih banyak, yaitu
300.000.

Tim NEAT menghapus kekhawatiran itu melalui perhitungan mereka. Tapi
Brian Marsden dari Smithsonian Astrosphysical Observatory, yang ikut
mendorong penemuan kalkulasi garis orbit terakhir, masih penasaran.
Marsden menyebutkan bahwa dasar perhitungan itu menurut gambar XF 11
yang ditangkap pada 1990. Bahwa perhitungan yang sangat akurat dapat
dilakukan lagi saat XF 11 berdekatan dengan bumi pada 31 Oktober
2002. Melalui radar optik, garis edar XF 11 yang tepat bisa
disimpulkan. Benarkah kiamat akan terjadi pada tahun 2028 yang
diakibatkan oleh XF 11 ?
Masih terlalu dini untuk menyimpulkan demikian, Asteroid XF 11
meskipun menghantam bumi dia tidak akan mengakibatkan hancurnya tata
surya sebagaimana yang di jelaskan oleh Qur'an.

Menurut hukum Fisika, kecepatan pandangan mata sama besar dengan
kecepatan gerak sinar atau gelombang radio. Sinar bergerak sekitar
186.282 mil sedetik. Dalam satu tahun atau selama 365 hari ada
31.536.000 detik. Jadi sinar bergerak dalam satu tahun sejauh
5.874.589.152.000 mil, dan ini dinyatakan 1 tahun sinar, biasanya
angka ini dibulatkan menjadi 6 billion mil.

Sementara itu sinar dari matahari untuk mencapai bumi dibutuhkan
waktu 8.3 menit [juga biasanya dibulatkan menjadi 8 menit sinar
saja]. Jadi jika misalnya matahari itu mendadak hilang dari angkasa
maka keadaan itu baru dapat kita lihat 8 menit kemudiannya, karena
memang sekianlah kecepatan kejapan mata atau pandangan mata [menurut
hukum Fisika].

Kini dikatakan Sa'ah itu lebih cepat lagi, maka kecepatan yang
melebihi gerakan sinar untuk saat ini yang dikenal adalah komet. Dan
komet itu melayang diantara bintang-bintang angkasa hanya dalam waktu
beberapa saat saja, padahal seperti diketahui orang, jarak bintang
terdekat adalah 4 tahun gerak sinar.

Jadi Sa'ah itu berlaku cepat sekali seperti kecepatan gerak komet
[atau memang justru komet itu sendirilah yang dijadikan Allah selaku
penyebab terjadinya Sa'ah nantinya ?].

Mari kita bahas masalah ini :
Komet adalah benda angkasa yang DIDUGA oleh para ahli terdiri dari
debu, es dan gas yang membeku. Komet menyala dan membentuk ekor gas
bercahaya tatkala lewat didekat matahari. Ia memiliki lintasan yang
lonjong, berbeda dengan lintasan planet yang berbentuk lingkaran.
Komet terang sering tampak pada siang hari.
Ekornya bisa lengkung meliputi setengah bola langit, dan para
Astronom juga menduga ada sekitar 100.000 buah komet diangkasa raya.

Dan sebagaimana yang dikatakan ayat 7:187 yang sudah kita ulas
diatas, bahwa tidak akan ada seorangpun yang dapat meramalkan kapan
saat Sa'ah itu terjadi.

Karenanya jika kita mencoba mengasumsikan bahwa memang komet itulah
yang akan menjadi penyebab Sa'ah maka pantas ramalan para sarjana
mengenai rombongan komet yang dapat dilihat dari bumi selalu gagal
begitupun rombongan komet yang dinamakan Kohoutek pada bulan Desember
1973.

Ada satu ayat Qur'an yang cukup mengundang perhatian kita untuk
menghubungkannya kepada penyebab kejadian pada hari Sa'ah itu, ayat
tersebut adalah :

  Dan yang menguasai itu berada atas bagian-bagiannya dan [benda]
  yang membawa semesta Tuhanmu diatas mereka ketika itu "Ada
  Delapan". (QS. 69:17)

'Arsy yang selama ini ditafsirkan oleh sebagian besar orang sebagai
singgasana dimana Allah berdiam itu saya anggap keliru, sebab Allah
tidak membutuhkan tempat, ruangan dan juga tidak terikat dengan
waktu.

Jika dikatakan bahwa Allah *duduk* diatas 'Arsy maka berarti Allah
memiliki wujud yang sama seperti makhluk-Nya yang memerlukan tempat
tinggal dan tempat bernaung, padahal Allah Maha Suci dan Maha Mulia
dari semua itu ! Sungguh kontradiksi sekali dengan sifat-sifat
keTuhanan yang dikenal didalam Islam sebagai Asma ul Husna[2] .

Sungguh, jika kita mau memperhatikan Qur'an secara lebih teliti akan
kita dapati beberapa pengertian untuk 'Arsy ini, misalnya :

  1  Yang didirikan, yang dibangun seperti bangunan dijaman Nabi
    Sulaiman [27:38];
    bangunan dijaman Nabi Yusuf [12:100] atau bangunan yang ada di
    Palestina dahulu kala [2:259].
    Lebih jelas lagi ayat 7:137 dimana dinyatakan 'Arsy itu berarti
    bangunan yang dibangun oleh Fir'aun.

  2  'Arsy juga berarti semesta raya atau universe karena dia
    dibangun atau didirikan oleh Pencipta Esa.
    Ayat tentang itu banyak sekali, diantara lain ayat 11/7, 7/54,
    40/6, 39/75 dan 69/17.

Semua benda angkasa dinamakan semesta raya atau langit bagi manusia
dan merupakan 'Arsy Allah, termasuk planet-planet, bulan-bulan
[satelites], komet dan apa-apa yang ada diantaranya. Semua benda itu
dibangun oleh Allah sebagai yang dimaksud ayat 11:7.

  Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari
  [maksudnya 6.000 tahun karena 1 hari Allah = 1000 tahun manusia
  berdasarkan ayat 22:47] dan adalah semestanya atas Almaa' ...
  (QS. 11:7)

Semesta raya disusun begitu rupa terdiri dari jutaan bima
sakti/galaksi. Masing-masing bima sakti terdiri dari jutaan bintang
yang setiapnya dikitari oleh planet-planet yang umumnya juga dikitari
oleh bulan-bulan sebagai satelitnya. Satu bintang dengan beberapa
planet dan bulannya dinamakan tata surya atau solar system.

Kita kembali pada ayat 69:17 sebelumnya yang mengatakan bahwa kelak
pada hari Sa'ah akan ada 8 yang membawa semesta raya ini padanya yang
karena itu dia disebut sebagai yang menguasai. Adalah satu hal yang
cukup masuk akal jika kita telah berasumsi bahwa yang 8 dimaksudkan
oleh Alqur'an ini adalah 8 rombongan komet yang akan datang dengan
kecepatan penuh dan menjadikan penyebab hari Sa'ah tersebut.

Para ahli Astronomi telah sama mengetahui kedatangan suatu
komet yang dinamakan komet halley ditaksir besarnya ribuan kali besar
matahari dan panjangnya diperkirakan 500 juta mil atau lebih kurang 6
kali jarak antara matahari dan bumi [lebih panjang dari 1.000 AU].

Pada bulan April 1970 pernah pula kelihatan komet yang seperti itu
bergerak dari belahan selatan ke utara selama sebulan penuh menjelang
subuh.

Kalau orang hanya mengikuti pendapat dan dugaan ahli-ahli angkasa
Barat tentang komet, maka akhirnya orang akan berpendapat bahwa komet
itu hanya benda angkasa yang tidak perlu dihiraukan karena mereka
menganggapnya tidak berarti sama sekali. Dan ini bertentangan dengan
AlQur'an yang dengan nyata mengatakan bahwa Allah tidak pernah
menjadikan langit dan bumi ini dengan kesia-siaan atau dengan kata
lain tanpa maksud dan tujuan.

  Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu
  sangkakan terhadap Tuhanmu, dan itu telah menjerumuskan kamu,
  maka jadilah kamu orang-orang yang merugi. (QS. 41:23)

Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di
dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan
kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan
tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. (QS.
45:24)

Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan dusta atas nama Allah
pada hari kiamah ?
Sungguh, Allah Yang mempunyai karunia atas manusia tetapi kebanyakan
mereka tidak berterimakasih.
(QS. 10:60) Kalau bintang-bintang berfungsi mengatur kehidupan
diplanet-planet yang mengorbitnya, maka komet merubah kehidupan
secara mendadak, dia membentur semua bintang diangkasa luas secara
berganti-ganti menurut ketetapan yang ditentukan Allah sesuai dengan
arah layang komet yang tidak berorbit jelas.

  Yang mengingat Allah sambil berdiri dan duduk atau dalam keadaan
  berbaring dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.
  (mereka itu berkata): "Wahai Tuhan kami, tidaklah Engkau
  menciptakan semua ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka
  selamatkanlah kami dari siksa neraka. (QS. 3:191)

Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara
keduanya secara bermain-main.
(QS. 44:38) Para Astronom Barat terlalu cepat mengambil kesimpulan
untuk menentukan wujud dari komet itu dengan mengatakan ia terdiri
dari debu, es dan gas yang membeku. Sebab jika benar demikian, maka
tentunya komet itu akan jatuh kepada planet atau matahari seperti
jatuhnya meteorities, padahal belum pernah diketahui sebuah komet
telah jatuh seperti demikian. Begitupula halnya dengan orbit komet
yang dianggap pula oleh Astronom Barat itu sebagai keluarga tata
surya.

Orang seharusnya dapat mengambil pelajaran tentang komet Kohoutek
pada bulan Desember 1973 yang ternyata telah keluar dari gugusan
bintang lain, yaitu kelihatan dari celah-celah galaksi lain disemesta
raya ini. Orang telah gagal dengan anggapannya yang mengatakan bahwa
wujud komet terdiri dari pasir dan juga gagal dalam menentukan
orbitnya yang dikatakan ellips, padahal sebenarnya komet itu mengedar
tanpa orbit yang jelas.

Dalam hal ini manusia, khususnya umat Islam harus istiqomah terhadap
kitab suci AlQur'an yang berisikan petunjuk dan sumber ilmu
pengetahuan bagi manusia. Bukankah Allah sudah bersumpah pada ayat
37:1-5 dibawah ini yang menyamakan arti semesta raya yang berjuta
milyar bintang dengan 8 buah benda berapi [komet] penghancurnya.

  Demi [bintang-bintang] yang berbaris tersusun [disemesta raya],
  Demi [benda angkasa] yang membentur dengan benturan
  Demi [ayat-ayat Qur'an] yang menganalisakan pemikiran
  Bahwa Tuhanmu adalah satu, yaitu Tuhan semua planet dan bumi ini
  serta apa yang ada diantaranya serta Tuhan bagi tempat-tempat
  terbit matahari [dalam setiap planetnya].
  (QS. 37:1-5)

Orang tidak berkesempatan banyak untuk mempelajari komet karena
terlalu jauh dan jarang sekali kelihatan, untuk komet Halley saja
melakukan lintasan kepada matahari dalam kurun waktu 76 tahun sekali,
komet Kohoutek 75.000 tahun untuk melengkapi peredarannya sedangkan
komet Encke yang memiliki lintasan terpendek menghampiri matahari
tiap 3,3 tahun sekali. Pada tahun 1993 Eugene dan Carolyn Shoemaker
serta David Levy menemukan sebuah komet baru yang diberi nama komet
Shoemaker-Levy 9 [sesuai dengan nama penemunya]

Informasi selengkapnya mengenai komet SL 9 ini bisa anda lihat dalam
situs : http://www.seds.org/billa/tnp/sl9.html[3][IMAGE]

Ayat 42:5 juga memberitahukan kepada kita bahwa pada masa lalu,
pernah berlaku pendekatan layang sekelompok komet [yang besar] hingga
merobah posisi planet-planet dalam tata surya ini. Akibatnya,
terjadilah topan Nabi Nuh dan berpindahlah kutub-kutub bumi dari
tempatnya semula ketempat yang baru sebagaimana yang kita kenal
sekarang ini.

  Hampir saja planet-planet itu terseret [oleh komet] dari atasnya,
  dan malaikat tasbih dengan memuja Tuhan mereka serta memintakan
  ampun bagi orang dibumi. Ingatlah bahwa Allah itu Pengampun dan
  Penyayang.
  (QS. 42:5)

Peristiwa Topan Nabi Nuh sudah ditentukan oleh Allah dengan rencana
tepat dan logis, tidak semata-mata untuk mengazab mereka-mereka yang
kafir terhadap petunjuk Nabi-Nya namun lebih jauh dari itu berfungsi
untuk perbaikan stelsel tata surya, khususnya planet bumi.
[masalah ini akan kita bahas dalam artikel : Kealamiahan mukjizat
Nabi Nuh dan Nabi Musa[4]]

Seimbang dengan ayat 42:5 diatas, maka Ayat 69:13 menyatakan
sebaliknya, bahwa kelak dikemudian hari serombongan komet akan datang
membentur/menyeret tata surya kita, waktunya sangat dirahasiakan,
hanya Allah sendiri yang mengetahuinya. Waktu itu akan tergoncanglah
planet-planet dengan hebatnya terseret mengikuti layang sekumpulan
komet itu dan musnahlah semua yang hidup kecuali apa yang dikehendaki
oleh Allah sebagaimana yang terdapat dalam ayat 39:68

Apabila ditiupkan sangkakala dengan sekali tiupan, terbawalah
  bumi ini dan semua tenaga alamiahnya lalu bergoncanglah ia sekali
  goncangan maka ketika itu menimpalah yang menimpa dan pecahlah
  tata surya ini pada hari itu menurut ketentuan. (QS. 69:13-16)

Dan ditiupkan sangkakala lalu mati apa-apa yang ada dilangit dan
apa-apa yang ada dibumi kecuali apa saja yang dikehendaki oleh Allah,
kemudian akan ditiupkan padanya [sekali lagi] maka tiba-tiba mereka
bangkit [dari mati dan] menunggu [pengadilan Tuhan atas mereka]. (QS.
39:68)

Apakah dan bagaimana waktu itu kejadian penyeretan tata surya ini dan
dengan jalan bagaimana pula Allah menjalankan hukum-hukum
Kausalita-Nya untuk memberikan perlindungan kepada apa yang
dikecualikan-Nya seperti pada ayat 39:68 diatas ?

Mari kita jawab bersama ...
Perhatikan ulang firman Allah berikut ini :

  Demi yang meluncur dengan cepatnya dan memercikkan api yang
  merubah waktu subuh dan menimbulkan debu yang berpusat padanya
  sebagai satu kesatuan. Sungguh, manusia itu tidak tahu berterima
  kasih kepada Tuhannya. (QS. 100:1-6)

Demi yang terbang dalam keadaan bebas, yang membawa beban berat yang
bergerak dengan mudahnya dan membagi-bagi urusan; bahwasanya yang
dijanjikan itu adalah benar. (QS. 51:1-5)

Demi yang membentur dengan benturan (QS. 37:2) Dari ayat Qur'an
diatas kita bisa membaca bahwa kelak akan datang sekumpulan benda
angkasa yang meluncur dengan cepat sambil memercikkan api [QS. 100:1]
yang telah ditentukan Allah untuk membentur tatasurya kita ini [QS.
37:2] lalu menyeretnya menurut layangnya disemesta luas [QS. 100:4]
hingga habislah semua bintang diangkasa itu semuanya terseret pada
waktu tertentu berturut-turut [QS. 51:4].

Waktu itu matilah semua makhluk berjiwa dalam daerah tatasurya [QS.
39:68] hari itu tidak ada tempat berlindung sama sekali bagi manusia
sekalipun dia mencoba ke planet Saturnus dengan dugaan bahwa cincin
yang melingkar pada Saturnus itu dapat melindunginya dan itu sudah
dibantah oleh Qur'an pada 77:30-34 yang sudah kita bahas pada bagian
atas.

Tolong perhatikan masing-masing ayat yang saya tunjuk diatas untuk
menemukan relevansinya

Dengan ini saja kita bisa mengambil kesimpulan bahwa benda angkasa
yang dimaksudkan kemungkinan besar adalah komet yang memiliki
karakteristik nubuatan Qur'an.

Dan yang menjadi ekor komet sebagai yang kita lihat melayang
diangkasa bebas adalah bintang-bintang dengan semua planet dan
bulannya yang telah dibentur dan diseret oleh komet itu lebih dahulu.
Demikian pula akan berlaku pada tata surya kita ini bila nanti sudah
datang perintah dari Allah saatnya.

Lalu kenapa rombongan komet itu kelihatan kecil saja ?
Itu tidak lain karena disebabkan dia berada sangat jauh dibalik
jutaan bintang atau malah mungkin pula dibalik jutaan galaksi. Suatu
komet tidak dapat diperkirakan besarnya dengan satu kepastian,
mungkin ribuan kali lebih besar dari matahari kita, dia bergerak
tanpa orbit yang jelas karena dia terbentuk dari non partikel dengan
massa yang semakin besar yang diakibatkan oleh sifat kohesi sesamanya
dan bergabung dengan Nebula atau awan susu, dia lari dari partikel
tetapi mempunyai sifat bergabung sesamanya seperti Ionosfir yang
melingkupi planet.

Demikian pula komet lari dari setiap bintang yang ditemuinya
tetapi karena terlalu besar dan terlalu cepat layangnya [dalam Qur'an
diistilahkan yang terbang bebas dan berbeban berat serta mudah dalam
pergerakan] maka dalam gerak demikian dia membentur setiap tatasurya
yang menghalangi arah geraknya, langsung membentur dan menyeret.
Waktu itu juga seluruh Ionosfir akan bergabung dengan komet, sehingga
berakibat setiap tatasurya yang dibentur komet itu otomatis menurut
kepada benda raksasa itu.

Ketika komet membentur tatasurya dia terpaksa merobah arah geraknya
beberapa derajat karenanya komet itu nantinya akan menempuh seluruh
daerah semesta raya, ditimbulkan oleh sifatnya yang anti partikel.
Maka dari itu akan amat janggal sekali jika kita mengikuti Dugaan
Astronomi Barat bahwa komet itu terdiri dari pasir atau es yang
mengorbit keliling matahari kita.

Dengan sifat anti partikel itu, komet tidak menjalani garis orbit
tertentu, karenanya sebagaimana yang sudah kita tuliskan pada
bahagian atas bahwa orang pernah melihat komet itu bergerak dari
selatan keutara atau sebaliknya. Jika komet termasuk keluarga
tatasurya kita maka otomatis dia harus patuh pada hukum tatasurya dan
bintang-bintang lain bahwa semuanya bergerak dari barat ketimur.

Pembenturan komet atas setiap bintang bukan terlaksana sekaligus,
bukan dalam satu ketika melainkan melalui proses ilmiah yaitu secara
berangsur-angsur sehingga kian lama wujudnya semakin membesar dalam
masa yang amat panjang dan itu telah mulai terjadi semenjak ribuan
tahun yang lalu dan akan tetap seperti itu hingga masa ketentuan itu
diberlakukan Allah.

Mungkin hal itu susah digambarkan dalam ingatan bahwa langit biru
yang ada diatas kita ini kelak tiada lagi berbintang karena semuanya
mengikut pada 8 rombongan komet seolah komet itu yang menguasai
semesta raya.

  Dan yang menguasai itu berada atas bagian-bagiannya dan yang
  membawa semesta Tuhanmu diatas mereka ketika itu "Ada Delapan".
  (QS. 69:17)

Bahwa setiap planet itu berputar disumbunya untuk mewujudkan siang
dan malam serta Timur dan Barat bagi permukaan masing-masing planet
itu adalah sudah satu hukum yang pasti dalam ilmu Astronomi. Semua
bintang berada pada posisi tertentu disemesta raya dengan sifat
Repellent antara satu dengan lainnya tersusun rapi sesuai dengan
hukum-hukum yang sudah ditetapkan Allah.

  Sungguh, Allah menahan planet-planet dan bumi agar tidak luput
  /dari garis orbitnya/,
  Jika semua itu sampai luput, adakah yang dapat menahannya selain
  Dia ?
  Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
  (QS. 35:41)

Tapi mesti dijelaskan disini dalam hubungannya dengan banyak ayat
Qur'an yang lain serta kajian Ilmu pengetahuan modern, setiap planet
memiliki Rawasia [tenaga alamiah] Simple karenanya tidak akan
kejadian dua planet dempet bersatu; sebaliknya setiap planet dalam
tatasurya ini akan dempet bersatu dengan matahari yang dikitarinya
namun tidak akan lebur mencair karena masing-masingnya dikungkung
oleh batang magnet yang membujur dari Utara ke Selatan.

Hal ini berlaku sewaktu tatasurya ini diseret oleh komet sehingga
menyebabkan susunan planet kacau balau.
Orbit dan jarak tertentu tak terlaksana lagi masing-masingnya
tertarik jatuh pada matahari disebabkan Rawasia yang berlainan.
Setiap planet itu melekat pada matahari dalam keadaan utuh berupa
globe yang senantiasa bulat dan tetap berputar disumbunya.

Masalah Rawasia/Batang Magnet/Tenaga Alamiah ini sudah kita bahas
dalam artikel Mengungkap konstruksi piring terbang [5]

Hal demikian sangat penting sekali terjadi karena dengan itu tidak
akan kejadian adanya suatu planet dalam tatasurya kita ditarik oleh
bintang lain, tetapi hal itu pulalah yang menyebabkan permukaan
setiap planet terbakar, lautan menguap habis, gunung-gunung meleleh
dan setiap benda mencair jadi atom asal seperti diterangkan oleh ayat
81:1 s.d 81:6

  Ketika matahari digulung (olehnya) dan bintang-bintang meluluh,
  tenaga alamiah pun terlepaskan [dari posisi orbitnya], relasi
  (hubungan molekul pada benda) ditinggalkan dan semua unsur
  dikumpulkan serta lautan mendidih. (QS. 81:1-6)

Akan tetapi lain keadaannya dengan bulan-bulan yang menjadi satelit
mengitari planet.
Untuk itu AlQur'an menerangkan :

  Semakin dekat Sa'ah dan terpecahnya bulan-bulan. (QS. 54:1)
  Dan lenyaplah bulan-bulan itu serta dikumpulkanlah bulan-bulan
  itu bersama matahari. (QS. 75:8-9)

Bulan memiliki Rawasia Spot atau Mascon, yaitu titik pusat magnet
yang berada dalam tubuhnya, karena itu dia tidak pernah berputar
tetapi mengedar keliling planet. Makanya bulan terwujud dari pasir
halus tak memadat, bergravitasi sangat lemah. Bulan mengorbit
matahari dengan jarak 384,400 km dari planet bumi kita dan bergaris
tengah 3476 km dengan massa 7.35e22 kg.

Sewaktu planet-planet jatuh tertarik dempet pada matahari pada hari
Sa'ah tersebut maka setiap bulan itu tak mungkin mempertahankan wujud
globenya, masing-masing akan meleleh menjadi satu dengan matahari dan
mulai saat itu hilanglah bulan untuk selama-lamanya sebagaimana
tercantum pada ayat 75:8-9 diatas dan sesuai pula dengan ayat 39:68
yang menyatakan bahwa pada ledakan pertama itu semua yang hidup akan
mati kecuali apa-apa yang dikehendaki oleh Allah, dan secara
kesimpulan *goblok* salah satu benda yang tidak akan dimusnahkan oleh
Allah itu adalah planet bumi kita ini sebab pada saat itu bumi tidak
lebur kedalam matahari dalam pengertian meleleh melainkan akan
mewujudkan satu keadaan baru sebagaimana yang diterangkan Allah dalam
firman-Nya yang lain serta beberapa Hadist Nabi Muhammad Saw yang
akan kita bahas dibawah ini :

  Pada hari Kami putarkan tata surya ini laksana putaran radiasi
  untuk ketetapan-ketetapan [Kami].
  Sebagaimana Kami memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan
  mengulanginya kembali sebagai janji atas Kami. Sungguh pasti akan
  Kami tepati [janji itu]. (QS. 21:104)

[Yaitu] hari dimana bumi diganti dengan bumi yang lain [dalam
rupanya] begitu pula planet-planet, dan mereka semuanya tunduk kepada
Allah yang Esa dan Perkasa. (QS. 14:48)

Wahai manusia, insyaflah pada Tuhanmu,
Bahwa goncangan Sa'ah itu adalah sesuatu yang amat dahsyat. (QS.
22:1)

Dia berfirman: "Di sana engkau hidup dan disana pula engkau akan
mati, dan dari sana pula engkau akan dibangkitkan. (QS. 7:25)

Dari Sahal bin Sa'ad ra. katanya:
Rasulullah Saw bersabda: "Dikumpulkan manusia pada hari kiamat di
Bumi yang putih kemerah-merahan bagai dataran yang bersih, tidak ada
tanda-tanda penunjuk untuk siapapun". (HR. Imam Muslim)

Dari Mikdad bin Aswad ra. katanya:
Rasulullah Saw bersabda: "Didekatkan matahari kepada manusia dihari
kiamat sehingga jarak matahari dari mereka sekira satu mil. Manusia
digenangi keringat menurut ukuran amal mereka..." (HR. Imam Muslim)
Jadi jelaslah bahwa bumi kita ini dan juga matahari tidak akan hancur
saat itu melainkan akan diperbaharui bentuk dan keadaannya
sebagaimana Firman Allah dan Hadist Rasul diatas.

Sampai disini maka usailah bagian pertama dari pembahasan kiamat ini,
dan kita akan meneruskan pembahasan Kiamat ini kearah yang lebih jauh
lagi pada artikel Mengungkap Hidup Setelah Mati [6].

Khusus bagi anda yang muslim dan tidak terlalu suka mencampur baurkan
Science dan Qur'an saya persilahkan memindahkan situsnya ketempat
lain karena pembahasan berikutnya jika tidak hati-hati dalam memahami
ayat-ayat Allah dapat membuat anda meragukan akidah anda terhadap
Islam dan dapat menimbulkan fitnah anda kepada saya sebagai
penulisnya.

 
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by BiasaSaja on Fri Jan 04, 2013 7:37 pm

ichreza wrote:Nabi shallallahu alaihi wasalam memberitakan tentang tanda-tanda kiamat shughra (kiamat kecil), di antaranya adalah meratanya kebodohan, dan disia-siakannya amanah. Disia-siakannya amanah artinya adalah khianat. Khianat yang paling menonjol adalah menyerahkan urusan kepada orang yang bukan ahlinya.

Dalam pembahasan ini, insya Allah akan dikemukakan tentang dicabutnya ilmu (agama), dan bercokolnya kebodohan, kemudian tentang disia-siakannya amanah, yaitu diserahkannya urusan kepada orang yang bukan ahlinya.

Dicabutnya ilmu agama dan bercokolnya kebodohan

Dari Anas radhiallahu anhu , ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda: "Sesungguhnya di antara tanda-tanda (akan datangnya) kiamat adalah jika ilmu (agama) diangkat/ hilang, kebodohan dikukuhkan, khamr/ minuman keras diminum, dan perzinaan tampak nyata. (HR Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad ).
Benar. Gejala itu telah tampak nyata pada zaman kita sekarang.

Ilmu (agama) yang diwarisi dari Nabi shallallahu alaihi wasalam , sahabat-sahabatnya, tabi'in, dan para imam ahli ilmu setelah mereka, kini sungguh telah dijauhi oleh kebanyakan orang. Sedikit sekali orang yang menekuni dan memperhatikan ilmu agama yang murni dari Rasulullah shallallahu alaihi wasalam dengan manhaj (jalan pemahaman) para salafus shalih, yaitu tiga generasi awal Islam, yakni generasi sahabat Nabi shallallahu alaihi wasalam , Tabi'in, dan Tabi'it Tabi'in. Kebanyakan orang telah mengalihkan perhatiannya kepada koran-koran, majalah, dan media massa lainnya seperti televisi, radio dan sebagainya yang kebanyakan media massa itu memuat materi-materi kejahilan (jauh dari agama). Itu adalah pengalihan perhatian ummat Islam yang tadinya tertuju ke ilmu agama, kini telah beralih jauh, baik di belahan bumi timur maupun di barat.

Ilmu yang dimaksud dalam hadits itu adalah ilmu syar'i, ilmu agama Islam. Dan yang dimaksud "dicabut dan matinya ilmu" itu bukanlah dicabutnya ilmu dari akal manusia, tetapi maknanya adalah diwafatkannya para ulama, sehingga tidak tersisa lagi di dunia ini kecuali orang-orang bodoh, yang tidak faham ilmu agama.
Dalil mengenai hal itu adalah hadits Abdullah bin Umar radhiallahu anhum , ia berkata, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam :

"Sesungguhnya Allah Ta'ala tidak mencabut ilmu (agama) dengan mencabutnya dari hamba-hamba-Nya, tetapi Dia mencabut ilmu (agama) itu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang alim pun maka manusia mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh, kemudian mereka ditanya, lalu mereka berfatwa dengan tanpa ilmu, maka mereka pun sesat dan menyesatkan." (HR Al-Bukhari, Muslim, At- Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dalam Kitab Shahih Al-Jami' As-Shaghir no. 1850).

Meratanya kebodohan dan pengkhianatan

pas bener deh dengan TS nih usil

Pas KAFIR (yang pinter kalah) kemudian anda semua berkuasa / mendominasi dunia maka terjadilah ARMAGEDDON usil


Bener deh ketauan kan siapa tuh mahluk2 bodoh dan tukang khianat menurut ajaran ente sendiri ketawa guling ngakak
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by keroncong on Wed Jan 09, 2013 1:47 am

Pada bagian yang lalu kita sudah membicarakan perihal kejadian kiamat yang data-datanya kita ambil dari dalam Qur'an suci dan kita hubungkan pula dengan fenomena alamiah serta kajian Science Modern yang mana pada pembahasan tersebut kita asumsikan bahwa komet adalah sebagai penyebab dari Sa'ah tersebut.

Sekarang kita akan mencoba mengupas apa dan bagaimana kelanjutan setelah Sa'ah itu terjadi serta apa yang dimaksud dengan tiupan sangkakala kedua yang menjadi pertanda untuk kebangkitan manusia seperti yang digambarkan oleh Kitabullah.

Demi yang terbang dalam keadaan bebas,
Yang membawa beban berat
Yang bergerak dengan mudahnya
Dan membagi-bagi urusan;
Bahwasanya yang dijanjikan itu adalah benar.
(QS. 51:1-5)

Diwaktu kedatangan komet membentur tatasurya ini, semua Ionosfir yang melingkupi planet-planet dan bumi akan bergabung dengan komet tersebut dan tinggallah lagi Atmosfir bagaikan telanjang hingga pandangan mata manusia yang hidup kembali nantinya akan dapat melihat semua benda angkasa lainnya tanpa penghalang seperti keadaannya kini yang terhalang dan dihiasi oleh lapisan itu.

Setelah kedelapan komet besar itu selesai membentur dan menyeret semua bintang berupa ekornya [sesuai dengan ayat 51:4 diatas], berlaku dengan ketentuan Allah, maka kosonglah semesta raya ini dari bintang-bintang yang begemerlapan dan komet-komet itu terus melayang dengan kecepatan yang lebih tinggi tanpa penghalang.

Dalam hal ini kita perlu kita kemukakan bahwa komet itu terdiri dari Neutron yang memiliki sifat untuk bergabung. Sifat ini bagaikan daya penarik bagi setiap komet untuk saling bertemu satu sama lainnya.

Selama ini usaha bergabung itu tidak mungkin terlaksana karena senantiasa dihalangi oleh bintang-bintang yang membelokkan arah gerak komet itu beberapa derajat. Namun nanti setelah tiada bintang lagi diangkasa raya yang menghalangi gerak layangnya langsunglah kedelapan komet besar yang terbang dengan cepat ini membuat belokan melengkung yang amat besar untuk bergabung menjadi satu.

Masing-masing komet akhirnya menuju kearah satu titik pertemuan masing-masingnya diikuti oleh jutaan tatasurya. Pada titik tersebut berantukanlah semua komet itu secara tepat, inilah ledakan terbesar dalam sejarah semesta raya yang amat luas.

Jika sebelumnya benturan komet terhadap tatasurya kita yang umum disebut dengan dentuman atau terompet pertama sudah segitu dahsyatnya dengan kronologi bertabrakannya komet besar dengan ke-10 planet yang mengorbit sistem matahari kita lengkap dengan bulan-bulannya masing-masing dan Asteroids/Meteorites yang ada serta matahari yang menyebabkan kematian seluruh makhluk hidup, maka alangkah dahsyatnya pada hari benturan kedelapan komet besar yang diikuti oleh jutaan tatasurya [termasuk tatasurya kita] yang dikenal dengan sebutan terompet kedua yang sekaligus juga sebagai satu tanda kebangkitan manusia dari matinya untuk mendapatkan perhitungan dari Allah atas segala perbuatannya selama mereka hidup.

Yaitu hari yang mereka mendengar ledakan besar secara logis, itulah hari kebangkitan.
Bahwa Kamilah yang menghidupkan dan Kamilah yang mematikan dan kepada Kamilah tempat kembali. (QS. 50:42-43)

Dan ditiupkan sangkakala lalu mati apa-apa yang ada dilangit dan apa-apa yang ada dibumi kecuali apa saja yang dikehendaki oleh Allah, kemudian akan ditiupkan padanya [sekali lagi] maka tiba-tiba mereka bangkit [dari mati dan] menunggu [pengadilan Tuhan atas mereka]. (QS. 39:68)

Demikian AlQur'an memberikan keterangan mengenai tugas sangkakala yang mengeluarkan teriakan kuat [dan kita analogikan sebagai benturan dahsyat 8 komet dengan jutaan tatasurya sebagai masing-masing ekornya] secara kronologi ditinjau sudut ilmiah bahwa nantinya akan berlaku kejadiannya pada tatasurya kita dengan akibat mematikan untuk selanjutnya ke-8 komet besar itu saling berbenturan satu sama lain pada titik pertemuan yang ditentukan Allah.

Setelah 8 rombongan komet yang membawa seluruh bintang diangkasa, berbenturan sesamanya yang dikenal dengan terompet kedua, maka ke-8 komet tadi langsung bergabung menyatukan diri kemudian membentuk dirinya bagaikan bola yang maha besar melingkupi daerah semesta raya ini, sementara itu semua bintang yang terseret jadi terkepung dalam lingkungan besar sebagai besarnya daerah semesta raya sekarang ini.

Masing-masing bintang walaupun berantukan sesamanya tersebab arah layang yang bertentangan dengan gerak begitu cepat namun Rawasia Regular yang dimilikinya masih sangat berpengaruh untuk saling bertolakan.

Ingat, bahwa Rawasia bintang bersistemkan Regular dan Rawasia yang sama dengannya akan saling menolak satu sama lain.

Mulai dari waktu benturan, semua bintang mengambil posisi masing-masing dipaksa oleh Rawasia yang dimilikinya dan kesempatan itulah yang dipakai oleh 8 komet yang menjadi satu tadi untuk menghindarkan diri sebagai kulit bola besar dan menempatkan semua bintang itu dalam lingkungannya.

Lantas akan timbul pertanyaan: Bagaimana pula dengan planet-planet yang mulanya mengorbit keliling bintang namun kemudian dempet melekat pada bintang itu sewaktu terjadi Sa'ah ?

Diwaktu benturan hebat yang kedua kali ini, semua planet yang terseret dan tetap utuh kebetulan melekat dempet pada bintang itu jadi tergoncang hebat dan dahsyat sehingga melepaskan setiap planet yang melekat dempet tadi kemudian langsung mengadakan orbit keliling bintang itu dalam garis edarnya yang baru, termasuk planet bumi ini yang otomatis permukaannya sudah berubah sesuai dengan firman Allah dibawah ini.

Hari dimana bumi diganti dengan bumi yang lain [dalam rupanya] begitu pula planet-planet, dan mereka semuanya tunduk kepada Allah yang Esa dan Perkasa. (QS. 14:48)

Dan sebagai akhir dari kejadian Sa'ah tersebut .... maka kehidupan tatasurya bermula kembali.
Itulah dia akhirnya alam Akhirat yang dijanjikan !

Alam kehidupan baru bagi makhluk-makhluk Tuhan yang sudah mati akan dibangkitkan hidup kembali untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka selama hidupnya dahulu.

Rasulullah Muhammad Saw menggambarkan keadaan pada hari kebangkitan tersebut dalam dua hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang tercantum dalam kitab "Terjemah Hadist Shahih Muslim" karangan Fachruddin HS. Jilid I terbitan Bulan Bintang Jakarta 1981 hal 260 dan 285.

Dari Sahal bin Sa'ad ra. katanya:
Rasulullah Saw bersabda: "Dikumpulkan manusia pada hari kiamat di Bumi yang putih kemerah-merahan bagai dataran yang bersih, tidak ada tanda-tanda penunjuk untuk siapapun".

Dari Mikdad bin Aswad ra. katanya:
Rasulullah Saw bersabda: "Didekatkan matahari kepada manusia dihari kiamat sehingga jarak matahari dari mereka sekira satu mil. Manusia digenangi keringat menurut ukuran amal mereka..."

Begitulah satu keterangan yang cukup jelas bagi kita untuk menggambarkan keadaan bumi dan sistem matahari yang telah mengalami Sa'ah dengan orbit dan keadaan lain yang juga berubah total [sebagaimana pada Hadist yang pertama dikatakan bahwa bumi berwarna putih kemerah-merahan akibat penyatuannya semula dengan matahari pada waktu Sa'ah dan menguapkan/menghanguskan semua benda hingga tidak ditemukan tanda-tanda apapun sebagai penunjuk sementara jarak orbit matahari kala itu teramat dekat dengan bumi dan sebagai perwujudan dari apa yang selama ini dikenal orang dengan nama Padang Mahsyar].

Jika sekarang ini bumi kita diliputi oleh Atmosfir yang dalam AlQur'an, Atmosfir disebut sebagai Barkah [sesuatu yang melindungi sekaligus sebagai rahmat Allah] dengan lautan yang menggenangi hampir separuh daratan bumi, maka setelah Sa'ah tersebut, bumi menjadi telanjang dari Ionosfir sehingga pandangan mata dapat memandang lepas keseluruh penjuru langit dan air laut menjadi menguap menimbulkan bentuk-bentuk daratan baru dipermukaannya yang keadaannya tidak dapat diramalkan orang bagaimana bentuknya saat itu.

Coba anda perhatikan ayat-ayat Tuhan berikut ini :

Maka ketika bintang-bintang dilenyapkan [dari pandangan mata karena diseret komet]
Dan apabila atmosfir telah dibuka dan gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu
[yaitu meleleh karena jatuh dempet pada matahari]. (QS. 77:8-10)

Pada prinsipnya, tempat hidup di Akhirat nanti adalah tempat hidup didunia ini juga yang sudah mengalami perombakan sedemikian rupa pada saat Sa'ah, sebab dimana lagi tempat lain yang mungkin didiami dalam semesta raya Tuhan kalau tidak dipermukaan salah satu planet ? Bukankah Tuhan pula menyatakan bahwa dibumi ini juga manusia akan dibangkitkan nantinya ?

Dia berfirman: "Di sana engkau hidup dan disana pula engkau akan mati, dan dari sana pula engkau akan dibangkitkan. (QS. 7:25)

Dan tidakkah manusia pikirkan bahwa Kami jadikan ia dari setitik Nutfah tetapi tiba-tiba ia jadi pembantah yang nyata, dan dia mengadakan perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang yang hancur luluh ?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala ciptaan." (QS. 36:77-79)

Jika kamu ragu tentang kebangkitan nanti, maka sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari tanah [Turab], kemudian dari setetes mani [Nutfah], kemudian dari segumpal darah ['Alaqah], kemudian dari segumpal daging [Mudgah] yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu.

Dan Kami tetapkan dalam rahim [ibumu] apa yang Kami kehendaki sampai waktu tertentu, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian kamu sampai pada kedewasaanmu, dan diantara kamu ada yang diwafatkan [sebelumnya] dan diantara kamu ada yang dipanjangkan umurnya sampai pikun agar dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. (QS. 22:5)

Pada hari kebangkitan itu, hari dimana setiap diri dihidupkan kembali nanti terdapatlah dua macam bentuk manusia yang memperlihatkan perbedaan yang menyolok ditentukan oleh perbedaan beriman dan kafirnya.

Pada hari yang akan ada muka yang putih berseri dan ada pula yang bermuka hitam muram.
Kepada orang-orang yang hitam muram mukanya akan ditanyakan: "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman karenanya rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu". Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah. (QS. 3:106-107)

Dan ditiup sangkalala, maka secara cepat mereka keluar dari kuburnya bersegera kepada Tuhan mereka dan berkata :"Aduhai, celakalah kami ! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat istirahat kami ?" Inilah apa yang dijanjikan Yang Maha Pemurah dan benarlah [sabda] para Rasul. (QS. 36:51-52)

Pemandangan dan pendengaran manusia dihari itu sangat tajam, jika sekarang ini manusia hidup dalam alam tiga dimensi dimana panca indera memiliki keterbatasan tertentu dalam pencapaiannya maka diakhirat kelak manusia akan hidup dalam alam 4 dimensi dimana penglihatan dan pendengaran tak terhalang dan tak dibatasi oleh ukuran tertentu dalam lingkungannya malah mereka akan melihat serta mendengar sesuatu pada gelombang yang sudah lama menggelombang keangkasa luas yang kemudian kembali memantul kepada panca indera mereka.

Keadaan seperti itu akan menakutkan manusia yang selalu berbuat dosa selama hidup sebelumnya, pada hari itu juga dia dapat kembali melihat rekaman kehidupannya yang pada hakekatnya adalah Neutron yang senantiasa merekam segala gerak gerik yang berlaku dalam hidup satu diri kemudian dia mengapung keangkasa sebagai anti partikel waktu dimana fungsi rekamannya berhenti karena tiada lagi yang direkamnya.

Para ahli sependapat bahwa masa lalu tidak hilang begitu saja tapi ia berpindah kewujud lainnya dan mengambang diangkasa yang beberapa diantaranya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu yang memiliki ketajaman indra ke-6 untuk melihat kejadian masa lalu yang pada intinya adalah mengadakan persesuaian frekwensi pikirannya kearah frekwensi rekaman yang ada, tinggal lagi sampai sejauh mana frekwensi manusia tersebut dapat melihat secara luas dan jauh rekaman yang dia inginkan yang tentu juga akan mengeluarkan banyak tenaga.

Sesungguhnya engkau berada dalam keadaan lalai tentang hari Akhir ini, maka Kami angkatkan darimu tutupan pancaindera [yang menutupimu sebelumnya], maka penglihatanmu pada hari ini sangat tajam. (QS. 50:22)

Diberitakan kepada manusia pada hari itu apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manusia itu akan melihat riwayat dirinya sendiri. (QS. 75:13-14)

Awaslah, karena sesungguhnya tulisan untuk orang-orang yang pembangkang itu ada dalam Sijjin.
Dan sudahkah engkau tahu apa Sijjin itu ?
Yaitu Kitab Rekaman (QS. 83:7-9)

Ingatlah, bahwa tulisan orang-orang baik itu ada dalam 'Illiyyin.
Tahukah engkau apakah 'Illyyin itu ?
Yaitu Kitab Rekaman (QS. 83:18-20)

Dalam ayat yang lain Allah juga menerangkan dengan cukup jelas perihal Kitab catatan Raqid 'Atid itu sebagai Mar'a yang dikeluarkan dari setiap benda.

Jagalah kesucian nama Tuhanmu Yang Maha tinggi.
Yang telah menjadikan dan menyempurnakan.
Dan yang telah menentukan serta menunjuki.
Yang mengeluarkan Mar'a [berkas-berkas kehidupan]
Lalu menjadikannya dalam keadaan mengapung dan berisikan catatan [gusaan ahwa]
Kelak akan Kami beberkan padamu. (QS. 87:1-6)

Sekarang kita tinggalkan pembahasan bagaimana kiranya Allah akan mengadili setiap makhluk berdasarkan Mar'a atau catatan hidupnya sendiri dengan penuh sifat keRahmanan dan keRahiman-Nya, namun satu hal yang pasti, Allah adalah hakim sebaik-baiknya yang akan mengadili segala sesuatu dengan segala ketentuan-Nya dan akan membalasi semua kebaikan dan kejahatan.

Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. (QS. 10:109)

Kami adakan neraca-neraca yang adil pada hari kiamat, lantaran itu, sesuatu jiwa tidak akan teraniaya sedikitpun. Karenanya, meski amalannya hanya seberat biji khardal [sawi] pasti akan kami balasi. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan. (QS. 21:47)

Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak akan mendapatkan balasan lain kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 36:54)

Sekarang, mari kita mulai membahas dimanakah letak syurga dan neraka itu nantinya ?

Setelah kejadian Sa'ah, manusia dibangkitkan kembali dari bumi ini yang sudah mengalami stelsel baru, dibumi ini juga manusia akan diadili oleh Allah berdasarkan catatan hidup manusia tersebut nantinya, lalu setelah selesai pengadilan tersebut, kemanakah manusia yang kafir akan pergi keneraka dan kemana pula manusia yang beriman akan menuju kesyurganya ?

Satu hal, bahwa manusia dijadikan dengan tubuh yang konkrit baik itu sekarang maupun pada saat hari kebangkitan dan tubuh yang konkret inilah yang kelak akan merasakan manisnya Iman atau pedihnya azab neraka. Tak mungkin manusia yang konkrit akan ditempatkan dalam neraka yang abstrak.

Neraka itu bahasa Indonesia terambil dari bahasa Qur'an artinya Api menyala yang sangat besar.
Api besar mana disemesta raya ini yang mungkin ditempati oleh jutaan milyar manusia kafir lengkap dengan segala Iblis dan para pengikutnya?

Mari perhatikan firman Allah dibawah ini :

Adapun orang-orang yang celaka itu berada dalam neraka, untuk mereka dalamnya suara gemuruh dan ketakutan. Mereka kekal di dalamnya selama ada planet-planet dan bumi, kecuali jika Tuhanmu berkehendak untuk apa yang Dia ingini. (QS. 11:106-107)

Pada ayat diatas ada disebutkan bahwa neraka itu akan tetap ada selama adanya planet-planet yang mengorbit dan juga bumi. Apakah maksudnya ?

Ada pendapat bahwa neraka itu sebenarnya adalah sistem matahari kita ini yang wujudnya tentu saja sudah diperbaharui pada saat Sa'ah sebelumnya dan malah ukurannya mungkin lebih besar dari yang ada sekarang karena dia sudah akan mendapatkan banyak "tamu" yang terdiri dari planet-planet dan bulan yang luluh kedalam gravitasinya pada waktu dempet kematahari pada hari Sa'ah.

Mari pula kita melihat apa yang dikabarkan oleh Nabi Musa kepada kaumnya tentang Neraka itu:

"Hai kaumku, bagaimana kamu ini, aku menyeru kamu kepada keselamatan tetapi kamu menyeru aku ke neraka ? Kamu mengajakku untuk kufur kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui sedangkan aku mengajak kamu kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Sebenarnya apa yang kamu serukan padaku tidak mempunyai hak apapun baik di dunia maupun di akhirat. Dan tempat kita kembali hanyalah kepada Allah sementara orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka.

Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku serahkan urusanku kepada Allah karena sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya". Maka Allah menyelamatkan dia dari kejahatan yang mereka atur dan telah pastilah azab yang jahat kepada golongan Fir'aun.

Kepada mereka dinampakkan Neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Sa'ah itu akan dikatakan kepada malaikat : "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya kedalam azab yang sangat keras". (QS. 40:41-46)

Mari tinjau apa maksud ayat terakhir diatas (46) bahwa pada pagi dan petang akan diperlihatkan Neraka kepada mereka sedangkan waktu itu belumlah terjadi Sa'ah, yaitu pada hari mereka semuanya masih hidup [perhatikan hubungannya dengan ayat sebelumnya], tentulah sudah jelas bahwa matahari inilah yang dimaksudkan Neraka oleh Allah yang mereka lihat terbitnya setiap pagi dan petang.

Walaupun setiap hari Fir'aun melihat matahari tetapi dia tidak mengetahui bencana yang mungkin ditimbulkan oleh Api besar itu. Namun pada akhirnya sebagai penyebab kematiannya, Fir'aun dikaramkan oleh pembesaran radiasi matahari yang menimbulkan gelombang pasang di Lautan Hindia hingga Laut Merah bagian utara mengalir keselatan kemudian mengalir lagi keutara sembari menenggelamkan tentara Fir'aun yang mengikuti kaum Musa dari belakang sebagai salah satu mukjizat dan pertolongan Allah bagi Nabi Musa as.

Pada ayat suci yang lain ada juga dijelaskan betapa fungsi matahari sebagai salah satu bintang sekaligus salah satu Neraka yang diancamkan terhadap syaithan sesuatu siksaan yang perih dan membakar.

Ingat, dalam semesta raya yang dikenal dengan nama 'Arsy Allah ini terdapat jutaan bintang-bintang yang terdiri dari jutaan tatasurya dengan sistem mataharinya sendiri dan dengan planet-planet yang mengorbit padanya yang masih menurut Qur'an pun terdapat planet yang berkeadaan sama seperti bumi yang juga terdapat makhluk hidup. Dalam Qur'an ada disinggung pula bahwa syaithan itu terdiri dari 2 jenis, yaitu jenis manusia dan jenis Jin, Neraka pun dikenal ada beberapa tingkatan yang kesemuanya itu mengacu pada banyaknya sistem matahari yang ada.

Dan sungguh Kami hiasi angkasa dunia ini dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu ancaman bagi syaithan dan Kami sediakan bagi mereka siksaan yang perih. (QS.67:5)

Dan sesuai dengan Qur'an, maka siapapun yang kafir terhadap Allah dan sudah masuk dalam matahari alias Neraka itu tiada akan dapat keluar lagi karena ia berlaku sebagai satu siksaan yang kekal dan berkaitan dengan ayat 11:106 dan 107 yang sudah kita bahas diatas. Barang siapa yang mencoba keluar dari sana maka sudah ada penjaga-penjaga yang terdiri dari para malaikat Allah merujuk pada ayat 66:6.

Lalu jika Neraka adalah matahari, mana pula yang disebut dengan Syurga itu ?

Sebelumnya kita harus ingat lagi bahwa hidup di Akhirat nanti adalah hidup konkrit sebagaimana keadaan hidup sekarang ini hanya saja nantinya lebih sempurna, abadi dan tiada mengenal dosa dan semacamnya sebagaimana sekarang ini, sesuai pula dengan beberapa ayat Qur'an dan Hadist Rasulullah Muhammad Saw berikut :

Adapun orang-orang yang dibahagiakan itu berada dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama masih ada planet-planet dan bumi, kecuali apa yang dikehendaki Allah. (QS. 11:108)

Dari Abu Hurairah katanya :
Rasulullah Saw bersabda: 'Sesungguhnya kamu tetap sehat dan tidak akan sakit untuk selama-lamanya. Sesungguhnya kamu tetap hidup dan tidak akan mati untuk selamanya. Sungguh kamu tetap muda dan tidak akan tua untuk selamanya. Sungguh kamu tetap senang dan tidak akan susah untuk selamanya. Itulah yang dimaksudkan dengan firman Allah : "Dan mereka diseru bahwa itulah surga yang dipusakakan kepada kamu disebabkan apa yang pernah kamu kerjakan". (QS. 7:43)
(Hadist Riwayat Muslim)

Sebagaimana Neraka, maka syurga itupun tentulah konkret dan ada dalam kawasan semesta Tuhan sebagaimana yang diterangkan pada ayat 11:108 diatas. Kesimpulannya ialah syurga yang dijanjikan itu adalah permukaan planet-planet yang telah dibaguskan sedemikian rupa oleh Allah pada hari Sa'ah. Itulah sebabnya kenapa Qur'an memakai istilah "Jannah" yang selain berartikan kebun, juga berartikan Syurga dengan bentuk pluralnya "Jannaat" yaitu sorga-sorga yang berartikan planet-planet.

Seperti yang sudah kita bahas dalam artikel Mengungkap Kiamat bahwa bulan akan menjadi tiada karena sudah hancur bergabung dengan matahari pada kejadian Sa'ah sehingga terciptalah siang-siang dalam setiap tatasurya yang masing-masing memiliki matahari/Neraka yang diorbit oleh planet-planet dalam jarak orbitnya yang baru.

Dan orang-orang yang beriman dan beramal shaleh itu, Kami tempatkan mereka dari syurga itu selaku tempat tinggi yang bergerak siang-siang dibawahnya, mereka kekal didalamnya. (QS. 29:58)

Akan tetapi orang-orang yang muttaqien padaTuhannya, untuk mereka tempat tinggi yang di atasnya ada tempat tinggi lagi selaku bangunan yang bergerak di bawahnya siang-siang sebagai janji Allah dan Allah tidak akan merubah janji tersebut. (QS. 39:20)

Mereka dan istrinya berada pada zilaal (planet yang melakukan transit) diatas singgasana bersenang-senang. (QS. 36:56)

Dalam syurga itu mereka bersenang-senang diatas [planet sebagai] singgasana ['Arsy Tuhan], tidaklah mereka melihat matahari [dari dalamnya] dan tidak pula panas terik. (QS. 76:13)

Arti Anhaar bukanlah "sungai-sungai" sebagaimana yang ditafsirkan orang selama ini untuk menunjukkan keadaan dalam syurga, kata Anhaar selalu diiringi dengan istilah "dibawahnya" selain itu kata Anhaar sebagai jamak atau plural dari Nahaar yang berarti "siang" seperti Layaal jamak dari Lailu yang berarti "malam" sehingga kata Anhaar berarti "siang-siang". Namun memang dalam beberapa ayat Qur'an yang lainnya, kata Anhaar dapat berarti "sungai-sungai" sebagai jamak dari Nahru, dan disinilah kita harus pandai memilah mana yang harus ditafsirkan siang dan mana yang harus ditafsirkan dengan sungai. Untuk penafsiran "sungai" itu umumnya diiringi istilah "padanya", sebagai contoh :

Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada para Muttaqien adalah *Padanya ada Anhaar* dari air yang tak membusuk dan *Anhaar* dari susu yang tidak berubah rasanya..." (QS. 47:15)

Jadi letak syurga itu sendiri adalah beberapa bagian planet yang sudah diperbaharui yang tetap mengorbit matahari dengan orbit lintasan yang baru pula yang memiliki keadaan tanah yang sangat subur sesuai dengan sifat Jannah yang berarti kebun yang mana dalam hal ini syurga tersebut adalah laksana planet yang berada dalam jalur lintasan Neptunus atau malah juga Pluto pada saat ini, sebab mereka adalah planet-planet yang memiliki jarak terjauh dari matahari sehingga maksud ayat 76:13 dapat terpenuhi.

Dan memang jika syurga itu adalah berada dalam jalur lintasan Neptunus atau Pluto, maka syahlah pendapat yang mengatakan bahwa siang-siang bergerak dibawahnya, yaitu dibawah orbit mereka. Dalam ayat Qur'an yang lain pula dinyatakan bahwa adanya penduduk syurga yang melewati Neraka dan berseru kepada mereka. Selain itu, digambarkan pula bahwa penduduk syurga akan mendapatkan beberapa makanan yang kesemuanya menyerupai makanan yang bisa kita temui saat ini.

Dan penghuni surga menyeru penghuni neraka: "Sungguh, telah kami dapati kebenaran sebagai apa yang dulu dijanjikan Tuhan kepada kami. Maka apakah kamu pun telah mendapati apa yang sudah dijanjikan Tuhan kepada kalian ?". Mereka menjawab: "Benar !". (QS. 7:44)

Dan ketika mereka memandang kepada penduduk Neraka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama dengan orang-orang yang zalim itu". (QS. 7:47)

Dan gembirakanlah orang-orang beriman dan beramal shaleh itu, bahwa bagi mereka ada surga-surga [planet-planet] yang bergerak siang-siang dibawahnya. Setiapkali mereka diberi buah-buahan dari syruga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kita dahulu".
Padahal yang diberikan pada mereka itu adalah yang disamarkan, dan bagi mereka ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalam syurga tersebut.

Sungguh Allah tiada segan membuat perumpamaan apa saja, nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?". Dengan perumpamaan itu didapati beberapa banyak orang yang tersesat tapi dengan perumpamaan itu pula beberapa banyak orang yang mendapatkan petunjuk. Dan tidak akan tersesat dengannya melainkan orang-orang yang fasik. (QS. 2:25-26)

Lalu bagaimana cara manusia untuk sampai ke syurga yang berupa planet yang tinggi dan bertingkat-tingkat sesuai dengan garis orbit atau edarannya pada matahari/Neraka itu ? Dan bagaimana pula cara manusia kafir itu berjalan menuju matahari ?

Dan mereka yang taqwa kepada Tuhannya dihimpun ke syurga berombongan hingga ketika mereka sampai kesana, dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah para penjaganya: Keselamatan atas kamu, kamu merasakan kebaikan, maka masukilah dia sebagai orang-orang yang kekal." (QS. 39:73)

Dan planet-planet (zilaal = yang melakukan transit) jadi dekat atas mereka dan diharmoniskan pencapaiannya seharmonisnya. Lalu diputarkan diatas mereka sesuatu yang naik cepat dari perak (warna putih) dan piala-piala yang mengkilap, yaitu benda mengkilap dari perak yang Dia tentukan dengan ketentuan. (QS. 76:14-16)

Sampai disini kita sudah berbicara masalah sesuatu yang terbang cepat diatas manusia yang berwarna putih mengkilap dibuat dari perak laksana berbentuk piala [panjang mungkin seperti cerutu] yang akan mencapai planet-planet syurga secara berombongan yang letaknya dekat [karena cepatnya lesatan benda tsb maka dianggap tempat tujuan adalah dekat] sehingga dikatakan pula seharmonis mungkin.

Nah ... disini untuk yang keranjingan UFO tampaknya sudah memiliki pandangan tersendiri kira-kira bagaimana bentuk dan kecepatan pengangkut Jemaah Syurga ini berlandaskan ayat 76:16)

Pertanyaan selanjutnya, dapatkah penduduk syurga yang satu berkunjung kesyurga yang lainnya saling berkunjung satu sama lainnya?

Untuk mencari jawaban dari pertanyaan ini, maka mari kita simak keterangan berikut ini:

Dari Abu Sa'id Al Khudri ra. katanya :
Rasulullah Saw bersabda: 'Sesungguhnya orang-orang yang mendiami syurga melihat orang-orang yang mendiami tempat tinggi diatas mereka sebagaimana mereka melihat bintang bercahaya yang jauh diufuk timur atau barat, karena berbeda tingkat kediaman antara mereka.' Para sahabat bertanya: 'Ya Rasulullah! Apakah itu hanya tempat berdiamnya para Nabi dan tidak dapat didatangi oleh selain mereka ?' Jawab Nabi: 'Bisa, demi Tuhan yang diriku dalam kekuasaan-Nya! yaitu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan Rasul-rasul'. (HR. Muslim)
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: apa itu armageddon?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik