FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Tafsir, Hadis Rizki Dibawah Bayangan Tombak, yang Benar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tafsir, Hadis Rizki Dibawah Bayangan Tombak, yang Benar

Post by frontline defender on Tue Jun 20, 2017 12:18 pm

Rasulullah bersabda:

‎وَجُعِلَ رِزْقِي تَحْتَ ظِلِّ رُمْحِي

dan dijadikan rizkiku di bawah bayangan tombakku. (HR. Ahmad)

1. https://zamanfitnah.wordpress.com/2016/04/09/dan-rizkiku-dijadikan-untukku-dibawah-bayangan-tombakku/
Hadits ini menunjukkan bahwa sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah mengutus Rasul-Nya untuk bekerja mencari dunia, tidak untuk mengumpulkannya tidak juga untuk menyimpannya, tidak untuk berjuang dalam mencari sebab-sebabnya namun beliau diutus tidak lain untuk menyeru kepada tauhid-Nya saja dengan pedang, dan ini

mengharuskannya untuk membunuh musuh-musuh yang menolak menerima tauhid, menumpahkan darah mereka, merampas harta mereka, menawan wanita dan anak-anak mereka, sehingga rizkinya berasal dari harta rampasan perang yang Allah berikan dari harta-harta musuhnya, karena sesungguhnya harta dijadikan Allah untuk Bani Adam tidak lain adalah untuk sarana ketaatan dan beribadah kepada-Nya, siapa yang mempergunakannya untuk kekufuran kepada Allah dan kesyirikan kepada-Nya maka Allah akan menguasakan atasnya Rasul-Nya dan pengikutnya untuk merebutnya dari para musuh dan mengembalikannya kepada yang berhak dari para hamba Allah yang bertauhid dan taat kepadanya. Karena itulah harta ini disebut fa’i (yang kembali) karena bermakna kembali ke tempat yang paling berhak dan untuknya diciptakan.
2. https://abuzuhriy.wordpress.com/2011/02/10/sembahlah-allah-dan-bertawakkallah-kepadanya-22/
Bukanlah tawakkal beliau dengan tidak mengerjakan apa-apa, kemudian menyerahkan semua urusannya kepada ar-Razzaaq (Maha Pemberi Rezeki). Padahal jika beliau mau, beliau tinggal mengadahkan tangannya ke langit kemudian memintakan rezeki. Dan adalah beliau seorang Nabi dan Rasul yang diijabahkan doanya, akan tetapi beliau tidaklah meminta agar rezeki turun dari langit tanpa ada usaha dalam menggapainya, bahkan beliau menempuh sebab-sebab datangnya rezeki.

Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa di masa ‘Umar radhiyallahu ‘anhu pernah ada sekelompok orang Yaman yang berangkat haji tanpa membawa perbekalan. Maka mereka pun dipanggil untuk menghadap ‘Umar. Kemudian ‘Umar menanyai mereka. Mereka mengatakan, “Kami adalah orang-orang yang bertawakal kepada Allah”. ‘Umar menimpali, “Kalian bukan termasuk orang yang bertawakal. Tetapi kalian adalah orang yang pura-pura bertawakal”.

Imam Ahmad pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang hanya duduk di rumah atau di masjid seraya berkata, ‘Aku tidak mau bekerja sedikitpun, sampai rizkiku datang sendiri’. Maka beliau berkata, ‘Ia adalah laki-laki yang tidak mengenal ilmu. Sungguh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.

‎وَجُعِلَ رِزْقِي تَحْتَ ظِلِّ رُمْحِي

“Artinya : Sesungguhnya Allah telah menjadikan rizkiku melalui tombakku”

berdasarkan ayat2 QS. 2;190-194, QS. 2:256, QS. 4:75, QS. 4:88-92, QS. 5:27-34, QS. 5:48, QS. 8:36, QS. 9:13, QS. 10:99, QS. 22:39 dan...
QS. 5:94. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barang siapa yang melanggar batas sesudah itu, maka baginya azab yang pedih.
...maka tafsir yang benar, adalah tafsir yang ke-2!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik