FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Fri Jan 04, 2013 12:52 am

PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN


"Sesungguhnya Al-Qur`ân ini memberikan
petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus ….[al-Isrâ`/17:9]


Dalam ayat
mulia ini, Allah Jalla wa 'Ala menyampaikan pujian terhadap kitab yang
diturunkan kepada Rasul-Nya, Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu
Al-Qur`ân, sebagai kitab samawi paling agung dan paling luas cakupannya
menyangkut semua jenis ilmu, kitab paling terakhir, bersumber dari
Rabbul-'Alamîn. Dengan dalil-dalil, hujjah-hujjah, aturan-aturan, dan
nasihat-nasihat yang dikandungannya, Al-Qur`ân ini menjadi faktor banyaknya
manusia yang memperoleh hidayah, dan ia mengantarkan kepada jalan yang lebih
lurus dan lebih terang. Maksudnya, petunjuk Al-Qur`ân lebih lurus, adil, dan
paling benar dalam persoalan aqidah (keyakinan), amalan-amalan dan akhlak [1].


Ayat di atas merupakan salah satu dari ayat-ayat yang menyanjung
keutamaan Al-Qur`ân, ketinggian derajatnya dan kemuliaannya di atas kitab-kitab
sebelumnya. Di antara ayat-ayat pujian itu ialah sebagai berikut.

"Dan
sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Qur`ân) kepada mereka yang
Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman". [al-A'râf/7:52].


"Dan Kami
turunkan kepadamu al-Kitab (Al-Qur`ân) untuk menjelaskan segala sesuatu dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri".
[an-Nahl/16:89]


Dalam dua ayat di atas, secara global Allah Subhanahu wa
Ta'ala menjelaskan kandungan Al-Qur`ân, sebagai hidayah menuju jalan terbaik,
yang paling adil dan benar. Seandainya kita berkeinginan menggali perincian
hidayahnya secara sempurna, niscaya kita akan mengarungi seluruh kandungan
Al-Qur`ân [2]. Seseorang yang memperoleh hidayah Al-Qur`ân, niscaya ia menjadi
insan yang sempurna, paling lurus dan paling dipenuhi dengan petunjuk.[3]


Pemaparan berikut merupakan bukti kongkret mengenai petunjuk Al-Qur`ân
yang mengalahkan seluruh hasil cipta dan pemikiran manusia dan peraturan
perundang-undangan lainnya. Juga ketetapan-ketetapan Al-Qur`ân yang diingkari
oleh kaum Mulhidûn, terutama yang mengundang timbulnya "reaksi negatif", baik
dari kalangan kaum muslimin sendiri yang lemah imannya, dan terlebih lagi kaum
kuffar. Dengan itu, kaum kuffâr berupaya mencoreng citra Islam, baik secara
langsung maupun menggunakan tangan-tangan kaum muslimin yang lemah iman.
Pencitraan buruk tentang Islam ini, tidak lain karena kedangkalan pandangan
mereka terhadap syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang sarat dengan hikmah.


Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]


1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Orang-orang mulhid menilai
hukum rajam sadis dan ganas, tidak mengandung hikmah dan tidak menghormati
nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, tidak perlu diaplikasikan dalam peraturan
yang mengikat manusia. Pandangan seperti ini, tidak lain muncul karena
dangkalnya pengetahuan mereka untuk mengambil hikmah yang terkandung dalam
hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai sanggahan, bahwasanya
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui
kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat
mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan
pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan
perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan
dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus.
Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga
dan merusak garis keturunan di masyarakat.

Adapun wanita yang senang
melakukan zina dengan lelaki manapun, maka ia sama saja. Orang-orang seperti ini
begitu kotor dan tidak pantas memperoleh hak hidup lagi. Keberadaannya menjadi
duri bagi masyarakat. Oleh karenanya, al-Khâliq, Allah Subhanahu wa Ta'ala
menghukumnya dengan hukum bunuh, supaya perbuatan buruk para pezina ini dapat
dimatikan, dan menutup keinginan manusia agar tidak melakukan perbuatan yang
sama.

Hikmah lainnya dari hukum rajam ini, ialah bermanfaat bagi para
pelaku zina untuk membersihkannya dari perbuatan kotor yang pernah ia tempuh.
Hukum bunuh dengan rajam atasnya sangat mengerikan, karena kejahatan yang
dilakukan juga merupakan kejahatan yang tak terperikan, sehingga hukuman yang
diterimanya pun harus setimpat. Sebagaimana hukuman zina bagi orang yang sudah
pernah menikah, hukumannya sangat keras; karena untuk memenuhi kebutuhan
"biologisnya", sebenarnya ia bisa menikmatinya dengan istrinya. Akan tetapi
justru sebaliknya, ia menyalurkannya di jalan yang salah dan
berbahaya.

Ketetapan hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa
bersendikan pada prinsip menyingkirkan bahaya dan mendatangkan kemaslahatan bagi
umat mausia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Oleh karena itu, tidak
diragukan lagi, tindak pengkhianatan yang sangat berat pantas dibalas dengan
hukuman yang berat pula.

2. Hukum Qishash.
Ketetapan hukum ini
sangat bermanfaat untuk menjaga ketentraman masyarakat dari perbuatan saling
bunuh. Seseorang yang sedang dilanda emosi atau dendam, dan muncul keingina
dalam hatinya untuk membunuh orang lain, misalnya, maka ia akan teringat dengan
hukum qishash. Sejurus kemudian ia akan berpikir panjang jika ingin melakukan
pembunuhan. Dia akan mengurungkan niatnya, sehingga ia juga selamat dari hukum
bunuh, setelah orang yang ia incar juga selamat dari tangannya.

Dengan
hukum qishash ini, tingkat kejahatan pembunuhan juga dapat dihambat. Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Dan dalam qishash itu ada (jaminan
kelangsungan) hidup bagimu, hai ulil albâb (orang-orang yang berakal), supaya
kamu bertakwa" [al-Baqarah/2:179].

Tidak perlu diragukan lagi, inilah
aturan terbaik dan paling adil. Fakta membuktikan kecilnya angka pembunuhan di
negeri-negeri yang menjalankan hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena hukum
qishash menjadi kendali kuat bagi masyarakat yang ingin berbuat kriminal dan
pembunuhan.

Berbeda dengan pandangan musuh-musuh Islam, mereka
mengopinikan bahwasanya qishash berlawanan dengan semangat hikmah. Karena begitu
mudah mengurangi jumlah anggota masyarakat dengan vonis mati bagi pelaku
pembunuhan setelah kematian korban. Atau dengan dalih orang tersebut harus
dihormati hak hidupnya. Karena itu sangat asasi. Sehingga pantasnya, para pelaku
pembunuhan itu dihukum penjara saja.

Pendapat musuh-musuh Islam ini
tentu tidak bernilai sama sekali, dan jauh dari hikmah. Karena hukuman penjara
tidak mampu mencegah praktek pembunuhan. Jika hukuman tidak benar-benar membuat
jera, maka akan meningkatkan keinginan melakukan pembunuhan berikutnya dari
orang-orang yang tidak takut kepada Allah Subhanahu wa
Ta'ala.

Orang-orang yang melontarkan komentar di atas, pada hakikatnya
merasa "mengetahui" kemaslahatan manusia dan mencoba melakukan penentangan
terhadap hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka hanya memandang hak hidup bagi
si pembunuh, tetapi tidak peduli dengan nyawa korban yang melayang sia-sia,
tanpa alasan yang sah. Pendapat itu, hakikatnya juga tidak menunjukkan sikap
simpati kepada keluarga korban. Bahkan tidak memikirkan kemaslahatan umat
manusia secara umum yang nyawanya terancam setiap saat, karena merasa tidak
aman. Orang-orang yang berpaling dari hukum Allah ini dan merujuk kepada hukum
produk manusia ini, tidak menyadari dampak buruk dari ketetapan tersebut. Karena
memang mereka bukan "ulil albaab" yang mampu berpikir jernih dan melakukan
pengamatan yang matang.[6]

3. Hukum Potong Tangan Bagi Pencuri.

Termasuk petunjuk Al-Qur`ân yang lurus, yaitu hukum potong tangan bagi
pencuri barang yang mencapai batas tertentu. Hal ini dinyatakan dalam firman
Allah Subhanahu wa Ta'ala :

"Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang
mencuri potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan dari apa yang mereka
kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana". [al-Mâidah/5:38].

Begitu pula Rasulullah Shallallahu 'aliahi
wa sallam menegaskan untuk keluarganya: "Kalau Fathimah mencuri, niscaya akan
aku potong tangannya".

Jumhur ulama menyatakan, hukum potong tangan itu
dilakukan dari persendian telapak tangan kanan, bukan sampai persendian siku.
Jika melakukan pencurian untuk kedua kali, maka bagian kaki kiri yang
dilenyapkan. Bila kembali mengulangi perbuatannya, tangan kirilah yang dipotong.
Seandainya masih tetap melakukan pencurian lagi, maka kaki kirinya juga harus
hilang.

Tangan pencuri pantas untuk dihilangkan, karena tangan tersebut
keji dan telah berbuat khianat. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakannya
supaya digunakan dalam hal-hal yang diperbolehkan dan diridhai Allah Subhanahu
wa Ta'ala, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dan mengambil peran
dalam membangun masyarakatnya. Namun ia menggunakan tangannya untuk khianat
dengan mengambil harta orang lain tanpa alasan yang dibenarkan. Kekuatan tangan
dipergunakan untuk berbuat khianat. Mengambil harta milik orang dengan cara
seperti ini merupakan perbuatan yang sangat buruk. Tangan yang kotor, berupaya
menggoncangkan ketentraman masyarakat. Sebab, harta memiliki peran penting
terjaganya stabilitas sosial. Maka al-Khaliq, yang menciptakan tangan tersebut,
menghukumnya dengan memotong dan melenyapkannya. Layaknya, anggota tubuh yang
telah rusak lagi membusuk yang akan menularkan penyakit pada sekujur tubuh bila
tidak diamputasi, sehingga tangan itu harus dilenyapkan untuk mempertahankan
tubuh itu dan membebaskannya dari ancaman penyakit.

Hukum potong tangan
juga berguna untuk membersihkan pelaku pencurian dari dosa pencurian yang ia
lakukan, sekaligus berfungsi sebagai pengendali yang tegas di tengah masyarakat.


4. Islam Dan Kemajuan Teknologi.
Bagi yang mencermati kandungan
syariah Islam, ia akan mengetahui secara pasti bahwa kemajuan tidak bertentangan
dengan komitmen (istiqomah) menetapi nilai-nilai agama. Sebaliknya, musuh-musuh
Islam menghembuskan opini pada hati kaum muslimin yang lemah iman dan lemah
akal, bahwa kemajuan negara (Islam) tidak mungkin diraih kecuali dengan
melepaskan diri dari ikatan agama. Pernyataan demikian ini batil, sama sekali
sangat tidak beralasan, karena justru Al-Qur`aan menyeru kemajuan pada seluruh
aspek kehidupan, yang mempunyai nilai penting bagi dunia dan agama. Akan tetapi,
modernisasi yang diserukan harus tetap berada dalam bingkai agama, ditempuh
dengan etika-etika luhur dan petunjuk Ilahi. Allah Subhanahu wa Ta'ala
berfirman:

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja
yang kamu sanggupi …" [al-Anfâl/8:60].


"Dan sesungguhnya telah Kami
berikan kepada Dawud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan
burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Dawud," dan Kami telah
melunakkan besi untuknya, (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah
anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang shalih. Sesungguhnya Aku melihat apa
yang kamu kerjakan". [Saba`/34:10-11].

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala
: {(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya},
menunjukkan persiapan dalam menghadapi musuh. Sedangkan firman-Nya: {dan
kerjakanlah amalan yang shalih}, berisi petunjuk bahwa persiapan untuk
menghadapi musuh dikerjakan dalam bingkai agama yang haniif. Dan Nabi Dawud
Alaihissalam termasuk nabi yang termaktub dalam surat al-An'aam:

"… dan
kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf,
Musa, dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang
berbuat baik". [al An'âm/6:84].


Usai menyebut beberapa nabi (termasuk
Nabi Dawud Alaihissalam), Allah Subhanahu wa Ta'ala mengarahkan pembicaraan
kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam :

"Mereka itulah
orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka
…." [al-An'âm/6:90].


Ini menjadi petunjuk, bahwa kita juga menjadi
bagian dari perintah yang ditujukan kepada Nabi Dawud Alaihissalam tersebut.
Dalam melawan musuh, kita wajib menyusun persiapan disertai dengan komitmen
tetap berpegang teguh dengan ajaran agama. Perhatikan firman Allah dalam surat
al-Anfâl/8 ayat 60, ini merupakan perintah yang pasti untuk mempersiapkan segala
kemampuan, andai pun kekuatan telah mengalami kemajuan pesat. Ini merupakan
perintah yang tegas untuk mengondisikan diri dengan kemajuan dalam
perkara-perkara duniawi, tidak jumud, dan selalu melakukan inovasi. Akan tetapi,
meskipun demikian pemanfaatan hasil kemajuan itu harus diiringi dengan komitmen
tetap berpegang teguh dengan nilai-nilai agama Islam.

Orang-orang kafir
meniupkan syubhat, antara kemajuan dengan komitmen beragama, budi luhur dan
akhlak mulia sangat jauh berseberangan. Kata mereka, perbedaan ini ibarat dua
obyek yang saling berlawanan. Seperti perbedaan antara ada dan tiada, antara
putih dan hitam, antara gerakan dan diam. Jadi, antara kemajuan negara dan
komitmen beragama tidak bisa berjalan bersama dan mustahil.

Yang benar,
kemajuan merupakan konsekuensi logis dari sikap komitmen yang shahîh kepada
agama. Maka hendaklah diwaspadai, lontaran kaum kuffâr yang keliru tersebut
memiliki tujuan terselubung, yaitu supaya mudah memperdaya kaum muslimin yang
lemah iman. Pada gilirannya nanti untuk memudahkan jalan mereka menguasai kaum
muslimin.

Seandainya seluruh kaum muslimin mengenal dan mengikuti ajaran
agama dengan baik, niscaya akan bersikap tegas kepada kaum kuffaar sebagaimana
generasi Salaf bersikap pada nenek moyang kaum kuffaar. Sebab, ajaran agama
tidak berubah. Akan tetapi, orang-orang yang telah terpedaya oleh propaganda
Barat, merasa aneh dengan ajaran Islam. Dan ini membuat pandangan mereka kepada
Islam buruk. Maka, Allah menjadikan mereka sebagai budak orang-orang kafir yang
jahat. Seandainya mereka mau kembali memegangi agama Islam, niscaya kemuliaan,
hegemoni, dan kekuasaan akan kembali berada di genggaman kaum muslimin. Sehingga
kaum muslimin pun akan berperan sebagai pemimpin dunia. Allah berfirman :


"Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan
mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang
lain".[Muhammad/47:4].


Ya Allah, sesungguhnya Kami memohon kepada-Mu iman
yang tidak lepa, nikmat yang tidak habis, dan menyertai Muhammad Shallallahu
'alaihi wa sallam di surga yang paling tinggi selama-lamanya.[7]



Marâji`:
1.
Al-Qur`ân dan Terjemahannya, Cetakan Mujamma' Malik Fahd Madinah.
2.
Adhwâ`ul-Bayân fi Îdhâhil-Qur`ân bil-Qur`ân, Muhammad al-Amîn asy-Syinqîthi,
Maktabah Ibnu Taimiyyah, Mesir, 1415 H – 1995 M.
3. Aisarut-Tafâsîr fi
Kalâmil-‘Aliyyil-Kabîr, Abu Bakr Jâbir al-Jazâiri, Maktabah ‘Ulum wal- Hikam,
Cet. VI, Th. 1423 H – 2003 M.
4. Al-Jâmi li Ahkâmil-Qur`ân (Tafsir
al-Qurthubi), Abu 'Abdillah Muhammad bin Ahmad al-Anshâri al-Qurthubi, Tahqiq:
‘Abdur-Razzâq al-Mahdi, Dârul-Kitâbil-'Arabi, Cet. IV, Th. 1422 H – 2001M.

5. Jâmi'ul-Bayân 'an Ta`wil Ay Al-Qur`ân, Abu Ja'far Muhammad bin Jarîr
ath-Thabari, Dar Ibnu Hazm, Cet. I, Th. 1423 H – 2002 M.
6. Taisîrul-'Allâm
Syarhu 'Umdatil-Ahkâm 'Abdullah bin 'Abdir Rahmaan Alu Bassaam Maktabah Dârul
Faihâ`, Damaskus, Cet. I, Th. 1414 H – 1994 M.
7. Taisîrul-Karîmir-Rahmân fi
Tafsîri Kalâmin Mannân, ‘Abdur-Rahmân bin Nashir as-Sa’di, Tahqîq: ‘Abdur-Rahmân
al-Luwaihiq, Muassasah Risalah.

avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Fri Jan 04, 2013 1:07 am

putramentari wrote:
Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]


1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Orang-orang mulhid menilai
hukum rajam sadis dan ganas, tidak mengandung hikmah dan tidak menghormati
nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, tidak perlu diaplikasikan dalam peraturan
yang mengikat manusia. Pandangan seperti ini, tidak lain muncul karena
dangkalnya pengetahuan mereka untuk mengambil hikmah yang terkandung dalam
hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai sanggahan, bahwasanya
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui
kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat
mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan
pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan
perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan
dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus.
Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga
dan merusak garis keturunan di masyarakat.

Adapun wanita yang senang
melakukan zina dengan lelaki manapun, maka ia sama saja. Orang-orang seperti ini
begitu kotor dan tidak pantas memperoleh hak hidup lagi. Keberadaannya menjadi
duri bagi masyarakat. Oleh karenanya, al-Khâliq, Allah Subhanahu wa Ta'ala
menghukumnya dengan hukum bunuh, supaya perbuatan buruk para pezina ini dapat
dimatikan, dan menutup keinginan manusia agar tidak melakukan perbuatan yang
sama.

Hikmah lainnya dari hukum rajam ini, ialah bermanfaat bagi para
pelaku zina untuk membersihkannya dari perbuatan kotor yang pernah ia tempuh.
Hukum bunuh dengan rajam atasnya sangat mengerikan, karena kejahatan yang
dilakukan juga merupakan kejahatan yang tak terperikan, sehingga hukuman yang
diterimanya pun harus setimpat. Sebagaimana hukuman zina bagi orang yang sudah
pernah menikah, hukumannya sangat keras; karena untuk memenuhi kebutuhan
"biologisnya", sebenarnya ia bisa menikmatinya dengan istrinya. Akan tetapi
justru sebaliknya, ia menyalurkannya di jalan yang salah dan
berbahaya.

Ketetapan hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa
bersendikan pada prinsip menyingkirkan bahaya dan mendatangkan kemaslahatan bagi
umat mausia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Oleh karena itu, tidak
diragukan lagi, tindak pengkhianatan yang sangat berat pantas dibalas dengan
hukuman yang berat pula.
Tolong HUKUM ini tertulis pada SURAH apa dan AYAT yang keberapa?

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Fri Jan 04, 2013 2:08 am

oglikom wrote:
putramentari wrote:
Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]


1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Orang-orang mulhid menilai
hukum rajam sadis dan ganas, tidak mengandung hikmah dan tidak menghormati
nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, tidak perlu diaplikasikan dalam peraturan
yang mengikat manusia. Pandangan seperti ini, tidak lain muncul karena
dangkalnya pengetahuan mereka untuk mengambil hikmah yang terkandung dalam
hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai sanggahan, bahwasanya
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui
kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat
mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan
pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan
perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan
dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus.
Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga
dan merusak garis keturunan di masyarakat.

Adapun wanita yang senang
melakukan zina dengan lelaki manapun, maka ia sama saja. Orang-orang seperti ini
begitu kotor dan tidak pantas memperoleh hak hidup lagi. Keberadaannya menjadi
duri bagi masyarakat. Oleh karenanya, al-Khâliq, Allah Subhanahu wa Ta'ala
menghukumnya dengan hukum bunuh, supaya perbuatan buruk para pezina ini dapat
dimatikan, dan menutup keinginan manusia agar tidak melakukan perbuatan yang
sama.

Hikmah lainnya dari hukum rajam ini, ialah bermanfaat bagi para
pelaku zina untuk membersihkannya dari perbuatan kotor yang pernah ia tempuh.
Hukum bunuh dengan rajam atasnya sangat mengerikan, karena kejahatan yang
dilakukan juga merupakan kejahatan yang tak terperikan, sehingga hukuman yang
diterimanya pun harus setimpat. Sebagaimana hukuman zina bagi orang yang sudah
pernah menikah, hukumannya sangat keras; karena untuk memenuhi kebutuhan
"biologisnya", sebenarnya ia bisa menikmatinya dengan istrinya. Akan tetapi
justru sebaliknya, ia menyalurkannya di jalan yang salah dan
berbahaya.

Ketetapan hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa
bersendikan pada prinsip menyingkirkan bahaya dan mendatangkan kemaslahatan bagi
umat mausia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Oleh karena itu, tidak
diragukan lagi, tindak pengkhianatan yang sangat berat pantas dibalas dengan
hukuman yang berat pula.
Tolong HUKUM ini tertulis pada SURAH apa dan AYAT yang keberapa?

SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by SEGOROWEDI on Fri Jan 04, 2013 9:38 am

putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa rasul (PBUH) melakukan persetubuhan dg Mariyah dirumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk digerbang (dibelakang pintu yg terkunci). Dia bilang pada nabi, O rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku. Hazrat (yg mulia) itu berkata, Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.” (Tabaqat volume 8, halaman 223).

silakan dirajam!
nyerah

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Fri Jan 04, 2013 10:27 am

SEGOROWEDI wrote:
putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa rasul (PBUH) melakukan persetubuhan dg Mariyah dirumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk digerbang (dibelakang pintu yg terkunci). Dia bilang pada nabi, O rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku. Hazrat (yg mulia) itu berkata, Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.” (Tabaqat volume 8, halaman 223).

silakan dirajam!
nyerah

Mariyah itu istrinya ndus, argumen kok acakadul basi
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by ramayana on Fri Jan 04, 2013 11:01 am

rajam itu baik ya?
qisas itu untuk siapa? non muslim bisa juga minta aturan qisas?
potong tangan? apakah ada jaminan kalau dipotong ga akan ada pencurian?

gimana kalau di fitnah? tangan udah dipotong, eh ternyata bukan pencuri.

ini bumi atau neraka ya? hidup kok penuh penyiksaan.

Yesus mengajar bumi seperti di surga.

kalau islam kok malah buat bumi seperti di neraka? isinya penyiksaan.
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Fri Jan 04, 2013 11:07 am

putramentari wrote:
oglikom wrote:
putramentari wrote:
Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]


1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Orang-orang mulhid menilai
hukum rajam sadis dan ganas, tidak mengandung hikmah dan tidak menghormati
nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, tidak perlu diaplikasikan dalam peraturan
yang mengikat manusia. Pandangan seperti ini, tidak lain muncul karena
dangkalnya pengetahuan mereka untuk mengambil hikmah yang terkandung dalam
hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai sanggahan, bahwasanya
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui
kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat
mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan
pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan
perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan
dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus.
Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga
dan merusak garis keturunan di masyarakat.

Adapun wanita yang senang
melakukan zina dengan lelaki manapun, maka ia sama saja. Orang-orang seperti ini
begitu kotor dan tidak pantas memperoleh hak hidup lagi. Keberadaannya menjadi
duri bagi masyarakat. Oleh karenanya, al-Khâliq, Allah Subhanahu wa Ta'ala
menghukumnya dengan hukum bunuh, supaya perbuatan buruk para pezina ini dapat
dimatikan, dan menutup keinginan manusia agar tidak melakukan perbuatan yang
sama.

Hikmah lainnya dari hukum rajam ini, ialah bermanfaat bagi para
pelaku zina untuk membersihkannya dari perbuatan kotor yang pernah ia tempuh.
Hukum bunuh dengan rajam atasnya sangat mengerikan, karena kejahatan yang
dilakukan juga merupakan kejahatan yang tak terperikan, sehingga hukuman yang
diterimanya pun harus setimpat. Sebagaimana hukuman zina bagi orang yang sudah
pernah menikah, hukumannya sangat keras; karena untuk memenuhi kebutuhan
"biologisnya", sebenarnya ia bisa menikmatinya dengan istrinya. Akan tetapi
justru sebaliknya, ia menyalurkannya di jalan yang salah dan
berbahaya.

Ketetapan hukum Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa
bersendikan pada prinsip menyingkirkan bahaya dan mendatangkan kemaslahatan bagi
umat mausia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Oleh karena itu, tidak
diragukan lagi, tindak pengkhianatan yang sangat berat pantas dibalas dengan
hukuman yang berat pula.
Tolong HUKUM ini tertulis pada SURAH apa dan AYAT yang keberapa?

SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Ayat di atas bukan menerangkan tentang HUKUM RAJAM tetapi HUKUM DERA atau hukum cambuk... boong

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya. piss

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Fri Jan 04, 2013 11:15 am

ramayana wrote:rajam itu baik ya?
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus. Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga dan merusak garis keturunan di masyarakat.

qisas itu untuk siapa? non muslim bisa juga minta aturan qisas?

Non muslim langsung dirazam
potong tangan? apakah ada jaminan kalau dipotong ga akan ada pencurian?

apalagi kalo gak dipotong tangan, makin banyak pencuri

gimana kalau di fitnah? tangan udah dipotong, eh ternyata bukan pencuri.

kalo penyidik kasusnya kayak sampeyan tentu asal potong

ini bumi atau neraka ya? hidup kok penuh penyiksaan.

Bumi lah dodol

Yesus mengajar bumi seperti di surga.

masa' sich

kalau islam kok malah buat bumi seperti di neraka? isinya penyiksaan.

ngigow lu ya ndus
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Fri Jan 04, 2013 11:31 am

putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Ayat di atas bukan menerangkan tentang HUKUM RAJAM tetapi HUKUM DERA atau hukum cambuk... boong mana

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya. piss

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by aliumar on Fri Jan 04, 2013 12:15 pm

woy!!!!!! putra mentari, mana niy ayat hukum rajam nya di quran????????????????????????????????

ditanya ayat rajam, koq malah nunjukin ayat ttg dera? cape dech...hahaha...

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya.
betul...muslim memang sukanya begitu, gak tau malu !!!!

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Fri Jan 04, 2013 2:33 pm

oglikom wrote:
putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Ayat di atas bukan menerangkan tentang HUKUM RAJAM tetapi HUKUM DERA atau hukum cambuk...

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya.

terdapat di dalam Hadits :

Disebutkan dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu –yang menceritakan kisah Ma'iz- "Lalu ia berkata, 'wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina.' Namun, beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpaling darinya sampai Ma'iz mengulang-ulang hal itu hingga empat kali. Setelah ia memberikan kesaksian atas dirinya sebanyak empat kali, maka nabi memanggil dirinya seraya bertanya,

'apa engkau menderita kegilaan?' ia menjawab, 'tidak.' Beliau bertanya lagi,

'apakah engkau sudah pernah menikah?' ia menjawab 'ya.' Maka Nabi bersabda,

'Bawalah ia pergi lalu rajamlah.'" (Shahih diriwayatkan oleh al-Bukhari (6814) dan Muslim (1318)

binar
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by ramayana on Fri Jan 04, 2013 10:01 pm

oglikom wrote:
putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Ayat di atas bukan menerangkan tentang HUKUM RAJAM tetapi HUKUM DERA atau hukum cambuk... boong mana

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya. piss
menurut hadits, ayatnya hilang hehehe
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by ramayana on Fri Jan 04, 2013 10:16 pm

putramentari wrote:
ramayana wrote:rajam itu baik ya?
ketetapan tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Mengetahui kemaslahatan makhluk-Nya. Dan sebetulnya, hikmah dari hukum rajam ini sangat mudah untuk dipahami. Yakni, ketika seseorang itu berzina, berarti ia melakukan pengkhianatan yang sangat nyata. Dengan perzinaan ini, ia telah melakukan perbuatan paling buruk yang dikenal oleh umat manusia. Secara fitrah, keburukan dalam perbuatan zina itu telah diakui oleh semua manusia yang masih lurus. Karena perzinaan itu telah menciderai kehormatan, mengotori kesucian keluarga dan merusak garis keturunan di masyarakat.

qisas itu untuk siapa? non muslim bisa juga minta aturan qisas?

Non muslim langsung dirazam
potong tangan? apakah ada jaminan kalau dipotong ga akan ada pencurian?

apalagi kalo gak dipotong tangan, makin banyak pencuri

gimana kalau di fitnah? tangan udah dipotong, eh ternyata bukan pencuri.

kalo penyidik kasusnya kayak sampeyan tentu asal potong

ini bumi atau neraka ya? hidup kok penuh penyiksaan.

Bumi lah dodol

Yesus mengajar bumi seperti di surga.

masa' sich

kalau islam kok malah buat bumi seperti di neraka? isinya penyiksaan.

ngigow lu ya ndus
ente kalau punya otak dan nurani.
contoh. ada wanita zinah. ketangkap.
menurut islam, rajam. mati.

atau hukum yg lain. siapa yg ga dosa silahkan lempar yg pertama. ga ada yg lempar.
wanita itu bertobat. mengasihi suami dan membantu orang yang kesusahan.

mana yang lebih baik?

bisakah ente bayangkan? wanita yang zinah dan tertangkap di lempar batu orang yang zinah tp ga tertangkap?
dimana keadilannya??

seman ente jlentrehkan semakin "mengerikan" ajaran ente.
bunuh ortu yg murtad! mantap hehehe
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by aliumar on Fri Jan 04, 2013 11:09 pm

terdapat di dalam Hadits
lho yg sedang dibahas di topik ini kan ttg Quran, yakni ttg kelebihan petunjuk yg ada di quran, dimana kemudian kamu menulis bahwa salah satu kelebihan petunjuk yg ada di quran dibanding kitab yg lain adalah mengenai rajam.
kenapa jadi malah lari ke hadist?

Jadi ingat topik ini lagi membahas kelebihan petunjuk yg ada DI QURAN, BUKAN yg ada di Hadist


Jadi sekali lagi, topik ini sedang membahas ttg quran, bukan ttg hadist.

Nah krn itu, silahkan tunjukan dimana ayat di Quran (bukan di hadist) ttg rajam yg menurut kamu itu merupakan salah satu contoh petunjuk yg lebih baik di quran dibandingkan kitab2 yg lain.


putramentari wrote:Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]

1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Dimana ya letak ayat ttg yg berwarna biru pada kitab yg berwarna merah tsb?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Sat Jan 05, 2013 1:02 am

aliumar wrote:
terdapat di dalam Hadits
lho yg sedang dibahas di topik ini kan ttg Quran, yakni ttg kelebihan petunjuk yg ada di quran, dimana kemudian kamu menulis bahwa salah satu kelebihan petunjuk yg ada di quran dibanding kitab yg lain adalah mengenai rajam.
kenapa jadi malah lari ke hadist?

Jadi ingat topik ini lagi membahas kelebihan petunjuk yg ada DI QURAN, BUKAN yg ada di Hadist


Jadi sekali lagi, topik ini sedang membahas ttg quran, bukan ttg hadist.

Nah krn itu, silahkan tunjukan dimana ayat di Quran (bukan di hadist) ttg rajam yg menurut kamu itu merupakan salah satu contoh petunjuk yg lebih baik di quran dibandingkan kitab2 yg lain.


putramentari wrote:Berikut ini beberapa contoh petunjuk Al-Qur`ân yang lebih baik daripada
lainnya.[4]

1. Penetapan Hukum Rajam Bagi Pezina Yang Telah Menikah,
Baik Laki-Laki Maupun Wanita

Dimana ya letak ayat ttg yg berwarna biru pada kitab yg berwarna merah tsb?


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا

"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (Q.S. an-Nisa': 59)
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat." (Q.S. Ali-Imran: 132)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ

"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu." (Q.S. Muhammad: 33)
قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

"Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir"." (Q.S. Ali-Imran:32)

Didalam ayat-ayat tersebut sangat jelas Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kepada kita untuk mentaati Allah dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dalam hal ini Rasulullah mensyariatkan hukum razam bagi para pelaku zina muhshan, maka umat Islam haruslah taat terhadap ketentuan yang telah Rasulullah contohkan ini berdasarkan perintah ayat-ayat diatas.

binar binar binar
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by aliumar on Sat Jan 05, 2013 1:16 am

Didalam ayat-ayat tersebut sangat jelas Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kepada kita untuk mentaati Allah dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dalam hal ini Rasulullah mensyariatkan hukum razam bagi para pelaku zina muhshan, maka umat Islam haruslah taat terhadap ketentuan yang telah Rasulullah contohkan ini berdasarkan perintah ayat-ayat diatas.
really?
perintah Allah bagi yg zina didera, sementara muhammad bikin aturan sendiri, zina --> dirajam.

Nah mau ikut aturan Allah atau aturan muhammad niy? hahahaha.....

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by SEGOROWEDI on Sat Jan 05, 2013 11:21 am

putramentari wrote:
SEGOROWEDI wrote:
putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa rasul (PBUH) melakukan persetubuhan dg Mariyah dirumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk digerbang (dibelakang pintu yg terkunci). Dia bilang pada nabi, O rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku. Hazrat (yg mulia) itu berkata, Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.” (Tabaqat volume 8, halaman 223).

silakan dirajam!
nyerah

Mariyah itu istrinya ndus, argumen kok acakadul basi

ketika itu, mariyah masih pembantunya hafsa
piss

Satu hari Muhammad mengunjungi istrinya Hafsa, anak perempuan dari Umar dan ketika bertemu pembantu Hafsa, yang bernama Mariyah, Muhammad pun dilanda birahi terhadapnya (Mariyah). Dia suruh pergi Hafsa dg membohonginya bahwa ayahnya ingin bicara. Ketika Hafsa sudah pergi, dia bawa Mariyah ketempat tidur dan disetubuhi olehnya. Hafsa kembali karena ayahnya bilang tidak minta bertemu dgnya dan serta merta mengetahui apa yg sedang terjadi, sadar kenapa Muhammad menipunya agar pergi. Hafsa jadi marah dan mulai mengamuk menarik perhatian orang2 (Ah! Wanita akan tetap selalu seperti wanita!) Untuk menenangkannya, Muhammad berjanji utk melarang dirinya sendiri bertemu Mariyah. (Dari sinilah penamaan Surat Tahrim Quran bab 6 diambil). Tapi, dia tetap menginginkan Mariyah. Bagaimana caranya orang melanggar sumpahnya sendiri? Well, tidak sulit jika anda punya Allah dikantungmu. Jadi Allah menurunkan surat Tahrim dan bilang bahwa oke-oke saja utk melanggar sumpah dan menyetubuhi budak perempuan yg jadi haknya. Malahan sebenarnya sang Allah pembuat jagat raya ini marah pada Muhammad dan bahkan menegurnya dg pedas karena mengingkari kenikmatan jasmani bagi dirinya sendiri dan karena telah berjanji utk tidak berlaku seperti itu lagi sepanjang hidupnya hanya untuk menyenangkan istrinya.

silakan dirajam si tukang zinah dan tukang tipu idolmu itu..
piss

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by SEGOROWEDI on Sat Jan 05, 2013 11:25 am

putramentari wrote:Didalam ayat-ayat tersebut sangat jelas Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kepada kita untuk mentaati Allah dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dalam hal ini Rasulullah mensyariatkan hukum razam bagi para pelaku zina muhshan, maka umat Islam haruslah taat terhadap ketentuan yang telah Rasulullah contohkan ini berdasarkan perintah ayat-ayat diatas.
binar binar binar

ilahmu nyerah kalau sama muhammad..
apapun perkataan dan kemauan muhammad suruh diikuti saja
terus yang jadi tuhannya itu siapa: aloh apa muhammad?
piss

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by jakajayagiri-2 on Sat Jan 05, 2013 12:07 pm

Ada muslim pernah bilang (lupa deh di thread mana), hadist yg tidak sesuai dgn Quran berarti hadistnya salah.
Kalau quran bilang dera kok hadistnya rajam, mana yg benar?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 12:12 am

putramentari wrote:
oglikom wrote:
putramentari wrote:
SURAT 24. AN NUUR

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍۢ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۢ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌۭ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌۭ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

2.Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
Ayat di atas bukan menerangkan tentang HUKUM RAJAM tetapi HUKUM DERA atau hukum cambuk...

Jadi Quran memang DUSTANYA lebih baik dari yang lain, karena tidak akan di ketemukan ayat tentang HUKUM RAJAM.
Dan hanya Muslim PENDUSTA yang tidak tahu malu baru berani menuliskan tentang hukum rajam tapi tidak bisa membuktikan Quran ada ayatnya.

terdapat di dalam Hadits :

Disebutkan dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu –yang menceritakan kisah Ma'iz- "Lalu ia berkata, 'wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina.' Namun, beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpaling darinya sampai Ma'iz mengulang-ulang hal itu hingga empat kali. Setelah ia memberikan kesaksian atas dirinya sebanyak empat kali, maka nabi memanggil dirinya seraya bertanya,

'apa engkau menderita kegilaan?' ia menjawab, 'tidak.' Beliau bertanya lagi,

'apakah engkau sudah pernah menikah?' ia menjawab 'ya.' Maka Nabi bersabda,

'Bawalah ia pergi lalu rajamlah.'" (Shahih diriwayatkan oleh al-Bukhari (6814) dan Muslim (1318)

binar
Jadi Quran BUKAN petunjuk yang baik karena ayat RAJAM tidak ada. hoax hoax hoax

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 1:21 am

Hanya Islam satu-satunya yang berani berkata Kitab Sucinya Sempurna karena terus terjaga oleh Allah SWT, tapi ayat Hukum RAJAM Hilang. hoax

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by putramentari on Sun Jan 06, 2013 5:07 pm

oglikom wrote:Hanya Islam satu-satunya yang berani berkata Kitab Sucinya Sempurna karena terus terjaga oleh Allah SWT, tapi ayat Hukum RAJAM Hilang.

gak baca :

"Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan
Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang kafir"." (Q.S. Ali-Imran:32)

Didalam ayat-ayat
tersebut sangat jelas Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kepada
kita untuk mentaati Allah dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Dalam hal ini Rasulullah mensyariatkan hukum razam bagi para pelaku zina
muhshan, maka umat Islam haruslah taat terhadap ketentuan yang telah
Rasulullah contohkan ini berdasarkan perintah ayat-ayat diatas.

avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 6:05 pm

putramentari wrote:
oglikom wrote:Hanya Islam satu-satunya yang berani berkata Kitab Sucinya Sempurna karena terus terjaga oleh Allah SWT, tapi ayat Hukum RAJAM Hilang.

gak baca :

"Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan
Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang kafir"." (Q.S. Ali-Imran:32)

Didalam ayat-ayat
tersebut sangat jelas Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kepada
kita untuk mentaati Allah dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Dalam hal ini Rasulullah mensyariatkan hukum razam bagi para pelaku zina
muhshan, maka umat Islam haruslah taat terhadap ketentuan yang telah
Rasulullah contohkan ini berdasarkan perintah ayat-ayat diatas.

Sudah terbukti ayat RAJAM HILANG tidak berbekas.......Alloh LENYAP seiring dengan meninggalnya Muhammad. basi

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by aliumar on Sun Jan 06, 2013 9:38 pm

perintah Allah bagi yg zina didera, sementara muhammad bikin aturan sendiri, bagi yg zina --> dirajam.

Nah mau ikut aturan Allah atau aturan muhammad niy? hahahaha.....


aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by jakajayagiri-2 on Mon Jan 07, 2013 8:28 am

jakajayagiri-2 wrote:Ada muslim pernah bilang (lupa deh di thread mana), hadist yg tidak sesuai dgn Quran berarti hadistnya salah.
Kalau quran bilang dera kok hadistnya rajam, mana yg benar?

Ketemu juga di lapak ini

frontline defender wrote:
hadits kalau bertentangan dengan Al-Qur'an, ya berarti haditsnya yang salah! makanya sebelum ke hadits, Al-Qur'an nya dulu yang diurusin!

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: PETUNJUK TERBAIK HANYA ADA DI AL-QUR'AN

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik