FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Halaman 4 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by Admin on Wed Nov 16, 2011 1:16 pm

First topic message reminder :

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Hari kiamat dan hancurnya dunia ini adalah suatu hal yang pasti. Keyakinan ini sudah semestinya menjadi aqidah seorang muslim.

Allah Ta’ala berfirman,

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Rabbmu.” (QS. Ar Ra’du: 2)

Namun menyongsong hari kiamat tersebut muncul peristiwa-peristiwa besar yang disebut dengan asyrothus saa’ah (tanda-tanda hari kiamat). Para ulama pun menjelaskan bahwa tanda-tanda kiamat itu ada dua macam yaitu tanda shughro (kecil) dan tanda kubro (besar). Dan sebenarnya dapat pula tanda tersebut dirinci menjadi empat macam.

Pertama, tanda shughro yang pernah terjadi dan telah berakhir. Contohnya adalah diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terbelahnya bulan.

Kedua, tanda shughro yang terus menerus terjadi dan berulang. Contohnya adalah menyerahkan amanah kepada orang yang bukan ahlinya, muncul para pendusta yang mengaku sebagai nabi, muncul wanita-wanita yang berpakaian namun hakekatnya telanjang dan merebaknya perzinaan.

Ketiga, tanda shughro yang belum terjadi. Contohnya adalah tanah Arab akan menjadi subur dan penuh pengairan.

Keempat, tanda kubro, artinya bila tanda-tanda ini muncul, maka kiamat sebentar lagi akan tiba. Di antara tanda tersebut adalah munculnya Imam Mahdi, Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa ke dunia, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj.

Mungkin ada yang menanyakan, “Mengapa kita harus mengetahui dan mengenal tanda-tanda hari kiamat?

Ingat, mengenalnya bukanlah hanya untuk menambah wacana. Namun ada beberapa alasan kita mesti mengenalnya.

Pertama: Mengenal tanda-tanda hari kiamat merupakan bagian dari beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Karena bagaimana mungkin seorang hamba dikatakan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, namun tidak membenarkan berita keduanya?! Padahal Allah Ta’ala berfirman,

ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ, الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib.” (QS. Al Baqarah: 2-3).

Kedua: Mengenal tanda-tanda tersebut juga merupakan bagian dari rukun iman –yaitu beriman kepda hari akhir-. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan mengenai definisi iman,

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Iman adalah engkau beriman pada Allah, pada malaikat-Nya, pada kitab-kitab-Nya, pada para Rasul-Nya, pada hari akhir dan engkau beriman pada takdir yang baik dan buruk.”[1]

Ketiga: Semakin mengenal tanda-tanda tersebut akan semakin memperkokoh keimanan seseorang pada hari kiamat.

Selanjutnya kita akan melihat beberapa penjelasan mengenai tanda-tanda kiamat kubro. Karena tanda-tanda ini yang biasa diperselisihkan oleh Ahlus Sunnah dan aliran yang menyimpang. Kita akan mengkaji empat peristiwa besar yaitu kedatangan Imam Mahdi, turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam, keluarnya Dajjal, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj. Semoga Allah mudahkan.



Tanda Kubro Pertama:

Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti


Makna Mahdi

Mahdi berarti orang yang diberi petunjuk dan dalam bahasa Arab mahdi masuk dalam kategori isim maf’ul[2]. Makna ini sebagaimana terdapat dalam hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah,

وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ

Dan sunnah para Khulafa’ rosyidin (yang mendapat petunjuk dalam beramal), mahdiyin (yang mendapat petunjuk ilmu).”[3]

Ibnul Atsir mengatakan, “Yang dimaksud al mahdi dalam hadits ini adalah orang yang diberi petunjuk pada kebenaran. Mahdi kadang menjadi nama orang bahkan sudah seringkali digunakan seperti itu. Begitu pula Al Mahdi juga bermakna orang yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan akan muncul di akhir zaman. Juga mahdi bisa dimaksudkan dengan Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan ‘Ali radhiyallahu ‘anhum. Bahkan mahdi juga bisa bermakna lebih luas, yaitu siapa saja yang mengikuti jalan hidup mereka dalam beragama.[4]

Namun yang dimaksudkan dengan Mahdi dalam pembahasan kali ini adalah Imam Mahdi yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan datang di akhir zaman. Dia akan menguatkan agama ini dan menyebarkan keadilan. Kaum muslimin dan kerajaan Islam akan berada di bawah kekuasaannya. Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia hidup di zaman Nabi Isa ‘alaihis salam turun dan di masa keluarnya Dajjal.[5]

Beberapa Pendapat Mengenai Siapakah Imam Mahdi

Ibnul Qayim rahimahullah mengatakan, “Hadits-hadits yang membicarakan tentang Imam Mahdi ada empat macam. Ada yang shahih, ada yang hasan, ada yang ghorib dan ada pula yang maudhu’ (palsu).[6]

Dari sini, manusia berselisih pendapat siapakah Imam Mahdi yang sebenarnya.

Pendapat pertama, mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Al Masih ‘Isa bin Maryam. Itulah Imam Mahdi yang sebenarnya menurut mereka. Mereka beralasan dengan hadits dari Muhammad bin Kholid Al Jundi, namun hadits tersebut adalah hadits yang tidak shahih. Seandainya pun shahih, itu bukanlah dalil untuk mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Nabi ‘Isa ‘alaihis salam. Karena Nabi ‘Isa tentu saja lebih pantas disebut Mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, -pen) daripada Imam Mahdi itu sendiri. Nabi ‘Isa itu diutus sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau akan turun lagi menjelang hari kiamat. Sebagaimana pula telah diterangkan dalam hadits yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Nabi ‘Isa ‘alaihis salam akan turun di menara putih, sebelah timur Damaskus. ‘Isa pun akan turun dan berhukum dengan Kitabullah (Al Qur’an), beliau akan membunuh orang Yahudi dan Nashrani, menghapuskan jizyah[7] dan akan membinasakan golongan-golongan yang menyimpang.[8]

Pendapat kedua, Imam Mahdi adalah pemimpin di masa Bani Al ‘Abbas dan masa tersebut sudah berakhir. Namun hadits-hadits yang membicarakan hal tersebut seandainya shahih, itu bukanlah dalil bahwa Imam Mahdi yang memimpin Bani Al ‘Abbas adalah Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman. Ibnul Qayyim mengatakan, “Dia memang mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, namun dia bukan Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman, pen). Sebagaimana ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz adalah mahdi (yang diberi petunjuk) dan sebenarnya beliau lebih pantas disebut mahdi daripada penguasa Bani Al ‘Abbas.[9]

Pendapat ketiga, Imam Mahdi adalah seseorang yang berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, keturunan Al Hasan bin ‘Ali. Dia akan datang di akhir zaman di saat zaman penuh dengan kezholiman. Lalu Imam Mahdi datang dengan membawa keadilan. Inilah Imam Mahdi yang dimaksudkan dalam banyak hadits.

Adapun hadits-hadits yang membicarakan mengenai Imam Mahdi, sebagian sanadnya ada yang dho’if dan ghorib. Namun hadits-hadits tersebut saling menguatkan satu dan lainnya. Inilah yang menjadi pendapat Ahlus Sunnah dan inilah pendapat yang benar.

Ibnul Qayyim kemudian menjelaskan, “Adapun Rofidhoh (Syi’ah Al Imamiyah), mereka memiliki pendapat yang keempat. Mereka berpendapat bahwa Imam Mahdi adalah Muhammad bin Al Hasan Al ‘Askariy Al Muntazhor (yang dinanti-nanti). Dia merupakan keturunan Al Husain bin ‘Ali, bukan dari keturunan Al Hasan bin ‘Ali (sebagaimana yang diyakini Ahlus Sunnah, -pen). Dia akan hadir di berbagai negeri tetapi tidak kasatmata, dia akan mewariskan tongkat dan menutup padang sahara. Dia akan masuk Sirdab Samira’ semasa kanak-kanak sejak lebih dari 500 tahun. Kemudian tidak ada satu pun melihatnya setelah itu. Dan tidak pernah diketahui berita, begitu pula jejaknya. Namun, setiap hari orang-orang Rafidhah selalu menanti dengan tunggangan kuda di pintu Sirdab. Mereka sering berteriak agar Imam Mahdi tersebut dapat keluar menemui mereka. Mereka memanggil, “Wahai tuan kami, keluarlah.” Namun mereka pun pulang dengan tangan hampa, tidak mendapatkan apa-apa. Usaha mereka yang begitu giat, hanya sia-sia belaka.[10]

Nama Imam Mahdi

Nama Imam Mahdi adalah Muhammad, sedangkan nama ayahnya adalah ‘Abdullah. Jadi, nama Imam Mahdi dan nama ayahnya sama dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى

Dunia ini tidak akan sirna hingga seorang pria dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku (yaitu Muhammad) menguasai Arab.”[11] Maksud bahwa orang tersebut akan menguasai Arab adalah ia akan menguasai non Arab juga. Ath Thibi mengatakan, “Dalam hadits di atas tidak disebutkan non Arab, namun mereka tetap termasuk dalam hadits tersebut. Jika dikatakan menguasai Arab, maka itu berarti juga menguasai non Arab karena Arab dan non Arab adalah satu kata dan satu tangan.[12]

Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan mengenai Imam Mahdi,

مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِى

Dia berasal dari keluargaku. Namanya (yaitu Muhammad) sama dengan namaku. Nama ayahnya (yaitu ‘Abdullah) pun sama dengan nama ayahku.[13]

Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.[14]

Hadits di atas menunjukkan bahwa Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dari jalur Fathimah. Inilah pendapat yang tepat.

Oleh karena itu, nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah:

مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي

Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali). [15]

Waktu Munculnya Imam Mahdi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى

Dunia tidak akan lenyap atau tidak akan sirna hingga seseorang dari keluargaku menguasai bangsa Arab. Namanya sama dengan namaku.[16]

Ibnu Katsir mengatakan, “Imam Mahdi akan muncul di akhir zaman. Saya mengira bahwa munculnya Imam Mahdi adalah sebelum turunnya Nabi ‘Isa, sebagaimana ditunjukkan oleh hadits-hadits yang menyebutkan hal ini.[17]

Sifat Fisik Imam Mahdi

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ

Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.”[18] Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.”[19]

Di Masa Imam Mahdi akan Tersebar Kemakmuran dan Keadilan

Di masa Imam Mahdi akan penuh dengan keadilan dan kemakmuran, berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Di zaman beliau, harta begitu melimpah, banyak ditumbuhi tanaman dan semakin banyak hewan ternak. Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.[20]

Juga dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَكُونُ فِى أُمَّتِى الْمَهْدِىُّ إِنْ قُصِرَ فَسَبْعٌ وَإِلاَّ فَتِسْعٌ فَتَنْعَمُ فِيهِ أُمَّتِى نَعْمَةً لَمْ يَنْعَمُوا مِثْلَهَا قَطُّ تُؤْتَى أُكُلَهَا وَلاَ تَدَّخِرُ مِنْهُمْ شَيْئًا وَالْمَالُ يَوْمَئِذٍ كُدُوسٌ فَيَقُومُ الرَّجُلُ فَيَقُولُ يَا مَهْدِىُّ أَعْطِنِى فَيَقُولُ خُذْ

Akan ada pada umatku Al Mahdi. Jika masanya pendek (dia memerintah) selama 7 tahun, jika tidak maka 9 tahun. Pada masa itu umatku akan mendapatkan kenikmatan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Mereka akan memperoleh banyak makanan dan mereka tidak akan menyimpannya. Pada saat itu, harta begitu melimpah. Ada seseorang yang mengatakan, ‘Wahai Imam Mahdi, berilah aku sesuatu.’ Lalu beliau mengatakan, ‘Ambillah’.”[21]

Dalam riwayat Tirmidzi dikatakan,

« فَيَجِىءُ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَيَقُولُ يَا مَهْدِىُّ أَعْطِنِى أَعْطِنِى ». قَالَ « فَيَحْثِى لَهُ فِى ثَوْبِهِ مَا اسْتَطَاعَ أَنْ يَحْمِلَهُ »

Datanglah seseorang kepada Imam Mahdi, lalu dia berkata, ‘Wahai Imam Mahdi, berikanlah aku sesuatu, berikanlah aku sesuatu.’ Lalu Nabi berkata, “Imam Mahdi pun menuangkan sesuatu di pakaiannya yang ia tidak sanggup memikulnya”.”[22]

Dalam riwayat Al Hakim juga dikatakan,

يَخْرُجُ فِي آخِرِ أُمَّتِي المَهْدِيُّ يَسْقِيْهِ اللهُ الغَيْثَ ، وَتُخْرِجُ الأَرْضُ نَبَاتَهَا ، وَيُعْطِي المَالَ صِحَاحًا ، وَتَكْثُرُ المَاشِيَةُ وَتَعْظُمُ الأُمَّةُ ، يَعِيْشُ سَبْعًا أَوْ ثَمَانِيًا » يَعْنِي حِجَجًا

Imam Mahdi akan keluar di akhir umatku. (Pada masanya), Allah akan menurunkan hujan, akan menumbuhkan tanaman di muka bumi, harta akan dibagi secara merata. Binatang ternak akan semakin banyak, begitu juga umat akan bertambah besar. Imam Mahdi hidup selama 7 atau 8 tahun.”[23]

Masa Kekuasaan Imam Mahdi

Disebutkan dalam riwayat At Tirmidzi,

إِنَّ فِى أُمَّتِى الْمَهْدِىَّ يَخْرُجُ يَعِيشُ خَمْسًا أَوْ سَبْعًا أَوْ تِسْعًا

Imam Mahdi akan muncul di tengah-tengah umatku dan ia akan berkuasa selama lima, tujuh atau sembilan tahun.” Ada keraguan dari Zaid, salah seorang periwayat hadits ini.[24]

Al Mubarakfuri menjelaskan, “Dalam riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri dalam sunan Abu Daud disebutkan bahwa Imam Mahdi berkuasa selama tujuh tahun dan tidak ada keraguan sama sekali dari perowi. Begitu pula dalam hadits Ummu Salamah disebutkan pula bahwa Imam Mahdi akan berkuasa selama tujuh tahun. Di sini juga tanpa disebutkan adanya keraguan dari perowi. Dari sini, hadits yang menggunakan lafazh tegas lebih didahulukan daripada lafazh yang masih ada syak (keraguan).”[25] Dari penjelasan beliau menunjukkan bahwa yang lebih tepat jika kita katakan, Imam Mahdi berkuasa selama tujuh tahun. Wallahu a’lam.

Di mana Imam Mahdi Muncul?

Tidak ada sama sekali riwayat yang shahih yang menunjukkan di manakah tempat munculnya Imam Mahdi atau waktu kapan keluarnya Imam Mahdi. Akan tetapi, para ulama menjelaskan hal itu dari kesimpulan beberapa riwayat, namun tidak ditegaskan pasti di mana dan kapan munculnya.[26]

Imam Mahdi akan muncul dari arah timur (yaitu timur Jazirah Arab). Sebagaimana hal ini diisyaratkan dalam riwayat Ibnu Majah[27].

Ibnu Katsir mengatakan, ”Imam Mahdi akan muncul dari arah timur dan bukan dari Sirdab Samira’ sebagaimana yang disangkakan oleh Syi’ah (Rafidhah). Mereka menunggu sampai sekarang, padahal persangkaan orang Rafidhah itu hanyalah igauan semata, pemikiran yang sangat lemah dan pemahaman gila yang dimasukkan oleh syaithan. Sanggkaan mereka tidak ada landasan sama sekali dari Al Qur’an maupun As Sunnah serta apa yang mereka sangkakan sangat tidak logis dan tidak sesuai dengan akal yang sehat .”[28]

Nabi ’Isa akan Shalat di Belakang Imam Mahdi

Ketika Nabi ’Isa ’alaihis salam turun kembali di akhir zaman, beliau akan shalat di belakang Imam Mahdi yaitu menjadi makmum di belakangnya.

Dari Jabir bin ’Abdillah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ - قَالَ - فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ -صلى الله عليه وسلم- فَيَقُولُ أَمِيرُهُمْ تَعَالَ صَلِّ لَنَا. فَيَقُولُ لاَ. إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ. تَكْرِمَةَ اللَّهِ هَذِهِ الأُمَّةَ

Sekelompok dari umatku ada yang akan terus membela kebenaran hingga hari kiamat. Menjelang hari kiamat turunlah ’Isa bin Maryam. Kemudian pemimpin umat Islam saat itu berkata, ”(Wahai Nabi Isa), pimpinlah shalat bersama kami.” Nabi ’Isa pun menjawab, ”Tidak. Sesungguhnya sudah ada di antara kalian yang pantas menjadi imam (pemimpin). Sungguh, Allah telah memuliakan umat ini.[29]

Dalam hadits yang muttafaqun ’alaih (disepakati Bukhari dan Muslim), Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ

Bagaimana kalian jika ’Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian dan imam kalian dari kalangan kalian sendiri?[30]

Abu Dzar Al Harowiy, dari Al Jauzaqi, dari sebagian ulama masa silam mengatakan bahwa makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu imam tersebut berhukum dengan Al Qur’an dan bukan dengan Injil.

Ibnu At Tiin mengatakan, ”Makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu bahwa syari’at Nabi Muhammad itu akan terus dipakai hingga hari kiamat.”[31]

Ringkasnya, maksud penjelasan di atas bahwa Imam Mahdi adalah sebagai imam (pemimpin) kaum muslimin ketika itu. Termasuk pula Nabi Isa ’alaihis salam, beliau akan bermakmum di belakang Imam Mahdi. Beliau pun akan mengikuti syari’at Islam.

Riwayat yang Membicarakan Imam Mahdi adalah Mutawatir

Mutawatir secara bahasa berarti berturut-turut (tatabu’). Secara istilah, hadits mutawatir adalah hadits yang diriwayatkan dari jalan yang sangat banyak sehingga mustahil untuk bersepakat dalam kedustaan karena mengingat banyak jumlahnya dan kesholihannya serta perbedaan tempat tinggal.

Hadits mutawatir ada dua macam yaitu mutawatir lafzhi dan mutawatir ma’nawi. Mutawatir lafzhi adalah hadits yang jumlah periwayatannya amat banyak dan semuanya menggunakan lafazh yang sama atau hampir sama. Sedangkan mutawatri ma’nawi adalah hadits yang membicarakann suatu masalah dengan berbagai macam redaksi, namun menunjukkan pada satu pembicaraan.

Hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi adalah hadits mutawatir ma’nawi. Artinya, hadits tersebut membicarakan mengenai Imam Mahdi dengan berbagai macam redaksi, namun intinya atau maksudnya sama yaitu membicarakan kemunculan Imam Mahdi. Ini menunjukkan bahwa kemunculannya mustahil untuk dikatakan dusta.

Al Hafizh Abul Hasan Al Aabari mengatakan, ”Berita yang membicarakan munculnya Imam Mahdi adalah hadits yang mutawatir dan amat banyak riwayat yang berasal dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam yang membicarakan mengenai kemunculannya.[32]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, ”Hadits-hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi adalah hadits yang shahih sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmidzi, Ahmad dan selainnya, dari hadits Ibnu Mas’ud atau yang lainnya.”[33]

Asy Syaukani mengatakan, ”Hadits-hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi yang dinanti-nanti ada dalam 50 hadits. Di antara hadits tersebut ada yang shahih, hasan dan dho’if. Hadits yang membicarakan Imam Mahdi dipastikan adalah hadits mutawatir, tanpa keraguan sedikit pun. ... Begitu pula berbagai riwayat dari para sahabat tentang kemunculan Imam Mahdi amat banyak. Bahkan perkataan para sahabat ini dapat dihukumi sebagai hadits marfu’ yaitu perkataan Nabi, karena tidak mungkin ada ruang ijtihad dari mereka dalam masalah ini.”[34]

Shidiq Hasan Khon –ulama India dan merupakan murid Asy Syaukani- mengatakan, ”Hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi dengan berbagai macam periwayatan adalah amat banyak, bahkan sampai derajat mutawatir ma’nawi. Hadits-hadits yang membicarakan hal tersebut disebutkan dalam berbagai kitab Sunan dan selainnya, juga dalam berbagai mu’jam dan kitab musnad.[35]

Demikian pembahasan mengenai Imam Mahdi. Nantikan pembahasan kami selanjutnya mengenai turunnya Nabi Isa 'alaihis salam di akhir zaman. Semoga Allah mudahkan.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.



Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal


Artikel http://rumaysho.com

Panggang, Gunung Kidul, 3 Muharram 1431 H



[1] HR. Muslim no. 8, dari ‘Umar bin Al Khottob.


[2] Lihat Asyrotus Saa’ah, ‘Abdullah bin Sulaiman Al Ghofiliy, hal. 92, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah.

[3] HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat As Silsilah Ash Shahihah no. 2735.

[4] An Nihayah fii Ghoribil Hadits wal Atsar, Ibnul Atsir, 5/577, Asy Syamilah

[5] Asyrotus saa’ah, ‘Abdullah bin Sulaiman Al Ghofiliy, hal. 94, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah

[6] Al Manar Al Munif fi Shohih wa Dho’if, Ibnu Qayyim Al Jauziyah [Tahqiq: ‘Abdul Fatah Abu Ghadah], hal. 148, Asy Syamilah

[7] Karena pada saat itu cuma ada dua pilihan yaitu masuk Islam ataukah dibunuh. Sedangkan di zaman sebelum ’Isa turun, jika tidak mau memeluk Islam, masih bisa hidup asalkan dapat menunaikan jizyah.

[8] Penjelasan mengenai turunnya ‘Isa ‘alaihis salam menjelang hari kiamat -insya Allah- akan dijelaskan pada Serial Tanda-Tanda Hari Kiamat berikutnya.

[9] Al Manar Al Munif fi Shohih wa Dho’if, hal. 92.

[10] Pembahasan ini kami olah dari pembahasan Ibnul Qayyim dalam Al Manar Al Munif, hal. 148-152

[11] HR. Tirmidzi no. 2230, dari ‘Abdullah bin Mas’ud. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini diriwayatkan pula oleh ‘Ali, Abu Sa’id, Ummu Salamah, dan Abu Hurairah, status hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Misykatul Mashobih 5452 [16] bahwa hadits ini hasan.

[12] Lihat ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Abu Thayyib, 11/250, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah, Beirut, cetakan kedua, 1415 H.

[13] HR. Abu Daud no. 4282, dari ‘Abdullah bin Mas’ud. Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dho’if Sunan Abi Daud mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

[14] HR. Abu Daud no. 4284, dari Ummu Salamah. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abu Daud mengatakan bahwa hadits ini shohih.

[15] An Nihayah fil Fitan wal Malahim, hal. 17, Mawqi’ Al Waraq.

[16] HR. Tirmidzi no. 2230 dan Abu Daud no. 4282, dari Zirr, dari ‘Abdullah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

[17] An Nihayah fil Fitan wal Malahim, hal. 15.

[18] HR. Abu Daud no. 4285. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[19] Lihat keterangan Al Qoriy yang disebutkan oleh Abu Thoyib dalam ‘Aunul Ma’bud, 11/252, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah, Beirut, cetakan kedua, tahun 1415 H.

[20] HR. Abu Daud no. 4285. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[21] HR. Ibnu Majah no. 4083. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[22] HR. Tirmidzi no. 2232. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[23] HR. Al Hakim (4/557-558). Hadits ini dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no. 711.

[24] HR. Tirmidzi no. 2232, dari Abu Sa’id Al Khudri. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[25] Tuhfatul Ahwadzi, Syaikh Muhammad ‘Abdurrahman bin ‘Abdurrahim Al Mubarakfuri Abul ‘Alaa, 6/404, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah, Beirut.

[26] Lihat Asyrotus Saa’ah, hal. 97.

[27] HR. Ibnu Majah no. 4084, dari Tsauban. Dalam Az Zawaid dikatakan bahwa sanad hadits ini shahih dan periwayatnya adalah tsiqoh (terpercaya). Al Hakim dalam Al Mustadrok mengatakan bahwa riwayat ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim. Sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa riwayat ini dho’if.

[28] Lihat An Nihayah fil Fitan wal Malahim, hal. 17.

[29] HR. Muslim no. 156.

[30] HR. Bukhari no. 3449 dan Muslim no. 155, dari Abu Hurairah.

[31] Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 6/493-494, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379.

[32] Tahdzib At Tahdzib, Ibnu Hajar Al ‘Asqolaniy, 9/126, Mawqi’ Ya’sub.

[33] Minhajus Sunnah An Nabawiyah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 8/254, Muassasah Qurthubah, cetakan pertama, tahun 1406 H.

[34] Lihat Asyrotus Saa’ah, hal. 105.

[35] Al Idza’ah lima Kaana wa Maa Yakuunu Baina Yaday As Saa’ah, hal. 112-113. Dinukil dari Asyrotus Saa’ah, hal. 104.
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 55

http://laskarislam.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down


Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by SEGOROWEDI on Fri Feb 10, 2012 9:23 am

alasan turunnya ayat aja bisa kalian karang
apalagi hanya nyeleksi hadis, mana yang menjunjung dan mana yang menyengsepkan

kamu hanya butuh memfungsikan AKAL SEHATmu
maka aku layani kamu cukup secara begini

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by mang odoy on Fri Feb 10, 2012 10:56 pm

@SEGOROWEDI wrote:alasan turunnya ayat aja bisa kalian karang

MO:
Dapet REFERENSI dari mana kalow ASBABUN NUZUL hasil karangan...???



apalagi hanya nyeleksi hadis, mana yang menjunjung dan mana yang menyengsepkan

MO:
Karena PENULISAN dan PENYUSUNAN hadist...jauhhhh setelah wafatnya Nabi Muhmmad...wajar kalow ada disiplin Ilmu sendiri untuk menyeleksi hadist hadist tersebut...sudah ribuan hadist yang telah dinyatakan NGIBUL dalam dunia keilmuan islam.
Cerita nya akan lain...kalow penulisan dan penyusunan hadist...selesai...final pada saat Nabi Muhammad masih hidup.


kamu hanya butuh memfungsikan AKAL SEHATmu

MO:
Boleh tau...gimana MEMFUNGSIKAN AKAL SEHAT versi kambing oon macem lu...??


maka aku layani kamu cukup secara begini

Mo:
Yaaa...mu gimana lagi...?? SKILL lu cuman segini doang...
Modal BENCI dan DENGKI sedangkan Islamologi CEKAK nya minta ampun....
Ujung ujungnya lu cuman jadi KAMBING CONGEK KOMPLIKASI DENGAN KORENG di forum ini...
Lumayan lah...daripada gak ada kafir kristen yang nyapnyap dimari...



mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by SEGOROWEDI on Sat Feb 11, 2012 10:23 am

@mang odoy wrote:MO:
Dapet REFERENSI dari mana kalow ASBABUN NUZUL hasil karangan...???

justeru saya tak menjumpai referensinya di quran/hadis bahwa itulah alasan turunnya ayat menurut ilahmu, maka aku simpulkan itu hanya karangan kalian

@mang odoy wrote:MO:
Karena PENULISAN dan PENYUSUNAN hadist...jauhhhh setelah wafatnya Nabi Muhmmad...wajar kalow ada disiplin Ilmu sendiri untuk menyeleksi hadist hadist tersebut...sudah ribuan hadist yang telah dinyatakan NGIBUL dalam dunia keilmuan islam.
Cerita nya akan lain...kalow penulisan dan penyusunan hadist...selesai...final pada saat Nabi Muhammad masih hidup.

lha muhammad bikin statemen-statemen ngakunya didikte jibril aja kamu percaya
kenapa orang lain cerita (yang sumbernya juga muhammad) tak kamu percayai..
padahal keduanya sama: KIBULAN

@mang odoy wrote:MO:
Boleh tau...gimana MEMFUNGSIKAN AKAL SEHAT versi kambing oon macem lu...??

kosongkan otakmu bahwa muhammad pasti nabi, muhammad pasti benar
mulailah bertanya hal-hal yang mendasar..
atas dasar apa muhammad harus kita percaya sebagai nabi?
bukankah semua hanya klaimnya sendiri? bukti apalagi saksi sama-sekali tidak ada

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by mang odoy on Wed Feb 15, 2012 9:07 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@mang odoy wrote:MO:
Dapet REFERENSI dari mana kalow ASBABUN NUZUL hasil karangan...???

justeru saya tak menjumpai referensinya di quran/hadis bahwa itulah alasan turunnya ayat menurut ilahmu, maka aku simpulkan itu hanya karangan kalian

MO:
Pengen terkesan pinter...tapi lu ini malah tampak o2n...
Udah dijelasin apa itu ASBABUN NUZUL...tapi lu bersikukuh dengan pendapat lu sendiri...
Susah kalo ngobrol sama misionaris belon mateng kaya lu...


@mang odoy wrote:MO:
Karena PENULISAN dan PENYUSUNAN hadist...jauhhhh setelah wafatnya Nabi Muhmmad...wajar kalow ada disiplin Ilmu sendiri untuk menyeleksi hadist hadist tersebut...sudah ribuan hadist yang telah dinyatakan NGIBUL dalam dunia keilmuan islam.
Cerita nya akan lain...kalow penulisan dan penyusunan hadist...selesai...final pada saat Nabi Muhammad masih hidup.

lha muhammad bikin statemen-statemen ngakunya didikte jibril aja kamu percaya
kenapa orang lain cerita (yang sumbernya juga muhammad) tak kamu percayai..
padahal keduanya sama: KIBULAN

MO:
Yang berpendapat bahwa Muhammad DIDIKTE Malaikat Jibril kan elu....
Sekarang gw tanya nih...sanggup gak kalo gw buatin tret baru masalah KLAIM lu bahwa A-Z Quran itu adalah PRODUK MUHAMMAD..??
Kalo jawabannya "YA"...maka tret tersebut bakal gw rilis...



@mang odoy wrote:MO:
Boleh tau...gimana MEMFUNGSIKAN AKAL SEHAT versi kambing oon macem lu...??

kosongkan otakmu bahwa muhammad pasti nabi, muhammad pasti benar

MO:
Nah....lu ngobrolnya harus sama sesama "kambing" lagi...kalo gw mah kan manusia...yang mempunyai Iman Islam....
Muhammad adalah NABI Allah..Muhammad adalah Rasul Allah..itu adalah harga mati bagi seorang Muslim...karena keyakinan itu adalah FONDASI UTAMA bagi keimanan seorang muslim yang terikrar dalam kalimah SYAHADAT.
Kalo ada manusia muslim mempertanyakan keabsahan dan kemuliaan Muhammad bin abdullah...tinggal tunggu tanggal maennya aja yaitu...MURTAD.
Tapi bagi seorang muslim sejati...MEYAKINI nya saja tidak cukup...tapi otak dan akal harus dipake untuk membuktikan keyakinan akan diri Muhammad ini...tentunya bukan pake dengkul kaya yang lu pake...tapi dengan disiplin ilmu keislaman yang sesungguhnya.

Kalo masalah..MUHAMMAD PASTI BENAR...itu kurang tepat...karena Muhammad bin abdullah pun adalah Manusia biasa..tapi luar biasa. Tingkat kesalahan yang dibuat beliau..tentu saja tidak akan sama dengan kesalahan dan kehilafan seorang mang odoy tentunya.....kalo saya...jangan kan sama Nabi Muhammad...sama Ulama pun sudah tentu beda...dikarenakan tingkat pengetahuan yang jelas berbeda...



mulailah bertanya hal-hal yang mendasar..

MO:
Apa yang mendasar itu..??


atas dasar apa muhammad harus kita percaya sebagai nabi?

MO:
Atas dasar pernyataan dari Al-Quran...karena kami meyakini Quran ini adalah Kalamullah..inipun bukan sekedar DOGMA belaka...karena sudah teruji dengan berbagai ilmu penafsiran alquran yang ada.
jangan disamain sama otak lu....lu mah baca aja kaga becus...modal cuman terjemahan depag ri doang...ya tentu beda laahh...


bukankah semua hanya klaimnya sendiri? bukti apalagi saksi sama-sekali tidak ada

MO:
Mangkanya silahkan lu jawab pertanyaan gw diatas..kalo lu sanggup gw langsung buatin tretnya...tapi lu harus tanggung jawab dengan mejabarkan bukti bukti bahwa BENAR QURAN ITU ADALAH PRODUK MUHAMMAD.....

Awas lu kalo malu maluin...ini akan semakin menambah daftar panjang ke o2n an lu di forum ini...



mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by SEGOROWEDI on Thu Feb 16, 2012 11:23 am

@mang odoy wrote:Pengen terkesan pinter...tapi lu ini malah tampak o2n...
Udah dijelasin apa itu ASBABUN NUZUL...tapi lu bersikukuh dengan pendapat lu sendiri...
Susah kalo ngobrol sama misionaris belon mateng kaya lu...

alasan turunnya ayat
dan alasan itu yang bikin manusia, ya apa iya?
(sok tahu banget manisia itu, merumuskan alasan ilahnya)

@mang odoy wrote:Yang berpendapat bahwa Muhammad DIDIKTE Malaikat Jibril kan elu....
Sekarang gw tanya nih...sanggup gak kalo gw buatin tret baru masalah KLAIM lu bahwa A-Z Quran itu adalah PRODUK MUHAMMAD..??
Kalo jawabannya "YA"...maka tret tersebut bakal gw rilis...

pakek nanyak lagi..

@mang odoy wrote:Muhammad adalah NABI Allah..Muhammad adalah Rasul Allah..itu adalah harga mati bagi seorang Muslim...karena keyakinan itu adalah FONDASI UTAMA bagi keimanan seorang muslim yang terikrar dalam kalimah SYAHADAT.
Kalo ada manusia muslim mempertanyakan keabsahan dan kemuliaan Muhammad bin abdullah...tinggal tunggu tanggal maennya aja yaitu...MURTAD.
Tapi bagi seorang muslim sejati...MEYAKINI nya saja tidak cukup...tapi otak dan akal harus dipake untuk membuktikan keyakinan akan diri Muhammad ini...tentunya bukan pake dengkul kaya yang lu pake...tapi dengan disiplin ilmu keislaman yang sesungguhnya.

harga mati itu masalahnya..
mestinya diuji dulu, dibuktikan dulu
dari fakta a-z adalah keluaran mulutnya saja sudah keliatan
dari ayat-ayat yang selalu berkaitan dengan kepentingan pribadinya saja sudah semakin keliatan

@mang odoy wrote:Kalo masalah..MUHAMMAD PASTI BENAR...itu kurang tepat...karena Muhammad bin abdullah pun adalah Manusia biasa..tapi luar biasa. Tingkat kesalahan yang dibuat beliau..tentu saja tidak akan sama dengan kesalahan dan kehilafan seorang mang odoy tentunya.....kalo saya...jangan kan sama Nabi Muhammad...sama Ulama pun sudah tentu beda...dikarenakan tingkat pengetahuan yang jelas berbeda...

kesalahan = dosa, maksudmu?
yang dilakukan muhammad tak terampunkan

@mang odoy wrote:Atas dasar pernyataan dari Al-Quran...karena kami meyakini Quran ini adalah Kalamullah..inipun bukan sekedar DOGMA belaka...karena sudah teruji dengan berbagai ilmu penafsiran alquran yang ada.
jangan disamain sama otak lu....lu mah baca aja kaga becus...modal cuman terjemahan depag ri doang...ya tentu beda laahh.

percaya muhammad dasarnya quran
padahal quran berasal dari muhammad

maka terkunci sudah..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by mang odoy on Fri Feb 17, 2012 2:18 am

@SEGOROWEDI wrote:
@mang odoy wrote:Pengen terkesan pinter...tapi lu ini malah tampak o2n...
Udah dijelasin apa itu ASBABUN NUZUL...tapi lu bersikukuh dengan pendapat lu sendiri...
Susah kalo ngobrol sama misionaris belon mateng kaya lu...

alasan turunnya ayat
dan alasan itu yang bikin manusia, ya apa iya?
(sok tahu banget manisia itu, merumuskan alasan ilahnya)

MO:
Ketika ada suatu kejadian tertentu...maka Allah SWT menurunkan ayat yang menjawab masalah di kejadian tersebut. Itu yang disebut ASBABUN NUZUL.
IQ jongkok emang susah buat mencerna masalah sesederhana seperti ini.


@mang odoy wrote:Yang berpendapat bahwa Muhammad DIDIKTE Malaikat Jibril kan elu....
Sekarang gw tanya nih...sanggup gak kalo gw buatin tret baru masalah KLAIM lu bahwa A-Z Quran itu adalah PRODUK MUHAMMAD..??
Kalo jawabannya "YA"...maka tret tersebut bakal gw rilis...

pakek nanyak lagi..

MO:
udah....masalah ini dah ada tretnya...lu lanjut sono..


@mang odoy wrote:Muhammad adalah NABI Allah..Muhammad adalah Rasul Allah..itu adalah harga mati bagi seorang Muslim...karena keyakinan itu adalah FONDASI UTAMA bagi keimanan seorang muslim yang terikrar dalam kalimah SYAHADAT.
Kalo ada manusia muslim mempertanyakan keabsahan dan kemuliaan Muhammad bin abdullah...tinggal tunggu tanggal maennya aja yaitu...MURTAD.
Tapi bagi seorang muslim sejati...MEYAKINI nya saja tidak cukup...tapi otak dan akal harus dipake untuk membuktikan keyakinan akan diri Muhammad ini...tentunya bukan pake dengkul kaya yang lu pake...tapi dengan disiplin ilmu keislaman yang sesungguhnya.

harga mati itu masalahnya..
mestinya diuji dulu, dibuktikan dulu
dari fakta a-z adalah keluaran mulutnya saja sudah keliatan
dari ayat-ayat yang selalu berkaitan dengan kepentingan pribadinya saja sudah semakin keliatan

MO:
Muslim lebih tau bagaimana mendalami isi kandungan Al-Quran...bukan macem lu..modal cuman terjemahan depag ri aja...lagunya dah selangit...lanjutin di tret yang dah gw buat.


MO:
Inipun sudah ada tretnya...gw pengen tau..sejauh mana lu bisa buktiin klaim lu kalo Quran adalah PRODUK Muhammad...lanjut sono...


@mang odoy wrote:Kalo masalah..MUHAMMAD PASTI BENAR...itu kurang tepat...karena Muhammad bin abdullah pun adalah Manusia biasa..tapi luar biasa. Tingkat kesalahan yang dibuat beliau..tentu saja tidak akan sama dengan kesalahan dan kehilafan seorang mang odoy tentunya.....kalo saya...jangan kan sama Nabi Muhammad...sama Ulama pun sudah tentu beda...dikarenakan tingkat pengetahuan yang jelas berbeda...

kesalahan = dosa, maksudmu?
yang dilakukan muhammad tak terampunkan

MO:
Emang lu Tuhan...??
Sok tau lu...ciri khas misionaris murahan..


@mang odoy wrote:Atas dasar pernyataan dari Al-Quran...karena kami meyakini Quran ini adalah Kalamullah..inipun bukan sekedar DOGMA belaka...karena sudah teruji dengan berbagai ilmu penafsiran alquran yang ada.
jangan disamain sama otak lu....lu mah baca aja kaga becus...modal cuman terjemahan depag ri doang...ya tentu beda laahh.

percaya muhammad dasarnya quran
padahal quran berasal dari muhammad

MO:
Iya iyaaa...BUKTIIN aja kalo klaim lu benar...bahwa Quran berasal dari Muhammad.


maka terkunci sudah..

MO:
Buktiin di tret sebelah...kita liat,....siapa yang TERKUNCI.


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by SEGOROWEDI on Fri Feb 17, 2012 8:26 am

@mang odoy wrote:Ketika ada suatu kejadian tertentu...maka Allah SWT menurunkan ayat yang menjawab masalah di kejadian tersebut. Itu yang disebut ASBABUN NUZUL.
IQ jongkok emang susah buat mencerna masalah sesederhana seperti ini.

itu smua kan interpretasi dan kesimpulan kalian sendiri
ilahmu gak pernah ngomong gitu, gak pernah ngomong itu alasannya bikin ayat

@mang odoy wrote:Emang lu Tuhan...??
Sok tau lu...ciri khas misionaris murahan..

hitung aja berapa nyawa quraisy dan yahudi melayang di tangannya..

@mang odoy wrote:Iya iyaaa...BUKTIIN aja kalo klaim lu benar...bahwa Quran berasal dari Muhammad.

keluarnya dari mulut dia..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by mang odoy on Wed Feb 29, 2012 1:31 am

@SEGOROWEDI wrote:
@mang odoy wrote:Pengen terkesan pinter...tapi lu ini malah tampak o2n...
Udah dijelasin apa itu ASBABUN NUZUL...tapi lu bersikukuh dengan pendapat lu sendiri...
Susah kalo ngobrol sama misionaris belon mateng kaya lu...

alasan turunnya ayat
dan alasan itu yang bikin manusia, ya apa iya?
(sok tahu banget manisia itu, merumuskan alasan ilahnya)

MO:
Bukan sok tau...lha emang SEJARAH nya seperti itu...ketika ada kejadian A...Allah SWT meurunkan ayat untuk menjawab masalah dikejadian A.
Lu aja yang sok tau...dikasih tau....pura pura gak tau....gak mau tau.


@mang odoy wrote:Yang berpendapat bahwa Muhammad DIDIKTE Malaikat Jibril kan elu....
Sekarang gw tanya nih...sanggup gak kalo gw buatin tret baru masalah KLAIM lu bahwa A-Z Quran itu adalah PRODUK MUHAMMAD..??
Kalo jawabannya "YA"...maka tret tersebut bakal gw rilis...

pakek nanyak lagi..

MO
noo..udah dibikinin..


@mang odoy wrote:Muhammad adalah NABI Allah..Muhammad adalah Rasul Allah..itu adalah harga mati bagi seorang Muslim...karena keyakinan itu adalah FONDASI UTAMA bagi keimanan seorang muslim yang terikrar dalam kalimah SYAHADAT.
Kalo ada manusia muslim mempertanyakan keabsahan dan kemuliaan Muhammad bin abdullah...tinggal tunggu tanggal maennya aja yaitu...MURTAD.
Tapi bagi seorang muslim sejati...MEYAKINI nya saja tidak cukup...tapi otak dan akal harus dipake untuk membuktikan keyakinan akan diri Muhammad ini...tentunya bukan pake dengkul kaya yang lu pake...tapi dengan disiplin ilmu keislaman yang sesungguhnya.

harga mati itu masalahnya..
mestinya diuji dulu, dibuktikan dulu
dari fakta a-z adalah keluaran mulutnya saja sudah keliatan
dari ayat-ayat yang selalu berkaitan dengan kepentingan pribadinya saja sudah semakin keliatan

MO:
Pan udah....Muslim membuktikan Kebenaran Al-Quran dengan Ilmu yang berlaku untuk itu.
Kalo lu kan beda...modal cuman Quran terjemahan depag ri...tapi laguuunyaa ....kaya profesor....profesor kambing congek. Bahasa ibu perjanjian baru aja kagak digubris...sok sokan mo ngritik al-quran.


@mang odoy wrote:Kalo masalah..MUHAMMAD PASTI BENAR...itu kurang tepat...karena Muhammad bin abdullah pun adalah Manusia biasa..tapi luar biasa. Tingkat kesalahan yang dibuat beliau..tentu saja tidak akan sama dengan kesalahan dan kehilafan seorang mang odoy tentunya.....kalo saya...jangan kan sama Nabi Muhammad...sama Ulama pun sudah tentu beda...dikarenakan tingkat pengetahuan yang jelas berbeda...

kesalahan = dosa, maksudmu?

MO:
Ya beda dong....KESALAHAN tidak selalu berarti DOSA
Kalo gw SALAH KETIK....itupun suatu KESALAHAN...tapi belum tentu DOSA...contoh..mau ngetik 'cinta' jadi 'cita'.


yang dilakukan muhammad tak terampunkan

MO:
Itu kan CITA CITA lu selama ini....salah satunya diforum ini...mau MENDOKTRIN dengan MEMBUNUH KARAKTER MUHAMMAD...sayang ilmu islamologi lu masih cetek...yang ada lu kaya kambing dongo di forum ini.


@mang odoy wrote:Atas dasar pernyataan dari Al-Quran...karena kami meyakini Quran ini adalah Kalamullah..inipun bukan sekedar DOGMA belaka...karena sudah teruji dengan berbagai ilmu penafsiran alquran yang ada.
jangan disamain sama otak lu....lu mah baca aja kaga becus...modal cuman terjemahan depag ri doang...ya tentu beda laahh.

percaya muhammad dasarnya quran
padahal quran berasal dari muhammad

MO:
Standar yang dipake Muslim sama lu udah BEDA....gimana mau membuktikannya..???
Belajar dulu sono gimana baca Quran...gimana tata bahasa arab.bagaimana sejarah Islam..baru lu turun dimari...bikin murtad no muslim muslim.
Ini mah ....tau Quran aja cuman modal terjemahan depag ri...ya gagal total misi lu...harusnya...pihak gereja...ngirim misionaris yang agak canggihan dikit...lhaa eluu....bahas bibel aja kagak pernah pake tatabahasa Yunani...sok banget pengen nafisirin Quran..memble jadinya.


maka terkunci sudah..

MO:
Nafa...udah abis argumen lu...???


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by mang odoy on Wed Feb 29, 2012 1:39 am

@SEGOROWEDI wrote:
@mang odoy wrote:Ketika ada suatu kejadian tertentu...maka Allah SWT menurunkan ayat yang menjawab masalah di kejadian tersebut. Itu yang disebut ASBABUN NUZUL.
IQ jongkok emang susah buat mencerna masalah sesederhana seperti ini.

itu smua kan interpretasi dan kesimpulan kalian sendiri
ilahmu gak pernah ngomong gitu, gak pernah ngomong itu alasannya bikin ayat

MO:
Itu adalah SEJARAH...bukan klaim kosong seorang segorowedus.


@mang odoy wrote:Emang lu Tuhan...??
Sok tau lu...ciri khas misionaris murahan..

hitung aja berapa nyawa quraisy dan yahudi melayang di tangannya..

MO:
Saat itu...Kaum Muslim dizolimi....ya ngelawan...perang namanya.
Beda kasusnya sama tentara amerika yang beragama kristen yang dikirim ke timur tengah..buat ngerampok minyak di tanah muslim.

Hal yang sama terjadi di endonesa...berapa juta nyawa kafir kafir Belanda yang melayang ditangan para pejuang demi bebas nya endonesa....sehingga menjadi RI sperti sekarang ini...

Gak kebayang kalo endonesa saat dijajah dulu...semuanya beragama Kristen....kayaknya gak bakalan pernah ada nama negara dengan nama REPUBLIK INDONESIA...lhaaa yang ngejajah dan yang dijajah agamanya sama...sama sama penyembah tuhan berkancut.



@mang odoy wrote:Iya iyaaa...BUKTIIN aja kalo klaim lu benar...bahwa Quran berasal dari Muhammad.

keluarnya dari mulut dia..

MO:
Iyaa iyaaa....terusin ngocehnya ditret yang dah gw buatin....
lama lama debat lu kaya bocah budukan....wkwkwkwkwkwk
ngotot sama pendapat pribadi tanpa didukung referensi yang jelas.



mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 86

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by pendekar.rajawali on Wed Sep 12, 2012 3:53 am

@JN-SeJenis Tomat wrote:maa kaana muhammadun abaa ahadin min rijaalikum walaakin rasuula allaahi wakhaatama alnnabiyyiina wakaana allaahu bikulli syay-in 'aliimaan [Qs. Al Ahzab]

Imam Mahdi keturunan muhammad,,??

ini tafsirnya kang..

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatquran&id=75
avatar
pendekar.rajawali
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 229
Location : Indonesia Raya
Join date : 18.01.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by pendekar.rajawali on Wed Sep 12, 2012 4:00 am

@mang odoy wrote:@atas

LITERATUR yang mana..????

Literatur seperti yang dituangkan DIAWAL tret...???

Simpang siur kaya jalanan di Ibukota....???

pernah mendengar ceritanya imam mursyid muttaqien ?
avatar
pendekar.rajawali
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 229
Location : Indonesia Raya
Join date : 18.01.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by pendekar.rajawali on Wed Sep 12, 2012 4:47 am

@barabasmurtad77 wrote:
@pendekar.rajawali wrote:
Loh loh loh...bukankah sudah ketetuan Allah, mewafatkan ibrahim putra Rasulullah?
bukankah anak keturunan dari fatimah hasan dan husain juga punya keturunan, alias ahlul bait?

klo memang hadist2 diatas adalah mutawatir, kenapa harus punya pemikiran lain?
coba kita ingat2 lagi, nabi2 dari adam sampai muhammad, hampir mereka adalah 1 keturunan..



SHALOM BRO PENDEKAR, SAYA SALLLUUUUTTTT SAMA ANDA KARENA TELAH BERHASIL MENDAPATKAN SKEMA SILSILAH MUHAMMAD YANG SEKALIPUN KEAKURATANNYA TIDAK KITA KETAHUI SAMPAI DIMANA KARENA NAMA2 YANG DICATAT DALAM ALKITAB (WALAUPUN HANYA SEBAGIAN KECIL) TIDAK SAMA DENGAN YANG ANDA TULIS KARENA MUNGKIN NAMA2NYA DISESUAIKAN DENGAN BAHASA ARAB DAN KARENA ANDA MENDAPATKANNYA DENGAN CARA MEN COPAS TAPI BAGAIMANAPUN SAYA SALUUUTT KARENA ANDA TIDAK SEPERTI YANG LAINNYA YANG HANYA ANGKAT TANGAN DAN BERKATA: ALQURAN ITU BUKAN BUKU SILSILAH LALU MEMBENARKAN DIRI.
SEBAGAI GAMBARAN BAGI ANDA SAYA POSTINGKAN APA YANG DICATAT DALAM ALKITAB MENGENAI SILSILAH ISMAEL:
Gen 25:13 Inilah nama anak-anak Ismael, disebutkan menurut urutan lahirnya: Nebayot, anak sulung Ismael, selanjutnya Kedar, Adbeel, Mibsam,
Gen 25:14 Misyma, Duma, Masa,
Gen 25:15 Hadad, Tema, Yetur, Nafish dan Kedma.
Gen 25:16 Itulah anak-anak Ismael, dan itulah nama-nama mereka, menurut kampung mereka dan menurut perkemahan mereka, dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya.
Gen 25:17 Umur Ismael ialah seratus tiga puluh tujuh tahun. Sesudah itu ia meninggal. Ia mati dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.
Gen 25:18 Mereka itu mendiami daerah dari Hawila sampai Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Mereka menetap berhadapan dengan semua saudara mereka.

SAYA HARAP ANDA BISA MENCOCOKAN NAMA2 YANG TELAH SAYA TULIS INI DENGAN NAMA2 YANG ANDA TULIS.

copas? memangnya Anda juga tidak pernah copas? ehmm

kedar itu bahasa ibrani, arabnya khaidir as

12 Keturunan Ismail
Kej 17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
Kej 25:16 Itulah anak-anak Ismael, dan itulah nama-nama mereka, menurut kampung mereka dan menurut perkemahan mereka, dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya.
Kejadian 25:13-15
Inilah nama anak-anak Ismael, disebutkan menurut urutan lahirnya : Nebayot, anak sulung Ismael, selanjutnya Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafisy dan Kedma.

Kejadian 25:18
Mereka itu mendiami daerah dari Hawila sampai Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Mereka menetap berhadapan dengan semua saudara mereka.
Melalui penelitian diperoleh data mutahir mengenai leluhur Rasulullah, yang dimulai dari Adnan sampai kepada Nabi Ibrahim, yaitu :
Adnan bin Add bin Humaisi‘ bin Salaman bin Aws bin Buz bin Qamwal bin Obai bin ‘Awwam bin Nashid bin Haza bin Bildas bin Yadlaf bin Tabikh bin Jahim bin Nahish bin Makhi bin Ayd bin ‘Abqar bin ‘Ubayd bin Ad-Da‘a bin Hamdan bin Sanbir bin Yathrabi bin Yahzin bin Yalhan bin Arami bin Ayd bin Deshan bin Aisar bin Afnad bin Aiham bin Muksar bin Nahith bin Zarih bin Sami bin Wazzi bin ‘Awda bin Aram bin Qaidar bin Nabi Ismail bin Nabi Ibrahim (“Ar Raheeq Al Makhtum”, tulisan Syaikh Safi-ur Rahman al-Mabarakpuri).
Sehingga Nasab Rasulullah sampai kepada Nabi Ibrahim, adalah sebagai berikut :
Muhammad Rasulullah bin Abdullah bin Abdu Muthalib bin Hasyim (cikal bakal Bani Hasyim) bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr (cikal bakal Suku Quraisy) bin Malik bin Al Nadhar bin Kinanah (cikal bakal Bani Kinanah) bin Khuzayma bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan bin Add bin Humaisi‘ bin Salaman bin Aws bin Buz bin Qamwal bin Obai bin ‘Awwam bin Nashid bin Haza bin Bildas bin Yadlaf bin Tabikh bin Jahim bin Nahish bin Makhi bin Ayd bin ‘Abqar bin ‘Ubayd bin Ad-Da‘a bin Hamdan bin Sanbir bin Yathrabi bin Yahzin bin Yalhan bin Arami bin Ayd bin Deshan bin Aisar bin Afnad bin Aiham bin Muksar bin Nahith bin Zarih bin Sami bin Wazzi bin ‘Awda bin Aram bin Qaidar bin Nabi Ismail bin Nabi Ibrahim.

Pendapat Pendukung

Bible (Kejadian 25:12-15) mencatat anak-anak Ismail berdasarkan urutan kelahiran yaitu :
Nebayot (anak sulung Ismael), Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafish dan Kedma.
Nabi Muhammad Saw, terlahir dari keturunan Qaidar (Kedar) bin Nabi Ismail, didukung pendapat beberapa ahli Bible, antara lain :
The Davis Dictionary of the Bible (1980), sponsored by the Board of Christian Education of the Presbyterian Church in the USA, menulis pada artikel Kedar sebagai berikut :”… A tribe descended from Ishmael (Gen. 25:13) … The people of Kedar were Pliny’s Cedrai, and from their tribe Mohammed ultimately arose.”"….suatu suku keturunan Ismail (Kej. 25:13)…. masyarakat keturunan Kedar ialah orang Pliny Cedrai, dan dari suku mereka itulah lalu Muhammad dilahirkan secara terhormat.”
The International Standard Bible Encyclopedia dari A.S. Fulton menerangkan :”… Of the Ishmaelite tribes, Kedar must have been one of the most important and thus in later times the name came to be applied to all the wild tribes of the desert. It is through Kedar (“Keidar” in Arabic) that Muslim genealogists trace the descent of Mohammed from Ishmael.”
Smith’s Bible Dictionary ikut menjelaskan :”Kedar (black). Second son of Ishmael (Gen. 25:13) … Mohammed traces his lineage to Abraham through the celebrated Koreish tribe, which sprang from Kedar. The Arabs in the Hejaz are called Beni Harb (men of war), and are Ishmaelites as of old, from their beginning. Palgrave says their language is as pure now as when the Koran was written (A.D. 610), having remained unchanged more than 1200 years; a fine proof of the permanency of Eastern Institutions.”
Tiada keraguan bahwa Muhammad saw adalah keturunan langsung dari nabi Ismail dan bukti ini tidak dapat dibantah sebagaimana bukti-bukti yang meyakinkan di bawah ini.
Keturunan Qurays adalah suku dari Muhammad saw. Mereka percaya dan meyakini sebagai keturunan Ismail. Jika pengakuan ini salah maka keturunan asli nabi Ismail akan mengajukan keberatan, namun tidak ada kaum lain yang pernah menyatakan demikian. Dan tidak ada satu keberatan pun yang pernah muncul.
Di dalam Kejadian 17:20-21 Allah menjanjikan untuk memberkati anak cucu nabi Ismail dan akan menjadikan suatu bangsa yang besar. Jika Orang-orang Arab bukan dari keturunannya, dimanakah bangsa yang besar itu?
Menurut Kejadian 25: 18 keturunan nabi Ismail bertempat tinggal dari Havilah sampai Tsur yang berlawanan arah dengan Mesir. Dari petikan ini menandakan kepada bagian luar Jazirah Arabia. Bahkan Paulus mengakui bahwa Hajjar mempunyai hubungan dengan bangsa Arab. “Sekarang Hajjar adalah nama bukit Sinai di Arab”. (Galatia 4:25)

Nubuat Kenabian

Pembuktian bahwa Muhammad Rasulullah, sebagai keturunan Qaidar (Kedar) bin Nabi Ismail menjadi penting, dikarenakan di dalam beberapa ayat Bible, ada bernubuat tentang bakal munculnya seorang nabi, dari kalangan keturunan Qaidar (Kedar), diantaranya :
Bahwasanya Nabi Muhammad akan Hijrah (dari Makkah), dan disambut penduduk kota yang didatanginya (Madinah).Yesaya, 21 : 13-17“Ucapan ilahi terhadap Arabia . Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah kafilah orang Dedan ! Hai penduduk tanah Tema , keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti! Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan. Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: “Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis. Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab Tuhan, Allah Israel, telah mengatakannya.”Dedan : adalah di Arabia bagian Utara. Negeri yang dekat dengan kota Madinah.
Tema : adalah anak Ismail, yang menghuni di utara kota Madinah .
Kedar : adalah anak Ismail.
Nubuat kitab Yesaya sangat otentik karena sesuai historis dimana Yahweh (Allah Israel ) berfirman bahwa anak-anak Ismail di Arabia akan mendapat wahyu dari-Nya. Wahyu yang diterima Yesaya memerintahkan kepada orang-orang Tema supaya menghidangkan makanan dan minuman kepada orang-orang yang lari dari pedang. Nabi Muhammad dan umat Muslim kota Makkah hijrah pada tahun 1 Hijriah menuju kota Madinah dimana mereka mendapat sambutan meriah dari penduduk kota Madinah.
Bahwasanya umat Islam memenangkan peperangan melawan orang kafir, satu tahun setelah hijrah.Yesaya, 21 : 16-17“Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis. Dan dari pemanah-pemanah yang gagah… dari Bani Kedar akan tinggal sejumlah kecil saja.”Nubuat Nabi Yesaya tersebut, telah digenapi oleh ALLAH dalam perang Badar :
Dalam setahun lagi : tanggal 12 Robi’ul Awal tahun 1 Hijriyah umat Islam hijrah dari Makkah ke Madinah, dan setahun kemudian tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah umat Islam berhasil mengalahkan orang-orang kafir Makkah dalam peperangan Badar.Walaupun Kedar adalah salah satu dari Bani Ismael, namun sebagian dari mereka masih ada yang membangkang dengan ajaran Nabi Muhammad saat itu. Tapi setelah Fathu Makkah (penaklukan kota Makkah) mereka semua (100%) menerima ajaran Nabi Muhammad SAW sampai detik ini, yaitu negara Arab Saudi (keturunan Kedar).
Bahwasanya Bani Ismail akan menyanyikan Nyanyian Baru bagi TuhanYesaya, 42 : 10-12“Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya. Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung! Baiklah mereka memberi penghormatan kepada Tuhann, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.”Nubuat Nabi Yesaya tersebut, telah digenapi oleh ALLAH kepada umat Islam :nyanyian baru bagi Tuhan : Takbir, Tasbih, Tahmid, Tahlil, Istighfar dan sebagainya.menyaringkan suara : umat Islam di berbagai negara, desa, kota, dan pulau, semuanya menyaringkan suara, untuk mengumandangkan Azan sebagai tanda waktu sholat.desa-desa yang didiami Kedar : nubuat ini hanya untuk orang Islam, karena Bani Kedar (keturunan Ismael) yang sekarang menjadi negara Arab Saudi penduduknya adalah 100% Islam.
Bahwasanya akan pindahnya Bait ALLAH, dari Yerusalem ke kota MakkahYesaya, 60 : 5-14“Kelimpahan dari sebrang laut akan beralih kepadamu. Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu… segala kambing domba Kedar… dan Nebayot… untuk ibadahmu… Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku… orang-orang asing akan membangun tembokmu… mereka akan menyebut engkau kota Tuhan.”Nubuat Nabi Yesaya tersebut, telah digenapi oleh ALLAH kepada umat Islam :kelimpahan dari sebrang laut akan beralih kepadamu : umat Islam dari seberang lautan manapun telah mengunjungi Bait ALLAH di Makkah, dan tidak lagi di Yerusalem.segala kambing/domba…untuk ibadahmu : umat Islam mensucikan Bait ALLAH di Makkah dengan berqurban kambing.menyemarakkan rumah keagungan-Ku : umat Islam dari seluruh dunia menyemarak-kan Bait ALLAH di Makkah setiap musim haji. Dan juga setiap harinya untuk ibadah Umroh atau ibadah rutinitas.orang-orang asing akan membangun tembokmu : bukan lagi orang Israel yang membangun tembok Bait ALLAH, tapi orang yang dianggap asing oleh Israel , yaitu orang-orang keturunan Ismael (orang Arab/Kedar).kota Tuhan : itulah Makkah telah menjadi kota ALLAH, bukan lagi di Yerusalem.
Bahwasanya umat Islam berqurban di Bait ALLAH, MakkahYesaya, 60 : 7“Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu, semuanya akan dipersembahkan di atas Mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku. Dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.”Nubuat Nabi Yesaya tersebut, telah digenapi oleh ALLAH kepada umat Islam :segala kambing domba Kedar : pada setiap hari raya haji/Idul Adha, berbondong-bondong umat Islam dari seluruh dunia untuk ibadah haji, dan salah satu ritualnya yaitu berqurban kambing dan domba.menyemarakkan rumah keagungan-Ku : Masjidil Haram, Ka’bah di Makkah selalu semarak ketika musim Haji.

bersambung... yes
avatar
pendekar.rajawali
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 229
Location : Indonesia Raya
Join date : 18.01.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by pendekar.rajawali on Wed Sep 12, 2012 4:53 am

Apakah Muhammad keturunan Ismail bin Ibrahim ???


Rasulullah (Muhammad) bersabda:

[H.R. AT-TURMUDZI, dari Watsilah bin Al-Asqa r.a. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya, Allah telah memilih Ismail menjadi anak Ibrahim dan Dia telah memilih keturunan Kinanah menjadi keturunan Ismail dan Dia telah memilih Quraisy dari keturunan Kinanah dan Dia telah memilih Hasyim[/color] dari Quraisy, dan Dia telah memilih aku (Muhammad) dari keturunan Hasyim."]

Menurut Hadits di atas, Muhammad adalah keturunan Ismail bin Ibrahim. Dapatkah Hadits tersebut "shahih" atau "benar"? Untuk menjelaskannya kita harus mengkonfirmasi dengan ayat2 Al-Qur'an. Jika bertentangan, maka Hadits tersebut adalah "dhaif" atau "palsu".

Sekurang2nya ada 4 langkah untuk menjelaskan "status" Hadits tersebut, yaitu:

1. Langkah Pertama: Identifikasi Tempat.

Allah berfirman (artinya):

[QS. 3:96-97. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Baka (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.]

Kata kunci untuk ayat2 di atas adalah "maqam Ibrahim" yang terletak di "Baka". Adakah maqam Ibrahim di tempat lain? Dalam seluruh literatur di dunia ini, maqam Ibrahim hanya terdapat di Mekah. Dengan demikian, maka "Baka" tidak lain adalah Mekah. Selain itu, ayat2 di atas juga menjelaskan tentang "Rumah Allah/Baitullah" yang pertama kali dibangun yang terletak di Baka/Mekah itu.

2. Langkah Kedua: Sebahagian Keturunan Ibrahim.

Allah berfirman (artinya):

[QS. 14:35,37. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala...Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."]

Kata kunci dari ayat2 di atas adalah "sebahagian keturunanku", yaitu keturunan Ibrahim.

Dalam ayat 37 di atas, Ibrahim berkata bahwa ia telah menempatkan "sebahagian keturunannya" di lembah di dekat "Rumah Allah". Sebagaimana dijelaskan dalam "Langkah Pertama" di atas, bahwa "Rumah Allah" tersebut terletak di Mekah.

Lalu, siapakah "sebahagian keturunan Ibrahim" itu? Lihat "Langkah Ketiga" berikut ini.

3. Langkah Ketiga: Ismail adalah anak Ibrahim?

Allah berfirman (artinya):

[QS. 2:125. Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud"]

Kata kunci dari ayat di atas adalah "Ibrahim dan Ismail". Apakah Ismail anak Ibrahim? Perhatikan kisah penyembelihan menurut Al-Qur'an berikut ini:

Allah berfirman dalam QS. 37:102-112 (artinya):

[102] Maka tatkala anak itu (Ismail) sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
[103] Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
[104] Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,
[105] sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu", sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
[106] Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
[107] Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
[108] Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
[109] (yaitu) "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim".
[110] Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
[111] Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
[112] Dan Kami beri dia (Ibrahim) kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

Dalam ayat 102, tidak disebutkan nama anak yang akan disembelih itu, tetapi identifikasi Ismail dalam ayat tersebut sangat jelas, oleh karena dalam ayat 112, Ishak, adik Ismail, baru dilahirkan setelah peristiwa penyembelihan tersebut.

Jadi, "sebahagian keturunan Ibrahim" sebagaimana dimaksud "Langkah Kedua" di atas adalah "Ismail dan anak-cucunya".

4. Langkah Keempat: Muhammad Keturunan Ismail bin Ibrahim?

Allah berfirman (artinya):

[QS. 2:127-130. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar Baitullah (Ka'bah) bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur'an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.]

Allah menjawab permohonan Ibrahim di atas dengan berfirman (artinya):

[QS. 2:124] Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang lalim".

Frasa kunci untuk ayat2 di atas adalah "diantara anak-cucu kami" dan "utuslah untuk mereka seorang Rasul".

Pertanyaannya adalah: Siapakah Rasul yang dimaksud itu?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, Allah dengan tegas berfirman (artinya):

[QS. 3:67-68. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik." Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.]

Dikatakan dalam ayat2 di atas, bahwa orang2 yang paling dekat dengan Ibrahim adalah orang2 yang mengikutinya pada waktu itu dan Nabi Muhammad.

Lebih jauh, Ibrahim berkata sebagaimana Firman Allah berikut ini (artinya):

[QS. 2:132] Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam" .

Perhatikan kata "agama Islam" dalam ayat di atas yang berhubungan erat dengan Nabi Muhammad.
avatar
pendekar.rajawali
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 229
Location : Indonesia Raya
Join date : 18.01.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by Kedunghalang on Tue May 06, 2014 4:20 pm

@pendekar.rajawali wrote:
@JN-SeJenis Tomat wrote:maa kaana muhammadun abaa ahadin min rijaalikum walaakin rasuula allaahi wakhaatama alnnabiyyiina wakaana allaahu bikulli syay-in 'aliimaan [Qs. Al Ahzab]

Imam Mahdi keturunan muhammad,,??

ini tafsirnya kang..

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatquran&id=75

Ya, Imam Al Mahdi itu keturunan Nabi Muhammad saw dari anak-cucu Siti Fatimah Az-Zahra ra (Sunan Abu Daud).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik