FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by Rindu on Thu Aug 03, 2017 9:53 am



Debat Doktor Martin Luther terhadap Kekuatan dan Keberhasilan Indulgensi Oleh Dr. Martin Luther (1517)


Dalam Nama Tuhan Kita Yesus Kristus. Amin.

1, Tuhan dan Guru kita Yesus Kristus, ketika Ia berkata "Bertobatlah", menginginkan agar seluruh hidup orang-orang yang percaya berubah/bertobat.

2. Kata ini tidak boleh dimengerti mengacu kepada sakramen pengampunan dosa, atau, proses pengakuan dan pelepasan (dosa), yang diberikan oleh imam-imam.

3. Dan tidak hanya mengacu pada pertobatan ke dalam saja; tidak, tidak ada pertobatan ke dalam yang ke arah luar tidak membuat daging merasa malu.

4. Hukuman [dosa], karena itu, terus ada selama kebencian terhadap diri sendiri tetap ada; karena inilah pertobatan ke dalam yang sejati, dan terus berlanjut sampai kita masuk ke dalam kerajaan surga.

5. Paus tidak pernah bermaksud menghapuskan, dan tidak bisa menghapuskan hukuman apapun selain dari apa yang telah dijatuhkannya apakah dengan otoritas Paus sendiri atau dengan otoritas Kanon.

6. Paus tidak bisa menghapus kesalahan apapun, kecuali mengumumkan bahwa (semua dosa) sudah diampuni oleh Tuhan dan dengan meminta pengampunan Tuhan; terlebih dahulu (agar pasti), baru kemudian ia boleh memberikan pengampunan dalam kasus-kasus yang boleh diputuskannya. Bila hak Paus untuk memberikan pengampunan dalam hal-hal tertentu dipandang tidak layak, seluruh dosanya tetap tidak diampuni.

7. Tuhan tidak memberikan pengampunan kepada mereka yang, pada saat yang sama, tidak bersikap rendah hati dalam segala hal dan termasuk didalamnya para pengawal-Nya, yakni para imam.

8. Kanon-kanon penitensi diberikan hanya kepada manusia yang masih hidup, dan, menurut kanon-kanon tersebut, tidak boleh diberikan kepada yang sudah meninggal.

9. Karenanya Roh Kudus yang tinggal di dalam paus sangatlah baik terhadap kita, karena dalam surat keputusannya ia (paus) selalu membuat pengecualian pada tulisan yang menyangkut kematian dan jika diperlukan.

10. Orang-orang menjadi jahat dan jauh dari Tuhan dikarenakan oleh perbuatan para imam yang, karena orang yang sudah meninggal, bisa menerima pengampunan dosa yang kanonik di api penyucian.

11. Perubahan dari hukuman kanonik menjadi hukuman di api penyucian adalah satu bukti yang jelas dari kesalahan yang diajarkan ketika para uskup sedang tidur.

12. Di waktu yang lampau hukuman kanonik tidak dilakukan setelah, tapi sebelum pengampunan dosa, untuk menguji kesungguhan penyesalan.

13. Orang-orang yang telah meninggal telah dibebaskan oleh kematian dari semua hukuman; mereka telah mati bagi aturan-aturan kanonik, dan memiliki hak untuk dilepaskan dari aturan-aturan tersebut.

14. Kesehatan (jiwa) yang tidak sempurna, atau bisa dikatakan juga, cinta kasih yang tidak sempurna, yang dibawa oleh orang yang meninggal, akan berubah, menjadi ketakutan yang hebat; dan semakin sedikit cinta kasih yang dimilikinya, semakin besar ketakutannya.

15. Ketakutan dan kengerian ini sudah cukup dan hanya ini yang diperlukan (dan tidak perlu lagi yang lainnya) sehingga dapat dianggap sebagai hukuman di api penyucian, karena kedekatannya pada kengerian akan kebinasaan.

16. Perbedaan antara neraka, api penyucian, dan surga mirip seperti binasa, hampir-binasa dan pasti selamat.

17. Jiwa-jiwa yang berada di dalam api penyucian seharusnya mengalami kengerian yang semakin berkurang dan kasih yang semakin bertambah.

18. Masih belum bisa dibuktikan, entah dengan penjelasan maupun dengan Alkitab, bahwa mereka (orang-orang di api penyucian) berada dalam kondisi diluar merit, yaitu dengan kasih yang terus menerus bertambah.

19. Sekali lagi, belum bisa dibuktikan bahwa mereka, atau setidaknya mereka semua, bisa merasa pasti atau yakin bahwa mereka selalu berada dalam kondisi terberkati, meskipun kita bisa sangat yakin akan hal ini.

20. Karenanya dengan menyatakan "pengampunan penuh terhadap semua hukuman" paus tidak bermaksud menyatakan "semuanya" tapi hanya yang dilakukan oleh orang tersebut.

21. Karenanya mereka yang mengajarkan indulgensi telah melakukan kesalahan, ketika mengatakan bahwa dengan indulgensi dari paus, seorang manusia bisa dibebaskan dan semua hukuman, dan akan selamat;

22. Mengingat bahwa ia memberikan pengampunan kepada jiwa-jiwa di api penyucian dengan tanpa memberikan hukuman padahal, menurut kanon, mereka seharusnya membayar (dosa-dosanya) selama mereka masih hidup.

23. Jadi kalau penghapusan semua hukuman bisa diberikan kepada semua orang, pastilah bahwa penghapusan hukuman ini hanya bisa diberikan kepada golongan yang paling sempurna, dan jumlahnya sangat sedikit.

24. Karenanya, mayoritas manusia telah ditipu dengan diskriminasi dan janji-janji yang muluk terhadap pembebasan dari hukuman.

25. Kuasa yang dimiliki oleh paus, terhadap api penyucian, dalam hal yang umum, adalah kuasa yang juga dimiliki oleh semua uskup, dalam bentuk yang khusus, di tiap-tiap keuskupan atau parokinya sendiri.

26. Paus sudah melakukan hal yang benar ketika ia memberikan pengampunan bagi jiwa-jiwa [di api penyucian], dengan tidak menggunakan kuasa dari "kunci-kunci" (yang sebenarnya tidak dimilikinya), melainkan dengan cara perantaraan.

27. Mereka mengajar orang dengan berkata bahwa ketika uang penny berdenting dalam kotak uang, seketika itu juga jiwanya dibebaskan [dari api penyucian].

28. Yang pasti adalah ketika uang penny berdenting di dalam kotak uang, keuntungan dan ketamakan bisa semakin meningkat, tapi sebenarnya keberhasilan perantaraan oleh Gereja terletak hanya dalam kuasa Tuhan saja.

29. Siapa yang tahu dengan pasti bahwa semua jiwa yang berada di api penyucian ingin ditebus keluar dengan uang, seperti dalam legenda Sts. Severinus dan Paschal.

30. Tidak satu orangpun bisa yakin bahwa penyesalan dirinya benar-benar tulus; sama tidak yakinnya bahwa ia sudah mendapatkan pengampunan penuh.

31. Orang yang benar-benar bertobat sangat jarang ditemui, sama jarangnya juga orang yang benar-benar hanya membeli indulgensi, yaitu, orang-orang seperti ini paling jarang ditemukan.

32. Mereka akan dibuang untuk selamanya, beserta dengan guru-guru yang mengajar mereka, yang percaya bahwa mereka pasti menerima keselamatan karena mereka mempunyai indulgensi.

33. Setiap orang harus waspada terhadap mereka yang mengatakan bahwa pengampunan paus adalah berkah yang tidak ternilai yang berasal dari Tuhan yang dengannya manusia bisa kembali bergabung dengan Dia;

34. Karena "rahmat pengampunan" seperti ini hanya berlaku pada hukuman dari kepuasan sakramental saja, dan semuanya diadakan oleh manusia.

35. Mereka tidak mengajarkan satupun doktrin Kristen dengan mengajarkan bahwa orang-orang yang ingin membeli jiwa-jiwa keluar dari api penyucian atau membeli pengakuan tidak perlu melakukan penyesalan.

36. Semua orang Kristen yang benar-benar menyesa (atas dosa-dosanya) memiliki hak untuk mendapatkan pengampunan penuh terhadap hukuman dan kesalahannya, meskipun tanpa surat pengampunan.

37. Semua orang Kristen sejati, hidup atau mati, berbagian di dalam rahmat Kristus dan Gereja; dan ini diberikan kepadanya oleh Tuhan, meskipun tanpa surat pengampunan.

38. Meskipun demikian, pengampunan dan partisipasi [di dalam rahmat Gereja] yang diberikan oleh paus sama sekali tidak boleh dipandang rendah, karena, seperti yang telah saya katakan, adalah deklarasi dari pengampunan surgawi.

39. Yang paling sulit adalah, bagi theolog yang paling hebat sekalipun, ketika pada saat yang bersamaan memberikan kepada seseorang pengampunan yang melimpah ruah dan [perlunya] penyesalan sejati.

40. Penyesalan sejati mencari dan suka akan hukuman, namun pengampunan yang didapatkan dengan mudah hanya akan memperingan hukuman dan membuat mereka dibenci, atau paling sedikit,memberikan peluang [untuk membenci mereka].

41. Pemberian pengampunan apostolik harus dijelaskan dengan hati-hati, jika tidak, orang orang bisa dengan salah berpikir bahwa mereka telah melakukan model karya cinta kasih yang lain.

42. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa paus tidak ingin pembelian pengampunan dengan cara apapun dibandingkan dengan perbuatan cinta kasih.

43. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa mereka yang memberi sedekah kepada orang miskin atau meminjamkan pada orang yang membutuhkan telah melakukan hal yang lebih baik daripada membeli pengampunan;

44. Karena cinta kasih bertumbuh lewat perbuatan, sehingga seorang manusia bisa menjadi lebih baik lagi, tapi dengan pengampunan seseorang tidak bisa bertumbuh, hanya lebih terbebas dari hukuman.

45. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa mereka yang melihat orang yang membutuhkan, ketika mereka melewatinya, dan kemudian memberi [uangnya kepada mereka] untuk mendapatkan pengampunan, telah membeli bukan hanya indulgensi dari paus, tapi juga telah meredakan amarah Tuhan.

46. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa kecuali mereka telah memiliki lebih daripada yang mereka butuhkan, mereka berkewajiban untuk menyimpan apa-apa yang perlu bagi keluarga mereka sendiri, dan tidak menyia-nyiakannya untuk mendapatkan pengampunan.

47. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa membeli pengampunan adalah suatu kebebasan dan bukanlah perintah/keharusan.

48. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa paus, ketika memberikan pengampunan, membutuhkan dan juga menginginkan, doa tulus mereka bagi dirinya lebih daripada uang yang mereka bawa.

49. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa pengampunan paus hanya berguna, bila mereka tidak meletakkan kepercayaan mereka padanya (paus);dan juga berbahaya, kalau melalui mereka (para paus) mereka kehilangan ketakutannya kepada Tuhan.

50. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa kalau paus sudah mengerti dengan tepat ajaran tentang pengampunan, ia harus merasa lebih baik gereja St. Petrus menjadi abu, daripada harus dibangun dari kulit, daging dan tulang domba-dombanya (paus).

51. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa adalah keinginan dari paus, dan juga adalah kewajibanya, untuk memberikan uang miliknya sendiri bagi mereka-mereka yang justru dimintai uang oleh beberapa penjual pengampunan, meskipun untuk itu gereja St. Petrus harus dijual.

52. Kepastian keselamatan melalui surat pengampunan adalah kesia-siaan, meskipun para pejabat gereja, tidak, meskipun sang paus sendiri, mempertaruhkan nyawanya diatasnya.

53. Ada banyak musuh Kristus dan juga paus, yang bertaruh bahwa Firman Tuhan harus berhenti dikabarkan di beberapa Gereja, supaya pengampunan bisa diajarkan di gereja-gereja lainnya.

54. Firman Tuhan telah dilukai ketika, dalam satu khotbah, diberikan porsi waktu yang sama atau lebih panjang untuk membicarakan pengampunan daripada Firman Tuhan itu sendiri.

55. Paus pasti punya maksud tertentu kalau pengampunan, yang adalah hal yang remeh, dirayakan dengan satu bunyi bel, dengan satu arak-arakan dan satu upacara, sedangkan pewartaan Injil, yang adalah hal yang paling penting,seharusnya dibacakan dengan seratus bunyi bel, seratus arak-arakan dan seratus upacara.
 
56. “Harta milik Gereja,” yang daripadanya paus memberikan indulgensi-indulgensi, adalah suatu istilah yang tidak layak dan juga tidak dikenal diantara para pengikut Kristus.

57. Sudah terbukti bahwa indulgensi-indulgensi tersebut bukanlah harta yang bersifat sementara, namun demikian banyak penjual tidak membagikan hartanya tersebut dengan gampang, mereka malahan hanya mengumpulkannya saja.

58. Indulgensi juga bukan hadiah dari Kristus dan para Kudus, karena tanpa paus pun, indulgensi-indulgensi selalu merupakan rahmat karena usaha bagi manusia batiniah, dan salib, kematian dan neraka bagi manusia lahiriah.

59. St. Lawrence mengatakan bahwa harta dari Gereja adalah kemiskinan Gereja, tapi ia berbicara sesuai dengan keperluan dan kondisinya saat itu.

60. Tanpa takabur kita bisa berkata bahwa kunci-kunci Gereja, yang diberikan oleh Kristus, adalah harta yang telah disebutkan tadi;

61. Karena jelas bahwa untuk penghapusan hukuman dan beberapa kasus lain, kuasa yang dimiliki paus sudah cukup.

62. Harta sesungguhnya dari Gereja adalah Kabar kemenangan Injil yang Paling Suci dan rahmat dari Tuhan.

63. Tapi harta ini secara natural paling menjijikkan, karena membuat yang pertama menjadi yang terakhir.

64. Di sisi lain, harta indulgensi secara natural paling bisa diterima, karena membuat yang terakhir menjadi yang pertama.

65. Karenanya harta Pewartaan Injil adalah jala yang dulu biasanya digunakan untuk menjaring orang-orang kaya (rohani).

66. Harta indulgensi adalah jala yang sekarang digunakan untuk menjala kekayaan manusia.

67. Indulgensi yang ditangiskan oleh para pengkhotbah sebagai "rahmat yang terbesar" benar-benar dikenal seperti demikian, tapi sejauh mereka menghasilkan keuntungan.

68. Meskipun sebenarnya indulgensi adalah karunia yang sangat kecil bila dibandingkan dengan karunia Tuhan dan keteladanan Salib.

69. Para uskup dan para pemimpin terikat untuk mengakui kepemimpinan dari pengampunan apostolik, dengan penuh hormat.

70. Tapi mereka lebih tertarik untuk membelalakkan mata mereka dan memperhatikan dengan telinga mereka, biarlah orang-orang ini mengajarkan mimpi-mimpi mereka sendiri dan bukan perintah dari paus.

71. Mereka yang berkata-kata melawan pengampunan apostolik yang sejati, biarlah ia di-anathema-kan dan dikutuk!

72. Tapi mereka yang menjaga nafsunya serta para pengajar pengampunan yang resmi, biarlah mereka diberkati!

73. Paus dengan adil bersuara dengan keras melawan mereka yang, dengan cara bagaimanapun, berencana untuk menghalangi orang yang ingin mendapatkan pengampunan.

74. Tapi ia tidak berniat untuk bersuara keras melawan mereka yang berencana untuk melukai cinta yang suci dan kebenaran dengan memakai pengampunan sebagai kedok.

75. Berpikir bahwa pengampunan-pengampunan paus adalah demikian hebatnya sehingga mereka dapat membebaskan seseorang meskipun ia telah melakukan dosa yang tidak terpikirkan dan menghina Ibu Tuhan – adalah suatu kegilaan.

76. Kami berkata, sebaliknya, bahwa pengampunan paus tidak bisa menghilangkan sedikitpun dosa-dosa yang ringan, sejauh kita berbicara tentang kesalahan itu sendiri.

77. Dikatakan bahwa bahkan St. Petrus sekalipun, kalaupun ia menjadi Paus sekarang, tidak bisa memberikan karunia (lain) yang lebih besar; ini adalah penghujatan melawan St. Petrus dan melawan paus.

78. Kami berkata, sebaliknya, bahwa paus sekarang pun, dan paus-paus yang mana pun, mampu memberikan karunia yang lebih besar, (dengan bergurau) yaitu, Injil, kuasa-kuasa, karunia untuk menyembuhkan, dll., seperti yang ditulis di 1 Korintus 12.

79. Dengan berkata bahwa salib, yang dihiasi dengan tangan paus, yang dipakukan disana (dengan ajaran-ajaran tentang indulgensi), adalah sama berharganya dengan Salib Kristus, adalah penghujatan.

80. Para uskup, pemimpin dan theolog yang mengijinkan ajaran seperti ini disebarkan kepada orang-orang, sebenarnya telah ikut ambil bagian didalamnya.

81. Ajaran tentang pengampunan yang tidak terkendali seperti ini bukanlah hal yang gampang untuk dijelaskan, bahkan bagi orang yang sudah pernah belajar, untuk menyelamatkan kehormatan paus dari hinaan, bahkan menjawab pertanyaan yang tajam dari orang-orang awam.

82. Dengan bergurau: --"Mengapa paus tidak mengosongkan api pencucian, dengan menggunakan cinta yang tulus sebagai alasan dan karena jiwa-jiwa yang ada disana mengalami kengerian yang amat besar, ataukah ia menyelamatkan jiwa-jiwa dalam jumlah yang tidak terhitung hanya untuk mendapatkan uang untuk membangun sebuah Gereja? Alasan yang pertama lebih adil; yang kedua paling remeh".

83. Lagi: -- "Mengapa tetap ada kunjungan ke makam dan upacara peringatan terhadap orang mati, dan mengapa ia tidak mengembalikan atau mengijinkan sumbangan ditarik kembali, karena dilarang untuk berdoa bagi orang yang sudah diampuni dosanya?"

84. Lagi: -- "Apakah yang dimaksud dengan kerahiman baru dari Tuhan dan paus ini, sehingga untuk uang mereka mengijinkan seseorang yang tidak mengenal Tuhan dan para musuh mereka untuk membeli jiwa orang-orang yang saleh yang berkenan pada Tuhan dari api pencucian, dan bukan karena, keinginan dan kelayakan dari jiwa-jiwa yang saleh itu sendiri, mengapa tidak membebaskan jiwa-jiwa tersebut demi cinta kasih yang tulus?"

85. Lagi: -- "Mengapa kanon-kanon tentang penitensi sejak lama tidak dipakai dan karenanya dicabut dan mati, sekarang kembali diyakini dengan pemberian indulgensi, seolah olah (kanon-kanon) itu tetap hidup dan berlaku?"

86. Lagi: -- "Mengapa paus, yang kehidupannya lebih makmur daripada orang-orang yang paling kaya, hanya membangun satu gereja dengan uangnya sendiri yaitu Gereja St. Petrus, dibandingkan dengan (jumlah gereja) yang dibangun dengan uang orang-orang miskin yang percaya?"

87. Lagi: -- "Apakah sebenarnya yang dihapuskan oleh paus, dan bagaimana ia berperan (dengan memberikan karunia) terhadap mereka yang, dengan penyesalan yang sempurna, sebenarnya sudah berhak untuk menerima pengampunan penuh dan kembali berpartisipasi (dalam gereja)?"

88. Lagi: -- "Berkat apakah yang dimiliki Gereja yang lebih besar daripada jika paus melakukan seratus kali sehari apa yang sekarang hanya ia lakukan sekali (sehari), dan mengaruniakan kepada setiap orang yang percaya, pengampunan-pengampunan dan kesempatan untuk kembali berpartisipasi (dalam gereja)?"

89. "Karena paus, melalui pengampunan-pengampunan yang diberikannya, ingin mengusahakan keselamatan jiwa-jiwa dan bukan karena uang, lalu mengapa ia menangguhkan (pemberian) indulgensi dan pengampunan sampai sekarang, padahal semuanya (pengampunan-pengampunan tersebut) memiliki manfaat yang sama?"

90. Untuk menekan pertanyaan-pertanyaan dan keberatan-keberatan kaum awam seperti ini hanya dengan mengandalkan kekuatan (Gereja) saja, dan tidak berusaha memecahkannya dengan memberikan alasan (yang masuk akal), sama saja dengan membuat Gereja dan paus sebagai bahan ejekan, dan membuat orang-orang Kristen merasa tidak senang.

91. Dan, jika saja, semua pengampunan diajarkan sesuai dengan semangat dan pikiran dari paus, maka semua keraguan ini akan terselesaikan; tidak, semuanya tidak akan pernah ada.

92. Malah sebaliknya, kemudian, meskipun semua rasul itu berkata kepada pengikut Kristus, "Damai, damai," dan ternyata tidak ada kedamaian!

93. Terberkatilah semua rasul itu yang berkata kepada pengikut Kristus, "Salib, salib," dan ternyata tidak ada salib!

94. Orang-orang Kristen harus didesak supaya mereka mengikuti Kristus, sang Kepala, dengan tekun, melalui hukuman-hukuman, kematian, dan neraka;

95. Sehingga mereka bisa yakin akan masuk ke dalam surga melalui banyak pencobaan, daripada melalui kedamaian.

95 Tesis Luther - Part 1 2 3 4 5

Rindu
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 331
Kepercayaan : Lain-lain
Location : bumi
Join date : 09.05.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by Rindu on Thu Aug 03, 2017 9:58 am

NB: saya sendiri tidak terlalu percaya kalo 95 Theses yg bisa bikin perpecahan Katolik-Protestan. tp kl yg bikin Luther pecah sama Katolik & diekskomunikasi itu baru bener. kl cuman 95 These saja masak permasalahannya cuman indulgensi, purgatorium & treasury of merit doank. perpecahan selanjutnya terjadi ya karena karya2 lanjutan Luther yg nyinggung soal sakramen, ekaristi, selibasi, sola fide, sola sciptura, sola gratia, dlsb. saya sebut "benih" krn benih sendiri entah bisa jadi bonsai atw bisa jadi beringin.

Rindu
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 331
Kepercayaan : Lain-lain
Location : bumi
Join date : 09.05.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 5:55 pm

sekilas info
tentang keselamatan


Israel tersandung, bangsa-bangsa lain selamat
11 Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.
12 Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.
13 Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,
14 yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.
15 Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?
16 Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus.
17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
18 janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
21 Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.

23 Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.
24 Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.

Penyelamatan Israel
25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.
27 Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka."
28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.
29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.
30 Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
31 demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
32 Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.
33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
35 Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:04 pm

sekilas info


3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:14 pm

sekilas info


Rom14:12 Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Thu Aug 03, 2017 6:50 pm, total 2 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:16 pm

Mat12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Thu Aug 03, 2017 6:54 pm, total 4 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:18 pm

Ibr4:13
13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Thu Aug 03, 2017 6:46 pm, total 2 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:21 pm

Why2:23 Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:26 pm

Yak2:17 
17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by njlajahweb on Thu Aug 03, 2017 6:30 pm

Penghakiman terakhir
31 "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.
44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: 95 Theses, benih perpecahan Katolik-Protestan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik